NEW
Font size
WorksheetsAkuntansi biaya SM3 EKMA4315
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Proses pengonversian bahan baku menjadi barang jadi dengan pemanfaatan berbagai sumber daya perusahaan terjadi pada perusahaan....
Trading
Service
Manufacture
Perbankan
Sistem kos pekerjaan order dan sistem kos proses adalah merupakan bagian dari...
Basis pengukuran input
Metode akumulasi kos
Asumsi aliran kos
Kapabilitas interval pencatatan
Nilai dari aset yang diberikan, atau akan diberikan, untuk memperoleh aset lain disebut…
Kos
Biaya
Pendapatan
Rugi
Kos variabel, kos tetap, dan kos campuran merupakan bagian dari klasifikasi biaya berbasis…
Keterlacakan dengan produk
Area fungsional
Perioda dibebankan pada pendapatan
Hubungan dengan volume
Permintaan secara tertulis pada pemasok untuk mengirimkan bahan sesuai dengan kuantitas, kualitas, harga, dan termin dan cara pembayaran yang disepakati disebut dengan…
Order Pembelian (Purchase Order)
Anggaran Produksi (Production Budget)
Permintaan Pembelian (Purchase Requisition)
Permintaan Bahan (Materials Requisition)
Hitunglah besarnya EOQ (Economic Order Quantity) jika diketahui:
Kos per unit: Rp500
Kos per pesan: Rp32.000
Kos pengelolaan bahan: 10%
Kebutuhan bahan per unit: 2.500 unit
358 unit
253 unit
1.265 unit
1.789 unit
Metode yang digunakan untuk memisahkan unsur tetap dan variabel dari kos overhead pabrik campuran dengan cara mereview data kos dan volume masa lalu adalah metode…
Observasi
Perekayasaan industrial
Analisis akun
Diagram serak
Berikut adalah data dari PT. Permata:
Kos variabel: Titik tinggi: 50.000 jam mesin dengan kos Rp65.000.000,-
Kos tetap: Titik rendah: 25.000 jam mesin dengan kos Rp50.000.000,-
Berdasarkan data tersebut maka persamaan kos campurannya adalah…
Rp65.000.000 + Rp600.X
Rp50.000.000 + Rp750.X
Rp35.000.000 + Rp600.X
Rp35.000.000 + Rp750.X
Salah satu estimasi tingkat aktivitas yang digunakan dalam menentukan tarif overhead pabrik, dengan berasumsi terdapat penyesuaian permintaan atas produk yang dihasilkan serta mempertimbangkan adanya fluktuasi musiman dalam produksi, adalah menggunakan kapasitas…
Normal atau jangka panjang
Teoritis atau ideal
Praktikal atau realistik
Menganggur dan berlebih
PT Merdeka menyewa gedung pabrik seharga Rp275.000.000. Gedung tersebut digunakan untuk 3 departemen, yaitu untuk departemen pemotongan, perakitan dan penyelesaian. Adapun harga pasar untuk sewa setiap departemen adalah Rp90.000.000 untuk departemen pemotongan, Rp120.000.000 untuk departemen perakitan dan Rp100.000.000 untuk departemen penyelesaian. Maka besarnya alokasi sewa untuk departemen penyelesaian jika menggunakan basis harga pasar sewa adalah
Rp 79.838.710
Rp 88.709.677
Rp106.451.613
Rp275.000.000
Dalam sistem kos proses dimana bahan baku yang sama awalnya diproses di satu departemen kemudian menghasilkan beberapa jenis produk yang selanjutnya diproses di beberapa departemen yang berbeda-beda, adalah bentuk aliran produk…
Sekuensial
Paralel
Selektif
Langsung
Diketahui kos yang terjadi pada bulan April di Departemen X adalah sbb: bahan baku Rp65.000.000; tenaga kerja langsung Rp43.500.000 dan overhead pabrik Rp35.200.000. Adapun informasi tentang jumlah produk yang diproses adalah sbb:
Unit selesai dan ditransfer ke Departemen Y= 75.000
PDP akhir (90% bahan baku dan 75% konversi)= 20.000
Maka besarnya kos unit untuk produk selesai adalah…
Rp98.500.000
Rp100.560.000
Rp118.002.000
Rp246.007.000
Ada beberapa kondisi yang terjadi sebagai akibat dari penambahan bahan baku setelah dari departemen pertama untuk diproses ke departemen selanjutnya. Kondisi yang tidak memerlukan adanya modifikasi dalam penyusunan laporan kos produksi adalah jika jumlah unit yang diproses...
tidak bertambah, tetapi terdapat kenaikan kos prod
bertambah, tetapi tidak terdapat kenaikan kos produks
bertambah, dan terdapat kenaikan kos produksi
tidak bertambah, dan tidak terdapat kenaikan kos produksi
Produk yang tidak memenuhi standar produksi dan dijual sesuai nilai sisanya atau dibuang disebut dengan…
Produk rusak
Produk cacat
Bahan sisa
Bahan sisa buangan
Berikut adalah karakteristik dasar dari produk sampingan, yaitu
Dalam proses pemanufakturannya selalu memiliki titik pisah (split-off point)
Dihasilkan dari bahan baku dan proses yang sama
Merupakan hasil incidental (tidak direncana) yang dihasilkan dari pemrosesan produk lainnya
Tidak memiliki nilai yang lebih besar secara signifikan dibandingkan produk bersama lain
