WorksheetsAsesmen Akhir Semester Genap_Kimia_TP. 2023/2024
Total questions: 25
Worksheet time: 46mins
reaksi yang dapat berlangsung bolak balik disebut....
reaksi asam basa
reaksi irreversible
reaksi searah
reaksi reversibel
reaksi setimbang
Perhatikan data reaksi kesetimbangan berikut :
(1) N2(g) + 2O2(g) ↔ 2NO2(g)
(2) 2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)
(3) NH4Cl(g) ↔ NH3(g) + HCl(g)
(4) PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
Reaksi kesetimbangan yang hasilnya menjadi lebih banyak jika volume diperkecil adalah
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Reaksi kesetimbangan berikut yang tidak mengalami pergeseran jika tekanannya diperbesar adalah .
N2O4(g) ↔ 2NO2(g)
2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g)
PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
CO(g) + H2O(g) ↔ CO2(g) + H2(g)
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut :
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Jika suhu dinaikkan, jumlah...
N2 akan berkurang
H2 akan berkurang
N2 dan H2 akan berkurang
NH3 akan berkurang
NH3 akan bertambah
menggeser reaksi kearah jumlah mol yang kecil
menggeser reaksi kearah jumlah mol yang besar
Suatu sistem kesetimbangan gas memiliki persamaan reaksi:
2 PQ2(g) ⇄ P2Q4(g) ΔH = -210 kJ/mol
Jika pada sistem kesetimbangan ditingkatkan volumenya maka sistem tersebut akan bergeser....
kiri, karena bergeser ke arah jumlah mol yang besar
kanan, karena bergeser ke arah endoterm
kiri, karena bergeser ke arah endoterm
kiri, karena bergeser ke arah eksoterm
kanan, karena bergeser ke arah jumlah mol yang kecil
Pada pembuatan gas ammonia menurut proses Haber Bosch adalah sebagai berikut:
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Untuk menghasilkan gas ammonia yang optimal maka….
Tekanan dan volume diperbesar
Konsentrasi NH3 (g) diperbesar
Konsentrasi N2 (g) diperkecil
Volume dan suhu diperbesar
Volume dan suhu diperkecil
Reaksi penting pada pembuatan asam sulfat menurut proses kontak ialah
2SO2(g) + O2(g)⇌ 2SO3(g)∆H = –188,2 kJ.
Kesetimbangan tersebut akan lebih cepat tercapai apabila ….
tekanan diperbesar
volum diperbesar
zat A ditambah
suhu dinaikkan
ditambah katalis
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Pada pembakaran batu kapur berikut:
CaCO3(s) ↔ CaO(s) + CO2(g) tetapan kesetimbangan adalah....
K = [CaO][ CO2]
[CaCO3]
K = [CaO][ CO2]
K = [CaCO3]
[CaO][ CO2]
K = [CO2]
K = [CaCO3]
Reaksi kesetimbangan bersifat dinamis jika ....
reaksi terus berlangsung dua arah berlawanan secara mikroskopis
reaksi terus berlangsung dua arah berlawanan secara makroskopis
jumlah mol di ruas kiri sama dengan jumlah mol di ruas kanan
reaksi dari kiri selalu sama dengan reaksi dari kanan
perubahan reaksi kesetimbangan pada kedua arah reaksi berlangsung terus menerus
Pada kehidupan sehari-hari prinsip kesetimbangan dapat kita temukan pada ...
siklus air
pembekuan darah
merebus sayuran
aliran sungai
proses pernafasan
Pada reaksi A + B ↔ C + D, reaksi kesetimbangan lebih cepat tercapai jika ….
zat A ditambah
volume diperbesar
suhu dinaikkan
tekanan diperbesar
digunakan katalis
Bila pada kesetimbangan dilakukan aksi, maka sistem akan mengadakan reaksi dengan mengurangi pengaruh aksi tersebut. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh ….
Fritz Haber
Wilhelm Ostwald
Lavoisier
Carl Bosch
Henri Louis Le Catelier
Reaksi kesetimbangan terjadi dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH. Pada keadaan tertentu, zat tersebut dapat mengalami kesetimbangan sebagai berikut.
Ca5(PO4)3OH(s) ⇌ 5Ca2+(aq) + 3PO43–(aq) + OH–(aq)
Apabila seseorang sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam, lapisan gigi akan keropos, karena ....
Penambahan asam pada kesetimbangan akan menambah jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
Penambahan asam pada kesetimbangan akan mengurangi jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
Penambahan asam pada kesetimbangan akan menambah jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
Penambahan asam pada kesetimbangan akan mengurangi jumlah OH- sehingga Kesetimbangan bergeser ke arah kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
Kesetimbangan tidak mengalami pergeseran karena penambahan asam tidak berpengaruh pada jumlah OH- sehingga jumlah Ca5(PO4)3OH akan tetap
Reaksi dua arah sangat banyak dijumpai dalam berbagai bidang di industri, contohnya pada proses pembuatan amonia dari gas hidrogen dan gas nitrogen melalui proses Harber-Bosch. Reaksi dua arah akan mencapai kesetimbangan pada waktu tertentu.
Pernyataan yang kurang tepat berkaitan dengan reaksi dua arah pada pembuatan amonia dan keadaan setimbang adalah ....
keadaan setimbang terjadi saat reaksi ke arah produk (amonia) dan reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) berlangsung terus-menerus namun tidak ada perubahan yang dapat diamati.
keadaan setimbang akan tercapai saat konsentrasi gas hidrogen, gas nitrogen, dan gas amonia adalah tetap.
keadaan setimbang tercapai saat laju reaksi ke arah produk (amonia) dan laju reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) adalah tetap.
jika proses pembentukan amonia tidak terjadi pada suhu yang tepat, maka reaksi dapat berbalik arah dari amonia yang telah terbentuk akan kembali terurai menjadi hidrogen dan nitrogen.
gas hidrogen dan gas nitrogen yang merupakan reaktan pembentuk amonia tidak habis bereaksi dan tetap ada setelah sistem mencapai kesetimbangan.
Lidya ingin mengetahui apakah reaksi penguraian senyawa CuSO4.5H2O yang berwarna biru muda menjadi padatan CuSO4 yang berwarna putih dan uap air merupakan reaksi dua arah. Dia memanaskan 3 gram serbuk CuSO4.5H2O dalam cawan penguapan dan mencatat perubahan warna yang terjadi pada serbuk tersebut akibat pemanasan. Kemudian, dia meneteskan beberapa tetes air ke dalam cawan dan ternyata warna serbuk tersebut kembali seperti warna awal sebelum dipanaskan.
Bagaimana cara Lidya mengetahui bahwa reaksi penguraian CuSO4.5H2O merupakan reaksi dua arah?
Dengan membandingkan kecepatan reaksi penguraian CuSO4.5H2O dan reaksi pem-bentukan CuSO4. 5H2O.
Dengan membandingkan massa awal CuSO4.5H2O sebelum dan sesudah pemanasan dan setelah ditetesi air.
Dengan membandingkan warna awal CuSO4.5H2O sebelum dan sesudah pemanasan dan setelah ditetesi air.
Dengan membandingkan waktu yang diperlukan CuSO4.5H2O untuk mengalami perubahan massa.
Dengan mengisolasi ruang terjadinya reaksi
tetap
Berikut ini adalah ciri-ciri terjadinya reaksi kesetimbangan, kecuali … .
reaksi reversibel
terjadi dalam ruang tertutup
laju reaksi ke kiri sama dengan laju reaksi ke kanan
reaksinya tidak dapat balik
tidak terjadi perubahan makroskopis
berikut ini faktor faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan, kecuali
Konsentrasi
suhu
katalisator
volume
Tekanan
Berikut ini adalah fenomena-fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:
1) Pagar besi yang mengalami perkaratan.
2) Minuman bersoda dalam botol tertutup akan menghasilkan gas ketika dikocok.
3) Pembusukan makanan.
4) Penggunaan gas LPG untuk bahan bakar.
Pernyataan yang paling tepat mengenai fenomena-fenomena di atas yang berkaitan dengan reaksi satu arah dan reaksi dua arah adalah .....
nomor 1 dan 2 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi satu arah.
hanya fenomena pada nomor 2 yang merupakan contoh reaksi satu arah.
nomor 2 dan 3 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi dua arah.
fenomena pada nomor 4 merupakan salah satu contoh reaksi satu arah.
semua fenomena di atas merupakan contoh-contoh dari reaksi dua arah.
Reaksi dua arah sangat banyak dijumpai dalam berbagai bidang di industri, contohnya pada proses pembuatan amonia dari gas hidrogen dan gas nitrogen melalui proses Harber-Bosch. Reaksi dua arah akan mencapai kesetimbangan pada waktu tertentu.
Pernyataan yang kurang tepat berkaitan dengan reaksi dua arah pada pembuatan amonia dan keadaan setimbang adalah ....
keadaan setimbang terjadi saat reaksi ke arah produk (amonia) dan reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) berlangsung terus-menerus namun tidak ada perubahan yang dapat diamati.
keadaan setimbang akan tercapai saat konsentrasi gas hidrogen, gas nitrogen, dan gas amonia adalah tetap.
keadaan setimbang tercapai saat laju reaksi ke arah produk (amonia) dan laju reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) adalah tetap.
jika proses pembentukan amonia tidak terjadi pada suhu yang tepat, maka reaksi dapat berbalik arah dari amonia yang telah terbentuk akan kembali terurai menjadi hidrogen dan nitrogen.
gas hidrogen dan gas nitrogen yang merupakan reaktan pembentuk amonia tidak habis bereaksi dan tetap ada setelah sistem mencapai kesetimbangan.
Jika kita mendidihkan air dalam wadah tertutup seperti pada gambar, maka pada suhu tetap air akan mengalami penguapan yang kemudian uap air nya akan mengalami kondensasi (pengembunan) sehingga tercapai keadaan kesetimbangan : H2O(l) ⇌ H2O(g)
Berikut ini adalah pernyataan yang berhubungan dengan kesetimbangan tersebut.
(1) terjadi perubahan secara makroskopis
(2) terjadi perubahan secara mikroskopis
(3) laju penguapan sama dengan laju kondensasi
(4) terjadi tidak spontan karena dalam sistem tertutup
Pasangan pernyataan yang benar tentang kesetimbangan fasa tersebut adalah ....
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Reaksi kesetimbangan terjadi dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH. Pada keadaan tertentu, zat tersebut dapat mengalami kesetimbangan sebagai berikut.
Ca5(PO4)3OH(s) ⇌ 5Ca2+(aq) + 3PO43–(aq) + OH–(aq)
Apabila seseorang sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam, lapisan gigi akan keropos, karena ....
Penambahan asam pada kesetimbangan akan menambah jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
Penambahan asam pada kesetimbangan akan mengurangi jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
Penambahan asam pada kesetimbangan akan menambah jumlah OH- sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
Penambahan asam pada kesetimbangan akan mengurangi jumlah OH- sehingga Kesetimbangan bergeser ke arah kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
Kesetimbangan tidak mengalami pergeseran karena penambahan asam tidak berpengaruh pada jumlah OH- sehingga jumlah Ca5(PO4)3OH akan tetap
Suatu reaksi mencapai keadaan setimbang jika ….
jumlah mol reaktan dan mol produk sama
reaksi telah berhenti
massa reaktan sama dengan massa produk
salah satu reaktan telah habis bereaksi
Laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri
