wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest Puisi X

Total questions: 35

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Citraan adalah kesan yang dapat kita tangkap (terima) pada kalimat/ baris dalam puisi. Citraan berhubungan dengan indra manusia


bacalah puisi berikut!


ANAK YANG ANGKUH

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

. . . .

Karya W.S. Rendra

Puisi tersebut menimbulkan citraan . . . .

a)

penglihatan

b)

penciuman

c)

perabaan

d)

pendengaran

2.

Suasana yang terkandung dalam puisi di atas adalah ....

a)

Sedih

b)

Marah

c)

Gembira

d)

Senang

e)

Kecewa

3.

Makna perahu pada kutipan puisi di atas adalah ....

a)

Kehampaan

b)

Kematian

c)

Kepercayaan

d)

Kesedihan

e)

Kehidupan

4.

Maksud bait kedua puisi di atas adalah ....

a)

Seseorang yang lengah di pagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda

b)

Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta

c)

Seseorang yang miskin harta dan ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu

d)

Seseorang yang menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga menderita di hari tua

e)

Seseorang yang melalaikan waktu di masa muda karena ia tidak memiliki ilmu dan harta

5.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....

a)

gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

e)

mengagumi wanita yang dicintai

6.

Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!

...

Wahai sahabat

Untuk slamanya

Kita percaya

Tebarkan arah jangan pernah lelah

Untukmu sahabat

...


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Kelelahan

b)

Persahabatan

c)

Perdamaian

d)

Pertemanan

7.

Deretan bukit menghijau

Hamparan kerikil dan batu

Air sungai gemericik merdu

Di sanalah tempat kami bersatu

Sungguh indah dikenangkan

Takkan mungkin terlupakan

Imaji penglihatan dalam kutipan puisi tersebut terletak pada baris ke- ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

8.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

Buka matamu dan bangunlah

Dahului matahari dan sinarnya

Bangun dan basuh mukamu dengan wudu

Uraian sajadahmu

Jika tidak, kelak azan kan menamparmu

Karena telinga tulimu

Majas personifikasi terdapat pada baris ....

a)

baris 6

b)

baris 5

c)

baris 4

d)

baris 3

9.

"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" frasa yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah..

a)

pria itu

b)

cuci tangan

c)

dalam kasus

d)

kasus ini

10.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

tak ada yang lebih tabah

dari hujan bulan juni

dirahasiakannya rintik rindunya

kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak

dari hujan bulan juni

dihapusnya jejak-jejak kakinya

yang ragu-ragu di jalan itu

........................


Makna konotasi kata “hujan” pada penggalan puisi di atas yaitu ....

a)

air yang turun dari langit

b)

air yang jatuh ke bumi

c)

perbuatan baik

d)

air untuk kehidupan

11.

Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil

Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka

Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

Gadis kecil yang dibicarakan pada puisi tersebut yaitu ....

a)

gadis yang membawa kaleng

b)

seorang anak kecil

c)

seorang gadis pengemis

d)

gadis yang selalu tersenyum

12.

Dengarlah kami akan menyanyi lagu yang tidak nyaman di hati

Tentang sebuah negeri, negeri yang sedih dan ngeri


imaji yang terkandung dalam larik kedua puisi tersebut adalah ....

a)

imaji taktil

b)

imaji visual

c)

imaji auditif

d)

imaji rabaan

13.

Berikut ini yang TIDAK termasuk ke dalam struktur batin puisi adalah ....

a)

Tema

b)

Rasa

c)

Amanat

d)

Imaji

14.

1. Dialah sang sutradara

Dan kita semua para ….

Maka persoalan yang utama

Bagaimana memainkan peran kita

Karena kita tidak bisa memilih

Mari bermain dalam bimbinganNya


Diksi yang tepat untuk melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah ….

a)

Oratornya

b)

Aktornya

c)

Penontonnya

d)

Penulisnya

15.

Kita saksikan zat asam

didesak asam arang

dan karbon dioksid itu

menggilas paru-paru

Kita saksikan

Gunung memompa abu

Abu membawa batu

Batu membawa lindu

Lindu membawa longsor

Longsor membawa air

Air membawa banjir

Banjir membawa air

air


Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah ....

a)

Hiperbola

b)

Personifikasi

c)

Litotes

d)

Simile

16.

....

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi

tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.

Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,

terbayang kami maju dan mendegap hati ?


makna puisi pada bait tersebut adalah....

a)

Pahlawan tak dikenal yang telah berjuang antara krawang-bekasi tidak bisa berjuang lagi karena mereka telah gugur.

b)

Pahlawan tak dikenal yang ingin dikenang semua orang

c)

Pahlawan yang tidak pernah didengar isi hatinya

d)

Pahlawab yang mempunyai hati yang tulus ikhlas

17.

Sempit lautan tuduh

Tempat ku mandi,

mencuci lumut pada diri

Tempat ku berlayar,

menebar pukat dan melempar sauh

Kalau aku ujian

kemudian ditanya tentang pahlawan

Nama ku yang ku sebut paling dahulu

Lantaran ku tahu Engkau ibu dan aku anak mu.

Isi puisi di atas menggambarkan sebuah perasaan yakni…

a)

Kesedihan seorang anak karena ketiadaan ibunya

b)

Kegelisahan hati seorang anak atas kehadiran ibunya

c)

Perasaan rindu seorang anak pada ibunya

d)

Perasaan sayang seorang anak kepada ibunya sendiri

e)

Perasaan bahagia memiiiki ibu

18.

Bacalah Puisi dibawah ini !

Pahlawan Tak Dikenal

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

......................................................

Senyum bekunya mau berkata,

kita sedang perang.

Kalimat yang tepat untuk mengisi penggalan puisi di atas adalah .........

a)

Menangkap sepi padang senja

b)

Sebuah lubang peluru bundar di dadanya

c)

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

d)

Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang

e)

Semangat dalam perang

19.

Waktu BBM naik

Darah tinggi ayahku kumat menaik

Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.

Waktu BBM naik

Tetanggaku semua jadi panik

Mengapa gaji suami mereka makin terusik.

Waktu BBM naik

Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang secarik

Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.

Waktu BBM naik

semuanya naik dan naik

Hanya nilai raporku yang tidak naik.

Karya: Aulia Rizali

Puisi di atas lebih menonjolkan . . . .

a)

makna

b)

rima

c)

diksi

d)

majas

e)

suasana

20.

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku Bertudung Sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Arum rambutmu mengalun bergerak sendiri

Puisi di atas menggunakan citraan ...

a)

taktil

b)

visual

c)

auditif

d)

alegori

e)

analogi

21.

Kota

Pengap sekali udara

Mengepul kotor polusi

Dari yamaha, honda, toyota, dan binatang kota lainnya.

Manusia telah kehilangan

Rasa keinsanannya

Mereka dibangunkan beker,Diatur oleh jadwal,

Dan hidup untuk bekerja

Puisi di atas menggunakan majas ...

a)

personifikasi

b)

hiperbola

c)

metafora

d)

hiperbola

e)

metonimia

22.

Usaha yang selalu ada

Dapat mengubah nasib sengsara

Karena Tuhan Maha Pemurah

Selalu mendengar doa dan pinta


Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . . .

a)

baitnya terdiri atas empat baris

b)

terdiri dari 8-14 suku kata

c)

terdiri dari sampiran dan isi

d)

rima akhir berpola a-a-a-a

23.

Perhatikan pantun berikut!


Buah cempedak buah durian

Pergi ke pekan naik sepeda

[…] (1)

[…] (2)


Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …

a)

(1) Jangan ragu berbuat baik

(2) Senyum saja sudah ibadah

b)

(1) Pikir dulu sebelum bertindak

(2) Menyesal kemudian tiada guna

c)

(1) Supaya tidak sesal kemudian

(2) Diperlukan selalu sikap waspada

d)

(1) Mari kita jalin silaturahmi

(2) Untuk menambah sanak saudara

24.

(1) Bersajak a-a-a-a.

(2) Terdiri atas 4 baris tiap bait

(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran

(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 8 suku kata


Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor ....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (4)

c)

(2) dan (3)

d)

(2) dan (4)

25.

Dengan anak janganlah lalai

Supaya boleh naik ke tengah balai


Kata lalai bermakna ....

a)

lengah

b)

santai

c)

malas

d)

lemah

26.

SAMARRR

Muhammad Febriyadi

Samarrr

Kudengar suara napas tercungap-cungap di balik jenggala gundul

jengah kujengah-jengah

tak jumpa jasadnya

                                  

Samarrr

kudengar suara senso belandong menebas-nebas berkah

musibah membuas

menuntut balas

hujan membantai

bukit berderai

darat jadi laut

terbenam

Habislah!

Suasana yang terbangun dalam puisi di atas adalah …

a)

Seseorang yang mengintip praktik penebangan liar.

b)

Diam-diam menyaksikan bencana alam di tempat tinggalnya.

c)

Praktik penebangan liar yang membuat bising desa.

d)

Bencana alam yang terjadi karena kehendak Tuhan.

e)

Praktik penebangan liar yang mengakibatkan terjadinya bencana alam.

27.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

‘Bulan layu rendah di langit’ mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

28.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

‘Air menjilat lantai rumah kami’ sesuai dengan puisi  di atas mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

29.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

 

….

Jenis citraan yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

30.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

Jenis citraan pada baris ketiga yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

31.

Kata-kata konkret yang terdapat dalam puisi di atas adalah …

a)

Bijak, arif, diserap, terucapkan

b)

Ragu-ragu, dibiarkan, terucapkan, diserap

c)

Tabah, rindu, bulan, kakinya

d)

Hujan, jalan, pohon, akar, bunga

e)

Bijak, dibiarkan, kakinya, tabah, dibiarkan

32.

Tipografi dalam puisi adalah perlambangan rasa, makna, dan nuansa tertentu dalam puisi yang divisualisasikan dalam ...

a)

Tata bentuk baris dan bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

b)

Diksi pada setiap bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

c)

Pemilihan majas untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

d)

Irama untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

e)

Rima setiap bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

33.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Makna puisi di atas adalah …

a)

Setiap tahun usia manusia akan bertambah, dan jatah hidupnya pun akan berkurang. Sehingga seluruh aktivitasnya di dunia harus ia kurangi demi memberikan kesempatan pada dirinya untuk beristirahat.

b)

Kematian adalah sebuah keniscayaan, maka jangan takut mati hanya karena usia bertambah.

c)

Manusia tidak bisa menolak tua, maka manfaatkan hari muda dengan sebaik-baiknya.

d)

Penambahan usia sama dengan berkurangnya jatah umur yang diberikan pada Tuhan pada umatnya, maka manfaatkan sisa umur yang ada untuk mendekatkan diri pada Tuhan sebelum kematian mendatangi kita.

e)

Usia hanyalah masalah angka-angka. Ketika kita bermanfaat untuk orang lain, Bukan usia yang dilihat, namun seberapa bermanfaat kita untuk orang lain.

34.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Maksud baris “selembar lagi umurmu telah gugur” pada puisi di atas adalah …

a)

Bertambahnya beban masalah karena bertambahnya usia

b)

Mendekati kematian, karena usia terus berkurang

c)

Penambahan usia adalah tanda manusia harus semakin mendekatkan diri kepada pencipta

d)

Ulang tahun yang menyedihkan, karena semakin dengan dengan pintu kematian

e)

Usia hanyalah angka, karena yang terpenting adalah menggugurkan dosa-dosa

35.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Persamaan bunyi pada bait keempat …

a)

Tinggi, dunia, sepi

b)

Besi, hidupnya, bertapa

c)

Tinggi, besi, dunia

d)

Tinggi, sepi, besi

e)

Dunia, besi, bertapa