Font size
WorksheetsPAS KIMIA XII IPA 2023
Total questions: 170
Worksheet time: 6hrs 3mins
Perhatikan pernyataan berikut
1) reaksi pelepasan hidrogen
2) reaksi penurunan bilangan oksidasi
3)reaksi pembebasan elektron
4)reaksi pengikatan elektron
Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ....
(2), (4)
(1), (2), (3)
(1), (3)
(3) (4)
CuO + H2 → Cu + H2O
Yang bertindak sebagai Oksidator adalah …
COOH
CuO
H2O
Cu
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2
Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .
HCl
MnCl2
MnO2
2H2O
Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di antara senyawa berikut adalah …
CaO2
KClO
KCl
KClO3
Reaksi berikut termasuk reaksi oksidasi jika dilihat dari kemampuan menerima atau melepaskan oksigen adalah
2Na2O → 4 Na + O2
2Na2O2 →2 Na2O + O2
2 BaO2 →2 BaO + O2
2K + O2 →2K2O
Bilangan Oksidasi Fe dalam Fe2O3 adalah...
+2
+3
+1
0
Bilangan oksidasi N dalam HNO3
+3
+2
+5
-2
Pada reaksi CuO + H2 ---> Cu + H2O, hasil oksidasi adalah
CuO
H2
Cu
H2O
Hasil reduksi pada reaksi Cl2 + H2O ---> HCl + HOCl adalah
Cl2
HCl
HOCl
H2O
1. Perubahan bilangan oksidasi atom Mn pada reaksi : MnO2 + HCl ---> MnCl2 + H2O + Cl2 adalah……….
+4 menjadi +2
+4 menjadi +6
tetap, tidak berubah
+2 menjadi +4
Tentukan bilangan oksidasi H pada H2O
-1
+1
0
-2
Reaksi reduksi yaitu ... .
reaksi yang terjadi karena penurunan biloks
reaksi yang terjadi karena kenaikan biloks
reaksi yang terjadi ketika ada biloks yang naik dan turun
reaksi yang terjadi ketika biloks tetap
bilangan oksidasi untuk golongan IA selalu ... .
+1
+2
+3
-1
reaksi yang terjadi ketika bilangan oksidasi naik disebut reaksi ... .
reduksi
oksidasi
redoks
biloks
bilangan oksidasi S pada H2SO4 adalah ... .
+4
+6
+8
+2
bilangan oksidasi yang paling kecil dari Mn di bawah ini yaitu pada ... .
K2MnO4
MnO4-
MnO2
MnO
biloks Cr pada K2CrO4
+2
+4
+6
+7
biloks Cl pada KCl
0
-1
+1
+2
biloks C pada K2CO3
+2
+4
+6
+7
biloks S pada H2SO4
+4
+5
+6
+7
biloks C pada CO2
-4
+4
-3
+3
Biloks S pada SO42-
+4
+6
-4
-2
biloks N pada NO3-
+3
+4
+5
+1
biloks Cu pada CuO
-2
+2
-1
+1
biloks C pada CaCO3
+2
+4
-2
-3
Suatu sel volta ditulis dalam diagram sel sebagai berikut:
Cr (s)| Cr3+(aq) ∥ Cu2+ (aq)|Cu (s)
Persamaan reaksi dari notasi sel di atas adalah....
Cu2+(aq) + Cr (s) → Cu (s) + Cr3+ (aq)
Cu (s) + Cr3+ (aq) → Cu2+(aq) + Cr (s)
3 Cu2+(aq) + 2 Cr (s) → 3 Cu (s) + 2 Cr3+ (aq)
Cu2+(aq) + Cr (s) → Cu (s) + Cr2+ (aq)
1. Pada katode terjadi reaksi reduksi
2. Pada anode terjadi reaksi oksidasi
3. Pada sel volta, katode termasuk elektrode negative
4. Logam yang memiliki potensial lebih tinggi berperan sebagai elektrode positif
5. Logam yang memiliki potensial lebih rendah berperan sebagai elektrode negatif
Dari pernyataan di atas yang tidak sesuai dengan kaidah sel volta adalah ...
1
2
3
4
5
Jika diketahui :
Zn+2 / Zn Eo = –0, 76 Volt
Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt
Maka besarnya potensial sel (Eo sel) Volta tersebut adalah ...
–0,42 Volt
–1,10 Volt
+0,42 Volt
+1,10 Volt
+11,0 Volt
Perhatikan gambar berikut!
Yang bukan termasuk contoh sel Volta yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
Dalam suatu sel volta terjadi reaksi:
Cu + 2Ag+ ---> Cu2+ + 2Ag.
Jika diketahui:
E0 Cu2+/Cu = +0,34 volt
E0 Ag+/Ag = +0,80 volt,
maka potensial standar sel tersebut adalah…
1,74 volt
0,66 volt
0,53 volt
0,46 volt
0,94 volt
Logam Y dapat mendesak logam Z dari larutannya, logam X dapat mendesak logam Z dari larutannya, sedangkan logam X tidak dapat mendesak logam Y dari larutannya. Urutan potensial reduksi yang makin negatif adalah....
Y-X-Z
Z-X-Y
Z-Y-X
X-Z-Y
Suatu sel volta terdiri dari elektrode Ag yang dicelupkan ke dalam larutan Ag+ 1M dan elektrode Zn yang dicelupkan ke dalam larutan Zn2+ 1M. Bila diketahui :
E0 Ag = +0,80V dan E0 Zn = - 0,76 V.
maka pernyataan yang tidak benar adalah :
Elektrode Ag bertindak sebagai katode
Elektrode Zn bertindak sebagai anode
Potensial standar sel = 1,56 V
Reaksi selnya adalah : 2 Ag + Zn2+ → 2Ag2+ + Zn
Logam Ag mengendap pada elektroda positif
Perhatikan Gambar tentang sel volta tersebut!
Diketahui harga potensial reduksi berikut:
Ag+ + e → Ag E ° = 0,80 volt
Zn2+ + 2e → Zn E ° = -0,76 volt
Berdasarkan gambar di atas, harga potensial sel (E° Sel) adalah...........
—1,56 volt
—0,84 volt
+0,04 volt
+0,84 volt
+1,56 volt
Perhatikan data persamaan reaksi di bawah ini!
Al3+(aq) + 3e ---> Al(s) Eo = -1,66 volt
Zn2+(aq) + 2e ---> Zn(s) Eo = -0,76 volt
Notasi sel yang mungkin adalah ....
Zn/Zn2+//Al3+/Al
Al3+/Al//Zn/Zn2+
Al/Al3+//Zn2+/Zn
Zn2+/Zn//Al3+/Al
Al/Al3+//Zn/Zn2+
Diketahui:
Eo Cu2+/ Cu = +0,34 V
Eo Fe2+/Fe = -0,44 V.
Jika larutan tembaga(II) nitrat dikemas dalam kaleng besi maka…
tidak dapat diprediksi reaksi yang terjadi
tidak terjadi reaksi pada kaleng aluminium
aluminium akan terkelupas di dalam kaleng
konsentrasi ion aluminium akan menurun
besi akan terkelupas di dalam kaleng
Suatu reaksi redoks :
aBr2 (aq) + bOH– (aq) → cBrO3– (aq) + dBr–(aq) + eH2O (l)
Harga a, b, c dan a berturut-turut agar reaksi redoks di atas setara adalah ….
3, 6, 5, 1, 3
6, 1, 3, 5, 3
3, 6, 1, 5, 3
1, 5, 3, 6, 3
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2
Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .
HCl
MnCl2
MnO2
2H2O
Reaksi berikut termasuk reaksi oksidasi jika dilihat dari kemampuan menerima atau melepaskan oksigen adalah
2Na2O → 4 Na + O2
2Na2O2 →2 Na2O + O2
2 BaO2 →2 BaO + O2
2K + O2 →2K2O
a Cr2O7 (aq) + b C2O42- (aq) + c H+ → d Cr3+ (aq) + e CO2 (g) + f H2O (l)
setelah disetarakan mempunyai harga a, b, d, e berturut-turut....
1, 3, 1, 6
1, 3, 2, 6
2, 3, 2, 6
2, 3, 2, 3
Perhatikan wacana berikut!
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi iodometri, yaitu:
NaClO(l) + 2KI(aq) + 2 HCl (aq) → NaCl(aq) + 2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l) I2(l) + 2Na2S2O3(aq) → 2NaI(ag) + Na2S4O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah ….
katalisator
emulgator
reduktor
oksidator
inhibitor
Sel volta terdiri dari elektrode perak dan tembaga, jika
Ag+ +e → Ag E0= +0,80 volt
Cu2+ +2e → Cu E0= +0,34 volt
Pernyataan di bawah ini yang benar adalah … .
Ag sebagai Anoda
Cu sebagai Katoda
Potensial selnya = 0,46
Elektroda Ag semakin tipis
Cu larut dalam air
Diketahui elektroda :
E0= 0,79 volt
E0= -2,34 volt
Maka notasi sel yang terbentuk adalah … .
Ag+ / Ag // Mg2+ / Mg
Mg2+ / Mg // Ag / Ag+
Ag / Ag+ // Mg / Mg2+
Mg / Mg2+ // Ag+ / Ag
Ag+ / Ag // Mg /Mg2+
Dari data E0 :
Zn2+ / Zn = - 0,76 volt
F2 / 2F– = +3,63 volt
Fe2+ / Fe = - 0,44 volt
Ag+/Ag =+0,83 volt
Ca2+/ Ca = - 2,8 volt
E sel yang paling kecil terdapat pada reaksi redoks …
Ca + Ag+ → Ca2+ + Ag
Ca + F2 → Ca2 ++ 2F –
Fe + Ca2+ → Fe2+ + Ca
Zn + F2 → Zn2+ + 2F –
Zn + Fe2+ → Fe + Zn2+
Perhatikan gambar sel volta berikut :
Diketahui :
Eo Zn2+ /Zn = -0,76 V
Eo Cu2+ /Cu = +0,34 V
Pernyataan berikut sesuai dengan gambar sel volta di atas, kecuali … .
Elektron mengalir dari elektroda Zn ke elektroda Cu.
Logam Zn bertindak sebagai Anoda.
Potensial sel yang dihasilkan sebesar 1,10 Volt.
Di katoda terjadi reduksi ion Cu2+.
Jembatan garam dapat diganti kawat penghantar.
Diketahui data potential standar berikut :
Zn2+ + 2e → Zn Eo = -076 Volt
Cu2+ + 2e →Cu Eo = +076 Volt
Mg2+ + 2e → Mg Eo = -2,34 Volt
Cr3+ + 3e → Cr Eo = -0,74 Volt
Harga potensial sel yang paling besar terdapat pada … .
Zn /Zn2+ // Cu2+ / Cu
Cr /Cr3+ // Cu2+ / Cu
Zn /Zn2+ // Cr3+ / Cr
Mg /Mg2+ // Cu2+ / Cu
Mg /Mg2+ // Cr3+ / Cr
Diketahui lima kelompok unsur A, B, C, D dan E. Dari percobaan diperoleh data sebagai berikut :
Logam B merupakan reduktor paling kuat.
Logam A dan C dapat mereduksi ion D2+ menjadi D, tetapi tidak dapat mereduksi E2+.
Logam C dapat mereduksi ion A2+ menjadi A.
Urutan harga potensial elektroda standar semakin meningkat adalah … .
A – B – C – D – E
E – D – C – B – A
B – C – A – D – E
B – E – C – A – D
B – E – D – A – C
Diketahui :E0 Cu : +0,34 : E0 Pb : –0,13 : E0 Mg : –2,37,
reaksi berikut yang berlangsung adalah … .
Cu + Mg2+
Pb + Cu2+
Pb + Mg2+
Mg + Cu2+
Cu + Pb2+
Jika diketahui:
Zn + Cu2+ ↔ Zn2+ + Cu Eo = +1,10 volt
Mg2+ + 2e ↔ Mg Eo = -2,37 volt
Cu2+ + 1e ↔ Cu Eo = +0,34 volt
Maka potensial standar bagi reaksi
Zn2+ + Mg ↔ Zn + Mg2+ adalah ... .
-1,61 volt
+1,61 volt
-1,27 volt
+1,27 volt
+2,37 volt
Diketahui potensial elektrode dari :
Al3+ + 3e ↔ Al E° = -1,66 Volt
Zn2+ + 2e ↔ Zn E° = -0,76 Volt
Reaksi redoks
2Al(s) + 3Zn2+(aq) ↔ 2Al3+(aq) + 3Zn(s)
menghasilkan potensial sel sebesar … .
+ 0,90 Volt
– 0,90 Volt
+ 1,04 Volt
– 1,04 Volt
+ 2,42 Volt
Diketahui harga potensial elektrode standar (E°) dari beberapa logam sebagai berikut :
Al3+(aq) / Al(s) E° = -1,66 Volt
Fe2+(aq) / Fe(s) E° = -0,44 Volt
Cu2+(aq) / Cu(s) E° = +0,34 Volt
Ag+(aq) / Ag(s) E° = +0,80 Volt
Dari data tersebut reaksi di bawah ini yang berlangsung spontan adalah … .
Fe + Ag+ → Fe2+ + Ag
Cu + Fe2+ → Cu2+ + Fe
Cu + Al3+ → Cu2+ + Al
Ag + Al3+ → Ag+ + Al
Ag + Cu2+ → Ag+ + Cu
Diketahui data potensial elektrode standard :
Ag+(aq) + e → Ag(s) E° = +0,80 volt
Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) E°=+0,34 volt
Zn2+(aq) + 2e → Zn(s) E° = -0,76 volt
Mg2+(aq) + 2e → Mg(s) E° = -2,37 volt
Reaksi redoks berikut yang dapat berlangsung spontan adalah … .
Ag(s) + Cu2+(aq) → Ag+ (aq) + Cu(s)
Cu(s) + Zn2+(aq) → Cu2+ (aq) Zn(s)
Zn(s) + Ag+ (aq) → Zn2+ (aq) + Ag(s)
Zn(s) + Mg2+ (aq) → Zn2+ (aq) + Mg(s)
Ag(s) + Mg2+ (aq) → Ag+ (aq) + Mg(s)
Diketahui :
F2(g) + 2e → 2F-(aq) E° = +2,87 volt
Cl2(g) + 2e →2Cl-(aq) E° = +1,36 volt
Br2(g) + 2e →2Br-(aq) E° = +1,06 volt
C2(g) + 2e → 2I-(aq) E° = +0,54 volt
Berdasarkan harga E°, reaksi berikut yang tidak berlangsung adalah … .
F2 + KCl
Cl2 + NaBr
Br2 + NaCl
Br2 + NaI
Cl2 + NaI
Logam P, Q, dan R menunjukkan reaksi-reaksi berikut:
P + Q2+ →P2+ + Q
Q + R2+ →tidak berlangsung
P + R2+ → P2+ + R
Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan peningkatan harga potensial reduksinya adalah … .
P > R > Q
P > Q > R
P < R < Q
R < P < Q
P < Q < R
Diketahui
Ni2+ + 2e → Ni Eo = -0,25 Volt
Pb2+ + 2e → Pb Eo = -0,13 Volt
Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektroda Ni dan Pb adalah... .
–0,38 V
+0,38 V
+0,25 V
–0,12 V
+0,12 V
Diketahui :
Mg2+ + 2e →Mg Eo = -2,34 V
Ni2+ + 2e →Ni Eo = -0,25 V
Cu2+ + 2e →Cu Eo = +0,34 V
Ag+ + 2e → Ag Eo = +0,80 V
Reaksi yang tidak berlangsung adalah... .
Mg + Cu2+ → Mg2+ + Cu
Ni + Ag+ → Ni2+ + Ag
Mg + Ag+ → Mg2+ + Ag
Cu + Ag+ → Cu2+ + Ag
Cu + Ni2+ → Cu2+ + Ni
Zn + Fe2+ → Zn2+ + Fe E0sel = + 0,32V
Zn + 2 Ag+ → Zn2+ + 2 Ag E0sel = +1,56 V
Fe + 2 Ag+ → Fe2+ + 2 Ag E0sel = +1,24 V
Berdasarkan data diatas, dapat disimpulkan bahwa urutan ketifa logam tersebut berdasarkan kekuatan reduktor yang menurun adalah ....
Zn, Fe, Ag
Fe, Zn, Ag
Zn, Ag, Fe
Ag, Zn, Fe
Ag, Fe, Zn
Suatu sel volta tersusun dari elektrode timah dan aluminium.
Sn2+ + 2e → Sn E0 = -0,14 volt
Al3+ + 3e → Al E0 = -1,66 volt
Pernyataan dibawah ini yang benar adalah ...
Al merupakan katoda
potensial sel = 1,52 volt
pada elektroda timah terjadi oksidasi
Sn merupakan anoda
Sn lebih mudah teroksidasi dari pada Al
Diketahui data sebagai berikut :
Ga3+ + 3e → Ga E0 = -0,55 volt
Ir3+ + 2e → Ir E0 = +1,00 volt
La3+ + 3e → La E0 = -2,52 volt
W2+ + 2e → W E0 = -0,12 volt
Ma3+ + 3e → Ma E0 = +0,25 volt
Urutan logam-logam diatas dalam deret volta adalah ....
Ir - Ma - W - Ga - La
W - Ga - La - Ma - Ir
La - Ga - Ma - Ir - w
La - Ga - W - Ma - Ir
Ma - La - Ir - Ga - w
Perhatikan reaksi berikut :
P3+ + Q → P + Q2+ E0 = +0,55 volt
R + Q2+ → R2+ + Q E0 = +1,00 volt
R + P3+ → R2+ + P E0 = +2,52 volt
Urutan logam-logam diatas sesuai dengan potensial elektroda yang meningkat adalah ....
R, Q, P
R, P, Q
P, R, Q
Q, R, P
P, Q, R
Perhatikan data berikut
Mg2+ + 2e- → Mg E0 = -2,71 V
K+ + e- → K E0 = -2,93 V
Harga potensial sel reaksi diatas adalah ....
0,22 Volt
5,64 Volt
2,71 Volt
2,93 Volt
1,22 Volt
Perhatikan data berikut :
Mg2+ + 2e → Mg E0 = -2,38 V
Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V
Logam yang bertindak sebagai anoda adalah ....
Cu
Mg
Mg2+
Cu2+
2e
Perhatikan data berikut :
Mg2+ + 2e → Mg E0 = -2,38 V
Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V
Notasi selnya adalah ....
Mg / Mg2+ // Cu / Cu2+
Cu2+ / Cu // Mg2+/ Mg
Cu / Cu2+ // Mg2+ / Mg
Mg / Mg2+ // Cu2+ / Cu
Mg2+ / Mg // Cu2+ / Cu
Korosi dapat dicegah dengan cara perlindungan katoda atau pengorbanan anoda. Logam manakah yang dapat melindungi besi dari korosi ....
Ag
Pb
Au
Mg
Ni
Diketahui diagram sel volta berikut:
Cr / Cr3+ // Ni2+ / Ni
Logam yang bertindak sebagai katoda adalah ....
Cr
Cr3+
Ni2+
Ni
Tidak dapat ditentukan
Jika E0 timah = -0,14 volt dan E0 perak = +0,80 volt, maka potensial selnya adalah ....
0,52 volt
0,66 volt
0,94 volt
1,46 volt
1,74 volt
Perhatikan gambar elektrolisis larutan KI dengan elektroda karbon dibawah ini. Zat yang terbentuk pada elektroda A adalah.....
logam K
gas H2
gas O2
gas I2
H2O
Perhatikan gambar elektrolisis larutan NaCl dengan elektroda karbon. Zat yang terbentuk pada elektroda B adalah ....
gas O2
gas Cl2
NaCl
logam Na
gas H2 dan NaOH
Yang terjadi pada suatu sel elektrolisis adalah ...
Oksidasi pada katode
Reduksi pada anode
Reduksi pada katode
Pergerakan kation ke elektroda positif
Pergerakan anion ke elektroda negatif
Pada proses elektrolisis larutan CdSO4 dengan elektroda inert, reaksi yang terjadi pada elektroda positif adalah ....
Cd2+ + 2e -----> Cd
2H2O + 2e ------> 2OH- + H2
2H2O ------> 4H+ + O2 + 4e
Ni ------> Ni2+ + 2e
4OH- -----> 2H2O + O2 + 4e
Pada reaksi elektrolisis larutan NiSO4 dengan elektroda Au. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah ….
Ni2+(aq) + 2e -----> Ni(s)
Au(aq) ------> Au2+(aq) + e
Ni(s) -----> Ni2+(aq)+ 2e
2 H2O(l) + 2e ------> H2(g)+ 2 OH–(aq)
2 H2O(l) -------> 4 H+(aq) + O2(g) + 4e
Pada elektrolisis larutan NaCl elektroda Pt ....
produk reaksi berupa Na, Cl2, dan H2
Na+ akan tereduksi menjadi Na
gas Cl2 akan terbentuk di katoda
reaksi di anoda: 2 H2O (l) + 2e -----> H2 (g) + 2OH-(aq)
tidak ada jawaban yang benar
Pada elektrolisis larutan magnesium sulfat dengan menggunakan elektroda karbon, hasil di katoda dan di anoda berturut-turut adalah ...
H2 dan Mg
H+ dan H2
H2 dan H+
Mg dan O2
H+ dan Mg
label keterangan manakah yang sesuai dengan gambar berikut ...
Katoda
Anoda
Elektroda
Elektrolit
Pada elektrolisis larutan NaCl 0,1 M dengan menggunakan elektrode-elektrode Pt ...
terbentuk ion hidroksida di katode
terbentuk logam natrium di katode
ion natrium bergerak ke anode
terbentuk ion hidrogen di anode
terbentuk gas oksigen
Pernyataan manakah yang benar mengenai dua jenis elektroda yang digunakan dalam elektrolisis
Anoda merupakan elektroda negatif sedangkan katoda merupakan elektroda positif
Anoda merupakan elektroda positif sedangkan katoda merupakan elektroda negatif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda positif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda negatif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda yang tidak bermuatan
Pada elektrolisis larutan tembaga(II) sulfat dengan elektrode tembaga, di anode terjadi reaksi ….
Cu2+ + 2e → Cu
Cu → Cu2+ + 2e
2H2O + 2e → 2OH- + H2
2H2O → 4H+ + O2 + 4e
H2 → 2H+ + 2e
Pada elektrolisis larutan natrium klorida di kutub (- ) ketika di tetesi phenolphtalein terjadi warna seperti gambar di atas, maka pada kutub tersebut terbentuk ion ....
H+
Na+
OH-
Cl-
H2
Pada elektrolisis larutan tembaga(II) sulfat dengan elektrode besi di katode, dan di anode elektrode tembaga, di katode setelah elektrolisis akan terjadi .....
Endapan tembaga
Gas hidrogen
Gas oksigen
Gas klorin
ion OH-
Pada elektrolisis larutan di bawah ini dengan elektrode platina yang dapat bersifat asam adalah ….
KNO3
KI
CaBr2
NaCl
MgF2
Pada elektrolisis larutan di bawah ini dengan elektrode platina yang dapat membirukan lakmus merah adalah ….
CrCl2
KI
CuSO4
Ni(NO3)2
MnSO4
Reaksi yang berlangsung pada elektrode X adalah ….
Ag→ Ag+ + e
2Cl- → Cl2 + 2e
2H2O → 4H+ + O2 + 4e
Ag+ + e→ Ag
2H2O + 2e → 2OH- + H2
Pada elektrolisis larutan KI dengan elektroda karbon di anode ketika ditetesi amilum menjadi warna hitam, maka di anode dihasilkan....
Hidrogen
Iodium
Oksigen
Klorin
Besi
Larutan CuCl2 (Ar Cu=63,5) dielektrolisis menggunakan elektrode karbon dengan arus sebesar 5 ampere selama 30 menit, logam Cu yang diendapkan di katode sebanyak ....gram
29,6
14,8
2,96
1,48
0,74
Suatu arus listrik dialirkan melalui larutan Cu2+ menghasilkan 15,9 gram logam Cu(Ar Cu=63,5, Ar Ag =108). Dengan jumlah arus yang sama massa Ag dari larutan Ag+... gram
54
27
5,4
2,7
1,8
Pada elektrolisis larutan KI , alat dan bahan yang tidak digunakan pada percobaan adalah...
Pipa U
Baterai
Elektrode Karbon
Amilum
Lakmus merah dan biru
Tuliskan Reaksi Elektrolisis lelehan KI dengan elektroda C
2H2O + 2l- ⟶ 2 OH- + H2 + I2
2H2O + l2 undefined 2 OH- + H2 + 2I-
KI ⟶ K+ + I-
2H2O + H2 undefined 2 OH- + O2 + 2I-
Bila larutan CuSO4 dielektrolisis menggunakan elektroda Fe maka yang terdapat pada reaksi di anoda adalah...
Oksidasi Fe
Oksidasi H2O
reduksi Fe
Reduksi H2O
Mengapa larutan unsur golongan IA, IIA, Al dan Mn tidak dapat tereduksi di katoda?
Karena Eo Oksidasinya lebih kecil dari H2O
Karena letaknya berada disebelah kanan H2O pada deret volta
Karena golongan IA, IIA, Al dan Mn lebih mudah bereaksi dengan air
Karena Eo reduksinya lebih kecil dari H2O
Mengapa pada elektrolisis larutan NaCl tidak dihasilkan endapan logam Na seperti pada elektrolisis lelehan NaCl?
Karena pada larutan NaCl, kandungan logam Na tidak sebanyak yang terdapat pada lelehan
Karena lelehan NaCl tidak mengandung air
Karena pada elektrolisis larutan NaCl, Na tidak tereduksi
Karena pada elektrolisis larutan NaCl, logam Na teroksidasi
Elektrolisis yang menghasilkan gas H2 ditunjukkan pada gambar ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 4
Pada reaksi elektrolisis larutan NiSO4 dengan elektroda Ag. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah ….
Ag(aq) ⟶ Ag+(aq) + e
Ni2+(aq) + 2e ⟶ Ni(s)
2 H2O(l) + 2e ⟶ H2(g) + 2 OH–(aq)
2 H2O(l) ⟶ 4 H+(aq) + O2(g) + 4e
Pada sel elektrolisis, elektroda-elektroda akan bermuatan ...
Katoda positif, anoda negatif
Katoda negatif, anoda positif
katoda dan anoda bermuatan positif
katoda dan anoda bermuatan negatif
Berikut yang bukan merupakan contoh penerapan elektrolisis adalah ...
Pelapisan logam
Pemurnian logam
Pengisian ulang aki
Produksi zat
Dibawah ini yang merupakan elektroda inert adalah...
Grafit, platina, seng
Grafit, platina, emas
karbon, perak, emas
tembaga, karbon, platina
Apabila pada anoda kita gunakan elektroda non inert yakni tembaga, maka reaksi yang terjadi adalah...
Reduksi : Cu+2 + 2e → Cu
Oksidasi : Cu+2 + 2e → Cu
Reduksi : Cu → Cu+2+ 2e
Oksidasi : Cu → Cu+2 + 2e
Perhatikan pernyataaan berikut :
1. Sel yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia
2. Sel yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik
3. Anoda tempat terjadi oksidasi
4. Katoda kutub positif
5. Katoda kutub negatif
Yang termasuk ciri sel elektrolisis adalah...
1, 3, 4
1, 3, 5
2, 3, 4
2, 3, 5
1, 2, 3
Pada elektrolisis leburan NaCl, logam yang mengendap di katoda adalah...
Na
C
Cu
Pt
Zn
Pada elektrolisis lelehan CuCl2 gas yang terbentuk di anoda adalah ...
H2
O2
H2O
Cu
Cl2
Reaksi yang terjadi di anoda pada sel elektrolisis diatas adalah...
Cu+2 (aq) + 2e → Cu (s)
2Cl−(aq) → Cl2 (g) + 2e
2 H2O (l) + 2e → H2(g) + 2 OH− (aq)
2 H2O (l) → 4H +(aq) +O2 (g) + 4e
Cu (s) → Cu+2(aq) + 2e
Logam yang akan mengendap di Katoda pada sel elektrolisis diatas adalah...
C
Cu
S
Zn
Pt
Massa tembaga yang dapat dibebaskan oleh arus 10 ampere yang dialirkan selama 965 detik ke dalam larutan CuSO4 (Ar Cu = 63,5) adalah...
3,175 gram
31,75 gram
63,50 gram
6,350 gram
96,5 gram
Arus 1 ampere yang dialirkan selama 1 menit (60 detik) ke dalam larutan CuSO4 mengendapkan 0,4 gram tembaga di katoda, maka :
arus 2 ampere dalam 1 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,8 gr Cu
arus 2 ampere dalam 1 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,4 gr Cu
arus 1 ampere dalam 2 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,4 gr Cu
arus 2 ampere dalam 2 menit (240 Coulomb) akan mengendapkan 0,8 gr Cu
arus 2 ampere dalam 2 menit (240 Coulomb) akan mengendapkan 8 gr Cu
Jika kita ingin melapisi sendok oleh perak melalui reaksi elektrolisis, maka kita harus menempatkan sendok di...
Anoda
Katoda
Jembatan garam
elektroda
sumber arus
Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi banyaknya zat yang dibebaskan saat kalian melakukan praktek elektrolisis di laboratorium virtual, kecuali ...
Kuat Arus
Waktu elektrolisis
Jenis elektroda yang digunakan
Jenis larutan elektrolit yang digunakan
Jenis gelas yang digunakan
Berikut ini kegunaan sel elektrolisis dalam kehidupan sehari-hari, kecuali...
Pelapisan Logam
Pembuatan zat kimia di industri dan laboratorium
Pemurnian logam
Pembuatan Alumunium melalui cara Hall-Heroult
Baterai habis pakai
Perhatikan pernyataaan berikut :
1. Sel yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia
2. Sel yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik
3. Anoda tempat terjadi oksidasi
4. Katoda kutub positif
5. Katoda kutub negatif
Yang termasuk ciri sel elektrolisis adalah...
1, 3, 4
1, 3, 5
2, 3, 4
2, 3, 5
1, 2, 3
Pada elektrolisis leburan NaCl, logam yang mengendap di katoda adalah...
Na
C
Cu
Pt
Zn
Pada elektrolisis lelehan CuCl2 gas yang terbentuk di anoda adalah ...
H2
O2
H2O
Cu
Cl2
Reaksi yang terjadi di anoda pada sel elektrolisis diatas adalah...
Cu+2 (aq) + 2e → Cu (s)
2Cl−(aq) → Cl2 (g) + 2e
2 H2O (l) + 2e → H2(g) + 2 OH− (aq)
2 H2O (l) → 4H +(aq) +O2 (g) + 4e
Cu (s) → Cu+2(aq) + 2e
Logam yang akan mengendap di Katoda pada sel elektrolisis diatas adalah...
C
Cu
S
Zn
Pt
Massa tembaga yang dapat dibebaskan oleh arus 10 ampere yang dialirkan selama 965 detik ke dalam larutan CuSO4 (Ar Cu = 63,5) adalah...
3,175 gram
31,75 gram
63,50 gram
6,350 gram
96,5 gram
Arus 1 ampere yang dialirkan selama 1 menit (60 detik) ke dalam larutan CuSO4 mengendapkan 0,4 gram tembaga di katoda, maka :
arus 2 ampere dalam 1 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,8 gr Cu
arus 2 ampere dalam 1 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,4 gr Cu
arus 1 ampere dalam 2 menit (120 Coulomb) akan mengendapkan 0,4 gr Cu
arus 2 ampere dalam 2 menit (240 Coulomb) akan mengendapkan 0,8 gr Cu
arus 2 ampere dalam 2 menit (240 Coulomb) akan mengendapkan 8 gr Cu
Jika kita ingin melapisi sendok oleh perak melalui reaksi elektrolisis, maka kita harus menempatkan sendok di...
Anoda
Katoda
Jembatan garam
elektroda
sumber arus
Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi banyaknya zat yang dibebaskan saat kalian melakukan praktek elektrolisis di laboratorium virtual, kecuali ...
Kuat Arus
Waktu elektrolisis
Jenis elektroda yang digunakan
Jenis larutan elektrolit yang digunakan
Jenis gelas yang digunakan
Berikut ini kegunaan sel elektrolisis dalam kehidupan sehari-hari, kecuali...
Pelapisan Logam
Pembuatan zat kimia di industri dan laboratorium
Pemurnian logam
Pembuatan Alumunium melalui cara Hall-Heroult
Baterai habis pakai
Perhatikan gambar elektrolisis larutan KI dengan elektroda karbon dibawah ini. Zat yang terbentuk pada elektroda A adalah.....
logam K
gas H2
gas O2
gas I2
H2O
Perhatikan gambar elektrolisis larutan NaCl dengan elektroda karbon. Zat yang terbentuk pada elektroda B adalah ....
gas O2
gas Cl2
NaCl
logam Na
gas H2 dan NaOH
Yang terjadi pada suatu sel elektrolisis adalah ...
Oksidasi pada katode
Reduksi pada anode
Reduksi pada katode
Pergerakan kation ke elektroda positif
Pergerakan anion ke elektroda negatif
Pada proses elektrolisis larutan CdSO4 dengan elektroda inert, reaksi yang terjadi pada elektroda positif adalah ....
Cd2+ + 2e -----> Cd
2H2O + 2e ------> 2OH- + H2
2H2O ------> 4H+ + O2 + 4e
Ni ------> Ni2+ + 2e
4OH- -----> 2H2O + O2 + 4e
Pada reaksi elektrolisis larutan NiSO4 dengan elektroda Au. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah ….
Ni2+(aq) + 2e -----> Ni(s)
Au(aq) ------> Au2+(aq) + e
Ni(s) -----> Ni2+(aq)+ 2e
2 H2O(l) + 2e ------> H2(g)+ 2 OH–(aq)
2 H2O(l) -------> 4 H+(aq) + O2(g) + 4e
Pada elektrolisis larutan NaCl elektroda Pt ....
produk reaksi berupa Na, Cl2, dan H2
Na+ akan tereduksi menjadi Na
gas Cl2 akan terbentuk di katoda
reaksi di anoda: 2 H2O (l) + 2e -----> H2 (g) + 2OH-(aq)
tidak ada jawaban yang benar
Pada elektrolisis larutan magnesium sulfat dengan menggunakan elektroda karbon, hasil di katoda dan di anoda berturut-turut adalah ...
H2 dan Mg
H+ dan H2
H2 dan H+
Mg dan O2
H+ dan Mg
label keterangan manakah yang sesuai dengan gambar berikut ...
Katoda
Anoda
Elektroda
Elektrolit
Pada elektrolisis larutan NaCl 0,1 M dengan menggunakan elektrode-elektrode Pt ...
terbentuk ion hidroksida di katode
terbentuk logam natrium di katode
ion natrium bergerak ke anode
terbentuk ion hidrogen di anode
terbentuk gas oksigen
Pernyataan manakah yang benar mengenai dua jenis elektroda yang digunakan dalam elektrolisis
Anoda merupakan elektroda negatif sedangkan katoda merupakan elektroda positif
Anoda merupakan elektroda positif sedangkan katoda merupakan elektroda negatif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda positif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda negatif
Anoda dan katoda, keduanya merupakan elektroda yang tidak bermuatan
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
metanol
metil alkohol
etanol
etil alkohol
propanol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
metanol
metil alkohol
etanol
etil alkohol
propanol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
propanol
1-propanol
2-propanol
n-propil alkohol
isopropil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
propanol
1-propanol
2-propanol
n-propil alkohol
isopropil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
1-butanol
2-butanol
n-butil alkohol
sek-butil alkohol
isobutil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
1-butanol
2-butanol
n-butil alkohol
sek-butil alkohol
isobutil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-metil-1-propanol
2-metil-2-propanol
isobutil alkohol
sek-butil alkohol
ters-butil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-metil-1-propanol
2-metil-2-propanol
isobutil alkohol
sek-butil alkohol
ters-butil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
1-pentanol
2-pentanol
n-amil alkohol
sek-amil alkohol
n-pentil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
1-pentanol
2-pentanol
isoamil alkohol
sek-amil alkohol
sek-pentil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-pentanol
3-pentanol
isoamil alkohol
sek-amil alkohol
sek-pentil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-metil-1-butanol
3-metil-1-butanol
isoamil alkohol
ters-amil alkohol
sek-isoamil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-metil-2-butanol
3-metil-2-butanol
neopentil alkohol
ters-amil alkohol
sek-isoamil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2-metil-2-butanol
3-metil-2-butanol
sek-amil alkohol
ters-amil alkohol
sek-isoamil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
2,2-dimetil-1-propanol
2,2-metil-1-propanol
isoamil alkohol
ters-amil alkohol
neopentil alkohol
Sanatizer mengandungi alkohol. Apakah fungsi alkohol di dalam sanatizer?
membunuh kuman
mencuci tangan
Perhatikan rumus struktur senyawa berikut:
Senyawa tersebut mempunyai nama...
2-butanol
2-metil-2-pentanol
2-etil-2-propanol
2-metil-2-butanol
2-pentanol
Salah satu kesamaan antara eter dengan alkohol adalah ...
mempunyai rumus molekul yang sama
mempunyai rumus struktur yang sama
mempunyai gugus fungsi yang sama
mempunyai gugus alkil yang sama
dapat bereaksi dengan logam Na & PCl3
Senyawa dengan rumus struktur tersebut mempunyai nama ...
metoksi-2,3-dimetil propana
1,2-dimetil-metoksi propana
tersier butil metil eter
2-metoksi-3-metil butana
metoksi pentana
Suatu senyawa karbon dengan rumus molekulnya C3H8O, tidak bereaksi dengan logam Na tetapi bereaksi dengan HI menghasilkan senyawa R─I dan R─OH. Senyawa tersebut mempunyai gugus fungsi ….
─O─
─OH
Sifat yang dapat membedakan senyawa alkoksi alkana dengan alkanol adalah ...
alkoksi alkana tidak dapat bereaksi dengan logam Na
alkoksi alkana lebih sukar menguap bila dipanaskan
alkoksi alkana mudah larut dalam air
alkoksi alkana tidak bereaksi dengan fosfor pentaklorida
alkoksi alkana bersifat asam
Pereaksi-pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan alkohol primer, sekunder, dan tersier adalah….
Larutan KMnO4 dalam suasana asam
Pereaksi Tollens
Larutan NaOH
Pereaksi Fehling
Pereaksi Biuret
Di antara rumus berikut, yang merupakan rumus struktur alkohol sekunder adalah ….
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
propanol
1-propanol
2-propanol
n-propil alkohol
isopropil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah
1-metoksi propana
2-metoksi propana
1-propoksi metana
metil propil eter
propil metil eter
Pada oksidasi suatu alkohol dihasilkan aseton. Alkohol yang dioksidasi adalah ….
1–propanol
1–butanol
2-metil-1–propanol
2–propanol
2–butanol
Senyawa organik C5H12O, direaksikan asam cuka dan beberapa tetes H2SO4, terbentuk senyawa yang berbau harum (seperti pisang ambon). Bila direaksikan dengan KMnO4 yang diasamkan terbentuk senyawa yang memerahkan lakmus biru. Senyawa organik tersebut adalah ….
Di antara rumus berikut, yang merupakan rumus struktur alkohol sekunder adalah ….
Pereaksi-pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan alkohol primer, sekunder, dan tersier adalah….
Larutan KMnO4 dalam suasana asam
Pereaksi Tollens
Larutan NaOH
Pereaksi Fehling
Pereaksi Biuret
Senyawa karbon yang mempunyai gambar mollymood seperti diatas, termasuk senyawa....
alkanol
alkanal
alkanon
alkoksi alkana
Sanatizer mengandungi alkohol. Apakah fungsi alkohol di dalam sanatizer?
membunuh kuman
mencuci tangan
Perhatikan rumus struktur senyawa berikut:
Senyawa tersebut mempunyai nama...
2-butanol
2-metil-2-pentanol
2-etil-2-propanol
2-metil-2-butanol
2-pentanol
Salah satu kesamaan antara eter dengan alkohol adalah ...
mempunyai rumus molekul yang sama
mempunyai rumus struktur yang sama
mempunyai gugus fungsi yang sama
mempunyai gugus alkil yang sama
dapat bereaksi dengan logam Na & PCl3
Senyawa dengan rumus struktur tersebut mempunyai nama ...
metoksi-2,3-dimetil propana
1,2-dimetil-metoksi propana
tersier butil metil eter
2-metoksi-3-metil butana
metoksi pentana
Suatu senyawa karbon dengan rumus molekulnya C3H8O, tidak bereaksi dengan logam Na tetapi bereaksi dengan HI menghasilkan senyawa R─I dan R─OH. Senyawa tersebut mempunyai gugus fungsi ….
─O─
─OH
Sifat yang dapat membedakan senyawa alkoksi alkana dengan alkanol adalah ...
alkoksi alkana tidak dapat bereaksi dengan logam Na
alkoksi alkana lebih sukar menguap bila dipanaskan
alkoksi alkana mudah larut dalam air
alkoksi alkana tidak bereaksi dengan fosfor pentaklorida
alkoksi alkana bersifat asam
Pereaksi-pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan alkohol primer, sekunder, dan tersier adalah….
Larutan KMnO4 dalam suasana asam
Pereaksi Tollens
Larutan NaOH
Pereaksi Fehling
Pereaksi Biuret
Di antara rumus berikut, yang merupakan rumus struktur alkohol sekunder adalah ….
Nama senyawa tersebut adalah . . . .
propanol
1-propanol
2-propanol
n-propil alkohol
isopropil alkohol
Nama senyawa tersebut adalah
1-metoksi propana
2-metoksi propana
1-propoksi metana
metil propil eter
propil metil eter
Pada oksidasi suatu alkohol dihasilkan aseton. Alkohol yang dioksidasi adalah ….
1–propanol
1–butanol
2-metil-1–propanol
2–propanol
2–butanol
Senyawa organik C5H12O, direaksikan asam cuka dan beberapa tetes H2SO4, terbentuk senyawa yang berbau harum (seperti pisang ambon). Bila direaksikan dengan KMnO4 yang diasamkan terbentuk senyawa yang memerahkan lakmus biru. Senyawa organik tersebut adalah ….
Di antara rumus berikut, yang merupakan rumus struktur alkohol sekunder adalah ….
Pereaksi-pereaksi yang dapat digunakan untuk membedakan alkohol primer, sekunder, dan tersier adalah….
Larutan KMnO4 dalam suasana asam
Pereaksi Tollens
Larutan NaOH
Pereaksi Fehling
Pereaksi Biuret
Senyawa karbon yang mempunyai gambar mollymood seperti diatas, termasuk senyawa....
alkanol
alkanal
alkanon
alkoksi alkana
