wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Komunikasi Bisnis

Total questions: 25

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Pesan bad news adalah...

a)

Pesan yang bersifat sangat rahasi

b)

Pesan yang menyampaikan berita buruk

c)

Pesan yang berisi informasi sensitif

d)

Pesan yang berisi keluhan pelanggan

2.

Mengapa penting untuk memperhatikan cara penyampaian Pesan Bad News?

a)

Agar berita buruk tidak disampaikan sama sekali

b)

Untuk membuat penerima pesan tidak memahami isi berita.

c)

Memastikan pesan buruk disampaikan dengan cara yang mudah dimengerti

d)

Hanya untuk mengurangi komunikasi dengan penerima pesan

3.

Dalam situasi Pesan Bad News, mengapa penting untuk menjaga hubungan yang harmonis?

a)

Agar tidak perlu menyampaikan pesan buruk lagi.

b)

Untuk membuat penerima pesan tidak menyadari berita buruk

c)

Agar komunikasi dapat terus berlanjut meskipun ada berita buruk

d)

Hanya untuk menghindari tanggapan dari penerima pesan

4.

Apa tujuan dari Pesan Persuasif?

a)

Untuk membuat penerima pesan tidak percaya.

b)

Mengubah perilaku dan mendapatkan kepercayaan penerima pesan.

c)

Menyampaikan informasi yang tidak relevan.

d)

Hanya untuk membuat penerima pesan ragu-ragu.

5.

Mengapa Pesan Persuasif penting dalam konteks perusahaan?

a)

Hanya untuk mengekspresikan opini pengirim pesan

b)

Agar tidak ada yang percaya pada apa yang disampaikan

c)

Untuk membuat prosedur perusahaan menjadi tidak efisien.

d)

Memberikan masukan, mendapatkan dukungan, dan meminta bantuan untuk mencapai tujuan tertentu.

6.

Bagian manakah yang merupakan langkah terakhir dalam pendekatan organisasional Perencanaan Tak Langsung untuk menyampaikan pesan-pesan kurang menyenangkan (Bad News)?

a)

Pembuka (Pernyataan netral)

b)

Alasan (Penjelasan logis)

c)

Bad News (Nyatakan bad news)

d)

Penutup (Positif, bersahabat, dan menyenangkan)

7.

Tujuan utama dari menciptakan Audience-Centered Tone dalam menyampaikan Bad News adalah:

a)

Menyebarkan pesan yang tidak jelas kepada audiens.

b)

Membuat audiens tidak memperhatikan pesan yang disampaikan.

c)

Memfasilitasi pemahaman bahwa keputusan Bad News adalah tegas, adil, dan tetap mempertahankan goodwill.

d)

Menyampaikan Bad News tanpa memperhatikan reaksi audiens.

8.

Apa yang menjadi kelebihan dari pendekatan secara langsung dalam menyampaikan pesan bad news?

a)

Pembaca pesan hanya memerlukan waktu singkat untuk mengetahui bad news.

b)

Memakan waktu yang lama bagi penerima pesan untuk memahami isi pesan.

c)

Memberikan informasi yang tidak jelas kepada penerima pesan.

d)

Menyebabkan ketidaksukaan dari penerima pesan terhadap pesan yang disampaikan.

9.

Kapan pendekatan secara langsung dalam menyampaikan pesan bad news dapat dilakukan?

a)

Saat pesan kurang berpengaruh terhadap penerima pesan.

b)

Ketika penerima pesan tidak memperhatikan pesan yang disampaikan

c)

Hanya saat kebanyakan penerima pesan lebih suka pesan yang langsung kepada pokok permasalahan.

d)

Hanya jika pesan disampaikan dengan reaksi yang kurang efektif.

10.

Pendekatan manakah yang lebih lazim digunakan untuk menyampaikan pesan Bad-News tentang produk?

a)

Pendekatan langsung

b)

Pendekatan tak langsung

c)

Pendekatan formal

d)

Pendekatan informal

11.

Kapan sebaiknya dilakukan penggunaan pendekatan organisasional langsung dalam menjawab permintaan informasi atau partisipasi dalam kegiatan tertentu?

a)

Ketika kerja sama dianggap merugikan bagi pihak yang meminta.

b)

Hanya saat penerima pesan tidak memperhatikan pesan yang disampaikan

c)

Jika kebanyakan penerima pesan lebih suka pendekatan langsung.

d)

Saat pesan kurang berpengaruh terhadap penerima pesan.

12.

Apa yang perlu diperhatikan saat menyampaikan bad news tentang produk kepada pelanggan?

a)

Hanya fokus pada penjualan ulang.

b)

Menjaga instruksi dan informasi tambahan agar tidak jelas.

c)

Tetap optimis dan jaga kepercayaan diri agar penerima pesan tidak kehilangan minat.

d)

Hanya memberikan penjelasan ringkas tanpa memberikan nilai positif.

13.

Apa yang dilakukan sebagai langkah pertama dalam merancang pesan persuasif?

a)

Memilih strategi komunikasi

b)

Melakukan analisis audiens

c)

Menentukan sumber dan media pesan.

d)

Membuat pesan yang menarik bagi audiens.

14.

Apa yang dimaksud dengan Teori Kebutuhan Hierarki Abraham Maslow?

a)

Menyatakan bahwa manusia memiliki lima tingkat kebutuhan yang bertingkat-tingkat.

b)

Menunjukkan bahwa manusia hanya memiliki satu tingkat kebutuhan.

c)

Menggambarkan bahwa kebutuhan manusia tidak berubah seiring waktu.

d)

Hanya memfokuskan pada kebutuhan fisiologis manusia.

15.

Apa yang menjadi fokus dalam analisis audiens untuk pesan persuasif?

a)

Kebutuhan fisiologis audiens.

b)

Bagaimana mengabaikan kebutuhan audiens

c)

Menyampaikan pesan tanpa memperhatikan audiens

d)

Menghubungkan pesan dengan kebutuhan dan hasrat audiens.

16.

Apa yang menjadi perhatian utama saat merancang pesan persuasif?

a)

Menyampaikan pesan tanpa memperhatikan perbedaan budaya.

b)

Hanya memilih satu media untuk penyampaian pesan.

c)

Menentukan sumber pesan tanpa memperhitungkan kebutuhan audiens.

d)

Memperhitungkan perbedaan budaya dan memilih strategi komunikasi yang sesuai.

17.

Mengapa penting untuk merancang pesan persuasif yang menarik bagi kebutuhan audiens?

a)

Agar audiens tidak tertarik pada pesan yang disampaikan.

b)

Untuk memastikan audiens tetap pada keinginan mereka tanpa dipengaruhi.

c)

Supaya pesan memiliki daya tarik dan relevan dengan kebutuhan audiens.

d)

Hanya untuk membuat pesan lebih menarik secara visual.

18.

Apa yang perlu diperhatikan dalam merancang pesan persuasif untuk meningkatkan efektivitas komunikasi?

a)

Hanya fokus pada sumber pesan.

b)

Memperhatikan strategi komunikasi yang sesuai dan tujuan persuasif.

c)

Hanya memilih satu jenis media untuk penyampaian pesan.

d)

Hanya mempertimbangkan kebutuhan fisiologis audiens.

19.

Apakah urutan yang tepat dari tingkatan kebutuhan dalam Teori Kebutuhan Hierarki Abraham Maslow?

a)

Kebutuhan Aktualisasi, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan Keselamatan dan Keamanan, Kebutuhan Status, Kebutuhan Fisiologis.

b)

Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Keselamatan dan Keamanan, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan Status, Kebutuhan Aktualisasi.

c)

Kebutuhan Aktualisasi, Kebutuhan Status, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan Keselamatan dan Keamanan, Kebutuhan Fisiologis.

d)

Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Aktualisasi, Kebutuhan Keselamatan dan Keamanan, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan Status.

20.

Apa yang ditekankan dalam Kebutuhan Aktualisasi dalam Teori Kebutuhan Hierarki?

a)

Memiliki rasa aman dari berbagai aspek kehidupan.

b)

Interaksi sosial dan kegiatan masyarakat.

c)

Pengakuan, penghargaan, dan tingkatan sosial.

d)

Mengaktualisasikan diri melalui kreativitas dan pertumbuhan pribadi.

21.

Bagaimana pendekatan persuasif berbeda antara audiens di Swedia, Amerika Serikat, dan Jerman berdasarkan informasi yang diberikan?

a)

Swedia lebih fokus pada hal praktis, Amerika Serikat pada hal teoritis, dan Jerman pada aspek budaya.

b)

Swedia fokus pada hal teoritis, Amerika Serikat pada hal praktis, dan Jerman pada pertanyaan-pertanyaan teknis.

c)

Swedia dan Amerika Serikat sama-sama fokus pada aspek teoritis, sedangkan Jerman pada hal praktis.

d)

Swedia dan Jerman fokus pada hal praktis, sementara Amerika Serikat lebih memperhatikan aspek budaya.

22.

Apa yang ditujukan dengan Kerangka Argumentasi dalam pengembangan pesan persuasif?

a)

Memperkuat emosi audiens.

b)

Menarik perhatian secara langsung.

c)

Menyampaikan pesan tanpa pertimbangan etika.

d)

Memberikan struktur logis pada pesan persuasif.

23.

Apa yang dimaksud dengan pemikat logika dalam pembuatan pesan persuasif?

a)

Menggunakan emosi sebagai dasar argumentasi.

b)

Membuat argumen dari bukti spesifik ke kesimpulan umum.

c)

Memberikan argumen dari yang bersifat umum ke yang spesifik.

d)

Menekankan hanya pada pertimbangan etika dalam argumen.

24.

Apa yang dapat membantu meningkatkan kredibilitas dalam pesan persuasif?

a)

Hanya menyajikan informasi tanpa fakta atau bukti.

b)

Menghindari penyampaian fakta yang bisa meragukan.

c)

Menggunakan dokumen, statistik, dan riset sebagai bukti obyektif.

d)

Hanya mengandalkan emosi untuk menumbuhkan kepercayaan.

25.

Apa yang ditekankan dalam pemikat emosional dalam pesan persuasif?

a)

Menggunakan analogi untuk memperkuat emosi.

b)

Menekankan emosi tanpa dasar logis.

c)

Hanya fokus pada logika dan bukti.

d)

Tidak memperhatikan etika dalam penyampaian pesan.