NEW
Font size
WorksheetsPRED3B
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Seorang TLM melakukan pemeriksaan indeks eritrosit pada pasien, dan didapatkan hasil MCV : 101 fl, MCH : 25 pikogram, MCHC 20%. Kemudian TLM melakukan konfirmasi hasil tersebut dengan melakukan pemeriksaan sediaan apus darah. Apakah gambaran khas yang terlihat pada penilaian eritrosit di sediaan apus darah?
Makrositik hipokrom
Mikrositik hipokrom
Mikrositik hiperkrom
Seorang analis laboratorium swasta mendapatkan rujukan sampel darah EDTA dari dokter dengan diagnosa anemia, analis tersebut mengerjakan sampel darah EDTA tersebut dengan menggunakan alat Haemometer dan reagent HCL 0,1 N. Apakah pemeriksaan yang dilakukan analis tersebut ?
Hemoglobin
Laju endap darah
Laju endap darah
Pada pemeriksaan hitung jumlah leukosit, dilakukan secara manuak menggunakan bilik hitung dan secara otomatik menggunakan alat sismex. Jumlah sampel darah yang dibutuhkan sebanyak 2 ml. Untuk mencegah
terjadinya aglutinasi pada sampel digunakan antikoagulant EDTA. Jumlah penambahan EDTA yang tepat untuk sampel darah tersebut adalah ?
1,0 mg EDTA
1,5 mg EDTA
2,0 mg EDTA
Seorang ATLM diminta untuk melakukan pemeriksaan ESR metode westergren asli. Digunakan anti koagulan Na Citrat 3,8% dengan sampel darah tanpa antikoagulan. Berapakah volume antikoagulan pada kasus tersebut ?
0,4 mL
1,6 mL
2 mL
Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan konfirmasi hitung jumlah trombosit menggunakan metode
mikrovisual. Darah yang digunakan ditampung dengan tabung vakumtainer tutup unggu. Apakah antikoagulan yang digunakan dalam kasus tersebut ?
K3-EDTA
Na-Citrat
Heparin
Seorang pasien datang ke UGD dengan gejala klinis demam, diare, mual muntah sakit kepala, lemas. Dokter
mendiagnosa pasien tersebut Dengue Haemorragi Faver. Kemudian dokter memberi advis untuk melakukan
pemeriksaan jumlah trombosit. Apa parameter yang dapat dijadikan indikator pada kasus tersebut?
Trombositosis
Trombositopenia
Leukositosis
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap atas permintaan dokter menggunakan hematology analyzer sismex XN 350. Sampel yang digunakan adalah whole blood dengan antikoagulan K2EDTA. Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Hb : 7,8 mg/dL, jumlah sel eritrosit : 2.900.000 sel/mm3 dan hematokrit 30%. Berapa nilai Mean Carpuscular Volume (MCV) pada kasus tersebut ?
101 fl
103 fl
102 fl
Pasien X diminta melakukan pemeriksaan darah rutin untuk pemantauan anemia megaloblastik yang dia alami. Salah satu panel yang harus dilakukan adalah pemeriksaan jumlah sel eritrosit. Alat hematology analyser yang digunakan sedang rusak sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara manual . pemeriksaan dilakukan dengan bilik hitung dan ditemukan 186 sel dalam 4 kotak sedang di tengah. Berapakah jumlah eritrosit pasien tersebut :
2.500.000
2.325.000
1.860.000
Pasien Perempuan 40th diminta melakukan pemeriksaan darah rutin untuk pemantauan anemia defisiensi besi yang dia alami. Salah satu panel yang harus dilakukan adalah pemeriksaan jumlah sel eritrosit. Alat hematology analyser yang digunakan sedang rusak sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara manual . pemeriksaan dilakukan dengan bilik hitung dan ditemukan 130 sel dalam 1 kotak sedang di tengah. Berapakah jumlah eritrosit pasien tersebut ?
6.500.000
5.300.000
3.375.000
Pasien dengan riwayat demam thypoid selama 10 hari diminta melakukan pemeriksaan hitung leukosit oleh dokter penyakit dalam. Pada saat bersamaan alat hematology analyzer sedang rusak sehingga petugas ATLM akan melakukan pemeriksaan secara manual. Ditemukan 80 sel dalam 18 kotak sedang. Berapakah jumlah leukosit pasien tersebut?
14.222
14.500
11.008
