Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PUISI kelas 8

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah puisi berikut!

Guru

Kaulah yang membimbing kami di sekolah

Dengan ilmu kau berikan kepada kami

Tak kenal lelah dan tak akan menyerah

Kau bagai orang tua kami di sekolah

Tema puisi tersebut adalah ...

a)

ketulusan seorang anak

b)

pengorbanan orang tua

c)

pengabdian seorang guru

d)

perjuangan seorang pahlawan

2.

Bacalah kutipan puisi berikut!

Setelah perang memberi kita

Puing demi puing kepapaan dan air mata

Daftar jenazah yang sentiasa bertambah

Hutang dalam ratusan jam kerja

Timbullah kini kesabaran dan kekuatan

Memikul berat beban nestapa

Seorang tiada hingganya

(Taufi k Ismail 1965)

Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Perang menumbuhkan dendam.

b)

Kedamaian tumbuh setelah perang.

c)

Perang menimbulkan hutang.

d)

Perang mengakibatkan kesengsaraan.

3.

Perhatikan puisi berikut!

Untuk Presiden Baru Segala prosesi sudah berlalu

Di pundakmu kini terpikul amanah

Jutaan tangan memohon menengadah

Merajut asa dengan hati penuh gelisah

Harapkan masa depan kian cerah

Kami tak lagi butuh janji

Tak juga butuh panji-panji

Bukalah segala jurus-jurus sakti

Mantapkan rencana tampakkan bukti

Moga bahagia tak lagi sekedar mimpi

Dan derita lama kian hari kian terobati

Tema yang tepat untuk puisi tersebut adalah ...

a)

presiden baru

b)

harapan perubahan

c)

tuntutan bukti janji

d)

penderitaan lama

4.

Bacalah kutipan puisi berikut!

Semut itu

Begitu kecil tubuhmu

Berangkat bertaut pijak

Gotong royong dalam ketangguhan

Benda sebesar gunung pun kan terangkat

Hidupmu ajarkan kebersamaan

Saling gandeng tangan

Tuk semua urusan

Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Semangat rakyat

b)

Keadilan bersama

c)

Keberanian berbuat

d)

Makna kebersamaan

5.

Bacalah puisi berikut!

Hutan yang dulu rimbun

Kini tinggal tonggak

Lambang angkuh dan congkak

Burung tak lagi bersiul

Embun tak lagi bergantung

Di ujung daun

Ranting menusuk matahari

Imaji atau citraan pada bait pertama adalah ...

a)

Perasaan

b)

Pendengaran

c)

Penglihatan

d)

Perabaan

6.

Perhatikan puisi berikut!

Sepahit kopi yang pernah ku rasakan

Jauh lebih pahit ketika kau memutuskan untuk pergi

Meninggalkan segala mimpi-mipi kita

Dimana pekatnya masih melekat dalam hati

Imaji yang tergambar dalam puisi tersebut adalah...

a)

Pendengaran (auditori)

b)

Penglihatan (visual)

c)

Perabaan (taktil)

d)

Pencecapan (rasa)

7.

Perhatikan puisi berikut

Suara itu makin merdu

Membuai jiwa yang resah

Mendentingkan nada syahdu

Imaji yang tergambar dalam puisi tersebut adalah...

a)

Pendengaran (auditori)

b)

Penglihatan (visual)

c)

Perabaan (taktil)

d)

Pencecapan (rasa)

8.

Perhatikan puisi berikut

Pohon-pohon cemara di kaki gunung pohon-pohon cemara

Menyerbu kampung-kampung bulan di atasnya

menceburkan dirinya ke kolam

membasuh luka-lukanya

Imaji yang tergambar dalam puisi tersebut adalah...

a)

Pendengaran (auditori)

b)

Penglihatan (visual)

c)

Perabaan (taktil)

d)

Pencecapan (rasa)

9.

Suasana indah hati bergairah (1)

Dewi malam bersinar terang (2)

Bintang-bintang bertaburan (3)

Sungguh besar keagungan Illahi (4)

imaji atau citraan perasaan pada puisi tersebut terdapat pada larik ke ...

a)

(1) dan (4)

b)

(2) dan (3)

c)

(2) dan (4)

d)

(3) dan (4)

10.

Perhatkan puisi berikut

Cintaku Jauh Di Pulau (Chairil Anwar)

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh !

Perahu yang bersama ‘kan merapuh!

mengapa ajal mememanggil dulu

sebelum sempat berpeluk dengan cintaku

Suasana dalam puisi tersebut adalah....

a)

sedih

b)

marah

c)

gembira

d)

kecewa

11.

Perhatikan puisi berikut.

Pagi di Central Park, ada serimbun semak

sedang berbunga, berembun dan merekah

Di dekatnya, di bangku taman, duduk tertidur

seorang gelandangan, merengkuh tubuh ringkih sendiri.

Imaji yang tergambar pada puisi tersebut adalah...

a)

Pendengaran (auditori)

b)

Penglihatan (visual)

c)

Perabaan (taktil)

d)

Pencecapan (rasa)

12.

1. ANAK YANG ANGKUH

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

. . . .

Karya W.S. Rendra

Puisi tersebut menimbulkan citraan . . . .

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Penciuman

d)

Pendengaran

13.

3. Mentari mulai terbit

Ucapkan salam selamat pagi

Senandung burung

Bernyanyi riang

Terbang […]


Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah....

a)

di rumput hijau

b)

pinggir sawah

c)

jalan setapak

d)

di angkasa raya

14.

4. Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!

...

Wahai sahabat

Untuk slamanya

Kita percaya

Tebarkan arah jangan pernah lelah

Untukmu sahabat

...


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Persahabatan

b)

Kelelahan

c)

Perdamaian

d)

Kepercayaan

15.

10. Perhatikan cuplikan puisi Amal Hamzah yang berjudul “Laut” berikut ini!

Berdiri aku di tepi pantai

Memandang lepas ke tengah laut

Ombak pulang, memecah berderai

Keribaan pasir rindu berpaut.


Cuplikan puisi di atas melukiskan

a)

Kedaan si aku yang memandangi pantai

b)

Keadaan ombak yang memecah pantai

c)

Keindahan laut dengan ombaknya yang memecah pantai

d)

Keadaan pasir laut yang memenuhi pantai

16.

Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusun larik dan bait, serta penuh makna. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....

a)

Prosa

b)

Karya sastra

c)

Puisi

d)

Cerita pendek

17.

Pemilihan kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya disebut ...

a)

Imaji

b)

Tema

c)

Tipografi

d)

Diksi

18.

Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam struktur batin puisi adalah ....

a)

Tema

b)

Rasa

c)

Amanat

d)

Imaji

19.

Deretan bukit menghijau

Hamparan kerikil dan batu

Air sungai gemericik merdu

Di sanalah tempat kami bersatu

Sungguh indah dikenangkan

Takkan mungkin terlupakan

Imaji penglihatan dalam kutipan puisi tersebut terletak pada baris ke- ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

20.

Masa kecilku begitu penuh ceria

Kala itu yang ada hanyalah nyata

Dan tak ada sedikit pun pura-pura

Salah satunya

Saat aku diboncengkan sepeda

Oleh ayah tercinta

Penuh kasih kami bergembira

Melihat alam penuh pesona

Sawah menguning sebagai pertanda

Sebentar lagi panen akan tiba

Semua pun menyambutnya dengan sukacita


Isi puisi tersebut adalah ...

a)

Menceritakan seorang petani yang akan panen

b)

Menggambarkan keindahan alam di sebuah desa

c)

Menceritakan masa kecil yang penuh kegembiraan

d)

Menggambarkan seorang sedang menyambut panen