Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Ujian Tengah Semester Kes-Men

Total questions: 20

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

1. Pendekatan Psikologis dalam Kesehatan Mental yang mengungkapkan bahwa  kesalahan belajar sebagai sebab dari gangguan perilaku adalah...

 

a)

A. Interaksi sosial                        

b)

B. Behavioristik                           

c)

C. Psikoanalisa                            

d)

D. Humanistik

2.

  1. 2. Pernyataan yang sesuai untuk individu yang mampu mengaktualisasikan dirinya ...

a)

A. Sempurna baik jasmani maupun rohaninya

b)

B. Tidak memiliki kecemasan, frustrasi, masalah, atau stressor dalam dirinya

c)

C. Nisa tidak membutuhkan kesunyian atau privasi dalam kesehariannya.

d)

  D. Mampu melakukan coping nyata untuk mengatasi kekhawatirannya

3.

  1. 3. Dari Pernyataan berikut, manakah merupakan pernyataan yang tidak benar

 

a)

A.  Adaptation : proses memenuhi tuntutan lingkungan dengan memodifikasi diri.

b)

B. Adjustment : proses psikososial yang berlangsung dengan cara mengelola tuntutan dalam keseharian, dengan memodifikasi diri kita dan lingkungan di sekitar kita

c)

C. Sickness : merupakan konsep psikologis yang mengacu pada perasaan persepsi, atau pengalaman subjektif seseorang tentang ketidaksehatannya, bersifat subjektif, psikologis, &

individual, biasanya terkait pada istilah disorder.,

d)

D. Personal growth : perubahan individu atau perkembangan ke arah yang diinginkan, termasuk di dalamnya pemenuhan potensi yang dimiliki sejak lahir.

4.

4. Kesadaran seseorang akan siapa dirinya dan apa yang dipertahankannya, disebut ...

a)

A. Status Identitas

b)

B. Karakter Diri

c)

C. Identitas Diri

d)

D. Diri Personal

5.

5. Perhatikan  Istilah berikut: manakah yang merupakan rangkaian yang ada salah satu bagian rangkaiannya “terdapat pernyataan yang kurang tepat”

(1)   Self-actualization : proses pemenuhan potensi yang dimiliki sejak lahir, melibatkan pertumbuhan biologis dan juga pencapaian kesadaran diri untuk bertumbuh.

(2)   Self-concept : keseluruhan pola-pola persepsi atas “saya” dan “aku”, bergabung di dalamnya  perasaan, keyakinan, dan nilai-nilai yang terhubung satu dengan yang lain.

(3)   Self-esteem : kesan terhadap pertumbuhan diri yang dianggap bermakna, terkait dengan konsep diri seseorang.

(4)   Self-efficacy : keyakinan seseorang atas kapasitasnya untuk mengorganisir dan memutuskan tindakan-tindakan tertentu untuk menghasilkan pencapaian/prestasi tertentu.

(5)   Self-image : diri yang tidak tampak terlihat

(6)   Self-verification : usaha yang dilakukan untuk mencari umpan balik tentang diri dari orang lain, untuk diverifikasi atau dikonfirmasikan dengan persepsi kita sendiri.

(7)   Body Image. Merupakan kesadaran kita akan tubuh kita sendiri, berupa refleksi tubuh kita dan pengalaman kita bersama tubuh kita. Body image dipengaruhi oleh sosial-budaya dan jenis kelamin seseorang (misalnya perempuan lebih memprioritaskan kompetensi fisik sedangkan laki-laki lebih mengutamakan sex appeal,). Pandangan masa lalu, menghargai keunikan dan individualitas orang lain membantu kita menerima keadaan orang lain.

(8)   Self-acceptance : pemahaman yang optimal dan afirmasi dari keseluruhan diri sebagai individu yang memiliki pengalaman-pengalaman; suka dan meyakini diri sendiri.

a)

A.       (6); (2); (4); (1); (3)

b)

B.       (2); (4); (8); (3); (6)

c)

C.       (1); (2); (3); (4); (6)

d)

D.       (8);  (3); (4); (5); (7)

6.

6. Ada tiga tahap yang terjadi di dalam proses individu ketika mengalami emosi, yaitu:

a)

A. Sensasi – Citra - Kondisi Afektif

b)

B. Sensasi Tubuh  - Sensasi yang dimaknai  - Respon-respon Adaptif

c)

C. Stimulus -   Sensasi – Respon Afektif

d)

D. Stimulus -   Atensi -  Respon Afektif

 

7.

7. Fungsi Emosi adalah…..

a)

A. Barometer Suasana Internal

b)

B. Merendahkan Kewaspadaan                  

c)

C. Letak Kelemahan Individu

d)

D. Sisi Negatif Kepribadian

 

8.

8. Suatu kompleks keadaan dari kewaspadaan yang meliputi sensasi (di bagian dalam) & ekspresi (di bagian luar), yang merupakan kekuatan untuk memotivasi individu dalam bertindak; Pola yang kompleks dari perubahan yang terjadi pada bangkitan/ getaran fisiologis, perasaan subjektif, proses kognitif, dan reaksi perilaku berproses/ merubah diri menjadi lebih baik dan optimal dalam hidupnya merupakan penjelasan dari ……….

a)

A. Mood

b)

B. Afeksi

c)

C. Emosi

d)

D. Sensasi

9.

9. Keadaan individu yang mengarah pada perkembangan yang adekuat dan kemampuan mental yang memiliki kesesuaian fungsi, sehingga individu mampu mengembangkan kemampuan-kemampuan mentalnya secara lebih baik, disebut ...

a)

 A. Kepribadian

b)

B. Dynamic Living

c)

C. Manusia Sukses

d)

D. Psychological Wellness

10.

10. Perhatikanlah Pernyataan berikut:

 

1)      Keadaan individu yang mengarah pada perkembangan yang adekuat dan kemampuan    mental yang memiliki kesesuaian fungsi, sehingga individu mampu mengembangkan kemampuan-kemampuan mentalnya secara lebih baik.

2)      Bentuk kehidupan yang dipenuhi dengan kesenangan dan kebahagiaan sepanjang waktu, dimana terbebas dari rasa takut, terhindar dari kekhawatiran, yang secara terus-menerus sebagai proses meraih tujuan-tujuan yang luas

3)      Individu yang memiliki kepribadian sehat sebagai individu yang  Mampu untuk mencintai & bekerja (lieben und arbeiten) -   Memiliki ego strength - Merupakan creative self - Mampu melakukan kompensasi bagi perasaan inferiornya - Memiliki hasil yang positif dalam setiap tahap interaksinya dengan lingkungan sosial.

 

4)      Pola-pola yang jelas dari perilaku, pikiran, dan perasaan yang menjadi karakteristik individu dalam penyesuaiannya untuk memenuhi tuntutan kehidupan 

5)      Faktor herediter mempengaruhi kepribadian seseorang 

6)      Kepribadian tidak dapat diamati dan diukur, yang dapat diamati dan diukur adalah bagian yang menyusunnya yaitu tingkah laku. Kepribadian sehat diartikan sebagai kemampuan individu untuk berperilaku adaptif, yaitu perilaku individu yang tepat menurut lingkungan dalam proses belajarnya dan menghasilkan reinforcement. 

7)      kepribadian  sehat adalah fungsi dari individu yang sehat secara psikologis

 

Yang merupakan penjelasan secara berturut-turut yang berkaitan dengan

i. Kepribadian

ii.  Kepribadian Sehat

iii. Pandangan Teori Pensifatan (Trait) tentang Kepribadian Sehat

iv. Pandangan Teori Belajar  mengenai Kepribadian Sehat

v.Pandangan Eksistensi Humanistik mengenai Kepribadian Sehat

vi. Pandangan Psikodinamik mengenai Kepribadian Sehat

vii.Dynamic Living

Adalah……….

a)

A. (4) (2) (3) (1) (5) (6) (7)

b)

B. (4) (1) (5) (6) (7) (3) (2)

c)

C. (2) (3) (7) (5) (6) (1) (4)

d)

D. (4) (7) (5) (1) (6) (3) (2) 

11.

11. The meaning of people, merupakan istilah bagi individu yang berkepribadian sehat menurut ...

a)

A. Viktor Frankl                

b)

B. Erich Fromm

c)

C. Carl Rogers

d)

D. Abraham Maslow

12.

12. Berikut Penjelasan terkait Sikap Orang Tua- Profil Orang Tua dan Dampak Profil Tingkah Laku Anak yang ditunjukkan yang kurang sesuai adalah...

a)

A

b)

B.

c)

C.  

d)

D.

 

13.

13.  Inti dalam hubungan intim yang sehat, adalah ....

a)

A. menuju personal growth             

b)

B. menghindari kesepian                 

c)

C. tanpa penyaluran seksual

d)

D. bertahan lama

14.

14. Kesadaran individu untuk saling membuka diri dan menceritakan hal-hal yang pribadi kepada orang lain, disebut dengan ...

a)

A. Self-disclosure

b)

B. Proximity

c)

C. Self-adjusment

d)

D. Intimacy

15.

15. Keberfungsian Keluarga ditunjukkan pada indikator perilaku berikut ini, kecuali......................

a)

A. Terciptanya kehidupan beragama dalam keluarga ;

Tersedianya waktu bersama dalam keluarga;

Terciptanya komunikasi yang baik antar keluarga  

b)

B. Saling menghargai  antar sesama anggota keluarga;

Ikatan kekerabatan yang erat dan kuat;

Mengutamakan kepentingan keluarga diatas kepentingan pribadi             

c)

C. Banyaknya  perselisihan antar orangtua atau orangtua-anak;

Tidak Ada kesempatan untuk saling menyatakan keinginan;

Penuh dengan permusuhan

Penerapan disiplin yang keras

d)

D. Penuh dengan kasih sayang;

Ada kesempatan bersikap mandiri dlm berfikir dan berperilaku; Ada kesempatan untuk saling menyatakan keinginan

16.

16. MEKANISME PERTAHANAN DIRI = Merupakan reaksi awal dalam kehidupan manusia untuk menjaga diri mereka dari kelebihan dosis intensif dari adanya stres psikologis. Mekanisme pertahanan diri digunakan oleh self (=ego, dalam Psikoanalisa) untuk melindungi dari segala ancaman. Sifatnya kebanyakan tidak disadari, otomatis muncul saat individu menghadapi ancaman baik dengan kesadaran minimum atau tidak sama sekali. Tujuannya meredakan ketegangan akibat stres. Biasanya muncul karena terpicu adanya: kecemasan, konflik, atau frustrasi. Kemunculannya berbeda antar individu (ada yang saat benar-benar terdesak, ada yang jadi bagian kesehariannya). Patologis  bila ada self-deception (pengingkaran atau pembohongan diri), disamping distorsi realita, kepercayaan berlebihan pada nasib.

         i. Upaya sadar individu untuk mengendalikan keinginan-keinginan yang memunculkan kecemasan, dan mengekspresikannya pada waktu tertentu saja. Proses yang lebih ‘sehat’ karena sangat kecil nilai self-deception nya. Berusaha menolak atau menghambat realita internal.

       ii.Berusaha menekan pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan ke bawah sadar (motivated forgetting) – fungsi normal kembali. Akibatnya membebaskan dari  ketidaknyamanan akibat selalu waspada pada ancaman, tetapi mempersempit kesadaran individu , membuat perilaku jadi kaku.

     iii.Usaha untuk memberikan alasan pada perilaku yang tidak diterima dalam cara yang diterima sosial dan rasional. Nilai self-deception sangat besar, mirip dengan berbohong atau mengingkari orang lain.

     iv. Tidak tercapainya suatu motif tertentu, yang kemudian dialihkan pada motif yang sejenis tapi beda kegiatan. Misal: ingin jadi dokter – suka terlibat menolong orang.

       v.Menolak melihat atau mendengar aspek realita yang tidak menyenangkan atau mengancam. Menolak pengakuan eksternal atau realita sosial. 

vi.Upaya individu untuk melemparkan penyebab frustrasinya pada orang lain.

 

Berikut merupakan jenis-jenis dari mekanisme pertahanan diri, yang disebut dengan.……………………

a)

A. Represi – Supresi – Pengingkaran (Denial) – Rasionalisasi – Regresi – Reaksi Formasi

b)

B. Pengingkaran (Denial) – Rasionalisasi – Regresi – Reaksi Formasi – Sublimasi (displacement) – Proyeksi

c)

C. Supresi – Represi – Rasionalisasi – Sublimasi (Displacement) – Pengingkaran (Denial) – Proyeksi

d)

D. Supresi – Sublimasi (Displacement) – Pengingkaran (Denial) Represi – Rasionalisasi – Proyeksi

17.

17. Termasuk dalam memperkuat gaya hidup anti stres ...

                          

a)

A. denial   

b)

B. Berpikir positif 

c)

C. Represi

d)

D. Displacement

18.
  1. 18. Berikut ini merupakan Tahapan dalam pengelolaan stres, kecuali ...

                            

        

a)

A. kewaspadaan

b)

B. mengenali stres dialami

c)

C. pahami dampaknya bagi kita

d)

D. strategi pengendalian stress

19.

19. Berikut ini yang merupakan Tiga pilar utama dalam Psikologi Positif, kecuali:

a)

A. Pengkajian terhadap karakter positif (virtues), yaitu: kreatif, memiliki rasa ingin tahu, memiliki keterbukaan pikiran, memiliki Kegemaran belajar, memiliki kearifan, memiliki Keberanian, tabah dalam kesulitan, murah hati, penuh semangat..

b)

B. Pengkajian terhadap Berpikir Positif, yaitu: atribusi, prejudice, skema, atensi, retrieval, empati, simpati, sugesti, prososial.

c)

C. Pengkajian terhadap emosi positif, yaitu: kebahagiaan (Happiness), kasih sayang (Love), bersyukur (Gratitude), memaafkan (Forgiveness), mengharap hal baik (Hope), gembira (Humor)

d)

D. Pengkajian terhadap institusi positif, seperti pemerintah yang demokrasi, keluarga yang kukuh,  organisasi yang menjunjung kebebasan informasi, yang mana masing-masing memiliki sifatsifat: adil, peduli (caring), bertanggung jawab, beradab (civil society), toleransi, non-diskriminatif, saling mendukung, saling menghargai.

20.

20. Berikut ini merupakan jenis penyesuaian yang menyimpang, kecuali…………..

    

a)

A. Flight from Reality Reaction

b)

B. Defense Reaction (Reaksi Bertahan)

c)

C. Fight from reality Reaction

d)

 D. Agresive Reaction and Delinquency