WorksheetsASAJ SENI BUDAYA 24
Total questions: 26
Worksheet time: 2hrs 40mins
CETAK SARING
Sebagian dari kita pasti pernah menemukan pakaian, khususnya kaos ataupun tas dengan gambar yang lucu, unik dan kekinian di lingkungan sekitar. Gambar yang tercetak tersebut merupakan salah satu bentuk seni grafis, dimana menggunakan teknik cetak saring atau dikenal dengan sablon. Apa itu seni gragis cetak saring dan bagaimana proses pembuatannya?
Seni grafis cetak saring atau sablon merupakan teknik seni grafis menggunakan layar sebagai proses pencetakannya. Layar yang digunakan memiliki serat dengan kerapatan yang berbeda. Media yang digunakan antara lain kaos, kain spanduk, kertas, dan lain sebagainya. Gambar atau tulisan yang terbentuk sesuai dengan pola kerapatan pada layar.
Contoh sablon adalah sablon pada berbagai macam produk tekstil seperti ; tas, celana, sweater, kaos, kaos jersey, spanduk, maupun banner. Ada beberapa tahapan yang dilakukan sehingga proses sablon ini menjadi barang yang diinginkan yaitu menyiapkan alat dan bahan, pembuatan negative film, proses afdruk, dan mencetak.
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat seni grafis cetak saring antara lain: Kerangka screen, merupakan bingkai kayu yang di dalamnya terdapat kain berserat yang direntangkan dan berfungsi sebagai sarana untuk membentuk gambar atau tulisan. Meja cetak, sebagai tempat penyablonan. Obat sablon, sebagai emulsi (sensitillizer). Rakel, untuk meratakan tinta pada screen. Pelapis, untuk menyerap tinta yang berlebihan. Rak jemuran, untuk mengeringkan hasil sablonan.
Cara Pembuatan
Seperti disebutkan sebelumnya, cetak saring atau sablon adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen) dengan kerapatan tertentu dan umumnya barbahan dasar Nylon atau sutra (silk screen).
Layar itu kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya di kertas HVS atau kalkir. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis dan disinari, maka harus disiram air agar pola terlihat lalu akan terbentuk bagian-bagian yang bisa dilalui tinta dan tidak. Proses pengerjaannya adalah dengan menuangkan tinta di atas layar, lalu disapu menggunakan palet atau rakel yang terbuat dari karet. Satu layar digunakan untuk satu warna. Sedangkan untuk membuat beberapa warna dalam satu desain harus menggunakan suatu alat agar presisi.
Benar atau Salahkah Pernyataan pada tabel!
Benar, benar, salah
Benar, salah, benar
Salah, salah, benar
Benar, salah, salah
Pasangkanlah Pernyataan dan Jawaban yang sesuai seperti terpampang dalam gambar berikut!
A, B, C
B, A, C
B, C, A
C, A, B
Pasangkanlah Pernyataan dengan jawaban yang sesuai yang terpampang dalam gambar!
B, A, C
A, B, D
C, B, A
D, B, A
PAMERAN SEKOLAH
Pameran adalah Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mengomunikasikan, memperkenalkan, memperlihatkan, dan memajangkan hasil karyanya agar diamati, dihayati, dan diapresiasi orang lain.
Pameran dipimpin/ dikoordinir oleh kurator yang berperan menentukan arah dan tujuan pameran, memberi materi pameran, dan mengoleksi karya yang akan dipamerkan. Karya seni rupa yang bisa dipamerkan yaitu : Lukisan, Patung, Kriya, Tekstil dan sebagainya.
Berdasarkan jenis karyanya, pameran ada 2 yaitu : 1. Pameran Homogen : hanya memamerkan satu jenis karya saja, misalnya pameran lukisan, pameran patung, pameran kriya, pameran seni grafis, dan sebagainya. Contoh pameran homogen : 2. Pameran Heterogen : memamerkan berbagai macam jenis karya seni, misalnya pameran seni rupa yang menampilkan lukisan, patung, kriya, batik, grafis, dan sebagainya. Contoh pameran Berdasar jumlah peserta, pameran ada 2 yaitu : Pameran Tunggal : pameran yang dilaksanakan perorangan, hasil karya yang dipamerkan merupakan karya seni satu orang saja Pameran Kelompok : pameran yang diikuti peserta lebih dari satu, beberapa orang/anggota suatu kelompok, misalnya kelompok kelas 9 SMP, kelompok mahasiswa, kelompok kekerabatan, dan sebagainya. Berdasar tempat pelaksanaan, pameran ada 2 yaitu : Pemeran di dalam ruangan (indoor) : pameran dengan setting tertutup, penyelenggarannya harus memperhatikan penataan, unsur cahaya, dan sirkulasi pengunjung. Pameran di luar ruang (outdoor) : penyelenggaraan pameran ini untuk karya-karya yang tahan terhadap suhu ruang terbuka, contohnya patung batu, meskipun bisa juga pameran lukisan atau keramik. Fungsi Pameran di Sekolah sebagai : Media penampilan jati diri siswa Sarana peningkatan daya ekspresi bagi siswa Media memperluas cakrawala pengetahuan seni Media komunikasi antarsiswa dengan apresiator Sarana perangsang kreativitas siswa dalam berkarya seni Wahana pemunculan ide, aliran, dan jenis seni rupa baru bagi siswa Kepanitiaan pameran ada 2 yaitu : Panitia Pengarah (Steering Committee) : bertugas memberi arahan, nasihat, dan petunjuk kepada panitia pelaksana dalam menjalankan tugasnya Panitia Pelaksana (Organizing Committee) : bertugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan dari awal sampai akhir Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dari awal sampai akhir dalam pameran.
Rencana kerja perlu disusun agar semua kegiatan dan langkah kerja panitia terprogram dengan baik. Rencana kerja tertuang dalam sebuah rumusan yang disebut proposal. Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan rinci untuk kegiatan formal, merupakan usulan kegiatan yang perlu dukungan/persetujuan pihak lain.
Proposal disusun oleh ketua pelaksana, wakil ketua, sekretaris dan bendahara pameran, disusun berdasar pertimbangan, arahan, ataupun petunjuk oleh pembina.
Jadwal kerja adalah urutan kegiatan yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Jadwal kegiatan dibuat setelah rencana kerja dari setiap seksi terkumpul.
Jawablah pertanyaan berikut Untuk memperoleh persetujuan dalam penyelenggaraan pameran sekolah oleh pemimpin sekolah panitia harus mengajukan ...
(jawaban menggunakan huruf kecil semua)
(a)
PAMERAN SEKOLAH
Pameran adalah Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mengomunikasikan, memperkenalkan, memperlihatkan, dan memajangkan hasil karyanya agar diamati, dihayati, dan diapresiasi orang lain.
Pameran dipimpin/ dikoordinir oleh kurator yang berperan menentukan arah dan tujuan pameran, memberi materi pameran, dan mengoleksi karya yang akan dipamerkan. Karya seni rupa yang bisa dipamerkan yaitu : Lukisan, Patung, Kriya, Tekstil dan sebagainya. Berdasarkan jenis karyanya, pameran ada 2 yaitu : 1. Pameran Homogen : hanya memamerkan satu jenis karya saja, misalnya pameran lukisan, pameran patung, pameran kriya, pameran seni grafis, dan sebagainya. Contoh pameran homogen : 2. Pameran Heterogen : memamerkan berbagai macam jenis karya seni, misalnya pameran seni rupa yang menampilkan lukisan, patung, kriya, batik, grafis, dan sebagainya. Contoh pameran
Berdasar jumlah peserta, pameran ada 2 yaitu : Pameran Tunggal : pameran yang dilaksanakan perorangan, hasil karya yang dipamerkan merupakan karya seni satu orang saja Pameran Kelompok : pameran yang diikuti peserta lebih dari satu, beberapa orang/anggota suatu kelompok, misalnya kelompok kelas 9 SMP, kelompok mahasiswa, kelompok kekerabatan, dan sebagainya. Berdasar tempat pelaksanaan, pameran ada 2 yaitu : Pemeran di dalam ruangan (indoor) : pameran dengan setting tertutup, penyelenggarannya harus memperhatikan penataan, unsur cahaya, dan sirkulasi pengunjung. Pameran di luar ruang (outdoor) : penyelenggaraan pameran ini untuk karya-karya yang tahan terhadap suhu ruang terbuka, contohnya patung batu, meskipun bisa juga pameran lukisan atau keramik. Fungsi Pameran di Sekolah sebagai : Media penampilan jati diri siswa Sarana peningkatan daya ekspresi bagi siswa Media memperluas cakrawala pengetahuan seni Media komunikasi antarsiswa dengan apresiator Sarana perangsang kreativitas siswa dalam berkarya seni Wahana pemunculan ide, aliran, dan jenis seni rupa baru bagi siswa Kepanitiaan pameran ada 2 yaitu : Panitia Pengarah (Steering Committee) : bertugas memberi arahan, nasihat, dan petunjuk kepada panitia pelaksana dalam menjalankan tugasnya Panitia Pelaksana (Organizing Committee) : bertugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan dari awal sampai akhir.
Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dari awal sampai akhir dalam pameran. Rencana kerja perlu disusun agar semua kegiatan dan langkah kerja panitia terprogram dengan baik. Rencana kerja tertuang dalam sebuah rumusan yang disebut proposal. Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan rinci untuk kegiatan formal, merupakan usulan kegiatan yang perlu dukungan/persetujuan pihak lain.
Proposal disusun oleh ketua pelaksana, wakil ketua, sekretaris dan bendahara pameran, disusun berdasar pertimbangan, arahan, ataupun petunjuk oleh pembina. Jadwal kerja adalah urutan kegiatan yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Jadwal kegiatan dibuat setelah rencana kerja dari setiap seksi terkumpul. Jawabalah pertanyaan berikut Melaksanakan pameran indoor panitia harus memperhatikan……. (jawaban menggunakan huruf kecil semua)
(a)
PAMERAN SEKOLAH
Pameran adalah Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mengomunikasikan, memperkenalkan, memperlihatkan, dan memajangkan hasil karyanya agar diamati, dihayati, dan diapresiasi orang lain. Pameran dipimpin/ dikoordinir oleh kurator yang berperan menentukan arah dan tujuan pameran, memberi materi pameran, dan mengoleksi karya yang akan dipamerkan.
Karya seni rupa yang bisa dipamerkan yaitu : Lukisan, Patung, Kriya, Tekstil dan sebagainya. Berdasarkan jenis karyanya, pameran ada 2 yaitu : 1. Pameran Homogen : hanya memamerkan satu jenis karya saja, misalnya pameran lukisan, pameran patung, pameran kriya, pameran seni grafis, dan sebagainya. Contoh pameran homogen : 2. Pameran Heterogen : memamerkan berbagai macam jenis karya seni, misalnya pameran seni rupa yang menampilkan lukisan, patung, kriya, batik, grafis, dan sebagainya. Contoh pameran Berdasar jumlah peserta, pameran ada 2 yaitu : Pameran Tunggal : pameran yang dilaksanakan perorangan, hasil karya yang dipamerkan merupakan karya seni satu orang saja Pameran Kelompok : pameran yang diikuti peserta lebih dari satu, beberapa orang/anggota suatu kelompok, misalnya kelompok kelas 9 SMP, kelompok mahasiswa, kelompok kekerabatan, dan sebagainya. Berdasar tempat pelaksanaan, pameran ada 2 yaitu : Pemeran di dalam ruangan (indoor) : pameran dengan setting tertutup, penyelenggarannya harus memperhatikan penataan, unsur cahaya, dan sirkulasi pengunjung. Pameran di luar ruang (outdoor) : penyelenggaraan pameran ini untuk karya-karya yang tahan terhadap suhu ruang terbuka, contohnya patung batu, meskipun bisa juga pameran lukisan atau keramik. Fungsi Pameran di Sekolah sebagai : Media penampilan jati diri siswa Sarana peningkatan daya ekspresi bagi siswa Media memperluas cakrawala pengetahuan seni Media komunikasi antarsiswa dengan apresiator Sarana perangsang kreativitas siswa dalam berkarya seni Wahana pemunculan ide, aliran, dan jenis seni rupa baru bagi siswa Kepanitiaan pameran ada 2 yaitu : Panitia Pengarah (Steering Committee) : bertugas memberi arahan, nasihat, dan petunjuk kepada panitia pelaksana dalam menjalankan tugasnya Panitia Pelaksana (Organizing Committee) : bertugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan dari awal sampai akhir.
Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dari awal sampai akhir dalam pameran. Rencana kerja perlu disusun agar semua kegiatan dan langkah kerja panitia terprogram dengan baik. Rencana kerja tertuang dalam sebuah rumusan yang disebut proposal. Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan rinci untuk kegiatan formal, merupakan usulan kegiatan yang perlu dukungan/persetujuan pihak lain.
Proposal disusun oleh ketua pelaksana, wakil ketua, sekretaris dan bendahara pameran, disusun berdasar pertimbangan, arahan, ataupun petunjuk oleh pembina. Jadwal kerja adalah urutan kegiatan yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Jadwal kegiatan dibuat setelah rencana kerja dari setiap seksi terkumpul.
Jawablah pertanyaan berikut Dalam proposal ada susunan panitia. Tugas dari ketua adalah ... (jawaban menggunakan huruf kecil semua)
(a)
Benar atau Salahkah Pernyataan berikut:
1. Pameran tunggal bisa di ikuti oleh beberapa seniman.
2. Pameran batik, Ktiya, Patung yang dilaksanakan dalam satu tempat adalah pameran homogen
3. Sekretaris bertugas menyebar undangan
Benar, benar, benar
Benar, salah, benar
Benar, salah, salah
Salah, salah, salah
Jodohkanlah pernyataan (123) dan jawaban (ABCD) yang sesuai pada gambar yang terpampang!
Pernyataan:
1. Penanggung jawab
2. Ketua
3. Sekretaris
Jawaban:
A. Bertanggung jawab atas keberhasilan pameran
B. Penanggung jawab kegiatan, memberikan saran
C. Bertanggung jawab menyusun dan menyiapkan proposal
D. Bertanggung jawab mengkoordinir kerja panitia
A, B, C
B, A, C
B, A, D
B, C, D
Jodohkanlah pernyataan (123) dan jawaban (ABCD) yang sesuai pada gambar yang terpampang!
Pernyataan:
1. Seksi Acara
2. Seksi Publikasi
3. Seksi Konsumsi
Jawaban:
A. Menyediakan konsumsi untuk tamu undangan
B. Mengoordinasi dan menyiapkan susunan acara
C. Membuat poster, katalog, spanduk, dan lain-lain
D. Mendokumentasikan semua kegiatan pameran
A, B, C
B, A, C
B, A, D
B, C, A
4 Gram
30 Gram
40 Gram
20 Gram
