NEW
Font size
WorksheetsDongeng Fantasi
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Semut dan Belalang
Pada akhir musim panas terlihat sebuah keluarga semut tengah bekerja keras. Sepanjang musim panas ini mereka sibuk mengumpulkan makanan untuk persediaan di musim dingin besok. Saat itu, tiba-tiba datang seekor belalang dengan sebuah gitar di tangannya. Ia datang dengan perut kelaparan dan wajah memelas. Belalang itu memohon agar keluarga semut memberikannya sedikit makanan.
“Loh, ini kan musim panas. Matahari berlimpah dan tanaman tumbuh dengan subur. Kenapa kamu bisa kelaparan?” Tanya Semut dengan terkejut.
“Saya … saya lupa mengumpulkan makanan karena sangat sibuk bermain biola. Biola ini membuat saya lupa waktu sehingga ketika saya sadar ternyata musim panas pun telah berlalu,“ jawab belalang malu-malu.
Semut menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar jawaban tersebut.
“Baiklah, setelah bermain biola sepanjang musim panas, sekarang saatnya kamu menari!” kemudian, semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan. Mereka tidak memedulikan Belalang lagi. Memang ada saat untuk bermain, tetapi jangan lupa untuk bekerja.
Tokoh Semut pada kutipan dongeng fantasi tersebut memiliki watak…
Suka menolong
Suka bekerja keras
Bersahabat
Senang menari
Pesan moral yang terkandung dalam kutipan dongeng fantasi tersebut adalah…
Janganlah terlalu banyak bermain gitar
Jika ingin hidup tenang kita harus memiliki banyak sahabat
Waktu untuk bermain jangan dilupakan
Pandai-pandailah membagi waktu bermain dan bekerja
Pernyataan berikut yang sesuai dengan isi kutipan teks dongeng tersebut adalah…
Belalang tidak memiliki makanan karena berada di musim panas
Semut tidak mau membantu Belalang karena mereka tidak berteman
Semut dan Belalang senang bermain biola dan menari
Semut bekerja keras mengumpulkan makanan untuk musim dingin
Latar cerita tersebut adalah musim…
Panas
Gugur
Dingin
Semi
Di pegunungan yang dingin, Beruang dan Katak hidup berdampingan. Rumah mereka bersebelahan. Rumah katak tampak hijau dengan bunga-bunga kecil yang bermekaran. Sementara itu rumah Beruang tampak kotor karena dipenuhi dengan kayu-kayu berserakan.
Dalam dongeng fantasi, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap…
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Metode yang digunakan pengarang untuk menggambarkan watak tokoh pada kutipan dongeng tersebut adalah melalui…
Teknik analitik
Pelukisan latar tokoh
Percakapan, pikiran, perasaan dan perbuatan tokoh
Reaksi tokoh lain
Pernyataan berikut yang tepat digunakan pada bagian komplikasi dalam sebuah dongeng fantasi adalah…
Di sebuah gua hiduplah sepasang ular yang hidup bahagia bersama ketiga anaknya yang masih kecil
Rusa tak tahu pasti apa yang menyebabkan sahabat-sahabatnya itu kini membencinya
Usaha Kucing dan Kancil untuk keluar dari perangkap Monyet itu tak juga membuahkan hasil
Akhirnya, Kera dan Gajah bermusuhan itu sepakat untuk mendamai dan saling memaafkan
“Wahai Ular yang baik, janganlah kau makan aku. Tubuhku ini kecil sekali. Kau pasti tidak akan kenyang,” ujar Kancil.
“Ah, aku tak peduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini”, ujar Ular dengan buas.
Kancil sungguh panic. Akan tetapi tiba-tiba terdengar bunyi syuungg…syuungg. Ular yang sudah siap memakan kancil tiba-tiba berhenti karena mendengar bunyi itu.
“Bunyi apa itu?” Tanya Ular penasaran.
“Oh, itu suara seruling ajaibku,” jawab Kancil dengan cerdik, “Kau boleh memiliki seruling itu kalau kau lepaskan aku sekarang. Seruling ajaib itu hanya satu-satunya di muka bumi ini.”
Watak kancil pada kutipan dongeng fantasi tersebut adalah…
Buas
Nakal
Cerdik
Penakut
Peristiwa yang dialami tokoh dalam cerita, bagian tersebut termasuk tahap…
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Pesan moral yang tersirat berdasarkan kutipan dongeng fantasi tersebut adalah…
Kita boleh berbuat curang kepada orang yang jahat
Janganlah kita pandai berbohong seperti kancil
Kita harus dapat berpikir cepat pada saat situasi genting
Bersikaplah santun kepada semua orang
