Font size
WorksheetsPost Test Perancangan Jalan
Total questions: 60
Worksheet time: 26mins
Apa yang dimaksud dengan perencanaan perkerasan jalan?
a) Proses pembuatan jalan baru
b) Proses merencanakan jenis perkerasan yang akan digunakan untuk jalan
c) Proses pembangunan struktur jalan
d) Proses pemeliharaan jalan yang sudah ada
Manakah yang bukan merupakan faktor yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan perkerasan jalan?
a) Beban lalu lintas
b) Iklim dan kondisi lingkungan
c) Ketersediaan lahan
d) Warna cat jalan
Apa yang dimaksud dengan perkerasan lentur?
a) Perkerasan yang tidak memiliki fleksibilitas
b) Perkerasan yang terdiri dari bahan keras seperti beton
c) Perkerasan yang mampu menahan beban tanpa mengalami deformasi permanen
d) Perkerasan yang hanya digunakan untuk jalan tol
Apa perbedaan utama antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku?
a) Fleksibilitas
b) Ketahanan terhadap beban
c) Metode konstruksi
d) Waktu konstruksi
Metode apa yang biasanya digunakan untuk menentukan ketebalan perkerasan jalan?
a) Metode empiris
b) Metode teoretis
c) Metode pengalaman
d) Metode percobaan
Apa yang dimaksud dengan modul elastisitas?
a) Ukuran kekerasan bahan
b) Ukuran fleksibilitas bahan
c) Ukuran kekuatan bahan
d) Ukuran ketahanan bahan terhadap suhu
Faktor apa yang mempengaruhi pilihan jenis perkerasan jalan?
a) Harga bahan
b) Iklim
c) Warna jalan
d) Jumlah kendaraan yang lewat
Bagaimana peran lapis pondasi dalam perencanaan perkerasan jalan?
a) Menambah keindahan jalan
b) Memberikan stabilitas struktur jalan
c) Mempercepat waktu konstruksi
d) Menahan air hujan
Apa yang dimaksud dengan perkerasan aspal?
a) Perkerasan yang terbuat dari beton
b) Perkerasan yang terbuat dari aspal
c) Perkerasan yang hanya digunakan di daerah tropis
d) Perkerasan yang tidak memiliki fleksibilitas
Faktor apa yang harus diperhitungkan dalam perencanaan perkerasan jalan yang berkelanjutan?
a) Biaya pembangunan awal
b) Biaya pemeliharaan jangka panjang
c) Ketersediaan lahan
d) Warna cat jalan
Jalan yang melayani angkutan pengumpulan/pembagian dengan ciri-ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah jalan masuk dibatasi disebut dengan jalan
(a)
Klasifikasi menurut kelas jalan berkaitan dengan kemampuan jalan untuk menerima beban Ialu lintas, dinyatakan dalam muatan sumbu terberat (MST) dalam satuan
Kg
Ton
Meter
Persen
Muatan Sumbu Terberat pada Arteri kelas II?
10
8
12
6
5
Jalan Arteri yang dapat dilalui kendaraan bermotor dengan MST lebih dari 10 ton adalah definisi dari
Jalan Kelas I
Jalan Kelas II
Jalan Kelas III
Jalan Khusus
sistem jaringan jalan dengan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk masyarakat di wilayah perkotaan disebut dengan sistem jaringan
(a)
dalam perencanaan dan pembangunan jalan, desain geometrik harus didesain sedemikian rupa dengan tujuan sebagai berikut , kecuali
memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara
menurunkan biaya operasi kendaraan
menurunkan resiko kecelakaan lalu lintas
meningkatkan nilai tata guna lahan di suatu wilayah
Faktor keselamatan menjadi salah satu faktor yang paing penting dalam perencanaan jalan. Berikut parameter desain geometrik jalan yang terkait aspek keselamatan, kecuali
banyak nya lajur yang dibutuhkan
jarak pandang henti
kelandaian arah memanjang jalan
jarak pandang mendahului
jalan nasional, jalan provinsi jalan kabupaten, jalan kota, jalan desa merupakan pengelompokan jalan berdasarkan
fungsi jalan
status jalan
siste jaringan
pengguna jalan
berdasarkan gambar di atas, konfigurasi jalan tersebut adalah
6/2 UD
2/6 UD
6/2 D
6/3 D
Parameter penting dalam perencanaan geometrik alan adalah besarnya volume lalu lintas, dimana parameter tersebut digunakan untuk ......
menentukan panjang rencana jalan yang akan di desain
memastikan bahwa jalan aman untuk di lalui
menghitung tebal aspal rencana
menentukan jumlah dan lebar lajur
Pekerjaan perencanaan geometrik meliputi :
1. penetapan kriteria perencanaan
2. identifikasi lokasi jalan
3. penggambaran detail rencana geometrik jalan
4. melengkapi peta dasar
5, penetapan alinemen jalan yang optimal
urutan yyang benar dari langkah-langkah berikut adalah
1-4-2-5-3
1-2-4-3-5
4-1-2-3-5
4-2-1-5-3
pengertian garis marka dari gambar adalah
boleh berhenti
boleh mendahului
tidak boleh berpindah jalur
hati-hati
arti dari rambu tersebut menunjukkan bahwa ....
jumlah beban maksimum yang dapat dipikul kendaraan yang melintasi jalan
jumlah tekanan maksimum roda terhadap jalan sebesar 8 ton
jumlah roda maksimum yang dapat melintasi jalan sebanyak 8 roda
jumlah beban yang dapat dipikul jalan
jalan nasional, jalan provinsi jalan kabupaten, jalan kota, jalan desa merupakan pengelompokan jalan berdasarkan
fungsi jalan
status jalan
siste jaringan
pengguna jalan
Apa yang dimaksud dengan perencanaan perkerasan jalan?
a) Proses pembuatan jalan baru
b) Proses merencanakan jenis perkerasan yang akan digunakan untuk jalan
c) Proses pembangunan struktur jalan
d) Proses pemeliharaan jalan yang sudah ada
Manakah yang bukan merupakan faktor yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan perkerasan jalan?
a) Beban lalu lintas
b) Iklim dan kondisi lingkungan
c) Ketersediaan lahan
d) Warna cat jalan
Apa yang dimaksud dengan perkerasan lentur?
a) Perkerasan yang tidak memiliki fleksibilitas
b) Perkerasan yang terdiri dari bahan keras seperti beton
c) Perkerasan yang mampu menahan beban tanpa mengalami deformasi permanen
d) Perkerasan yang hanya digunakan untuk jalan tol
Apa perbedaan utama antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku?
a) Fleksibilitas
b) Ketahanan terhadap beban
c) Metode konstruksi
d) Waktu konstruksi
Metode apa yang biasanya digunakan untuk menentukan ketebalan perkerasan jalan?
a) Metode empiris
b) Metode teoretis
c) Metode pengalaman
d) Metode percobaan
Apa yang dimaksud dengan modul elastisitas?
a) Ukuran kekerasan bahan
b) Ukuran fleksibilitas bahan
c) Ukuran kekuatan bahan
d) Ukuran ketahanan bahan terhadap suhu
Faktor apa yang mempengaruhi pilihan jenis perkerasan jalan?
a) Harga bahan
b) Iklim
c) Warna jalan
d) Jumlah kendaraan yang lewat
Bagaimana peran lapis pondasi dalam perencanaan perkerasan jalan?
a) Menambah keindahan jalan
b) Memberikan stabilitas struktur jalan
c) Mempercepat waktu konstruksi
d) Menahan air hujan
Apa yang dimaksud dengan perkerasan aspal?
a) Perkerasan yang terbuat dari beton
b) Perkerasan yang terbuat dari aspal
c) Perkerasan yang hanya digunakan di daerah tropis
d) Perkerasan yang tidak memiliki fleksibilitas
Faktor apa yang harus diperhitungkan dalam perencanaan perkerasan jalan yang berkelanjutan?
a) Biaya pembangunan awal
b) Biaya pemeliharaan jangka panjang
c) Ketersediaan lahan
d) Warna cat jalan
Satu atau beberapa lapis material yang dipadatkan diatas tanah dasar dengan maksud agar lalu lintas dapat berjalan dengan lancar tanpa terhambat disebut...
Jalan
Geometrik Jalan
Perkerasan Jalan
Potongan Melintang Jalan
Pada abad 50, manusia hidup membentuk suku dan bangsa. Manusia mulai menggunakan jalan tetap untuk tukar – menukar barang merupakan sejarah jalan sebagai...
Jejak
Jalan Setapak
Prasarana Sosial Ekonomi
Prasarana Sosial Ekonomi Politik Militer dan Kebudayaan
Lapisan perkerasan jalan dengan pondasi bawah yang terdiri atas batu belah yang beralaskan hamparan pasir di atas lapisan tanah dasar. Rongga diantara batu belah di isi dengan batu pengunci yang ukurannya lebih kecil agar lapisan permukaannya rata dengan batu merupakan ciri sistem perkerasan...
Macadam
Telford
Manakah gambar yang merupakan sistem macadam?
Lapisan paling atas dari flexible pavement disebut...
Surface Course
Base Course
Subbase Course
Subgrade
Lapisan tanah yang berfungsi sebagai tempat perletakan lapis perkerasan dan mendukung konstruksi perkerasan jalan diatasnya disebut...
Surface Course
Base Course
Subbase Course
Subgrade
Bagian dari konstruksi perkerasan yang memiliki fungsi:
- menyebarkan beban roda ke tanah
- lapis peresapan agar air tanah tidak berkumpul di pondasi
- mencegah partikel halus tanah dasan naik ke lapis pondasi atas
- pelindung tanah dasar dari beban roda, dll
adalah....
Surface Course
Base Course
Subbase Course
Subgrade
Berikut ini merupakan kelebihan Rigid Pavement kecuali...
Life cycle cost lebih murah
Keseluruhan tebal perkerasan lebih kecil/ dari segi lingkungan menguntungkan
Pelapisan ulang bisa dilaksanakan pada semua tingkat ketebalan
Tidak terlalu peka terhadap kelalaian pemanfaatan
Kekurangan Flexible Pavement yang tepat, kecuali...
Umur rencana relatif pendek
Kekuatan konstruksi perkerasan ditentukan oleh tebal setiap lapis dan daya dukung tanah
Biaya pemeliharaan lebih mahal
Pelapisan/ overlay tidak mudah dilakukan
Pernyataan manakah yang tepat mengenai Flexible Pavement dan Rigid Pavement?
Lendutan Flexible Pavement timbul pada roda sedangkan Rigid Pavement terjadi retak pada permukaan
Akibat penurunan tanah dasar menyebabkan jalan bergelombang pada Rigid Pavement
Modulus kekakuan pada Flexible Pavement tidak berubah, timbul tegangan yang besar
Modulus kekakuan pada Rigid Pavement berubah, timbul tegangan yang kecil
Pada kontruksi jalan raya mempunyai bagian-bagian konstruksi jalannya, berikut ini adalah bagian dari kontruksi jalan tersebut yang bukan termasuk kedalam bagian kontruksi jalan adalah....
Lapisan perkerasan jalan
Lapisan pondasi atas
Lapisan pondasi bawah
Lapisan tanah dasar
Jalur lalu lintas
Lapisan pondasi bawah pada kontruksi jalan raya disebut…
Sub base
Base
Sub grade
Surface
Binder
Fungsi dari lapisan teratas adalah…
Mencegah masuknya tanah dasar kepondasi
Sebagai lapisan peresapan untuk lapisan sub base
Melindungi jalan dari kerusakan air dan cuaca
Sebagai lapisan pondasi atas
Sebagai lapisan pondasi bawah
Lapisan perkerasan jalan yang teratas adalah…
Sub base
Base
Sub grade
Surface
Grade
Lapisan pengikat pada lapisan penutup disebut…
Sub base
Base
Sub grade
Surface
Binder
Lapisan pondasi atas disebut…
Sub base
Base
Sub grade
Surface
Binder
Prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas,disebut:
Jalan
JalanRaya
Jalan Bebas Hambatan
Jalan Kabel (cabletray)
Jalan Kereta Api
Bagian – bagian dari jalan meliputi:
Ruang manfaat jalan(Rumaja)
Ruang milik jalan(Rumija),
ruang pengawas jalan(Ruwasja).
Rumaja danRumija
Rumaja, Rumija, dan Ruwasja
9. (a) jalur lalu lintas, (b) bahu lalu lintas, (c) saluran tepi, dan (d) ambang pengaman. Manakah yang merupakan badan jalan:
(a), (b), dan(c)
(a), (c), dan(d)
(a), dan(b)
(a), dan(c)
(b), dan(d)
Jenis perkerasan jalan yang umumnya digunakanadalah:
Perkerasan lentur (flexiblepavement)
Perkerasan kaku (rigidpavement)
Perkerasan lentur, perkerasan kaku, dan perkerasankomposit
Perkerasan lentur dan perkerasankaku
Perkerasan lentur dan perkerasan komposit (gabungan lentur dankaku)
Sistem drainase bawah permukaan bertujuan untuk menurunkan muka air tanah dan mencegah serta membuang air infiltrasi dari daerah sekitar jalan dan permukaan jalan atau air yang naik dari subgrade jalan.
Sistem drainase tersebut ditunjukkan oleh gambar...
Apa yang dimaksud dengan geometric design dalam perencanaan jalan?
a) Desain yang mencakup aspek material jalan.
b) Desain yang mencakup tata letak jalan dan elemen-elemen geometrisnya.
c) Desain yang hanya berkaitan dengan lalu lintas jalan.
d) Desain yang berkaitan dengan pemasangan rambu lalu lintas.
Faktor apa yang harus dipertimbangkan dalam menentukan lebar jalan?
a) Hanya berdasarkan jumlah kendaraan yang diperkirakan akan melintas.
b) Berdasarkan jenis kendaraan yang paling sering melintas.
c) Berdasarkan kecepatan rata-rata lalu lintas.
d) Berdasarkan perkiraan jumlah lalu lintas serta kecepatan dan jenis kendaraan.
Apa yang dimaksud dengan gradien jalan?
a) Perbedaan ketinggian antara titik tertinggi dan terendah pada jalan.
b) Jumlah rambu lalu lintas yang ditempatkan di sepanjang jalan.
c) Panjang total jalan dari awal hingga akhir.
d) Tingkat kepadatan lalu lintas pada suatu ruas jalan.
Mengapa perencanaan drainase penting dalam perencanaan jalan?
a) Untuk mengatur arus lalu lintas.
b) Untuk memperindah tampilan jalan.
c) Untuk mengurangi risiko banjir dan erosi.
d) Untuk membatasi laju kendaraan.
Apa yang dimaksud dengan superelevation dalam desain jalan?
a) Pemasangan lampu penerangan di sepanjang jalan.
b) Kemiringan lateral di sepanjang tikungan.
c) Penambahan jalur tambahan pada jalan.
d) Pembatasan kecepatan kendaraan.
