NEW
Font size
WorksheetsKuis Persiapan PSAT
Total questions: 25
Worksheet time: 23mins
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Suasana dalam puisi di atas adalah ...
sedih
marah
gembira
kecewa
senang
Bacalah kutipan puisi berikut ini dengan teliti!
Diponegoro
Karya: Chairil Anwar
…
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Petang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
…
Amanat isi kutipan puisi tersebut adalah kita harus ….
berani membela tanah air indonesia
setia mendukung tanah air indonesiI
bangga dengan jati diri negara Indonesia
menjaga perdamaian di negera Indonesia
takut melawan penjajah Belanda
Bacalah kutipan puisi berikut ini dengan teliti!
Berjalan ke barat waktu pagi hari
Waktu berjalan ke barat waktu pagi
Matahari mengikuti di belakang
Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku
Sendiri yang memanjang di depan
Pengimajinasian pada puisi tersebut adalah ….
visual
auditif
taktil
penciuman
audio visual
Hujan Bulan Juni
Karya: Sapardi Djoko Damono
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
Tema dalam puisi tersebut adalah ….
penyesalan
percintaan
kebaikan
kesedihan
perjuangan
Kata konkret dalam puisi tersebut KECUALI ....
kayu
abu
awan
hujan
ingin
Maksud bagian “kayu kepada api yang menjadikannya abu” adalah ....
sesuatu/hal yang sulit
penuh tantangan
pengorbanan yang besar
tiba-tiba dan tidak sengaja
datang dan pergi
Amanat puisi tersebut adalah ....
cinta itu jangan dianggap rumit karena
alam banyak memberikan contoh nyata tentang cinta
cintailah seseorang tanpa harus mengorbankan orang lain
kesederhanaan dapat diperoleh dengan memasak memakai kayu bakar
jika ada kesempatan, ungkapkan perasaan cinta kalian
hargailah hujan yang turun, jangan mengeluh karena hujan sangat bermanfaat bagi manusia
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Masa tua
Perasaan manusia
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Majas personifikasi dalam puisi di atas terdapat dalam baris ...
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 4
3 dan 4
1 dan 3
Cermatilah puisi karya W.S. Rendra
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya!
Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ...
Penglihatan
Perabaan
Pendengaran
Penciuman
Perasaan
Pagi itu terasa amat dingin menusuk kulit, ketika Rian dan Alma sama-sama meneguk kopi bersama untuk sekadar menghangatkan hubungan mereka yang nyatanya lebih dingin dari udara. Mereka bingung akan memulai dari mana. Setelah beberapa menit hanya diam, akhirnya Alma membuka percakapan pagi itu dengan suara lirihnya.
Paragraf di atas merupakan bagian dari naskah drama bagian ....
Epilog
Resolusi
Konflik
Prolog
Dialog
Sukro : Sudahlah, Min! Suatu saat pasti berhasil. Jangan mudah putus asa!
Tasmin : Tapi, saya sudah keluar modal banyak. Kapan sepeda motorku bisa kembali?
Watak tokoh Sukro berdasarkan dialog di atas adalah ....
Pesimis
Pemarah
Optimis
Kritis
Penyabar
Dahlan : "Kamis malam Jumat. Jumat apa?"
Rosana : "Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?"
Dahlan : "Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya."
Rosana : "Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna"
Dahlan : "Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?"
Rosana : "Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?"
Dahlan : "Apa? Bapak rasa tidak ada!" (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : "Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!"
Dahlan : "Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!"
Pesan atau amanat yang dapat diambil dari penggalan naskah drama di atas adalah ....
Nasib manusia sudah ditentukan oleh Tuhan YME.
Berusahalah sekeras mungkin agar hidup tidak jatuh miskin.
Sifat serakah dan kebiasaan berjudi bisa menghancurkan orang.
Baik dan buruknya sifat anak tergantung dari kebiasaan dan didikan orang tua
Jadilah orang yang mengakui kesalahan agar hidup lebih tenang.
Cermati kutipan drama berikut!
Maskun: Kau mesti peringatkan Suhita! Anak itu kian hari kian menjadi,Mar.
Mardilah: Ada apa dengan Suhita, Pak? Tadi pun dia mengeluh karena katanya kau marahi lagi. Sudah selayaknya kau berdamai dengan dia.
Maskun: Dia yang harus berdamai dengan aku.
Mardilah: mengapa kau berperasaan demikian ?
Maskun: Tak tahu aku. Mulut anak itu semakin berbau racun. Barusan tadi dia berkata. Rumah ini rumah penjara. Dan akulah kepala penjaranya.
Mardilah: Adakah sesuatu yang salah engkau tidak tenang? Adakah yang salah?
Maskun: Aku bukan orang yang lemah! Aku kuat! Kalau kau bisa melarang Suhita bercampur gaul dengan kawan-kawannya yang sok tahu politik itu, nah, baru tidak ada yang salah.
Konflik yang ada pada kutipan drama tersebut adalah ....
Pertengkaran Mardilah dan Suhita tentang kegiatan Maskun
Maskun tidak disenangi Suhita karena tindakannya yang otoriter
Maskun dan Mardilah tidak suka kawan-kawan Suhita
Maskun marah kepada Mardilah karena Suhita ikut pergerakan politik
Suhita marah karena Mardilah membela Maskun
Cermati kutipan drama berikut!
Setilawati: Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Kau sudah maklum.
Ishak: (sambil menunjuk keluar) Pergi daripadaku! Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama tersebut adalah ....
Pemarah
pembual
pemberani
tidak bertangung jawab
sombong
Perhatikan teks drama berikut!
Elis : (Datang dari ruang dalam) “Ya ... Pak. Ada apa, Pak?
Kakek : “Mana Ari dan Adi? Sudah sore begini belum
di rumah?”
Elis : “Main ... Pak. Tadi bawa motor.”
Kakek : “Aduh, Elis. Bagaimana Anda membesarkan anak?
Akan jadi apa cucuku kelak?”
Elis : “Sudahlah ... Pak. Kan, Adi dan Ari sudah biasa naik
motor.”
Kakek : “Kau dan suamimu memanjakannya. Mereka masih
SMP, belum berhak punya SIM.”
Elis : “Biar masa kecil mereka senang, Pak! Tidak seperti
kita dulu.”
Kakek : “Aduh ... Lis! Itu, cara mendidik anak yang salah."
Latar tempat penggalan drama tersebut adalah ...
di rumah
di jalan
di sekolah
di halaman
di taman
Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!
Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi....
Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!
Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian....
konflik
orientasi
resolusi
penyelesaian
peleraian
Kualitas anak-anak, pemilik masa depan, sangat ditentukan oleh perlakuan kita terhadap mereka saat ini. Maju mundurnya suatu bangsa di masa depan sangat dipengaruhi oleh kesiapan fisik, mental, sosial, maupun intelektual generasi yang saat ini masih berada dalam fase kanak-kanak.
Dalam karya tulis uraian di atas merupakan bagian …
latar belakang masalah
tujuan penelitian
manfaat penelitian
rumusan masalah
landasan teoretis
Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak.
Bagian karya tulis di atas terdapat pada bagian …
saran
simpulan
isi
pendahuluan
kata pengantar
Demikianlah sekelumit gambaran generasi muda ditinjau dari sosok pribadinya maupun perannya dalam menghadapi era lepas landas. Semoga kajian yang sederhana ini dapat menggugah generasi muda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk selalu menyukseskan era tinggal landas.
Penggalan karya tulis tersebut dikutip dari bagian …
kata pengantar
latar belakang
landasan teoretis
pembahasan
kesimpulan
Sistematika karya tulis:
1. Halaman judul
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Halaman Pengesahan
5. Bab Pendahuluan
6. Bab Isi
7. Bab Penutup
8. Lampiran
9. Daftar Pustaka
10. Abstrak
Urutan sistematika karya tulis yang benar adalah...
1,4,5,6,7,9,3,2,8,10
1,4,3,2,6,7,8,9,5,10
1,4,10,2,3,5,6,7,9,8
1,3,5,4,6,7,2,9,8,10
1,4,3,5,2,6,7,9,8,10
Penulisan kutipan yang benar dari sumber tertulis adalah …
Setiap penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya harus cukup sempit dan terbatas atau sangat khusus untuk digarap (Gorys Keraf, 1980 : 112).
Setiap penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya harus cukup sempit dan terbatas atau sangat khusus untuk digarap ( Komposisi, Gorys Keraf, 1980).
Setiap penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya harus cukup sempit dan terbatas atau sangat khusus untuk digarap (Keraf, 1980 : 112).
Setiap penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya harus cukup sempit dan terbatas atau sangat khusus untuk digarap (Keraf, Gorys Keraf, 1980:112)
Setiap penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya harus cukup sempit dan terbatas atau sangat khusus untuk digarap (Gorys, 1980 : 112).
Urutan nama penulisan daftar pustaka yang benar adalah …..
tahun, nama pengarang, judul buku, kota, penerbit
nama pengarang, judul buku, tahun, kota, penerbit
nama pengarang, tahun, judul buku, kota, penerbit
nama pengarang, judul buku, kota, tahun, penerbit.
nama pengarang, judul buku, kota, penerbit, tahun.
Identitas buku :
Judul : Linguistik Umum
Pengarang : Abdul Chaer
Penerbit : Rineka Cipta
Tempat terbit : Jakarta
Tahun terbit : 1995
Penulisan daftar pustaka yang tepat sesuai dengan identitas buku di atas adalah …..
Abdul, Chaer. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta. 1995.
Chaer, Abdul. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta. 1995.
Chaer, Abdul. Linguistik Umum. 1995. Jakarta : Rineka Cipta.
Abdul Chaer. 1995. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 1995. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta.
Amati dengan saksama penulisan judul karangan berikut!
penghitungan kalori yang dibutuhkan atlet binaraga
Penulisan judul karangan yang sesuai dengan EYD adalah ...
Penghitungan kalori yang dibutuhkan atlet binaraga
Penghitungan Kalori yang Dibutuhkan Atlet Binaraga
Penghitungan Kalori Yang Di Butuhkan Atlet Binaraga
Penghitungan Kalori Yang Dibutuhkan Atlet Binaraga
Penghitungan Kalori yang di Butuhkan Atlet Binaraga
