WorksheetsMenentukan Harga Pokok Penjualan
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Pada tanggal 31 Desember 2021, Perusahaan Garuda memiliki harga pokok penjualan Rp 178.500.000, persediaan barang dagangan awal Rp 19.000.000, persediaan barang dagangan akhir Rp 25.000.000. Berapakah jumlah pembelian selama periode tersebut?
Rp 184.500.000
Rp 172.500.000
Rp 190.500.000
Rp 178.500.000
Diketahui data-data pembelian persediaan barang dagang PD. Abadi tahun 2021 sebagai berikut:
10 Jan 100 unit @ Rp 5.200
16 Mar 150 unit @ Rp 5.500
20 Mei 120 unit @ Rp 5.800
01 Sep 170 unit @ Rp 6.200
Diketahui bahwa total unit penjualan selama tahun 2021 adalah sebanyak 500 unit (harga jual Rp 10.000 per unit) dan persediaan barang dagang awal tahun 2021 PD. Abadi sebanyak 70 unit (@ Rp 5.500). Jika PD. Abadi menggunakan metode penilaian persediaan Masuk Pertama Keluar Pertama (MPKP/ FIFO) dan PD. Abadi melakukan pencatatan secara periodik, maka besarnya laba kotor PD. Abadi tahun 2021 adalah sebesar...
Rp 2.798.000
Rp 2.202.000
Rp 2.250.000
Rp 2.220.000
Untuk menghitung nilai harga pokok penjualan dibutuhkan informasi berikut ini, kecuali...
Persediaan awal
Penjualan
Pembelian
Persediaan akhir
UD. Sumatra Jawa adalah perusahaan yang menjual pakaian yang beralamatkan di Jalan Pattimura No. 56 Yogyakarta. Perusahaan menggunakan metode FIFO dalam menilai persediaan dan akan selalu mencatat dalam kartu persediaan. Data persediaan selama bulan Juni 2019 sebagai berikut :
1 Juni Persediaan awal 200 unit @Rp70.000,00
5 Juni Pembelian kredit 550 unit @Rp75.000,00
7 Juni Penjualan Kredit 325 unit @Rp130.000,00
12 Juni Penjualan Tunai 50 unit @Rp140.000,00
15 Juni Pembelian Kredit 300 unit @Rp78.000,00
17 Juni Retur Pembelian 25 unit @Rp78.000,00
22 Juni Penjualan Kredit 280 unit @Rp145.000,00
25 Juni Retur Penjualan 15 unit @Rp145.000,00
28 Juni Penjualan Tunai 45 unit @Rp150.000,00
Berdasarkan data diatas, nilai persediaan akhir UD. Sumatra Jawa sebesar …
Rp23.625.000,00
Rp24.500.000,00
Rp25.500.000,00
Rp26.325.000,00
Rp26.625.000,00
If beginning inventory is Rp36.500.000,00, net purchase is Rp48.750.000,00 sales return is Rp15.600.000,00 and ending inventory is Rp25.650.500,00. Cost of goods Sold is …
Rp59.559.500,00
Rp59.595.500,00
Rp59.599.500,00
Rp75.199.500,00
Rp75.200.000,00
Berikut data persediaan PT ASOKA.
Feb 1 Persediaan awal 15 unit@ Rp75.000,00
3 Pembelian 10 unit@ Rp78.000,00
7 Pembelian 25 unit@ Rp79.000,00
12 Penjualan 20 unit
18 Penjualan 15 unit
24 Pembelian 30 unit@ Rp80.000,00
28 Penjualan 25 unit
PT ASOKA menggunakan metode penilaian persediaan Perpetual-LIFO. Jika harga jual per unit sebesar Rp120.000,00 nilai harga pokok penjualan yang harus dicatat pada tanggal 18 Februari adalah...
Rp1.175.000,00
Rp1.580.000,00
Rp2.195.000,00
Rp4.365.000,00
Rp6.600.000,00
Perusahaan menggunakan Metode FIFO perpetual dalam mengelola persediaan. Data
persediaan selama Desember 2022 sebagai berikut :
Tanggal 1 Desember 2022 persediaan awal 400 munit @ Rp 440,00
8 Desember 2022 pembelian 800 unit @ Rp 480,00
16 Desember 2022 penjualan 300 unit @ Rp 600,00
22 Desember 2022 pembelian 200 unit @ 440,00
26 Desember 2022 penjualan 500 unit @ Rp 600,00
Besar harga pokok penjualan selam bulan Desember 2022 adalah...
Rp 352.000,00
Rp 368.000,00
Rp 384.000,00
Rp 366.000,00
Rp 386.000,00
Biaya angkut (ongkos kirim) barang dari gudang penjual ke gudang pembeli menjadi
tanggungjawab si penjual, sehingga kepemilikan menjadi hak pembeli saat sudah di tempat
pembeli disebut...
FOB Shipping Point
FOB Destination
Transportation Out
Beban Kirim
Transportation In
Diketahui Harga Pokok Penjualan (HPP) barang dagang sebesar Rp10.000.000,- ; Persediaan
awal Rp750.000,- dan Persediaan akhir Rp1.300.000,-. Maka nilai pembelian bersih adalah....
Rp7.950.000,-
Rp9.450.000,-
Rp10.550.000,-
Rp12.050.000,-
Rp 550.000,-
Berikut ini adalah data PT Airlangga pada tahun berjalan:
Persediaan Awal 100 unit, biaya @ Rp 60.000,-
Penjualan 75 unit, harga jual @ Rp 112.000,-
Pembelian Pertama 155 unit, biaya @ Rp 65.000,-
Penjualan 135 unit, harga jual @ Rp 112.000,-
Pembelian Kedua 200 unit, biaya @ Rp 72.000,-
Penjualan 175 unit, harga jual @ Rp 112.000,-
Hitunglah berapa nilai persediaan akhir menggunakan metode LIFO dengan sistem
persediaan perpektual !
Rp.5.040.000,-
Rp.4.200.000,-
Rp.4.600.000,-
Rp.4.688.462,-
Rp.4.313.500,-
