Font size
WorksheetsREMIDI KIMDAS
Total questions: 100
Worksheet time: 4hrs 1mins
Nilai bilangan okidasi dari Cr didalam K2CrO4 adalah . . .
4
5
6
7
8
Nilai bilangan okidasi dari S didalam Na2SO3 adalah . . .
4
5
6
7
0
Nilai bilangan oksidasi dari Cl2 didalam Ca(ClO2)2 adalah . . .
0
2
6
8
10
Diantara reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah . . .
AgNO3 (aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3 (Aq)
2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)
NH3 (aq) + H2O (l) → NH4+ (aq) + OH– (aq)
NaOH (aq) + CH3COOH (aq) → CH3COONa (aq) + H2O (l)
Al2O3 (s) + 2NaOH (aq) → 2NaAlO2 (aq) + H2O (l)
Contoh reaksi oksidasi adalah . . .
Ag+ (aq) berubah menjadi Ag (s)
Cl2 (g) berubah menjadi Cl‾ (aq)
I– (aq) berubah menjadi I2 (s)
Cr6+ berubah menjadi CrO4¯²
H2O (l) berubah menjadi OH‾ (aq)
pengertian dari pelepasan elektron, disebut dengan reaksi...
Redoks
Reduksi
Oksidasi
Ion
Kovalen
Pengertian dari penangkapan elektron disebut dengan reaksi ....
Oksidasi
Reduksi
Redoks
Biloks
Kovalen
Proses terjadinya Pengikatan oksigen disebut dengan reaksi...
Redok
Oksidasi
Reduksi
Oksigenisasi
Oksidator
2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)
Dari reaksi diatas manakah yang berperan sebagai oksidator?
2KI
Cl2
I2
2KCI
KI
2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)
Dari reaksi diatas manakah yang berperan sebagai Reduktor adalah...
2KI
Cl2
I2
2KCI
Cl
Berikut ini, pernyataan yang benar tentang reaksi oksidasi adalah...
Penerimaan pasangan elektron
Reaksi pelepasan oksigen dari senyawanya
Penerimaan elektron
Penurunan bilangan oksidasi
Pertambahan bilangan oksidasi
Bilangan oksidasi Cr pada senyawa K2Cr2O7 adalah...
+3
+4
+5
+6
+7
Bilangan oksidasi S tertinggi terdapat pada
SO2
S2O3 2−
S4O6 2−
SO4 2−
H2S
Pada reaksi : 2KClO3 → 2KCl + 3O2 , peristiwa oksidasi terjadi pada...
atom Cl pada KClO3 menjadi KCl
atom K pada KClO3 menjadi KCl
atom O pada undefined menjadi undefined
atom O2 pada undefined menjadi
atom Cl pada KCl menjadi KClO3
Bilangan oksidasi Br dalam BrO3 − adalah...
+5
+3
+1
-1
-5
Bilangan oksidasi unsur C dalam CO2 adalah …
0
-2
+2
+4
Bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4 adalah ….
0
+2
+5
+7
Bilangan oksidasi unsur klorin paling kecil adalah ….
Cl2
KClO
Cl-
ClO2-
Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah ….
HCl + NaOH→ NaCl + H2O
Ca(OH)2 +H2SO4 → CaSO4 + 2H2O
2Al + 6HCl → 2AlCl3 + 3H2
MgCl2 + Na2SO4 → 2NaCl +MgSO4
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai
reaksi reduksi adalah ….
1) Reaksi penangkapan elektron
2) Reaksi penangkapan oksigen
3) Reaksi penurunan bilangan oksidasi
4) Reaksi pelepasan elektron
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Pernyataan yang benar mengenai reduktor adalah …
1) Zat yang mengalami reduksi
2) Zat yang mengalami oksidasi
3) Zat yang mengalami penurunan biloks
4) Zat yang mengalami kenaikan biloks
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Spesi yang bertindak sebagai oksidator (mengalami reduksi) pada reaksi redoks berikut adalah ….
2MnO + 5PbO2 --> 2MnO4- + 5Pb2+
PbO2
MnO
H+
H2O
Perhatikan reaksi-reaksi berikut.
1) CO2 ---> CO + 1/2 O2
2) Na ---> Na+ + 1e-
3) MnO4- ---> MnO2
4) 2CO2 + 2e- ---> C2O42-
Pasangan reaksi reduksi dan oksidasi berturut-turut adalah ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Bilangan oksidasi Cr dalam ion Cr2O72- adalah ....
-2
+2
+6
+12
Perhatikan contoh peristiwa berikut.
1) Baterai jam dinding
2) Peluruhan zat radioaktif
3) Reaksi asam basa
4) Charge handphone
Yang termasuk contoh reaksi redoks adalah ….
1 dan 2
3 dan 2
1 dan 4
3 dan 4
Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut.
a NO3–(aq) + b H+ + 8 e– ⎯⎯→ c N2O(g) + d H2O(l)
Nilai a dan b yang cocok adalah ….
2, 5
2, 10
, 1, 4
1, 5
3, 5
Pada reaksi berikut.
a KMnO4 + b HCl ⎯⎯→ c Cl2 + d MnCl2 + e KCl + f H2O
Nilai a dan c yang sesuai adalah ….
2, 5
2, 8
5, 8
5, 16
8, 16
Perhatikan persamaan reaksi reduksi berikut.
p IO3–(aq) + q H+ + r e– → s I2(s) + t H2O(l)
Nilai p, q, r, s, t di atas berturut-turut adalah ….
1, 6, 5, 1, 3
1, 12, 10, 1, 6
2, 12, 10, 1, 12
2, 12, 10, 1, 6
1, 5, 6, 1, 3
Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah....
–5
-3
0
+3
+5
Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi?
MnO2
K2MnO4
MnO
KMnO4
Mn2O3
Di bawah ini yang merupakan reaksi oksidasi adalah . . .
Ag+ (aq) berubah menjadi Ag (s)
I2 (s)berubah menjadi I– (aq)
Cl2 (g) berubah menjadi Cl‾ (aq)
Cr3+ berubah menjadi CrO42¯
H2O (l) berubah menjadi OH‾ (aq)
Nilai bilangan okidasi dari Al didalam NaAl(OH)4 adalah . . .
2
3
4
5
6
Dalam reaksi: a I2 + b OH- ---> c IO3- + d H2O . Jika reaksi di setarakan, maka koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah....
1, 6, 2, 3
1, 12, 2, 6
2, 6, 2, 3
2, 12, 2, 10
1, 10, 2, 5
Reaksi berikut yang menunjukkan terjadinya perpindahan sebanyak lima elektron adalah......
MnO4- ----> MnO2
Cr2O72- ---> 2Cr3+
Cl2 ----> ClO2-
MnO4- ---> Mn2+
CrO42- ---> Cr3+
Diantara reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah . . .
AgNO3 (aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3 (Aq)
2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)
NH3 (aq) + H2O (l) → NH4+ (aq) + OH– (aq)
NaOH (aq) + CH3COOH (aq) → CH3COONa (aq) + H2O (l)
Al2O3 (s) + 2NaOH (aq) → 2NaAlO2 (aq) + H2O (l)
Reaksi
Redoks :
MnO2 + 2H2SO4 + 2NaI ---> MnSO4 + Na2SO4 + 2H2O + I2
Yang berperan sebagai oksidator pada reaksi di atas adalah . . .
NaI
H2SO4
Mn2+
I–
MnO2
Diketahui reaksi :
a Zn + b NO3- ----> c Zn2+ + NH4+
Jika reaksi diatas disetarakan makan koefisien a, b, dan c berturut-turut adalah . . .
4,1,1
4,1,2
4,1,3
4,1,4
4,1,5
Reaksi MnO4‾ menjadi Mn2+ bila kuantitas KMnO4 semula adalah 0,2 mol maka electron yang ditangkap oleh KMnO4 untuk menjadi ion Mn2+ sebanyak…
5,0 mol
2,5 mol
1,0 mol
0,7 mol
0,5 mol
Pada reaksi berikut :
Br2 + 2NaOH ---> NaBr + NaBrO + H2O
Zat yang mengalami reaksi disproposionasi (autoredoks) berikut perubahan bilangan oksidasinya adalah…
Bromine dari -1 menjadi -2 dan 0
Bromine dari 0 menjadi -1 dan +1
Bromine dari 0 menjadi -2 dan +1
Natrium dari +1 menjadi -1 dan 0
Oksigen dari -2 menjadi -3 dan -1
Diketahui persamaan reaksi redoks berikut:
aCr2O72- + AsO33- + bH+ ---> cCr3+ + AsO43- + dH2O
Jika disetarakan, maka harga b, c, dan d dari reaksi tersebut berturut-turut adalah…
8, 2, dan 4
8, 2, dan 3
3, 8, dan 3
3, 8, dan 2
3, 2, dan 2
Diketahui hukum laju suatu reaksi adalah v = 5.
Orde reaksi tersebut adalah ....
0
1
2
-1
Berdasarkan data dalam tabel untuk suatu reaksi R—> P, dapat disimpulkan bahwa reaksi tersebut merupakan reaksi orde ....
0
1
2
-1
Orde reaksi diperoleh dari koefisien reaksi.
Pernyataan di atas ....
Benar
Salah
A + B —> C
Reaksi elementer tersebut merupakan reaksi ....
Unimolekuler
Bimolekuler
Tidak dapat ditentukan kemolekulerannya
AB —> A + B
Reaksi elementer tersebut merupakan reaksi orde ....
0
1
2
Tidak dapat ditentukan
Konsentrasi intermediet pada awal reaksi selalu tetap.
Pernyataan tersebut ....
Benar
Salah
Hukum laju suatu reaksi dipengaruhi suhu.
Pernyataan tersebut ....
Benar
Salah
Nilai konstanta laju selalu tetap dan tidak dipengaruhi suhu.
Pernyataan tersebut ....
Benar
Salah
Waktu paruh reaksi orde dua tidak dipengaruhi konsentrasi reaktan.
Pernyataan tersebut ....
Benar
Salah
Hukum laju reaksi fasa gas dipengaruhi volume tempat reaksi berlangsung.
Pernyataan tersebut ....
Benar
Salah
Untuk reaksi 21 A → 2B , laju menghilangnya "A" berkaitan dengan laju menculnya "B" yang dapat dinyatakan dengan persamaan ....
−dtd[A]=21dtd[A]
−dtd[A]=41dtd[B]
−dtd[A]=dtd[B]
−dtd[A]=4dtd[B]
Untuk reaksi A + 2B → C , hukum lajunya adalah R = K[A][B]2 . Orde reaksi totalnya adalah ...
3
5
6
7
Hukum laju reaksi A + B → produk, lajunya adalah = K[A]n[B]m. Jika konsentrasi A di naikkan dua kali, konsentrasi B di kurangi setengah, maka ratio hukum laju menjadi ...
n−m
2m+n1
2n−m
m+n
Dibawah ini adalah mekanisme reaksi yang diusulkan untuk reaksi NO dengan Br2
Step I NO(g) + Br2(g) ↔ NOBr2(g) Fast
Step II NOBr2(g) + NO(g) → 2NOBr(g) Slow Jika reaksi kedua adalah laju penentu, orde reaksi untuk NO adalah
1
0
3
2
konstanta laju untuk [Ag(NH3)2]+ adalah
6,8 x 10−6
1,08 x 10−5
1,08 x 10−6
6,8 x 10−5
Perhatikan reaksi aG + bH→ Produk . Ketika konsentrasi kedua reaktan G dan H naik dua kali lipat, laju meningkat 8 kali. Jika konsentrasi G dinaikan dua kali namun konsentrasi H di buat tetap, maka lajunya menigkat dua kali. Orde reaksi secara keseluruhan adalah ...
0
1
2
3
Laju reaksi dari reaksi 2A + B → C adalah Laju = k[A][B]. Pernyataan yang benar tentang hal ini adalah ...
K tidak bergantung pada [A] dan [B]
t 1/2 nya konstan
satuannya adalah s−1
Laju terbentuknya C, dua kali laju menghilangnya A
Pada reaksi order pertama, konsentrasi reaktan berkurang dari 0,8 M menjadi 0,4 M dalam waktu 15 menit. Waktu yang dibutuhkaan untuk konsentrasi berubah dari 0,1 M menjadi 0,025 M adalah ....
60 menit
7,5 menit
15 menit
30 menit
t41 dapat diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan agar kosentrasi reaktan turun menjadi 43 dari konsentrasi awal. Jika konstanta laju reaksi orde pertama adalah K, maka t41 dapat dinyatakan dengan persamaan ...
0,01/K
0,29/K
0,69/K
0,75/K
pada reaksi orde pertama konsentrasi reaktan menurun dari 800 mol/l menjadi 50 mol/l dalam waktu 2 x 104 detik. Konstanta laju dari reeaksi ini adalah ...
2 x 104
3,45 x105
1,386 x 10−4
2 x10−4
Yang mana dari pernyataan ini yaang salah ...
Orde reeaksi ditentukan berdasarkan eksperimen
Orde raks adalah jumlah secara keseluruhan konsentrasi dalam bentuk hukum laju terdifferensial
Orde reaksi tidak berkaitan dengan koefisien stoikiometri reaktan
Orde reaksi tidak dalam bentuk pecahan
Pernyataan mana yang benar mengenai
K = A e −RTEaEa adalah energi aktivasi
K adalah konstanta kesetimbangan
R adalah konstanta Rydberg
A adalah fator adsorbsi
Katalis membuat reaksi menjadi lebih eksotermis
Benar
Salah
Laju reaksi eksotermik menurun dengan adanya kenaikan temperatur
Benar
Salah
Suatu reaksi disebut reaksi orde ke-nol jika ...
reaksi terjadi di antara unsur-unsur
laju reaksi dipengaruhi oleh konsentrasi zat yang bereaksi
reaksi tersebut tidak mempunyai konstanta laju reaksi
laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi zat yang bereaksi
Penambahan katalisator akan mempercepat laju reaksi. hal ini disebabkan ...
konsentrasi zat bertambah
energi aktivasi berkurang
energi aktivasi bertambah
energi kinetik pereaksi berkurang
energi aktivasi adalah energi yang ....
Energi minimum yang diperlukan pada saat reaksi sangat lambat
Energi minimum yang pada reaksi bolak-balik
Energi minimum yang pada reaksi endoterm
Energi minimum yang diperlukan agar reaksi dapat berlangsung
Makanan lebih tahan lama jika disimpan dalam udara dingin. hal itu disebabkan ....
laju pertumbuhan bakteri dapat dihambat
berhentinya proses tumbukan dalam bahan makanan
energi aktivasi bahan makanan naik dengan drastis
energi aktivasi bahan makanan turun dengan drastis
What is the rate law for this mechanism?
rate = k[A][B]2
rate = [B][X]
rate = [A]0.5[B]1.5
rate = [W][Y][Z]
Hitunglah berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh sebuah radionuklida agar meluruh 87,5% dari kondisi awal?
(Waktu paruh 50 hari)
150 hari
63 hari
87 hari
125 hari
Perhatikanlah reaksi elementer berikut ini
21H2 + 2 1I2 → HI
molekularitas dari reaksi diatas adalah
1
1/2
2
4
Pada reaksi orde nol dengan reaksi
A → PPernyataan yang benar adalah ...
laju reasksi tidak bergantung pada konsentrasi
konsetrasi reeakktan tidak berubah dengan adanya perubahan waktu
waktu paruh bergantung pada konsentrsi reaktan
konstanta laju nilainya sama dengan laju reaksinya
Berikut ini adalah grafik antara konsentrasi (C) vs waktu (t). Yang manakah dari pernyataan berikut yang benar ?
reaksinya merupakan reaksi orde pertama
konsentrasi reaktan secara teoritis tidak mungkin nol
laju reaksi tidak berubah dengan waktu
waktu paruhnya konstan dan tidak bergantung dengan konsentrasi reaktan
Co adalah konsentrasi awal reaktan
C adalah konsentrasi pada waktu tertentu
k adalah konstanta laju
cocoklah plot dan slope berikut ini
(misal : iv dengan b)
Pada sebuah reaksi, laju reaksinya
1 x 10−2 M s−1 dan konstanta lajunya 1 x 10−4 M−1 s−1 oleh karena itu konsentrasi reaktan adalah 10 MBenar
Salah
Dengan mereaksikan: P2(g) + Q2(g) --> 2PQ
dihasilkan data sebagai berikut:
Jika [P2] dinaikan 2 kali, [Q2] tetap, laju reaksi menjadi 4 kali semula, sementara jika [P2] dan [Q2] masing-masing dinaikan 2 kali, laju reaksinya menjadi 8 kali. Orde terhadap [Q2] adalah ....
0
1
2
3
Grafik manakah yang tidak sesuai dalam penentuan laju reaktan?
Tentukan orde reaksi keseluruhan dari reaksi tersebut
2
3
4
5
Manakah dari berikut ini yang merupakan persamaan Lineweaver-Burk yang benar?
Jika kecepatan aktivitas enzim diplotkan terhadap konsentrasi substrat, bagaimana bentuk kurvanya ?
Kurva hiperbolik
Parabola
Garis lurus dengan kemiringan positif
Garis lurus dengan kemiringan negatif
Unsur transisi yang bersifat diamagnetik adalah ….
Sc
Ti
Cr
V
Cu
Sifat-sifat suatu senyawa sebagai berikut.
- Paramagnetik
- Senyawanya berwarna
- Membentuk senyawa kompleks
- Unsur penyusunnya mempunyai tingkat oksidasi bervariasi
Contoh senyawa yang mempunyai sifat tersebut adalah ….
CaSO4
Cr2(SO4)3
MgSO4
K2SO4
SrSO4
Senyawa seng dari unsur transisi tidak berwarna, hal ini disebabkan oleh ….
orbital d telah penuh terisi electron
tidak adanya electron pada orbital d
orbital d telah terisi electron setengah penuh
tidak adanya electron pada orbital s
orbital s telah terisi electron setengah penuh
Berikut ini merupakan ligan bermuatan negatif, kecuali ....
siano
hidrokso
fluoro
amin
kloro
Nama yang benar untuk senyawa kompleks K2PtCl6 adalah ....
kalium kloroplatinat(IV)
kalium heksakloroplatina(IV)
heksakloroplatinat(IV) kalium
kalium heksakloroplatinat(IV)
kalium heksakloriumplatina(IV)
Ion kompleks dengan atom pusat Co2+ dan ligan NH3 sebanyak 4 buah memiliki rumus molekul ....
A
B
C
D
E
Berikut ini adalah beberapa sifat unsur:
- konduktor yang baik
- umumnya dapat ditarik medan magnet,
- oksidator kuat
- bereaksi dengan air membentuk asam
Sifat dari logam transisi terdapat pada nomor ….
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
Ion kompleks yang terdiri dari:
- Ion pusat Fe dengan bilangan oksidasi +2
- Ligan CN–
- Bilangan koordinasi 6
Rumus ion kompleks yang benar adalah ….
[Fe(CN)6]4–
[Fe(CN)6]2+
[Fe(CN)6]4+
[Fe(CN)6]2–
[Fe(CN)4]2–
Sifat paramagnetik dari unsur transisi ditentukan oleh banyaknya ….
Electron tunggal pada orbital f
Electron tunggal pada orbital p
Electron tunggal pada orbital d
Pasangan electron pada orbital p
Pasangan electron pada orbital d
Logam golongan transisi terbagi menjadi beberapa sifat magnetik sesuai dengan jumlah elektron tidak berpasangan di orbital d yang dimilikinya. Pernyataan yang benar mengenai sifat tersebut adala...
a. Logam transisi yang semua elektronnya berpasangan bersifat paramagnetik
b. Logam transisi bersifat diamagnetik karena mempunyai elektron tidak berpasangan
c. Sifat diamagnetik unsur logam transisi semakin besar seiring jumlah elektron tidak berpasangan
d. Semakin banyak elektron tidak berpasangan, sifat kemagnetan unsur logam transisi meningkat
e. Logam-logam unsur transisi bersifat feromagnetik akibat tidak mempunyai elektron tidak berpasangan
Muatan ion kompleks dari senyawa kompleks [Cu(H2O)4]2+ ...
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Nama senyawa kompleks [Fe(NH3)6]3+ adalah ....
a. Ion heksaminabesi (III)
b. Ion amina besi (III)
c. Ion heksamina besi
d. Ion heksamina besi (II)
e. Ion amina besi (II)
Bilangan oksidasi unsur Mn dalam ion MnO4- adalah . . . .
+7
+6
+4
+2
0
Suatu ion kompleks yang atom pusatnya Fe2+ dengan ligan dua molekul air dan empat ion tiosulfat mempunyai rumus ...
[Fe(H2O)6(S2O3)4]2-
[Fe(H2O)6(S2O3)4]2-
[Fe(H2O)2(S2O3)4]5-
[Fe(H2O)2(S2O3)4]6-
[Zn(NH3)4]SO4 memiliki bilangan oksidasi ....
+1
+2
+4
+8
salah satu pernyataan yang kurang tepat perihal senyawa kompleks adalah bahwa dalam senyawa kompleks:
logam transisi umumnya bertindak sebagai atom/ion pusat
ligan merupakan gugus atom/ion pengeliling atom/ion pusat
ligan dapat berupa ion atau molekul netral
ikatan antara atom pusat dengan ligan merupakan ikatan ionik
salah satu pernyataan berikut yang kurang tepat perihal senyawa kompleks adalah bahwa senyawa kompleks:
muatan ion kompleks ditentukan oleh jumlah muatan ion/ atom pusat dan muatan ligan
atom pusat bertindak sebagai asam lewis
penulisan angka arab dan romawi pada nama atom pusat bermakna sama
ligan pengeliling bertindak sebagai donor pasangan elektron
senyawa berikut yang dianggap kurang tepat dipandang sebagai senyawa kompleks adalah:
K2SO4.Cr2(SO4)3.24H2O
Ni(H2O)6Cl2
Co(H2O)6Cl2
K4[Fe(CN)6]
senyawa kompleks dengan formula [CoCl(NH3)5]Cl2,
mempunyai nama: pentaaminakloridokobalt(III) klorida
mempunyai nama: kobaltipentaaminatriklorida
mempunyai nama: kobalt(III)pentaaminamonoklor diklorida
mempunyai ion pusat Co2+
nama senyawa kompleks [Cu(H2O)2(NH3)4]SO4 adalah:
tetraaminadiaquatembaga (II) sulfat
tetraaminadiaquatembaga (I) sulfat
tetraaminasulfatotembaga(II) dihidrat
tembaga(II) tetraaminadihidratsulfat
