Worksheetspost tes
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Pernyataan berikut ini tepat mengenai senyawa amina kecuali ...
merupakan senyawa organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan nitrogen trivalen
ditinjau dari strukturnya, amina dianggap sebagai turunan dari amoniak
amina alifatik memiliki rantai alkil yang terikat langsung pada nitrogen
amina aromatik memiliki rantai alkil yang terikat langsung pada nitrogen
atom nitrogen pada senyawa amina memiliki sepasang elektron bebas
Amina primer adalah ...
senyawa amina dengan gugus nitrogen terikat pada atom karbon primer
senyawa amina dengan gugus nitrogen mengikat satu atom hidrogen
turunan amoniak di mana satu atom nitrogen digantikan dengan rantai alkil/aril
turunan amoniak di mana satu atom hidrogen digantikan dengan nitrogen
senyawa amina yang memiliki satu rantai alkil/aril terikat pada gugus nitrogen
Pernyataan berikut ini tepat mengenai senyawa amina sekunder, kecuali ...
amina yang gugus nitrogennya
mengikat dua gugus alkil, satu atom hidrogen, dan memiliki sepasang elektron bebas.
amina yang gugus nitrogennya
mengikat dua gugus aril, satu atom hidrogen, dan memiliki sepasang elektron bebas.
gugus alkil yang terikat pada atom nitrogen dapat sama ataupun berbeda
gugus aril yang terikat pada atom nitrogen dapat sama ataupun berbeda
amina yang rantai alkilnya
mengikat dua gugus nitrogen, satu atom hidrogen, dan memiliki sepasang elektron bebas.
Berikut ini aturan tata nama senyawa amina yang tepat ...
menyebutkan nama gugus alkil/aril diakhiri dengan -amina
penamaan amina sekunder diawali dengan kata di- pada gugus alkil/arilnya
penamaan amina tersier diawali dengan kata tri- pada gugus alkil/arilnya
penulisan gugus alkil/aril harus selalu ditulis dengan N-alkil/aril
menyebutkan nama gugus alkil/aril diakhiri dengan -amino
Pernyataan yang tepat mengenai sifat senyawa amina adalah ...
bersifat basa karena dapat bertindak sebagai donor proton
bersifat basa karena dapat bertindak sebagai donor elektron
dapat membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air sehingga semua senyawa amina mudah larut dalam air
dapat membentuk ikatan hidrogen dengan sesamanya sehingga semua senyawa amina memiliki titik didih yang tinggi
senyawa amina lebih polar dibandingkan alkohol padanannya
Pernyataan berikut ini tepat mengenai kebasaan amina, kecuali ...
Alkilamina lebih basa daripada amoniak karena
efek induktif pendorong elektron dari gugus alkil yang membantu menstabilkan
muatan positif ion amonium
Urutan kekuatan sifat kebasaan NH3 < RNH2 < R2NH < R3N
Pada anilin pasangan elektron bebas dari nitrogen terdelokalisasi oleh resonansi
sehingga kurang dapat digunakan untuk berikatan dengan proton
amina aromatik kurang basa dibandingkan amonia
gugus aromatik relatif menyetabilkan ion amonium daripada amina
Amina primer, sekunder, dan tersier dapat disintesis di laboratorium dengan cara ...
Reaksi Alkil Halida dengan Amoniak atau Amina
Reaksi Alkohol dengan Amoniak
Reduksi Senyawa Nitro
Reduksi Oksim
Sintesis Gabriel
Anilin, suatu senyawa amina aromatik, dapat disintesis di industri dengan cara ...
Reduksi Nitrobenzena
Reaksi Substitusi Nukleofilik Metanol dengan Amoniak dan Amina
Reaksi Substitusi Nukleofilik Klorobenzena
Degradasi Hofmann (Degradasi Amida)
Reduksi Aminasi Aldehida dan Keton
Reaksi-reaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi / membedakan senyawa amina primer, sekunder, dan tersier, adalah ...
Reaksi dengan Asam Nitrit
Reaksi dengan Benzensulfonil Klorida
Reaksi dengan Alkil Halida
Reaksi Pembentukan Garam
Reaksi Karbilamin
Pernyataan berikut ini tepat mengenai reaksi diazotasi, kecuali ...
merupakan reaksi pembentukan gugus azo (-N=N-)
merupakan reaksi pembentukan gugus diazonium
Garam-garam alkanadiazonium primer tidak stabil, sehingga segera terurai
menghasilkan gas nitrogen dan karbokation R+ walaupun campuran reaksi
dipertahankan pada 0oC
Ion-ion arenadiazonium lebih stabil daripada ion-ion alkanadiazonium
disebabkan adanya struktur resonansi
Reaksi ini terjadi
antara amina primer dengan asam nitrit pada temperatur rendah (0-5oC)
Persamaan reaksi amina berikut ini yang tidak menghasilkan produk adalah
Produk alkena berlimpah yang diharapkan dari eliminasi Hofmann (1. Excess CH3I; 2. Ag2O, H2O, heat) terhadap senyawa amina berikut:
(CH3)2C=CHCH2CH2CH3
(CH3)2CHCH=CHCH2CH3
(CH3)2CHCH2CH=CHCH3
CH2=C(CH3)CHCH2CH2CH3
Tahapan sintesis senyawa amina aromatik berikut ini dari toluena yang benar adalah
1. HNO2, 0-5 °C; 2. a. Fe, HCl, b. OH- ;
1. HNO3, H2SO4; 2. Fe, HCl; 3. OH- ; 4. H2SO4/NaNO2, 0-5 °C
1. H2SO4/NaNO2, 0-5 °C; 2. a. Fe, HCl, b. OH- ;
1. HNO3, H2SO4; 2. Fe, HCl; 3. OH-
Persamaan reaksi berikut ini tergolong reaksi Sandmayer, kecuali
Persamaan reaksi berikut ini akan menghasilkan produk diazonium (reaksi diazotisasi), kecuali
Reaksi Kopling Garam Diazonium terlihat pada produk berikut ini, kecuali
Senyawa berikut yang memiliki Kb terendah ialah ....
Produk yang akan dihasilkan dari reaksi berikut ialah ....
Urutkan senyawa berikut dari yang sangat reaktif terhadap elektrofili
II > III > I
I > II > III
I > III > II
III > II > I
Produk yang disukai dari reaksi SEAr pada bagian cincin pirola dari indola ialah ....
Tata nama senyawa berikut ialah ....
6-kloro-3-metilisokuinolina
7-kloro-4-metilisokuinolina
4-metil-7-klorokuinolina
3-metil-6-kloroisokuinolina
Pada senyawa berikut, N yang tidak bersifat basa adalah N pada no ....
1
3
7
9
Pada senyawa berikut, semua N berhibridisasi sp2, kecuali N pada no ....
1
3
4
5
Intermediet produk utama yang terbentuk dari persamaan reaksi berikut ialah
Urutan yang benar reaksi transformasi berikut ialah
Klasifikasi (1o, 2o, 3o) dan nama yang salah dari struktur amina berikut ini adalah
Amina 3o; N-etil-N-metil-1- propanamina
Amina 3o; 1-(etilmetilamino) propana
Amina 3o; etilmetil-1- propanamina
Amina 3o; etilmetil-1- propilamina
Klasifikasikan dan nama IUPAC yang benar untuk struktur amina berikut
Amina aromatik; 4-metoksibenzenamina
Amina aromatik; p-metoksianilin
Amina aromatik; p-metoksibenzenamina
Amina aromatik; 4-metoksianilin
Perbedaan titik didih senyawa amina berikut ini karena senyawa tersebut merupakan suatu deret homolog
Titik didih CH3CH2CH3 < CH3CH2NH2 < CH3CH2OH
Titik didih CH3NH2 < CH3CH2NH2 < CH3CH2CH2NH2
Titik didih CH3CH2NH2 < (CH3CH2)2NH < (CH3CH2)3N
Titik didih (CH3)2CHNH2 < CH3CH2CH2NH2
Urutan titik didih dan alasan benar untuk senyawa amina aromatik berikut adalah
Titik didih Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin; Bobot Molekul (BM) Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin
Titik didih Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin; Kekuatan ikatan hidrogen Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin
Titik didih Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin; Kebasaan Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin
Titik didih Anilin < 4-Methylanilin < 4-Nitroanilin; karena keberadaan gugus metil sebagai pendorong dan nitro sebagai penarik elektron
Senyawa amina berikut ini yang kebasaannya lebih tinggi adalah
ion benzilamonium C6H5CH2NH3+
Persamaan reaksi berikut ini akan menghasilkan senyawa amina, kecuali
Senyawa amina berikut ini disiapkan melalui reaksi reduksi, kecuali
Lengkapi (C, D dan E) pada persamaan berikut ini untuk mendapatkan produk amina berikut:
C = NaN3; D = PhCONH2; E = Br2/HO–
C = NH3; D = PhCONH2; E = heat, H2O
C = NH3; D = PhCONH2; E = Br2/HO–
C = NaN3; D = PhCONH2; E = heat, H2O
Bahan awal yang disiapkan untuk menghasilkan senyawa amina berikut ini melalui penataan ulang Hoffman adalah
CH3(CH2)4CH2CONH2
CH3(CH2)3CH(CH3)CONH2
CH3(CH2)3CH(CH3)COCl
CH3(CH2)4CH2COCl
Tahapan sintesis senyawa PhCH2CH2NH2 yang benar dari asam karboksilat, dengan menggunakan penataan ulang Curtius?
1. PhCH2COOH + SOCl2; 2. NaN3; 3. heat; 4. H2O
1. PhCH2CH2COOH + SOCl2; 2. NH3; 3. Br2/OH-
1. PhCH2CH2COOH + SOCl2; 2. NaN3; 3. heat; 4. H2O
1. PhCH2COOH + SOCl2; 2. NH3; 3. Br2/OH-
Persamaan reaksi berikut ini akan menghasilkan amina primer dengan yield tinggi, kecuali
Amina dapat disintesis dengan cara-cara berikut, kecuali ....
Reaksi amonia dengan alkil halida, lalu produknya dibasakan
Aminasi reduktif
Penataan ulang Hofmann
Reduksi ester
Yang merupakan contoh garam amonium kuarterner ialah ....
(CH3)4N+ Cl-
(CH3)3CNH3+ Cl-
CH3CH2CH2CH2NH2
NH4+ Cl-
Senyawa CH3OH memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan CH3NH2 karena ....
Senyawa CH3NH2 bersifat nonpolar
Ikatan hidrogen pada alkohol lebih kuat karena atom O lebih elektronegatif
Bobot molekul CH3OH > CH3NH2
Senyawa CH3NH2 memiliki 2 H yang terikat langsung ke N
Atom N pada senyawa trimetilamina memiliki hibridisasi:
sp3
sp2
sp
sp3d
Penggolongan amina berdasarkan pada ….
Jumlah substituen alkil atau aril yang terikat pada Nitrogen
Jumlah nitrogen yang mengikat alkil
Jumlah atom H yang terikat pada nitrogen
Jenis atom karbon yang mengikat nitrogen
Jumlah atom karbon yang berikatan dengan hidrogen
Unsur-unsur penyusun senyawa amina adalah ….
Nitrogen, hidrogen, karbon
Karbon, nitrogen, oksigen
Oksigen, nitrogen, hidrogen
Nitrogen dan hidrogen
Karbon dan hidrogen
Yang merupakan contoh senyawa aril amina adalah ….
Siklo heksil amina
Etil metil amina
Dietil amina
Difenil amina
Metil etil amina
Contoh senyawa amina tersier adalah ….
t-butilamina
Dimetil propil amina
N, N-dietilamina
1,2-etildiamina
Metilamina
Di antara amina berikut ini manakah yang kelarutannya paling rendah ….
Metil amina
Dimetil amina
Trimetil amina
Etil diamina
t-butil amina
Manakah yang kelarutannya paling besar di antara senyawa amina berikut ini….
Metil amina
Etil amina
Propil amina
Butil amina
Trimetil amina
Apakah nama IUPAC yang tepat dari rumus molekul berikut ini (CH3CH2)2NCH2CH2CH3 ….
Dietil propil amina
Etil propil amina
Propil etil amina
N, N-dietil propil amina
Trimetil amina
Apakah nama yang tepat untuk senyawa berikut ini:
5-amino-2-pentanon
5-amina-2-pentanon
1-amino-4-pentanon
1-amina-4-pentanon
2-amina-5-pentanon
1-bromo-2-metilpropana apabila direaksikan dengan suatu nitril akan diperoleh ….
2-metil-propilamina
3-metil-1-butilamina
3-metil-1-propilamina
2-metil-1-butilamina
Sikloheksilamina
Berikut ini contoh senyawa amina yang mempunyai keaktifan faali yang digunakan dalam bidang farmasi adalah ….
Karbon tetrafluorida
Kloroform
Iodoform
Adrenalin
Chlorofluorocarbon (CFC)
