wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MASA DEMOKRASI PARLEMENTER

Total questions: 30

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Bentuk pemerintahan Republik Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah .....

a)

Demokrasi Parlementer

b)

Demokrasi terpimpin

c)

Monarki Konstitusional

d)

Monarki Absolut

2.

Undang-Undang dasar yang di pakai di Indonesia pada tahun 1950 - 1959 adalah ....

a)

UUD 1945

b)

UUD Sementara 1950

c)

Amandemen UUD 1945

d)

Amandemen UUD 1950

3.

Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....

a)

Kebebasan dalam mendirikan partai politik

b)

Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar

c)

Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia

d)

Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan

4.

Tokoh ekonomi Indonesia yang menjadi pencetus pelaksana GERAKAN EKONOMI BENTENG pada masa kabinet Natsir bernama ....

a)

Soemitro Djojohadikusumo

b)

Mr Iskaq Cokrohadisuryo

c)

Ali Sastroamidjojo

d)

Burhanuddin Harahap

5.

Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955 di Kota Bandung, yang mengundang negara-negara dai benua Asia dan Afrika terlaksana pada kabinet ....

a)

Ali Sastroamidjojo I

b)

Ali Sastroamidjojo II

c)

Burhanuddin Harapan

d)

Djuanda

6.

Pemilihan Umum yang pertama di Indonesia, terlaksana pada saat kabinet ....

a)

Ali Sastroamidjojo I

b)

Burhanuddin Harahap

c)

Ali Sastroamidjojo II

d)

Djuanda

7.

Berikut partai politik yang berhasil mendapatkan kursi terbanyak dalam pemilihan umum 1955 yaitu ....

a)

PNI, NU, PKI, MASYUMI

b)

NU, PNI, MASYUMI, PKI

c)

PNI, MASYUMI, NU, PKI

d)

NU, MASYUMI, PNI, PKI

8.

Berikut YANG BUKAN hal negatif dalam penerapan demokrasi parlementer di Indonesia adalah ...

a)

Seringnya terjadi pergantian kabinet pemerintahan

b)

Munculnya kesenjangan sosial di masyarakat

c)

Munculnya pemberontakan di beberapa daerah

d)

Diadakannya Pemilihan Umum yang pertama tahun 1955

9.

Berikut yang membedakan antara kabinet yang dipimpin oleh Ir Djuanda dengan kabinet sebelumnya adalah ....

a)

Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, non anggota partai politik

b)

Menteri-menteri diisi oleh golongan profesional, anggota partai politik

c)

Kabinet dibentuk atas intruksi wakil presiden

d)

kabinet dibentuk atas hasil pemilihan umum 1955

10.

Dalam mengatasi kondisi politik dalam negeri tahun 1959, presiden Soekarno mengeluarkan DEKRIT PRESIDEN tanggal 5 Juli 1959 yang berisi ....

a)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS

b)

Pembubaran Konstituante, Tetap berlaku UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS

c)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPRS

d)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan DPRS dan DPAS

11.

berikut yang merupakan fakta terkait deklarasi Djuanda yang terkait pada wilayah maritim Indonesia, diantaranya ....

a)

Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember 1957 menjadi momen penting bagi kejayaan dan kedaulatan laut Indonesia.

b)

Sebelum adanya Deklarasi Djuanda, kapal-kapal asing bebas berlayar di Laut Jawa, Laut Banda, dan  Laut Makassar yang berada di dalam wilayah Republik Indonesia (RI).

c)

Dengan diresmikannya Deklarasi Djuanda wilayah RI menjadi 2,5 kali lipat menjadi 5.193.250 km² dengan pengecualian Irian Jaya yang saat itu belum diakui secara Internasional.

d)

Dengan diresmikannya Deklarasi Djuanda wilayah RI menjadi 2,5 kali lipat menjadi 5.193.250 km² dengan termasuk Irian Jaya

12.

tokoh yang menjadi pimpinan tertinggi dalam DI/TII yang juga memimpin pemberontakan di wilayah Jawa Barat terhadap pemerintah RI saat ini bernama ...

a)
  • Kartosuwiryo

b)
  • Daud Beureuh

c)
  • Kahar Muzakar

d)

Amir Fatah

13.

Dalam pemilihan umum 1955, pelaksanaannya dilakukan dalam 2 tahap. Untuk memilih anggota DPR diadakan pada ....

a)

29 September 1955

b)

15 Desember 1955

c)

29 Desember 1955

d)

15 September 1955

14.

Dalam pemilihan umum 1955, pelaksanaannya dilakukan dalam 2 tahap. Untuk memilih anggota komite konstituante diadakan pada ....

a)

29 September 1955

b)

15 Desember 1955

c)

29 Desember 1955

d)

15 September 1955

15.

konferensi Asia Afrika menjadi salah satu hal positif selama pelaksanaan demokrasi parlementer di Indonesia. Berikut merupakan fakta-fakta terkait pelaksanaan Konferensi Asia Asia 1955, diantaranya ....

a)

digagas oleh 5 negara yaitu : Indonesia, Myanmar, Srilanka, India, Pakistan

b)

hasil konferensi Asia Afrika dikenal dengan nama DasaSila Bandung

c)

diselenggarakan di gedung Merdeka, Bandung

d)

diselenggarakan di istana Merdeka, Jakarta

16.

Salah satu kebijakan ekonomi pada masa demokrasi parlementer adalah kebijakan De Javasche Bank. Kebijakan tersebut bertujuan ..

a)

Menciptakan kemandirian ekonomi

b)

Menghapuskan pengaruh belanda

c)

Menstabilkan perekonomian

d)

Menaikkan pendapatan dan menurunkan biaya ekspor

17.

pemberontakan yang dipimpin oleh Dr. soumokil pada masa demokrasi parlementer adalah pemberontakan ..

a)

APRA

b)

RMS

c)

DI/TII

d)

Permesta

18.

Pemberontakan yang terjadi karena adanya kecemburuan pememrintah daerah terhadap pusat adalah

a)

APRA

b)

Andi Azis

c)

PRRI/Permesta

d)

RMS

19.

Pada tanggal 23 April 1950 terjadi pemberontakan APRA yang dipimpin oleh ...

a)

Andi Azis

b)

Westerling

c)

Mallaby

d)

Mansergh

20.

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....

a)

UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen

b)

presiden hanya sebagai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri

c)

setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen

d)

kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen

21.

Gagasan Menteri Keuangan Ir. Surachman untuk mengatasi keuangan yang memburuk pada awal kemerdekaan adalah ....

a)

kerjasama ekonomi anatara RI-Belanda

b)

menggalakan perdagangan ekspor

c)

pinjaman luar negeri

d)

pinjaman nasional

22.

Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....

a)

NU dan Masyumi

b)

Masyumi dan PNI

c)

Masyumi dan PKI

d)

NU dan PNI

e)

PKI dan PNI

23.

Partai-partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....

a)

mementingkan kepentingan bagsa daripada kepentingan partainya

b)

mementingkan kerjasama antar partai politik

c)

secara bersama-sama mendukung program pemerintah

d)

mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bagsa

e)

mengutamakan pembangunan fisik

24.

Pada saat Indonesia menggunakan UUDS 1950, kabinet pertama yang memegang pemerintahan adalah ....

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Wilopo

c)

Kabinet Sukiman

d)

Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1

e)

Kabinet Burhanudin Harahap

25.

Berikut ini merupakan bentuk pemberontakan yang terjadi selama masa pemerintahan sistem liberal di Indonesia, kecuali ....

a)

pemberontakan DI/ TII

b)

pemberontakan ANdi Aziz

c)

pemberontakan RMS

d)

pemberontakan G 30 S/ PKI tahun 1965

26.

Berdasarkan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 dinyatakan bahwa pemerintah akan ....

a)

membubarkan sistem pemerintahan Parlementer

b)

menerima bentuk negara kesatuan

c)

menyetujui pembentukan partai-partai politik

d)

terus menekan partai oposisi

e)

membatasi adanya jumlah partai-partai politik

27.

3. Yang dimaksud dengan sistem parlementer adalah ? ...

a)

Adanya presiden sebagai kepala pemerintahan dan bertanggung jawab ke rakyat

b)

Adanya Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan dan bertanggung jawab ke rakyat melalui Parlemen

c)

Mengakui adanya 2 kepala negara yaitu Presiden dan Perdana Menteri

d)

Perdana Menteri bertanggungjawab kepada Presiden

28.

5. Mengapa pada masa demokrasi parlementer menggunakan UUD-Sementara 1950 ?

a)

UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh DPRS

b)

UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh MPRS

c)

UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh Konstintuante

d)

UUDS 1950 Digunakan sementara sebelum adanya UUD Baru yang dibentuk oleh Perdana Menteri dan Kabinet

29.

8. Mengapa pada masa Demokrasi Prlementer 1950-1959 sering berganti-ganti kabinet hingga 7 kali ? ... kecuali

a)

Kepentingan partai dan golongan yang sangat tinggi daripada kepentingan negara

b)

Banyak dari perdana menteri yang mengundurkan diri saat menjabat karena tidak ada dukungan di parlemen

c)

Karena seringnya mengeluarkan mosi tidak percaya ke kabinet di parlemen

d)

terdapat banyak kepentingan di masyarakat yang sulit untuk disatukan

30.

10. Berikut ini yang merupakan menjadi sebab akhir dari demokrasi parlementer adalah ?

a)

Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno akibat Konstintuate banyak yang mengundurkan diri

b)

Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno akibat Konstintuate gagal membentuk DPR Baru

c)

Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno yang mengakibatkan kembalinya ke UUD 1945

d)

Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Ir. Soekarno yang mengakibatkan kembalinya ke RIS