WorksheetsUjian Manajemen Risiko
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pernyataan-pernyataan berikut terkait dengan proses melakukan updating atas risk register:
I. Ketersediaan data dan informasi yang dibutuhkan
II. Update risk register dilakukan dalam periode yang telah ditentukan dalam SOP
manajemen risiko perusahaan
III. Hasil updating risk register tidak perlu dikomunikasikan kepada pihak terkait di dalam
perusahaan
IV. Mendokumentasikan hasil update risk register sesuai dengan ketentuan yang berlaku
di Perusahaan
I, II, III, IV
I, II, IV
I, III, IV
I, II, III
Berdasarkan tingkat ketidakpastian risiko, mana yang bukan bagian dariketidakpastian risiko:
Ketidakpastian Obyektif
Ketidakpastian Subyektif
Sangat tidak pasti
Salah semua
Yang bukan merupakan Ketidakpastian subyektif adalah:
Kebakaran
Hukum alam
Kecelakaan mobil
Investasi
Hasil risiko yang tidak bisa diidentifikasi dan probabilitas tidak diketahui adalah:
Hukum alam
Investasi saham
Eksplorasi angkasa
Salah semua
Hasil risiko yang bisa diprediksi dengan pasti adalah:
Hukum alam
Investasi saham
Eksplorasi angkasa
Salah semua
Beberapa faktor yang mendorong fluktuasi risiko terutama yangberkaitan dengan analisis risiko, kecuali:
Globalisasi dunia
Budaya organisasi
Proses informasi yang makin cepat
Reaksi investor yang makin cepat
Risiko dimana kemungkinan terdapat kerugian tetapi kemungkinankeuntungan tidak ada, adalah:
Risiko sekunder
Risiko spekulatif
Risiko murni
Risiko parsial
Risiko dimana diharapkan terjadinya keuntungan dan juga kerugian adalah:
Risiko primer
Risiko sekunder
Risiko spekulatif
Risiko dasar
Risiko yang ditentukan berdasarkan pada observasi parameter tertentumisalnya fluktuasi harga atau tingkat keuntungan investasi di pasar modal adalah:
Risiko objektif
Risiko subjektif
Risiko statis
Risiko dinamis
Perusahaan mengalami penurunan portofolio perusahaan sehingga berakibat pada kerugian perusahaan adalah:
Risiko kredit
Risiko pasar
Risiko likuiditas
Risiko strategis
Perusahaan tidak mampu membayar cicilan dan bunga hutang, sehingga perusahaan mengalami kerugian adalah:
Risiko kredit
Risiko pasar
Risiko likuiditas
Risiko strategis
Pernyataan di bawah ini merupakan cara mendefinisikan kriteria risiko, kecuali...
Merumuskan kriteria risiko berdasarkan kebutuhan aturan dan regulasi perusahaan
Memastikan bahwa kriteria risiko mencakup jenis risiko dan cara mengukur probabilitas
dan dampak risiko
Melakukan administrasi dan dokumentasi kriteria risiko menggunakan ketentuan
yang berlaku di perusahaan.
Mengkonsultasikan kriteria risiko kepada pihak terkait di perusahaan
Risiko-risiko yang disebabkan oleh tindakan penanganan yang dilakukan pada risiko
inherent, disebut:
Risiko residual
Risiko sekunder
Risiko inheren
Risiko murni
Manajemen Risiko memfasilitasi terjadinya perbaikan dan perkembangan Perusahaan secara
berlanjutan, karena:
Manajemen Risiko merupakan bagian dari tanggung jawab manajemen dan merupakan
bagian tak terpisahkan dari proses bisnis Perusahaan, proyek, dan manajemen
perubahan dalam mencapai sasaran
Manajemen Perusahaan harus senantiasa mengembangkan dan menerapkan
perbaikan strategi Manajemen Risiko serta meningkatkan maturitas dan kualitas
pelaksanaan Manajemen Risiko
Pendekatan yang sistematik, terstruktur, dan tepat waktu dalam Manajemen Risiko
memberikan kontribusi terhadap efisiensi, konsistensi, dapat dibandingkan dan
memberikan hasil serta perbaikan
Untuk memastikan bahwa Manajemen Risiko tetap relevan, para pemangkukepentingan
dan pengambil keputusan di setiap tingkatan Perusahaan harus dilibatkan secara efektif
Pelaksanaan manajemen risiko harus selaras dengan konteks internal dan eksternal
Perusahaan, sasaran Perusahaan, Profil Risiko yang dihadapi Perusahaan, serta kebutuhan
dari para Risk Owner dalam Perusahaan. Hal ini merupakan representasi dari salah satu
prinsip manajemen risiko sesuai ISO 31000 yaitu:
Manajemen risiko diterapkan secara transparan dan inklusif
Manajemen risiko melindungi dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan
Manajemen risiko mempertimbangkan faktor manusia dan budaya
Manajemen Risiko diterapkan sesuai dengan konteks Perusahaan (tailored)
Manajemen Risiko mendorong penciptaan nilai dengan mempermudah manajemen untuk :
Memberikan pekerjaan baru bagi konsultan yang profesional di bidang manajemen risiko
Memisahkan pengelolaan risiko dari aktivitas inti perusahaan
Memberikan treatment dengan tepat dan cepat sehingga dapat meminimalkan
potensi terjadinya kerugian dan secara bersamaan memperkuat opportunity
Menentukan target laba di tahun-tahun yang akan datang
Berikut ini adalah alasan-alasan perusahaan melakukan pemantauan risiko, kecuali:
I. Risiko bersifat statis
II. Faktor yang mempengaruhi dampak dan probabilitas risiko bisa berubah.
III. Faktor yang mempengaruhi efektifitas penanganan risiko bisa berubah.
IV. Sangat tidak mungkin akan muncul risiko-risiko baru yang belum teridentifikasi
sebelumnya.
I,II,III & IV
I & III
I & IV
II,III, & IV
Batas toleransi risiko (risk tolerance) di dalam sebuah perusahaan akan menjadi tanggung
jawab dan wewenang dari:
Risk Owner
Kepala Unit Internal Audit
Risk Manager
Direksi
Enterprise Risk Management memiliki beberapa manfaat seperti tercantum di bawah ini,
kecuali:
Meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan
Memperbaiki proses alokasi sumber daya di perusahaan
Meminimalkan fluktuasi laba perusahaan
Meningkatkan biaya operasi perusahaan
Tindakan-tindakan yang merupakan contoh tindakan mitigasi risiko adalah :
A. Pembelian asuransi
B. Meningkatkan pengawasan terhadap kondisi peralatan perusahaan
C. Meningkatkan koordinasi dalam mengurangi potensi kerugian perusahaan atas suatu
pengaruh ekternal
B & C
Proses pemilihan alternatif-alternatif penanganan risiko yang berdampak positif bagi
perusahaan, menunjukkan anda sedang berada dalam proses ...
Risk analysis
Risk treatment
Risk assessment
Risk evaluation
Salah satu proses dalam manajemen risiko sesuai ISO 31000 adalah menentukan seberapa
besar dampak finansial dari suatu risiko. Proses tersebut ada pada tahapan?
Establish the Context
Risk Evaluation
Risk Treatment
Risk Identification
Kesalahan yang kerap terjadi di perusahaan dalam melaksanakan pengelolaan risiko yaitu:
Manajemen risiko tidak dikomunikasikan dengan efektif dan tepat waktu
Divisi manajemen risiko bertugas menyusun seluruh risk register
Perusahaan mengabaikan risiko yang harusnya dimasukkan ke dalam risk register
Semua benar
Risiko strategis bila terjadi akan berdampak besar karena mengancam kesinambungan usaha
perusahaan. Manakah contoh di bawah ini yang bukan merupakan risiko strategis?
Keputusan peluncuran unit bisnis baru
Turunnya pertumbuhan ekonomi
Penggelapan petty cash Perusahaan
Tingkat Persaingan
Pernyataan-pernyataan di bawah ini merupakan tujuan dari pemantauan risiko, kecuali:
Mendapatkan pembelajaran dari kejadian kejadian (termasuk near-misses),
perubahan,perubahan, tren, kesuksesan dan kegagalan
Mendapatkan informasi-informasi lebih lanjut untuk memperbaiki proses dan hasil
riskassessment
Mendeteksi perubahan pada konteks internal dan eksternal, termasuk perubahankriteria
risiko, risiko dan rencana tindak lindung dan skala prioritas
Memastikan bahwa tingkat risiko yang muncul akan semakin tinggi setelah
diberikan penanganan risiko
Salah satu terminologi dalam manajemen risiko adalah Risk Appetite, yang dapa diartikan
dengan:
Daftar risiko-risiko yang dihadapi oleh perusahaan
Jumlah dan jenis risiko yang dapat diterima oleh perusahaan
Keinginan perusahaan untuk melipatgandakan risiko
Pencadangan untuk memitigasi risiko
Risk assessment melibatkan tiga tahapan yang terstruktur. Hal di bawah ini bukan merupakan
bagian dari tahapan risk assessment...
Risk Identification
Risk Treatment
Risk Analysis
Risk Evaluation
Pernyataan di bawah ini yang merupakan salah satu prinsip manajemen risiko menurut
ISO 31000, yaitu...
Perbaikan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Secara Berkesinambungan
Pemantauan dan kaji ulang dalam penanganan risiko
Bersifat dinamis, berkesinambungan dan tanggap terhadap perubahan
Perbaikan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Secara Berkesinambungan
Brainstorming merupakan salah satu metode populer dalam melakukan risk assessment.
Metode lain yang juga populer dalam risk assessment adalah...
A. Ishikawa Diagram
B. Fishbone Diagram
C. Bar Chart
A & B
Risk Register yang disusun setidaknya meliputi beberapa hal kecuali...
Nama (deskripsi) dari setiap risk event
Persentase probabilitas terjadinya risk event
Peringkat dari setiap risk event
Nomor Identifikasi untuk setiap risk event
Belum seluruh perusahaan memiliki kesadaran untuk menerapkan Enterprise Risk
Management (ERM). Manakah Salah satu pernyataan di bawah ini yang tidak
menggambarkan kondisi tersebut, adalah...
Perusahaan memiliki divisi manajemen risiko tetapi tidak dilibatkan oleh Direksi dalam
perumusan proyek dan produk baru
Perusahaan tidak memiliki kebijakan yang meletakkan salah satu anggota Direksi
bertanggung jawab dalam penerapan manajemen risiko
Perusahaan belum memiliki Komite Pemantau Risiko yang membantu Dewan Komisaris
dalam menjalan fungsi oversight penerapan manajemen risiko
Komitmen penerapan manajemen risiko telah menjadi salah satu misi perusahaan
Manakah pernyataan di bawah yang benar?
A. Risiko residual adalah suatu risiko yang tidak lagi memerlukan tindakan penanganan
B. Risiko sekunder adalah risiko yang muncul jika tidak diambil tindakan penanganan
terhadap suatu risiko inheren
C. Risiko Inherent adalah risiko yang belum mendapatkan penanganan yang
diharapkan dapat memperkecil probabilitas atau dampak dari suatu risiko
A & B
Sebagai perangkat identifikasi risiko, Brainstorming memiliki beberapa keunggulan.
Pernyatan di bawah ini adalah penjelasan yang bukan merupakan keunggulan Brainstorming,
kecuali...
Brainstorming tidak sulit untuk dilaksanakan dan tidak memakan waktu lama
Brainstorming jika dilakukan akan meningkatkan komunikasi di dalam perusahaan
Brainstorming mendorong imajinasi yang akan sangat membantu proses identifikasi
risiko
Brainstorming membutuhkan para peserta yang memiliki pengetahuan dan
pengalaman yang memadai
Efektivitas Manajemen Risiko memerlukan komitmen yang kuat dan berkelanjutan dari
Manajemen Perusahaan. Kebijakan Manajemen Risiko perlu ditetapkan dan didukung, yang
diikuti penentuan indikator kinerja yang seiring antara Manajemen Risiko dengan kinerja
perusahaan. Selain itu Manajemen Perusahaan juga harus:
Menyusun tujuan Manajemen Risiko yang bertentangan dengan strategi dan tujuan
Perusahaan
Memastikan bahwa sumber daya yang diperlukan telah dialokasikan untuk
Manajemen Risiko
Membiarkan seluruh pemangku kepentingan mencari sendiri manfaat dari Manajemen
Risiko
Menetapkan ketentuan hukum dan regulasi sebagai penghalang implementasi
Manajemen Risiko
Pendekatan ISO 31000 dalam manajemen risiko berbeda dengan beberapa metode
pengelolaan risiko lainnya. Salah satu perbedaan yang diketahui adalah...
Proses komunikasi dan konsultasi dilakukan seluruh proses manajemen risiko
Proses evaluasi risiko dilakukan untuk menentukan tingkat risiko (level of risk)
Suatu risiko, bila terjadi hanya akan berpengaruh negatif tehadap pencapaian
sasaran perusahaan
Suatu risiko, bila terjadi dapat berpengaruh posifif dan negatif terhadap pencapaian
sasaran perusahaan
Langkah yang tidak tepat saat memutuskan untuk diterima risiko yang muncul (risk
acceptance) adalah...
Tetap melakukan pemantauan dan kaji ulang atas risiko tersebut
Mengabaikan risiko tersebut dalam kaji ulang rutin yang dilakukan
Tetap menempatkan risiko tersebut dari risk register
Melakukan pemantauan terhadap pengendalian internal yang sudah ada atas risiko
tersebut
Penilaian risiko (Risk Assessment) berdasarkan ISO 31000 akan membuahkan pendekatan
organisasi dalam menetapkan pilihan untuk mengambil risiko, menerima risiko atau
menghindari risiko. Hal ini mengacu pada terminologi yang disebut dengan...
Risk Perception
Risk Attitude
Risk Treatment
Risk Tolerance
Berikut adalah bagian dari Proses Manajemen risiko berdasarkan ISO 31000, kecuali...
Establishing The Context
Risk Treatment
Risk Control
Risk Identification
Kadang kala Perusahaan perlu melakukan risk transfer terhadap satu potensi risiko yang
muncul dari hasil analisis risiko. Contoh paling tepat dari risk transfer yaitu...
Menjual barang dengan memberikan jaminan uang kembali
Melakukan transaksi derivatif untuk mencari keuntungan dari pergerakan kurs
Membeli asuransi atas risiko kebakaran
Menjual piutang ke pihak ketiga dengan jaminan beli kembali
Brainstorming adalah perangkat perencanaan yang dapatmenampung kreativitas
kelompok dan sering digunakan sebagai alatpembentukan konsensus maupun untuk
mendapatkan ide-idesebanyak mungkin dalam kelompok. Manakah di bawah bukan
merupakan metode brainstorming?
Verbal Brainstorming
Nominal Brainstorming
Fishbone diagram brainstorming
Electronix Brainstorming
Sebagai acuan yang digunakan Risk Owner dalam menentukan tingkat kemungkinan dan
dampak apabila risiko terjadi, digunakan Kriteria Risiko. Penilaian dampak dapat dilihat
secara kuantitatif (memiliki dampak finansial) atau pun secarakualitatif. Manakah di bawah
ini yang termasuk dalam kriteria risiko?
Kriteria Probabilitas Risiko
Kriteria Proses Risiko
Kriteria Perlakukan Risiko
Kriteria Masalah
Gandhis Travel merupakan perusahaan jasa pemesanan tiket pesawat terbang. Saat ini
perusahaan dihadapkan pada masalah kebijakan beberapa maskapai penerbangan yang menerapkan kebijakan bagasi berbayar dan dapat menurunkan permintaan. Hasil analisis
yang dilakukan secara internal bahwa tidak akan perubahan kebijakan pemerintah yang dapat
mengubah keputusan beberapa maskapai penerbangan tersebut. Dalam kerangka
manajemen risiko, perlakuan risiko apakah yang paling tepat?
Risk avoidance
Risk sharing
Risk acceptance
Risk reduction
Tidak seluruh risiko yang telah dianalisis memerlukan perlakuan khusus (Risk Treatment).
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah:
Risiko belum terlalu dipahami dan perlakuan yang tepat belum ditemukan
Sumber daya yang ada diprioritaskan untuk menangani risiko lain yang berada dalam
area berbahaya
Risiko yang muncul dapat ditunda kehadirannya
Semua Benar
PT Armada Talenta yang bergerak di bidang jasa pengangkutan menghadapi masalah tingginya biaya
pemeliharaan armada kendaraan yang dimiliki dan berdampak ada potensi kesulitan di waktu
yang akan datang. Setelah melakukan studi yang mendalam akhirnya diputuskan untuk
pengadaan kendaraan tahun buku berikutnya, perusahaan tidak melakukan pembelian unit
namun memilih untuk sewa. Keputusan ini dalam pandangan manajemen risiko merupakan
tindakan untuk…
Risk acceptance
Risk sharing
Risk reduction
Risk avoidance
Berikut ini adalah alat yang dapat digunakan dalam proses identifikasi risiko, kecuali...
Ishikawa Diagram
Deming Wheel
Brainstorming
Root Cause Analysis
Sebuah perusahaan yang berorientasi ekspor memiliki biaya produksi dalam denomimasi US
Dollar. Kontribusi penjualan ekspor dilakukan dalam denominasi US Dollar dan kontribusinya
mencapai 90 persen dari total pendapatan. Perusahaan menganggap bahwa tidak ada risiko
yang signifikan terhadap fluktuasi nilai tukar karena terjadi natural hedging. Sikap ini
merupakan wujud dari penanganan risiko berupa...
Risk acceptance
Risk sharing
Risk reduction
Risk avoidance
Pernyataan di bawah ini bukan merupakan prinsip manajemen risiko...
bagian terpadu dari proses organisasi
mempertimbangkan faktor selain manusia dan budaya
bersifat dinamis, berulang, dan tanggap terhadap perubahan
secara eksplisit menangani ketidakpastian
Manakah pernyataan di bawah ini yang berhubungan dengan Enterprise Risk Management
(ERM) dengan pendekatan ISO 31000:2009?
ERM dirancang untuk memastikan pencapaian tujuan
Memfasilitasi perbaikan dan penyempurnaan perusahaan secara terus-menerus
Mengelola risiko supaya masih di bawah risk appetite
ERM adalah proses
Risiko di bawah ini berpotensi terjadi pada sebuah korporasi, kecuali...
Risiko Keuangan
Risiko Perubahan Kebijakan Luar Negeri
Risiko Operasional
Risiko Strategis
Proses penentuan besarnya dampak finansial dari suatu risiko menurut manajemen risiko
dengan pendekatan ISO 31000 dikenal dengan tahapan...
Risk Evaluation
Risk Management
Risk Assessment
Risk Treatment
