NEW
Font size
WorksheetsB. Indo kls 6
Total questions: 26
Worksheet time: 13mins
Felix adalah siswa kelas 6. Sebentar lagi dia akan menghadapi UN. Semenjak semester pertama, dia bertekad untuk belajar dengan tekun. Sekarang dia selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Sesulit apa pun soal Matematika, dia terus mencoba hingga menemukan jawabannya. Kadang-kadang dia tidur larut malam untuk menyelesaikan PRnya. Usahanya tak sia-sia, akhirnya Felix lulus dengan nilai yang memuaskan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai katak dalam tempurung.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
9. Apa makna dari "Ada udang dibalik batu" ....
Udang bersembunyi di bawah bebatuan
Udang takut dengan hewan yang akan memangsanya
Udang hewan yang pemalu
Udang suka bersembunyi
Ada maksud tersembunyi
9. Apa makna dari "Ada udang dibalik batu" ....
Udang bersembunyi di bawah bebatuan
Udang takut dengan hewan yang akan memangsanya
Udang hewan yang pemalu
Udang suka bersembunyi
Ada maksud tersembunyi
DIKASIH HATI MINTA .....
ayam
bebek
jantung
ikan
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Seperti musang berbulu ayam.
Air susu dibalas dengan air tuba
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Hanya orang bodoh sajalah yang terlalu banyak bicara
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Perkataan orang kecil tidak akan berpengaruh kepada orang besar.
Seperti minyak dan air
Orang yang lemah melawan orang yang kuat
Orang yang tak bisa bersatu
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Orang yang suka mengeluh jika bekerja
Air beriak tanda tak dalam artinya....
Kehidupan dan kematian ditentukan oleh Tuhan
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
Orang yang sombong biasanya kurang ilmu
Sesuatu yang sudah tidak ada harganya lagi.
15. "Lempar batu sembunyi tangan," jelaskan!
Melempar batu dengan cepat
Mengajarkan trik sulap
Memasukkan tangan ke saku celana
Menyalahkan orang lain
Menyalahkan diri sendiri
13. "Menang jadi abu, kalah jadi arang," jelaskan!
Abu warna kemenangan, sedangkan hitam warna kekalahan
Abu dan arang itu bentuknya sama
Abu tidak berbau, sedangkan arang berbau
Menang dan kalah sama-sama merugi
Kita harus selalu menang
12. Apa yang dimaksud dengan air tuba pada peribahasa "Air susu dibalas dengan air tuba" ...?
Air yang masam
Air yang asin
Air yang beracun
Air yang basa
Air yang lebih enak dari susu
Bagai kacang lupa akan kulitnya
Peribahasa tersebut memiliki makna....
Rasa hati yang sangat pedih.
Perbuatan jahat yang tak tampak.
Tidak tahu diri, lupa akan asalnya.
Selalu terasa tidak menyenangkan hati dan mengganggu pikiran.
Seseorang yang suka mengabaikan atau menunda-nunda pekerjaannya padahal waktu yang tersedia cukup banyak. Tetapi, setelah diketahui manfaat dan keuntungan dari pekerjaan tersebut, barulah dia memulai mengerjakannya. Namun waktu, pengerjaannya tinggal sedikit.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Mulutmu harimaumu yang akan menerkam kepalamu
Hari pagi dibuang-buang, hari petang dikejar-kejar
Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ikut mata buta
Ingat sebelum kena, hemat sebelum habis
Berikan peribahasa yang sesuai dengan gambar.
Bagaikan kacang suka makan kulit
Umpama kulit kacang yang bersepah
Seperti kulit lupakan kacang
Bagaikan kacang lupakan kulit
Kulit kacang dibuang begitu saja
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin ....
Berat
Merunduk
Besar
Banyak
Tak ada gading yang tak ....
Panjang
Tajam
Retak
Kuat
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Habis manis sepah dibuang
Ada udang di balik batu
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
