WorksheetsQuiz 2 Kelas E
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Tujuan utama perusahaan menerbitkan saham biasa di pasar modal adalah...
Mengurangi biaya operasional
Mendapatkan pendanaan jangka panjang
Mengurangi perpajakan
Mengambilalih perusahaan
Biaya ekuitas dengan CAPM menggunakan faktor berikut, kecuali...
a) Beta
b) Risk-free rate
c) Return pasar
d) Dividen preferen
Jika kupon obligasi < yield pasar, Bagaimana posisi harga obligasi yang akan terbentuk dipasar?
Diperdagangkan pada nilai par (sama dengan nilai nominal)
Diperdagangkan pada premium (di atas nilai nominal)
Diperdagangkan pada diskonto (di bawah nilai nominal)
Tidak terjual karena tingkat kupon di bawah standar pasar
Saham preferen memiliki karakteristik utama...
Hak suara penuh
Dividen tetap
Tidak ada hak atas aset
Return tertinggi
Biaya modal (cost of capital) dalam pendanaan jangka panjang digunakan terutama untuk...
Mengukur tingkat pertumbuhan penjualan
Menentukan tingkat diskonto pada penilaian proyek investasi
Menentukan umur ekonomis aset tetap
Menaksir rasio profitabilitas Perusahaan
Pasar efisien bentuk semi-strong mencerminkan...
Informasi historis
Informasi publik
Informasi privat
Semua informasi
Rights issue berarti...
Penawaran saham pada publik baru
Penawaran saham pada pemegang saham lama
Penjualan saham ke investor besar
Pembelian kembali saham
Beta saham mengukur...
Risiko sistematik
Risiko tidak sistematik
Risiko default obligasi
Risiko likuiditas
Financial leverage meningkat jika...
Perusahaan menambah ekuitas
Perusahaan menambah utang
Perusahaan menambah kas
Perusahaan menambah dividen
Saham yang dibeli kembali perusahaan disebut...
Growth stock
Treasury stock
Preferred stock
Value stock
Obligasi dengan jaminan aset disebut...
Debenture
Secured bond
Eurobond
Zero coupon bond
IPO terjadi di pasar...
Primer
Sekunder
Forward
Derivatif
Harga saham awal Rp4.000, harga akhir Rp4.600, dividen Rp200. Berapa return saham?
20%
25%
30%
Portofolio terdiri dari Saham A dan Saham B, A: bobot 40%, return 12%; B: bobot 60%, return 18%. Berapa expected return portofolio?
14,4%
15,2%
16,8%
18%
Diketahui: Rf = 6%, Rm = 14%, Beta = 1,1. Berapa cost of equity (Ke)?
13,6%
14,8%
15,8%
16,2%
Dividen saham preferen Rp6/tahun, harga pasar Rp60. Berapa cost of preferred stock (Kp)?
6%
8%
9%
10%
Obligasi nominal Rp1.000.000, kupon 11%, harga pasar Rp950.000, tarif pajak 22%. Berapa cost of debt setelah pajak?
7,9%
8,4%
8,8%
9,03%
Dividen saat ini (D0) = Rp2, pertumbuhan dividen 10%/tahun, harga saham Rp25. Berapa cost of equity (Ke)?
12%
15%
18,8%
21%
Investor menerima return 22%, harga akhir saham Rp3.200, dividen Rp200. Berapa harga awal saham?
Rp2.600
Rp2.800
Rp3.000
Rp3.200
Risk-free rate = 6%, return pasar = 15%. Berapa risk premium pasar?
6%
7%
8%
9%
Return 3 tahun berturut-turut: 10%, 22%, 18%. Berapa rata-rata aritmetik return?
15%
16%
16,67%
17%
Bobot portofolio: Saham A 70% (β = 1,3); Saham B 30% (β = 0,8. Berapa beta portofolio?
0,92
1,08
1,15
1,30
D1 = Rp4, tingkat pertumbuhan g = 5%, cost of equity (Ke) = 16%. Pertanyaan: Berapa harga saham (P0)?
27,50
30,00
32,50
36,36
Struktur modal: Utang 30%, Ekuitas 70%, cost of debt atau Kd (after)=8%, cost of equity (Ke)=15%. Hitung WACC?
10,5%
12,9%
13,6%
15%
Hitung expected return portfolio?
10,4%
11,8%
13,2%
14,6%
Tujuan capital budgeting adalah...
Mengukur risiko pasar
Menilai kelayakan investasi jangka pendek
Menilai kelayakan aset jangka panjang
Menghitung dividen
Proyek diterima jika NPV...
< 0
= 0
> 0
Tidak negative
Indikator capital budgeting yang mengukur return berbasis present value adalah...
Payback Period
ARR
NPV & PI
Depresiasi
Which of the following has the fastest payback?
Yang payback paling cepat
Yang PI paling rendah
Yang NPV paling tinggi
Yang butuh investasi terbesar
Investasi Rp500 juta, arus kas Rp125 juta per tahun. Berapa payback period?
3,2 tahun
3,6 tahun
4 tahun
5 tahun
Investasi Rp300.000.000 menghasilkan cash inflow Rp120.000.000 per tahun selama 4 tahun, r :12%, maka hitung PI ?
1,21
1,12
0,95
1,78
Cash outflow 600 juta, PV future cash inflow 650 juta. Berapa NPV proyek?
-50 juta
0
+50 juta
+600 juta
Jika IRR > biaya modal maka proyek...
Ditolak
Diterima
Ditunda
Direstrukturisasi
Tambahan laba bersih akibat proyek disebut...
Sunk cost
Incremental cash flow
Preference return
Market premium
Biaya modal meningkat → NPV...
Meningkat
Menurun
Tetap
Tidak beraturan
Konflik ranking antara IRR & NPV dapat muncul pada...
Proyek konvensional
Proyek saling eksklusif
Payback period
Investasi jangka pendek
Proyek penggantian (replacement project) fokus pada...
Biaya modal
Penghematan biaya operasional
Penjualan obligasi
Pengurangan utang
Capital rationing berarti...
Dana tak terbatas
Dana investasi terbatas
Tidak perlu analisis NPV
Semua proyek diterima
Kelemahan payback period:
Tidak hitung likuiditas
Tidak hitung risiko
Abaikan cash flow setelah payback
Menggunakan nilai sekarang
Ukuran capital budgeting paling konsisten dengan tujuan memaksimalkan nilai perusahaan:
IRR
PI
NPV
Payback
Investasi Rp450 juta, arus kas Rp200 juta/tahun selama 3 tahun. r= 12%. Berapa NPV?
18,8 juta
30,4 juta
48,6 juta
55,8 juta
Nilai sisa Rp50 juta dibayar pada tahun ke-5, rate 12%. Berapa PV salvage value?
22,40 juta
28,35 juta
30,00 juta
50 juta
Investasi Rp600 juta, arus kas Rp200 juta/tahun selama 4 tahun. Berapa IRR mendekati?
10%
11%
13%
16%
Inflow 200 juta/thn, DF tahun 1-3: 0,89; 0,80; 0,71. Investasi Rp500 juta. Berapa discounted payback period?
2,8 tahun
3,1 tahun
3,5 tahun
4 tahun
Proyek independen adalah...
Memilih satu melepaskan yang lain
Keduanya dapat diterima bersamaan
Proyek investasi dikatakan mutually exclusive apabila...
Perusahaan dapat memilih satu atau lebih proyek sekaligus
Penolakan satu proyek mengharuskan menerima proyek lain
Pemilihan satu proyek secara otomatis menyingkirkan proyek alternatif lainnya
Semua proyek dapat diterima karena tidak saling memengaruhi
Metode capital budgeting yang mengukur rasio antara PV arus kas masuk dengan investasi awal adalah...
NPV
IRR
Profitability Index (PI)
Payback Period
Dalam analisis investasi, sunk cost adalah...
Biaya yang akan terjadi jika proyek dipilih
Biaya yang dapat dihindari dengan menghentikan proyek
Biaya yang sudah terjadi dan tidak relevan untuk keputusan investasi
Biaya peluang atas alternatif yang hilang
Opportunity cost dalam capital budgeting merujuk pada...
Biaya peralatan yang sudah habis disusutkan
Manfaat yang hilang karena memilih satu proyek dan bukan proyek alternatif lainnya
Biaya produksi yang meningkat akibat inflasi
Biaya pemeliharaan setelah investasi dilakukan
Sensitivitas dalam analisis capital budgeting digunakan untuk...
Menentukan payback period
Mengetahui bagaimana perubahan asumsi memengaruhi hasil keputusan proyek
Mengestimasi nilai pasar perusahaan setelah investasi
Menggantikan perhitungan IRR jika sulit dihitung
