WorksheetsULANGAN TEKS CERITA FABEL
Total questions: 71
Worksheet time: 1hrs 22mins
Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .
“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”
“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....
Di dalam hutan
di pinggir sungai.
Di bawah pohon dan di pinggir sungai.
Di dalam hutan dan di pinggir sungai.
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.
Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....
pada
si
oleh
agak
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, mereka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, “Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!” Ikan kedua setuju. “Kamu benar”, dia berkata. “Kita harus meninggalkan kolam ini.” Tetapi ikan yang paling muda tertawa. “Kamu cemas tanpa ada alasan”, dia berkata. “Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi ke mana-mana keberuntunganku akan menyelamatkan ku.”
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
koda
resolusi
klimaks
komplikasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
resolusi
koda
komplikasi
orientasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
"Saya hanya tahu satu cara untuk menjauh dari anjing" kata si kucing. "Kamu harus mengajari saya beberapa trik menjauh dari anjing".
"Oke, mungkin suatu hari nani, saat saya punya waktu, saya bisa mengajarkan kamu beberapa trik sederhana" jawab rubah enteng.
Saat itu mereka mendengar gonggongan dari anjing dari kejauhan. Lama-kelamaan anjing itu datang ke arah mereka
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Seketika itu pun kucing berlari ke arah pohon terdekat dan naik ke cabang di luar jangkauan anjing tersebut "Ini adalah trik yang satu-satunya aku tahu" kata si kucing. "Mana seribu trik yang akan kau gunakan?".
Rubah itu pun duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya pada dirinya trik apa yang harus dipakai. Sebelum dia akan mengambil keputusan, anjing-anjing tersebut tiba, dan anjing itu menghajar rubah dan mencabik-cabiknya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
koda
resolusi
komplikasi
klimaks
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
orientasi
resolusi
komplikasi
klimaks
Pada suatu ketika, selama bertahun-tahun, hujan tidak kunjung turun. Sungai mengering. Udara sangat panas. Orang-orang tidak dapat bercocok tanam karena tak ada air. Pepohonan menjadai kering. Binatang ternak mati karena kelaparan dan kehausan. Kelaparan yang paling dahsyat itu membuat oranag sampai harus memakan anjing dan kucing. Tidak sedikit dari mereka yang mati kelapran dan kehausan.
Cuplikan dongeng tersebut lebih banyak mengungkapkan unsur ....
tema
latar
penokohan
alur
Burung Gagak yang Haus
Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya. Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat kalau-kalau ada air di dalamnya.ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.
Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.
Dikutip:http://www.rumahdongeng.com./cerita-anak.php?id=203
Mengapa gagak tidak bisa memasukkan kepalanya ke dalam tempayan?
Karena airnya ada di dalam tempayan
Karena leher tempayan terlalu sempit
Karena kepala gagak terlalu besar
Karena airnya terlalu sedikit
Kupu-Kupu Berhati Mulia
(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
koda
Kupu-Kupu Berhati Mulia
(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita bernomor (2) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
koda
Paman Belalang
“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualangdengan Paman Belalang dan perahunya.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
koda
Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.
Berdasarkan penggalan cerita fabel di atas variasi latar diungkapkan dengan . . . .
Diawali dengan deskripsi latar
Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh
Diawali dengan latar masa lalu
Diawali dengan perubahan latar
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah . . . .
Andi membolos dan ketahuan guru
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Rina bertengkar dengan kakaknya
Andi memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah. . . .
Pada, di, dan dari
Dari, pada, dan di
Di, dari, dan pada
Di, dari, dan dari
Kancil : ”Tuan, raja kami siap untuk berperang. Sebagai buktinya, raja kami pun mengirimkan kumisnya. (Kancil pun menyerahkan kumis Landak kepada Panglima Harimau).
Panglima Harimau :”ini kumis rajamu?”
Kancil : ”iya, itu adalah kumis raja kami yang paling kecil. Raja kami menerima tantangan dari raja kalian”.(Para harimau sangat terkejut melihat kumis raja pulau kecil yang besar dan tajam).
Prajurit Harimau :”Kumis raja Kancil sangat besar, sangat besar dari kumis raja kita. Kita pasti akan sulit untuk melawannya”. (Sambil berbisik kepada Panglima Harimau).
Prajurit Harimau 2 :”Lalu bagaimana?”
Panglima Harimau :”sebaiknya kita segera pergi dari pulau ini”.
Berdasarkan dialog di atas ekspresi Panglima Harimau dan Prajurit harimau yang tepat adalah . . . .
Merasa takut
Berani dan melawan
Merasa malu
Merasa kecewa
a) kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang
b) kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat
c) ketika lomba di mulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura
d) kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari
e) kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang
f) karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon
Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel adalah….
a-b-d-f-c-e
b-e-d-f-c-a
b- d-e-c-f-a
b-d-c-e-f-a
Pesan moral yang dapat di ambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.
Penggalan fabel diatas termasuk struktur fable pada bagian…
resolusi
orientasi
koda
komplikasi
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
“Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah . . . .
”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”
”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”
”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”
1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
Struktur teks yang membahas mengenai pemecahan masalah adalah....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Suatu hari, di dalam hutan, ada seekor rubah yang melihat seekor gagak sedang terbang dengan sepotong daging di paruhnya. Sang Gagak lantas bertengger di dahan pohon. Rubah yang sejak pagi belum makan, ingin sekali mendapatkan daging tersebut. Ia pun berjalan hingga ke bawah pohon yang dihinggapi Gagak tadi.
Berdasarkan struktur fabel, kutipan tersebut termasuk pada....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Ketika ia selesai bernyanyi dan Rubah sudah jauh pergi, Gagak baru menyadari apa yang telah terjadi. Ia menyesal, sudah lengah hanya karena dipuji.
Termasuk bagian apakah kutipan tersebut?
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Saat ikan yang paling tua mendengar ini, dirinya gelisah. Dirinya mengatakan, 'Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Anda haruslah meninggalkan kolam ini. Nelayan tersebut kembali besok & membunuh anda semua!' Ikan kedua setuju. 'Kamu benar', dirinya mengatakan. 'Kita haruslah meninggalkan kolam ini.'
Berdasarkan strukturnya, kutipan tersebut termasuk bagian ....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Bagaimanakah karakter hewan yang terdapat pada gambar tersebut?
sombong
rakus
cerdik
bodoh
Putri Tania sangat cantik. Sayang, sikap putri Tania tak secantik parasnya. Ia sangatlah nakal. Segala yang ia inginkan harus selalu dituruti. Putri Tania juga amat jahil. Semua pegawai istana pernah dijahilinya.
Struktur teks pada cuplikan cerita di atas tergolong...
Abstrak
Komplikasi
Solusi
Orientasi
Struktur teks fabel terbagi menjadi ... bagian.
4
3
5
2
Dalam teks fabel, amanat disebut juga dengan...
Kode
Kodok
Koda
Kods
(1) Pada suatu hari, Kera mencuri pisang di kebun Pak Tani, dipinggir hutan. (2) Kera memakan pisang dengan rakus, sampai-sampai dia tak tahu kalau Pak Tani sudah berdiri di bawah pohon pisang. (3) Melihat kulit pisang berserakan, Pak Tani itu marah dan menegur Kera.
Kalimat yang menggunakan keterangan waktu ditandai nomor...
1
2
3
4
Bagian cerita yang tepat ditempatkan sebagai orientasi adalah...
Setelah merasa yakin Serigala telah pergi, Kelinci melompat keluar dari lubang, dan masuk ke kebun dengan melewati bagian bawah pagar duri.
Kelinci memakan wortel. Setelah itu, ia kembali ke lubang. Ibunya selalu mengingatkannya agar waspada dari ancaman Serigala.
Pada zaman dahulu, hiduplah seekor Serigala. Ia mempunyai kebun wortel yang sekelilingnya dipagari duri. Ia membuat pagar duri agar manusia dan hewan-hewan lain tidak bisa memasuki kebunnya.
Tidak jauh dari kebun itu, terdapat kelinci kecil bersama ibunya yang tinggal di sebuah lubang. Kelinci ini selalu keluar dari lubangnya dan menunggu sampai Serigala pergi meninggalkan ladang untuk mencari ayam atau yang lainnya untuk dimakan.
Kumpulan masalah dalam teks disebut...
Konflik
Komplikasi
Konklusi
Konsultasi
Orientasi adalah...
Masa pengenalan
Penyelesaian
Pengenalan cerita
Pengawalan
Solusi adalah...
Pengenalan
Penyelesaian cerita
Rangkaian masalah
Pesan
Wiz adalah kurcaci yang baik hati, ia selalu membantu kurcaci lain tanpa pamrih. Wiz juga tak sombong dan senang berbagi. Kita harus memiliki sikap seperti Wiz yang baik hati, selalu membantu, suka berbagi dan tidak sombong. Perbuatan baik yang kita lakukan pada orang lain pasti akan kembali pada kita suatu hari nanti.
Amanat yang tepat dari kutipan teks cerita imajinasi tersebut adalah ...
Wiz memilki sifat yang sangat baik hati.
Kurcaci setiap hari dibantu oleh Wiz.
Setiap perbuatan akan ada balasannya.
Bersyukur dalam menjalani kehidupan.
Anika menyukai warna ungu. Tamika, teman erat Anika, menyukai warna biru. Dan Chika menyukai warna kuning.
“Saya ingin mencoba petualangan indah itu Bu. Saya punya teman yang menyukai warna itu,” Anika meyakinkan ibunya.
Dengan janji ketiga teman itu berkumpul di rumah Anika. Minggu pukul 6 mereka semua masuk ke kamar Anika yang serba Biru. Di kamar Anika serasa ada di langit yang cerah.
latar waktu pada kutipan tersebut adalah ....
Pagi
Siang
Sore
Malam
Saat pemburu menahan serangan beruang tersebut, tombaknya patah karena tak dapat menahan beruang tersebut.
Kata konjungsi hubungan sebab akibat pada kalimat tersebut adalah … .
saat
karena
tak dapat
tersebut
Ciri resolusi pada cerita fantasi adalah ….
Pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik
Berisi alur cerita yang kronologis dari awal sampai akhir
Hubungan sebab akibat sehingga muncul masalah hingga masalah memuncak/klimaks
Berisi penyelesaian masalah dari konflik-konflik yang terjadi
Ciri orientasi pada cerita fantasi adalah ….
Pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik
Berisi alur cerita yang kronologis dari awal sampai akhir
Hubungan sebab akibat sehingga muncul masalah hingga masalah memuncak/klimaks
Berisi penyelesaian masalah dari konflik-konflik yang terjadi
Ada berapa struktur teks fabel?
1
2
3
4
Struktur yang berisi tentang pengenalan tokoh dan latar disebut ....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Struktur fabel yang memuat konflik atau permasalahan yang dialami antar tokoh yaitu....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Struktur fabel yang berisi penyelesaian atau solusi atas masalah yang terjadi yaitu .....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Struktur fabel yang berisi pesan moral atau amanat yaitu ....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Penggunaan kalimat langsung yang tepat adalah ....
Wah, pandai sekali dia meloloskan diri dari buaya, kata Sang Gagak
"Wah, pandai sekali dia meloloskan diri dari buaya, kata Sang Gagak"
"Wah, pandai sekali dia meloloskan diri dari buaya" kata Sang Gagak.
"Wah, pandai sekali dia meloloskan diri dari buaya," kata Sang Gagak.
Fabel merupakan salah satu teks narasi yang menceritakan tentang kehidupan binatang yang menggambarkan budi pekerti manusia dan memiliki nilai moral. Dari pernyataan tersebut, fabel bersifat ....
nonfiksi
kenyataan
berdasarkan peristiwa
fiksi
Berikut ini kata-kata yang sering digunakan dalam cerita fabel, kecuali ....
Pada zaman dahulu kala
Pada suatu hari
Peristiwa itu
Alkisah
Jenis fabel memiliki ciri cerita yang sangat pendek, temanya sederhana, isinya biasanya berupa petuah atau nasihat, dan memiliki sifat hewani yang sangat lekat (tidak mengenakan pakaian, dan latar tempat habitat aslinya) disebut fabel ...
tradisional/alami
modern
fiksi ilmiah
nonfiksi
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerita fantasi adalah terletak pada ...
alur
tema
tokoh
latar
Penggunaan bahasa fabel sering dijumpai kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan ....
penampilan fisik dan watak tokoh
latar waktu, tempat dan suasana
peristiwa yang dialami tokoh
pesan moral dan budi pekerti
Berikut ini pernyataan yang tepat untuk digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya mengetahui ternyata neneknya dimangsa oleh si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici si Cicak bersama dengan neneknya
Cici si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja, baik di dalam maupun di luar sarangnya.
Akhirnya, kedua binatang salig bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan
Berikut ini yang termasuk kalimat aktif adalah ...
Ternyata, Nenek si Cici dimangsa oleh si Kucing
Si kucing selalu dimusuhi Cici
Setiap hari, Cici membantu neneknya bekerja
Akhirnya, si Kucing dimaafkan oleh si Cici
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air.
Dari cerita di atas, latar tempat adalah...
Hutan
Rumah
Jalan
Kebun
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kata sandang dalam teks fabel tersebut adalah ....
Sang
Si
Kura-kura
Elang
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah....
Pendendam
Penyayang
Pemaaf
Mempermainkan
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Seekor kepompong menangis dan bersedih di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu hu ... betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...hu hu!" ratap Sang Kepompong.
Kepompong menangis karena ...
pohon yang tumbang
tidak ada tempat berlindung
diterjang badai
diterjang angin topan
Dari balik tanah, muncullah seekor semut. Dengan sombongnya, ia berkata, "Hai Kepompong. Lihatlah aku. Aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada di atas tanah."
Watak Semut dalam cerita adalah ....
baik hati
peduli
sombong
suka mengejek
"Tolong, tolong! Aku terjebak di lumpur hidup. Tolong!" teriak Si Semut.
Teks tersebut termasuk jenis kalimat ....
perintah
tidak langsung
langsung
larangan
Si Kupu-kupu akhirnya menolong Si Semut. Semut pun selamat. Ia berjanji tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan.
Amanat dalam teks tersebut adalah....
Janganlah mudah memaafkan kesalahan orang
Tolong-menolonglah dalam keburukan
Janganlah menghina ciptaan Tuhan
Balaslah keburukan dengan kebaikan
