WorksheetsPAT Sejarah
Total questions: 75
Worksheet time: 39mins
Penyebab utama timbulnya kesulitan ekonomi Indonesia masa pendudukan Jepang adalah
terjadi inflasi dan krisis ekonomi Indonesia yang berkepanjangan
rakyat Indonesia belum mahir dalam mengelola pertanian dan perkebunan
Jepang mengeksploitasi sumber daya ekonomi untuk kepentingan perangnya
kurangnya pengawasan Jepang atas areal pertanian dan perkebunan
Jepang kurang memperhatikan bidang ekonomi karena fokus ke militer
Pengertian romusha adalah
upacara penghormatan kepada matahari
tradisi kerja bakti zaman Jepang
bentuk kebaktian rakyat terhadap Jepang
sistem kerja paksa zaman Jepang
salah satu seni masa Jepang
Upaya mempersatukan mempersatukan bangsa Indonesia dimulai dari mempersatukan organisasi pemuda melalui. Kongres Pemuda yang I pada tahun
1908
1925
1926
1927
1928
Pada rapat kedua, Konggres Pemuda II membahas masalah
Pelatihan kemandirian bangsa
Pendidikan kebangsaan dan demokrasi
Pembentukan Ikrar Sumpah Pemuda
Mempersiapkan konggres-konggres pemuda berikutnya
Semua perkumpulan pemuda harus bersatu dalam organisasi
Istilah Indonesia menjadi nama resmi di seluruh tanah air, bangsa, dan negara Indonesia dikenal melalui peristiwa
Kebangkitan Nasional
Proklamasi Kemerdekaan
Sidang BPUPKI
Sumpah Pemuda
Sidang PPKI
Motif utama Jepang dalam menginvasi Indonesia adalah
membuat persemakmuran Asia Timur raya yang dipimpin oleh Jepang
membebaskan bangsa-bangsa Asia dari imperialisme bangsa Barat
saudara tua dari seluruh bangsa-bangsa di Asia
memenuhi kebutuhan militer Jepang
menjadikan bangsa-bangsa Asia agar merdeka
Jepang datang ke Indonesia dengan membawa propaganda simpatik yaitu
mengusahakan kemakmuran bagi bangsa Indonesia
memberikan kebebasan beragama bagi masyarakat Indonesia
meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia
melindungi Indonesia dari kekejaman bangsa barat
menumbuh kembangkan perekonomian di Indonesia
Selain pemerintahan militer, Jepang juga membentuk pemerintahan sipil untuk medukung jalannya pemerintahan. Pemerintahan tertinggi Jepang di Indonesia, dipegang oleh
Gunshaikan
Gunsheibu
Shu
Somobu
Shihobu
Di bawah ini yang tidak termasuk oganisasi semi militer pada masa pendudukan Jepang adalah
Seinedan
Fujinkai
Keibodan
Barisan pelopor
Heiho
Tujuan utama pemerintah pendudukan Jepang membentuk PETA adalah
mempersiapkan bangsa Indonesia sebagai bangsa merdeka
mendapatkan bantuan dalam menghadapi perang pasifik
mempertahankan Indonesia dari ancaman bangsa barat
memberikan kesempatan rakyat Indonesia membela negara
memberikan pendidikan militer kepada rakyat Indonesia
Tujuan pokok pembentukan Jawa Hokokai pada tahun 1944 pada masa pendudukan Jepang adalah
Membentuk kekuatan militer di kalangan masyarakat Jawa, persiapan Indonesia merdeka
membentuk pasukan berani mati di Jawa, untak kepentingan pemerintahan Indonesia
Menggalang dukungan rakyat untuk berbakti dan rela berkorban demi perang Jepang
Menggalang dukungan untuk mewujudkan dan mendukung perjuangan Gerakan Tiga A
Mendukung kepentingan ekonomi Jepang melalui pembentukan organisasi
Pernyataan berikut ini yang menggambarkan praktek pendudukan Jepang dalam bidang ekonomi adalah
Jepang di Indonesia memusatkan perhatiannya pada bidang perkebunan rakyat
Jepang sangat memperhatikan kesejahteraan ekonomi seluruh rakyat Indonesia
Jepang menguras semua sumber ekonomi Indonesia untuk kepentingan perangnya
masa pendudukan Jepang, sistem ekonomi uang yang telah ada semakin popular
pertanian masa Jepang semakin berkembang dan dinikmati bersama oleh Jepang dan rakyat
Tujuan Sumpah Pemuda tahun 1928 adalah
Menambah kegiatan gerakan pemuda Indonesia
Mempersatukan seluruh kekuatan gerakan pemuda Indonesia
Mempersatukan seluruh bangsa Indonesia
Mempercepat proses pencapaian kemerdekaan
Mengkoordinasi gerakan-gerakan politik Indonesia
Kebijakan pemerintahan Jepang dalam bidang politik pemerintahan yakni Chuo Sangi In. Tugas Chuo Sangi In adalah
Membangun gerakan gotong royong dalam masyarakat
Memberikan pengawasan terhadap pemerintahan
Melatih para pemuda dengan keterampilan pemerintahan yang lebih baik
Membantu pemerintahan jepang dalam hal mengawasi rakyat
Memberikan saran untuk tindakan yang akan diambil pemerintahan jepang
Selain menetapkan provinsi dan gubernurnya, Sidang PPKI II juga menetapkan
presiden dan wakil presiden
susunan departemen
susunan tentara kebangsaa
kepolisian negara Indonesia
badan penerangan umum
Dibawah ini termasuk 8 provinsi yang ditetapkan beberapa saat setelah Indonesia merdeka, kecuali
Madura
Sunda Kecil
Kalimantan
Jawa Barat
Sulawesi
Republik Indonesia dibagi menjadi 8 Provinsi dan masing-masing provinsi dipimpin oleh seseorang gubernur. Hal ini didasarkan pada
keputusan sidang PPKI pertama
sidang istimewa MPR
keputusan sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945
kesepakatan antara Presiden dan MPR
musyawarah para pendiri negara RI
Salah satu keputusan penting yang diambil dalam sidang PPKI yang ketiga adalah
menetapkan bahwa PPKI berfungsi sebagai MPR
membentuk 12 departemen
Pembentukan Partai Nasional Indonesia
menetapkan rancangan UUD 1945
memilih presiden dan wakil presiden
Tokoh yang mengusulkan Sockarno dan Hatta sebagai presiden dan wakil presiden secara aklamasi adalah
Otto Iskandardinata
Sukarni
Ahmad Soebardjo
Sayuti Melik
Yusuf Kunto
Pada dasarnya pembentukan PETA bertujuan mempertahankan wilayah Indonesia dari serangan Sekutu. Pembentukan PETA memberi dampak positif bagi bangsa Indonesia adalah
Meningkatkan sikap toleransi pada pemuda Indonesia
Membuka kesempatan rakyat Indonesia untuk memperoleh pelatihan militer yang lebih intensif
Mendorong munculnya tokoh-tokoh terpelajar dari golongan pribumi
Menyebabkan runtuhnya penguasaan
Belanda di Indonesia
Menaikkan kedudukan pemuda Indonesia di mata Jepang.
Pertempuran antara Inggris dengan rakyat Surabaya membuat kerugian besar pada pihak Inggris karena menewaskan salah satu Jenderal Inggris yaitu
Letnan Jenderal Cristison
Brigjen A.W.S. Mallaby
Jenderal Douglas Mc Artur
Mayjen Manserg
Jenderal Richard K. Sutherland
KTN (Komisi Tiga Negara) merupakan komite bentukan PBB yang bertujuan menengahi pertikaian antara Indonesia dengan Belanda. Anggota KTN dari Australia yang menjadi wakil dari Indonesia adalah
Dr. Frank Graham
Paul Van Zeelan
Richard Kirby
Mr. Roem
Mr. Royen
Agresi militer Belanda I terjadi pada tanggal
29 September 1945
10 November 1945
14 Disember 1945
21 Juli 1947
25 Oktober 1945
Pada tanggal 19 Desember 1948 Belanda melakukan Agresi Militer II yang membuat ibu kota jatuh, untuk menyelamatkan RI Soekarno menugaskan pembentukan PDRI (Pemerintah Darurat Indonesia) kepada
Mr. Syarifuddin Prawiranegara
Amir Syarifudin
Muhammad Natsir
Juanda
Moh. Hatta
Selama perjuangan bersenjata menghadapi sekutu dan Belanda TNI dipimpin oleh
Jenderal Soeharto
Jenderal A. Yani
Jenderal A. H. Nasution
Jenderal D.I. Panjaitan
Jenderal Soedirman
Wilayah Indonesia yang diakui oleh Belanda berdasarkan Hasil dari perundingan Linggar Jati adalah
Jawa, Sumatra, Kalimantan
Jawa, Sumatra, Sulawesi
Jawa Tengah, Jogja, Sumatra
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat
Sumatra, Jawa, Madura
Wilayah Indonesia yang diakui oleh Belanda berdasarkan Hasil dari perundingan Renville adalah
Jawa, Sumatra, Kalimantan
Jawa, Sumatra, Sulawesi
Jawa Tengah, Jogja, Sumatra
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat
Sumatra, Jawa, Madura
Perjanjian Roem-Royen terjadi pada tanggal
23 Agustus 1949
14 April 1949
25 Maret 1947
7 Mei 1949
10 November 1945
KMB dimulai di Den Haag Belanda pada tanggal
23 Agustus 1949
14 April 1949
25 Maret 1947
7 Mei 1949
10 November 1945
.Pemimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar dalah adalah
Sultan Hamid II
Mr. Roem
Syafrudin Prawiranegara
Moh. Hatta
M. Natsir
Perundingan Linggarjati menunjukkan kegigihan bangsa Indonesia dalam bentuk perjuangan
Diplomasi
Bersenjata
Revolusi
Konfrontasi
Infiltrasi
Belanda membentuk negara-negara boneka di wilayah RI dengan mengadakan konferensi
Inter-Indonesia
Kalijati
Meja Bundar
Malino
Renville
Pada tanggal 19 September 1945 terjadi insiden bendera, terjadi ketika orang-orang belanda dibantu oleh serombongan pasukan sekutu mengibarkan bendera belanda di puncak hotel. Dimanakah insiden bendera ini terjadi
Kantor Berita Domei
Monas
Lapangan Ikada
Hotel Yamato
Hotel Majapahit
Delegasi dari Belgia yang mewakili Belanda dalam Komisi Tiga Negara adalah
Paul Van Zeeland
Richard C. Kirby
Frank Graham
Lord Killearn
Marle Chocran
Berikut merupakan provinsi yang dibentuk saat Indonesia merdeka, kecuali
Sumatra
Jawa Barat
Sunda Kecil
Kalimantan
Papua
Kedatangan tentara sekutu di Indonesia pada mulanya diterima dengan oleh rakyat Indonesia karena
Kedatangan sekutu bertujuan untuk mengusir Jepang
Kedatangan sekutu bertujuan melucuti tentara Jepang dan mengatur pemulangan mereka ke negara asal
Kedatangan sekutu diminta oleh para pemimpin Indonesia
Sekutu baru menaklukkan Jepang
Sekutu diharapkan dapat membantu membentuk pemerintahan
Peristiwa 10 November 1945 merupakan peristiwa pertempuran rakyat Surabaya melawan tentara sekutu yang berusaha untuk menguasai kota Surabaya, tokoh yang membakar semangat arek-arek Surabaya melalui pidatonya yang disiarkan lewat radio adalah
Soekarno
Soekarwo
Hatta
Soetomo
H.O.S. Cokroaminoto
Serangan umum 1 Maret 1949 merupakan serangan TNI terhadap Belanda yang berada di Kota
Yogyakarta
Ambarawa
Surabaya
Palembang
Bandung
Pada masa Agresi Militer Belanda II, Drs. Moh. Hatta ditangkap oleh Belanda lalu diasingkan ke Pulau Bangka. Beliau selalu tampil dalam perundingan dalam menyelesaikan pengakuan kedaulatan RI. Hal tersebut menunjukkan beliau memiliki peran yang besar dalam hal
berjuang mengisi kemerdekaan
mencapaikemerdekaan Indonesia
mengusir masuknya faham liberal
mempertahankankemerdekaan RI
memperbaikikehidupanrakyat
Tanggal 19 Desember 1948 pesawat terbang Belanda mengebom Maguwo (sekarang Bandara Adisucipto) dan bangunan penting di kota Yogyakarta. Peristiwa ini mengawali Agresi Militer Belanda II. Pengeboman dilanjutkan dengan penerjunan pasukan udara. Dalam waktu singkat kota Yogyakarta yang pada waktu menjadi Ibukota RI dapat dikuasai oleh Belanda. Sebelum pasukan Belanda memasuki istana kepresidenan, Presiden Soekarno memerintahkan kepada Mr. Maramis, dr Sudarsono, dan L.N Palar yang sedang di New Delhi untuk membentuk Pemerintahan Pelarian. Alasan dibentuknya pemerintahan pelarian tersebut adalah
adanya hubungan diplomasi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah India
untuk minta bantuan dari pemerintah India guna menghadapi pendudukan kembali pasukan Belanda
untuk mengantisipasi apabila pemerintah RI di Yogyakarta tidak dapat berfungsi lagi
kota Yogyakarta tidak memungkinkan lagi untuk menjadi ibukota pemerintahan Republik Indonesia
memperlihatkan kepada Belanda bahwa Indonesia masih sanggup menjalankan pemerintahan
Proklamasi merupakan sebuah peristiwa besar yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan bangsa Indonesia. Semua golongan masyarakat memiliki peran penting dalam peristiwa sekitar proklamasi. Salah satu peran penting yang dilakukan golongan pemuda dalam hal ini Syahrir dalam proses proklamasi berikut ini adalah
menyebarkan berita kekalahan Jepang kepada para pemuda agar segera bersiap menghadapi proklamasi
mencegah golongan tua memproklamirkan kemerdekaan
memobilisasi pemuda untuk bersiap memproklamirkan kemerdekaan
membantu Jepang melawan Sekutu.
mencegah golongan tua melawan Jepang.
Setelah perdebatan sengit antara golongan tua dan golongan muda, akhirnya Soekarno dan Hatta dibawa kembali ke Jakarta dari Rengasdengklok. Tokoh yang berperan penting membawa kembali Soekarno dan Hatta dari Rengasdengklok, adalah
Wikana
Syahrir
Achmad Soebardjo
Chaerul Saleh
SK Trimurti
Salah satu peran besar yang dilakukan pers atau para jurnalis dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain
memastikan berita proklamasi menyebar di sekitar pegangsaan Timur saja
berusaha menggunakan kantor berita Jepang Domei untuk menyebarkan berita proklamasi.
mencegah berita proklamasi menyebar ke seluruh wilayah RI
berusaha memastikan berita proklamasi tersampaikan ke seluruh Jakarta
memastikan berita proklamasi menyebar ke seluruh Indonesia dan luar negeri.
Tokoh ini merupakan salah satu yang menginspirasi bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Dalam peristiwa IKADA tokoh ini berjalan mendampingi Soekarna ketika beliau berpidato di lapangan IKADA. Beliau merupakan inspirator dalam peristiwa di lapangan IKADA tsb. Tokoh yang di maksud adalah
Sukarni
Achmad Soebardjo
Wikana
Tan Malaka
Syahrir
Teks Proklamasi selesai dibuat, tanggal kemerdekaan telah ditentukan, bahkan Lokasi pembacaan proklamasi telah disepakati, salah satu hal yang kurang adalah Bendera Merah Putih. Salah satu tokoh yang berperan penting menjahit Sang Saka Merah Putih, yang dikibarkan dalam peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945, adalah
Fatmawati Soekarno
SK Trimurti
Rahmi Hatta
Oetari Sutarti
Inggit Ganarsih
Salah satu wartawan kantor berita Domei yang menyerahkan teks proklamasi untuk disiarkan dan disebarluaskan ke seluruh dunia, adalah
Wikana
Sukarni
Syahrir
Ahmad Subardjo
Syahruddin
Peritiwa Proklamasi memberi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Peristiwa Proklamasi juga memberi gambaran betapa perjuangan dan pengorbana para pendiri bangsa sangat luar biasa. Pengorbanan dan keikhlasan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat luar biasa. Sebagai generasi muda penerus bangsa, nilai nilai perjuangan apa saja yang dapat diambil dari peristiwa Proklamasi tersebut
Nasionalis serta mementingkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
mementingkan kepentingan golongan tertentu
kesabaran dan tanggung jawab
kemenangan golongan muda atas golongan tua.
lahir nya suatu bangsa yang merdeka.
Janji kemerdekaan atas wilayah jajahan termasuk Indonesia disampaikan PM Koiso di depan parlemen Jepang pada tanggal 7 September 1944. Keluarnya janji kemerdekaan Jepang bertujuan
menarik simpati rakyat jajahan agar mendukung Jepang
melakukan dekolonisasi pasca Perang Pasifik
mencegah jatuhnya wilayah jajahan Jepang ke tangan Sekutu
mempersiapkan pembentukan pemerintahan bagi Indonesia
mengakhiri keterlibatan Jepang dalam Perang Pasifik
Ketidaktstabilan politik di Jepang menyebabkan Marsekal Terauchi mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh Indonesia di Dalat Vietnam. Pertemuan tersebut membahas
dampak kekalahan Jepang dalam perang pasifik bagi Indonesia
rencana Jepang untuk mengakhiri pendudukannya di Indonesia
keikutsertaan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang dalam Perang Pasifik
rencana pemberian kemerdekaan bagi Indonesia
pembentukan organisasi yang akan mengakomodasi kepentingan pemuda Indonesia
Sambil menunggu penyerahan kekuasaan di Indonesia kepada Sekutu, Jepang diwajibkan untuk menjaga status quo yang artinya
Jepang memastikan tidak akan bertahan di Indonesia
Jepang membiarkan Indonesia dikuasai Belanda
Jepang wajib menjaga Indonesia dan tidak merubah keadaan
Sekutu menjamin mengembalikan semua aset Jepang saat tiba di Indonesia
Jepang berada di bawah status pengawasan PBB
Reaksi golongan tua dan golongan muda berbeda ketika mendengar kekalahan Jepang atas Sekutu. Reaksi golongan muda terhadap ketua PPKI setelah mengetahui Jepang meyerah kepada sekutu adalah
menuntut Soekarno-Hatta segera memproklamirkan kemerdekaaan Indonesia
menghendaki kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945
mendesak Soekarno-Hatta untuk memutuskan ikatan-ikatanya dengan Jepang
mendesak Soekarno-Hatta cepat-cepat mengambil alih kekuasaan dari Jepang
menuntut Soekarno-Hatta segera mengusir Jepang dari bumi Indonesia
Jaminan yang diberikan oleh Achmad Subarjo kepada pemuda pada saat menjemput Soekarno-Hatta di Rengasdengklok adalah
akan melaksanakan lobi politik kepada Mayor Jenderal Nishimura agar proklamasi dapat dideklarasikan di Lapangan Ikada
akan mendapatkan izin dari pemerintah Jepang karena telah ada kesepakatan dengan Jenderal Terauchi di Dalat
menjamin proklamasi akan dibacakan setelah mengantar Soekarno berobat karena sakit malaria
menjamin proklamasi akan dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 17 Agustus 1945
Tadashi Maeda mau membantu dan memfasilitasi dalam penyusunan teks proklamasi
Setelah peristiwa Rengasdengklok, Soekarno-Hatta bertemu dengan Nishimura yang menjabat sebagai kepala Urusan Umum Pemerintahan Jepang di Indonesia. Pertemuan tersebut bertujuan
mendorong pemerintah militer Jepang meringkus gerakan bawah tanah
meminta masukan Jepang mengenai naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
mencegah keterlibatan Jepang dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia
meminta pasukan keamanan Jepang dalam rapat-rapat PPKI
menjajaki sikap Jepang terhadap rencana persiapan kemerdekaan Indonesia
Informasi yang tidak tepat berikut ini terkait dengan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah
didahului dengan pidato singkat yang disampaikan Soekarno
lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan spontan
sebelumnya meminta jaminan keamanan dari pihak Jepang
bendera dijahit Ibu Fatmawati, tiang bendera terbuat dari batang bamboo
"Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia". Makna penggalan pernyataan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia bagi bangsa Indonesia adalah
Jepang telah memenuhi janji kemerdekaan kepada masyarakat Indonesia
Indonesia segera menyusun pemerintahan dan ketatanegaraan yang baru
Proklamasi kemerdekaan merupakan puncak perjuangan
Saatnya membangun kehidupan yang lebih modern
Masyarakat dapat mengambil alih seluruh persenjataan Jepang di Indonesia
Setelah Proklamasi kemerdekaan Indonesia, dilanjutkan penyebaran berita Proklamasi agar cepat dan segera diketahui banyak orang. Berikut ini sarana penyebaran berita Proklamasi kemerdekaan yang pertama, yaitu
TVRI
pamflet dan selembaran kertas
harian kabar Suara Asia
radio kantor berita Domei
RRI
Berita Proklamasi menyebar ke berbagai daerah di Indonesi melalui utusan daerah yang menjadi anggota PPKI. Anggota PPKI yang berasal dari daerah Aceh adalah
Gusti Ketut Pudja
Muhammad Noor
Sam Ratulangi
Teuku cik Ditiro
Teuku Moh Hasan
Pada September 1944 PM Koiso memberikan janji kemerdekaan bagi Indonesia. Janji Koiso mengawali proses kemerdekaan Indonesia. Dalam janji Koiso wilayah Indonesia setelah merdeka meliputi
seluruh wilayah bekas kekuasaan tentara ke 25 dan ke 16
seluruh wilayah yang diambil Jepang dari pasukan Sekutu
seluruh wilayah bekas jajahan Jepang yang ada di Asia Tenggara
seluruh daerah yang menjadi kekuasaan Armada Selatan Kedua
seluruh bekas wilayah pemerintah Hindia Belanda
Berita penyerahan tanpa syarat Jepang kepada Sekutu mulai tersebar 15 Agustus 1945. Akan tetapi Jepang menyembunyikan berita tersebut dari pemimpin Indonesia. Tindakan jepang menyembunyikan penyerahannya karena
berita tersebut dapat menyebabkan bangsa Indonesia enggan membantu Jepang
berita kekalahan Jepang dapat menyebabkan kewibawaan Jepang di mata bangsa Indonesia merosot
Jepang menganggap jaringan komunikasi di Indonesia belum mampu menyebarkan berita kekalahan Jepang
AS menghendaki kekalahan Jepang hanya diketahui oleh pasukan sekutu
Jepang tidak ingin desakan Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan semakin kuat
Perhatikan Pernyataan Berikut!
(1) Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu
(2) Jepang memberi kebebasan dan demokrasi pada rakyat
(3) Jepang menjadi koloni AS sejak Agustus 1945
(4) Jepang bersedia dibagi wilayahnya kepada Sekutu
(5) Jepang bersedia mengikuti seluruh proses peradilan militer internasional
Isi dari deklarasi Postdam ditunjukkan pada angka
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (3), dan (4)
(2), (3), dan (4)
Pada 15 Agustus 1945, golongan muda mengadakan rapat di Laboratorium Bakteriologi Jakarta di bawah pimpinan Chaerul Saleh. Rapat tersebut menghasilkan keputusan
menuntut Jepang agar memberi lampu hijau bagi pelaksanaan proklamasi
mendesak Soekarno dan Hatta melepaskan diri dari ikatan Jepang
menyampaikan keputusan golongan muda, yaitu memboikot sidang PPKI
Jalan Pegangsaan Timur No 56 tempat pelaksanaan proklamasi
Memaksa Soekarno-Hatta menyingkir ke Rengasdengklok
Perhatikan fakta-fakta di bawah ini!
(1) kekalahan Jepang dalam pertempuran di Pasifik
(2) Jatuhnya bom atom di Hiroshima & Nagasaki
(3) Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu
(4) Jepang akan segera dipulangkan oleh Sekutu
(5) Belanda ingin menguasai kembali melalui NICA
Berdasarkan data di atas, fakta yang berhubungan dengan terjadinya peristiwa Rengasdengklok adalah
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (3) dan (5)
C. (2), (3) dan (4)
D. (2), (3) dan (4)
E. (3), (4) dan (5)
Peristiwa Rengasdengklok dapat disimpulkan sebagai
peristiwa yang sangat ceroboh
tindakan anak-anak muda yang tanpa perhitungan
penculikan yang menunda proklamasi
kemenangan semangat muda dalam detik-detik proklamasi
pengamanan Soekarno-Hatta dari pasukan Jepang
Pada 16 Agustus sore hari, Soekarno dan Hatta beserta rombongan kembali ke Jakarta dan langsung menuju rumah Laksamana Tadashi Maeda yang beralamat di Jalan Imam Bonjol No 1 Jakarta, yang dipilih sebagai tempat penyusunan teks proklamasi. Alasannya adalah
rumah Laksamana Tadashi Maeda berada di tengah kota dan mudah dijangkau transportasi
Laksamana Tadashi Maeda adalah seorang pejabat Jepang yang bersahabat dengan Achmad Soebarjo dan diyakini aman dari tentara Jepang
Laksamana Tadashi Maeda ingin merealisasikan janji Koiso untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia
Laksamana Tadashi Maeda mendapat mandat dari Jenderal Nishimura untuk memfasilitasi pembuatan teks proklamasi
. Laksamana Tadashi Maeda merasa putus aa dengan kekalahan Jepang dan memutuskan membantu Indonesia
Perhatikan data berikut.
(1) Tempat kelahiran di Wonogiri, pada 17 Februaru 1903
(2) Pernah menjabat sebagai Walikota Jakarta
(3) Memberikan sambutan pada acara proklamasi kemerdekaan Indonesia
Berdasarkan data tersebut, merupakan ciri dari tokoh yang bernama
Chaerul Saleh
dr. Muwardi
Moh Yamin
Suwiryo
Wikana
Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan RI oleh Soekarno-Hatta telah membawa Indonesia pada babak baru sebagai sebuah negara yang merdeka. Berikut salah satu makna proklamasi pada aspek ketatanegaraan adalah
bebas mengatur pemerintahan sendiri sesuai konstitusi
menjadi pelopor bangsa lain untuk bebas dari belenggu penjajahan
lepas dari segala bentuk penindasan yang dilakukan bangsa lain
merdeka atas jerih payah sendiri, bukan pemberian
menghindarkan dari kondisi vacuum of power atas status quo yang dibuat Jepang
Awalnya pelaksanaan proklamasi 17 Agustus 1945 direncanakan di Lapangan Ikada, tetapi Soekarno tidak menyetujuinya dan memindahkan ke Jalan Pegangsaan Timur No 56 Jakarta. Alasan pemindahan tempat pelaksanaan adalah
Jalan Pegangsaan Timur markas para aktivis dan tokoh pergerakan
Lapangan Ikada sulit dijangkau masyarakat karena terlalu jauh
pelaksanaan di Lapangan Ikada ditakutkan memicu bentrok dengan militer Jepang
menghindari provokasi tentara Sekutu dan pihak asing
Lapangan Ikada adalah pusat militer Jepang
Kedatangan Jepang ke Indonesia menyebabkan pemerintah kolonial Belanda harus menyerah tanpa syarat kepada pasukan Jepang di Indonesia, peristiwa ini terjadi di Kalijati Subang Jawa Barat pada
8 Januari 1942
8 Februari 1942
8 Maret 1942
8 April 1942
8 Mei 1942
Pendudukan Jepang di Indonesia menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Hal ini disebabkan Jepang mengadakan eksploitasi baik bidang ekonomi maupun sosial. Pada Maret 1943 pemerintah Jepang membentuk Pusat Tenaga Rakyat (Putra) yang dipimpin oleh empat serangkai yaitu Ir. Soekarno, Hatta, Mas Mansyur , Ku Hajar Dewantara. Melalui Putera, para pemimpin Indonesia dapat berhubungan dengan rakyat secara langsung, baik melalui rapat maupun media masa milik Jepang. Pada perkembangan organisasi Putra dimanfaatkan oleh para pemimpin Indonesia dalam proses perjuangan bangsa Indonesia, karena
menarik perhatian bangsa Indonesia agar membantu pasukan Jepang dalam perang Asia Timur Raya
membangkitkan semangat nasionalisme serta menumbuhkan rasa percaya diri serta harga diri bangsa
mempersatukan rakyat Jawa dalam menghadapi serangan sekutu dalam perang Asia Timur Raya
membujuk kaum nasionalis sekuler dan kaum intelektual agar dapat mengerahkan tenaga untuk melawan Jepang
mengerahkan rakyat Indonesia untuk mendukung peperangan Jepang menghadapi sekutu
Perhatikan jenis-jenis tanaman berikut ini !
1. Jarak
2. Tembakau
3. Kapas
4. Cengkih
5. Padi
Tanaman yang wajib ditanam oleh masyarakat Indonesia terutama di Jawa pada masa pendudukan Jepang, ditunjukkan oleh nomor
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 5
4 dan 5
5 dan 4
Jepang mendirikan Keimin Bunkei Shidoso dengan tujuan
menciptakan lapangan kerja bagi romusha
mengamankan pertahanan di tingkat desa
mendukung kegiatan propaganda Jepang
mensosialisasikan kebijakan sikerei
mengawasi dan membatasi seniman pribumi
Shuisintai, Seinendan, dan Hizbullah adalah beberapa contoh organisasi semi militer yang dibentuk langsung oleh pemerintah militer Jepang. Tujuan tersembunyi dibalik pembentuknya organisasi semi militer pada masa pendudukan Jepang adalah
mendidik dan melatih pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah air
untuk mendapatkan tentara profesional dalam mensukseskan peperangan di luar negeri
mengakomodasi gerakan kaum nasionalis agar tidak terjadi gerakan bawah tanah
untuk mendapatkan tentara terdidik dalam mensukseskan peperangan di dalam negeri
untuk mendapatkan tentara cadangan dalam mensukseskan peperangan Jepang
Pada masa pendudukan Jepang, para pendidik (guru) serta siswa-siswi zaman penjajahan Jepang harus melakukan rutinitas upacara juga melakukan Dai Toa, yaitu sumpah setia pada cita-cita Asia Raya dan wajib melakukan senam Jepang (Taiso) juga harus melakukan latihan fisik kemiliteran. Hal itu menjadi pengaruh dari pendudukan Jepang dalam bidang
Pendidikan
Budaya
Politik
Sosial
Ekonomi
Secara umum praktik penjajahan yang dilakukan Jepang dapat memberikan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat yang dijajahnya. Namun apa yang dilakukan Jepang saat itu beberapa pengaruhnya dapat diambil bahkan masih dirasakan hingga saat ini diantaranya dalam bidang
ekonomi yaitu menabung di bank
sosial munculnya kelas sosial yang menyebabkan adanya ketimpangan social
pendidikan adanya dikriminasi bagi rakyat yang memperoleh Pendidikan.
politik-militer adanya tentara PETA yang anggotanya menjadi embrio TNI
budaya dimana masyarakat cenderung menyukai Cosplay, Anime dan Games yang identik dengan Jepang.
Dalam bidang pendidikan dari masa pendudukan Jepang ada sebagian yang menguntungkan yaitu
melahirkan golongan cerdik pandai yang mempelopori gerakan nasional Indonesia
digunakannya bahasa Indonesia sebagai pengantar di sekolah
pendidikan di Indonesia diatur model pendidikan Barat
melahirkan tokoh-tokoh di bidang pendidikan seperti Ki Hajar Dewantara
diajarkannya tulisan Kanji dan Hiragana
