Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Pengembangan Moral dan Agama AUD

Total questions: 40

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.
  1. 1. Pendekatan dalam pengembangan moral dan agama anak usia dini adalah …

a)

A. cara yang digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran moral dan agama anak usia dini

b)

B. cara mendidik guru dalam mengamalkan nilai moral dan agama anak usia dini

c)

C. cara mengingatkan anak agar melakukan perilaku moral positif dalam kehidupan sehari-hari

d)

D. cara pandang guru terhadap kegiatan-kegiatan pembelajaran moral dan agama anak usia dini

e)

E.  cara belajar anak tentang moral dan agama yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari

2.
  1. 2. Jika guru yang lebih dominan mengajarkan nilai-nilai moral dan agama, maka pendekatan tersebut berpusat pada ...

a)

A. anak

b)

B. guru

c)

C. fasilitas pembelajaran

d)

D. nilai-nilai moral dan agama

e)

E. lingkungan bermain

3.
  1. 3. Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak mengutamakan prinsip ...

a)

A. bermain

b)

B. kemandirian

c)

C. kebenaran

d)

D. perkembangan anak

e)

E. moral dan agama

4.
  1. 4. Pengembangan moral dan agama merupakan ....

a)

A. Kegiatan-kegiatan yang dirancang untuk memenuhi perkembangan anak pada jenjang selanjutnya

b)

B. Kegiatan-kegiatan yang mencakup perilaku positif dan negatif yang dikenalkan oleh guru

c)

C. Kegiatan-kegiatan yang dirancang untuk memenuhi nilai-nilai moral dan agama pada perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari

d)

D. Kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh guru dalam memenuhi standar tingat pencapaian perkembangan nilai agama dan budi pekerti

e)

E. Kegiatan-kegiatan yang dirancang oleh anak dalam mengaplikasikan nilai-nilai agama dan moral di rumah dan sekolah

5.
  1. 5. Dalam teori pendekatan perkembangan kognitif Piaget, anak-anak mengikuti aturan karena takut, menerima aturan tanpa bertanya, tahapan itu dinamakan ...

a)

A. Heteronomous

b)

B. Autonomous

c)

C. Praconventional

d)

D. Conventional

e)

E. Post conventional

6.
  1. 6. Menurut Maria Montessori, anak-anak mempelajari moralitas melalui ...

a)

A. interaksi sosial

b)

B. ketahanan diri

c)

C. bermain

d)

D. hidup bersama

e)

E. kemandirian

7.
  1. 7. Manusia yang berkarakter adalah ... (Montessori, 1984)

a)

A. manusia yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dimanapun ia berada

b)

B. manusia yang dapat mengamalkan nilai-nilai moral dan agama dalam kehidupan sehari-hari

c)

C. manusia yang gigih, setia pada perkataannya, keyakinannya, dan kasih sayangnya sendiri

d)

D. manusia yang taat kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur dan berguna bagi nusa dan bangsa

e)

E. manusia yang selalu menhormati orang lain, bekerjasama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan keadilan

8.
  1. 8. Dalam pendekatan Reggio Emilia, satu prinsip yang sama dengan pandangan Haidt dan Joseph tentang moral keadilan adalah ...

a)

A. fairness

b)

B. reciprocity

c)

C. deliberation

d)

D. cooperation

e)

E. self-confident

9.
  1. 9. Menurut Pestalozzi, kekuatan yang memotivasi pendidikan moral, intelektual dan fisik adalah ...

a)

A. cinta

b)

B. kasih sayang

c)

C. kerjasama

d)

D. keyakinan

e)

E. persatuan

10.
  1. 10. Menurut pendekatan Bank Street, jika seorang anak mengungkapkan rasa ingin tahunya tentang konstelasi, guru dapat mengadakan malam pengamatan bintang, menggabungkan sains, ... dan ...

a)

A. social science; play

b)

B. mythology; storytelling

c)

C. social interaction; environment

d)

D. moral education; physical education

e)

E. observation; experiment

11.
  1. 11. Menurut Vygotsky, agar anak-anak memahami moral sesuai dengan budayanya, memerlukan alat psikologis berupa kata-kata, bahasa dan ...

a)

A. bentuk perilaku positif dan negatif

b)

B. bentuk moral dan immoral

c)

C. bentuk karakter dan moral

d)

D. bentuk moral dan agama

e)

E. bentuk wacana moral

12.
  1. 12. Menurut Ki Hadjar Dewantara, budi pekerti merupakan ...

a)

A. roh pembelajaran

b)

B. jiwa pengajaran

c)

c. contoh teladan yang baik

d)

D. acuan moral

e)

E. nilai-nilai moral

13.
  1. 13. Tujuan pembelajaran nilai agama dan budi pekerti dalam kurikulum merdeka diantaranya ...

a)

A. anak mengenal emosinya

b)

B. anak menunjukkan minatnya

c)

C. anak menghargai alam

d)

D. anak mengeksplorasi benda

e)

E. anak menyesuaikan diri dengan lingkungan

14.
  1. 14. Strategi pembelajaran moral dan agama adalah ...

a)

A. cara mendidik guru di sekolah sesuai dengan karakteristik anak usia dini

b)

B. metode pengajaran yang berpusat pada anak

c)

C. metode pengajaran yang berpusat pada guru

d)

D. cara yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran moral dan agama

e)

C. cara mengajarkan nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini

15.
  1. 15. Jika anak-anak sering memukul anak lain, maka strategi yang paling cocok dilakukan guru adalah ...

a)

A. menegur anak

b)

B. membiarkan anak memecahkan masalah sendiri

c)

C. memberikan pujian

d)

D. menggoda anak

e)

E. memindahkan anak ke tempat lain

16.
  1. 16. Materi yang paling dekat untuk mengenalkan Tuhan YME pada anak adalah ...

a)

A. tanaman

b)

B. negaraku

c)

C. keluarga

d)

D. transportasi

e)

E. diri sendiri

17.
  1. 17. Tujuan pembelajaran moral dan agama anak usia dini adalah ...

a)

A. capaian perkembangan moral dan agama anak

b)

B. tugas-tugas perkembangan moral dan agama anak usia dini

c)

C. irama perkembangan moral dan agama anak usia dini

d)

D. aspek-aspek perkembangan anak usia dini

e)

E. tempo perkembangan moral dan agama anak usia dini

18.
  1. 18. Materi pembelajaran moral dan agama adalah ...

a)

A. kegiatan-kegiatan moral dan agama anak usia dini

b)

B. pengetahuan moral dan agama anak usia dini

c)

C. cara yang digunakan untuk mengenalkan moral dan agama

d)

D. sumber belajar moral dan agama anak usia dini

e)

E. proses pembelajaran moral dan agama anak usia dini

19.
  1. 19. Metode pembelajaran moral dan agama adalah ...

a)

A. peralatan pebelajaran yang digunakan untuk mengenalkan moral dan agama pada anak usia dini

b)

B. proses pembelajaran moral dan agama anak usia dini

c)

C. cara yang digunakan guru untuk mengenalkan nilai-nilai moral dan agama anak usia dini

d)

D. pembiasaan yang dilakukan oleh anak-anak di rumah dan sekolah dalam kehidupan sehari-hari

e)

E. strategi pencapaian perkembangan moral dan agama anak usia dini

20.
  1. 20. Jika ada anak yang masih bermain dengan alat main, pada saat waktu bermain sudah habis dan makan bersama, kemudian guru mengambil mainan anak, maka strategi guru disebut ...

a)

A. shaming

b)

B. admonishing

c)

C. excluding

d)

D. taking away privilege

e)

E. questioning

21.
  1. 21. Memuji dapat dilakukan guru pada saat anak ....

a)

A. mengambil barang orang lain tanpa ijin

b)

B. membantu temannya mengerjakan PR

c)

C.. menggambar dengan spidol di tembok sekolah

d)

D. mencoret-coret buku temannya

e)

E. menolong teman yang jatuh

22.
  1. 22. Jika anak melakukan kesalahan pada orang lain, dan tidak mau meminta maaf, maka tindakan guru yang paling tepat adalah ...

a)

A. menghukum anak

b)

B. memaksa tangan anak untuk minta maaf

c)

C. mengancam anak

d)

D. mengajak bermain

e)

E. bertanya kepada anak

23.
  1. 23. Modeling merupakan ...

a)

A. perilaku guru sehari-hari di sekolah

b)

B. perilaku anak sehari-hari di sekolah

c)

C. contoh perkataan dan perbuatan

d)

D. pembiasaan perilaku sehari-hari

e)

E. sintesis perilaku guru dan anak sehari-hari

24.
  1. 24. Media yang paling cocok untuk mengenalkan aturan bermain, sehingga anak langsung mempraktekkan adalah ...

a)

A. Big book moral

b)

B. kotak suara permainan

c)

C. gambar aturan bermain

d)

D. film animasi

e)

E. tulisan moral dengan karton di setiap tempat

25.
  1. 25. Media pembelajaran moral dan agama adalah ...

a)

A. alat dan bahan yang digunakan untuk mengenalkan moral dan agama pada anak usia dini

b)

B. sumber belajar yang digunakan oleh anak dalam mengenal moral dan agama

c)

C. cara yang digunakan guru untuk mengenalkan moral dan agama pada anak usia dini

d)

D. video yang digunakan untuk mengenalkan moral dan agama

e)

E. film animasi yan digunakan oleh anak untuk mengenal moral dan agama

26.
  1. 26. Proses pembelajaran yang efektif dalam mengenalkan moral dan agama pada anak adalah ...

a)

A. learning by seeing

b)

B. learning by doing

c)

C. learning by listening

d)

D. modeling

e)

E. explaining

27.
  1. 27. Strategi proaktif pada situasi moral adalah ...

a)

A. nilai-nilai moral dan agama dikenalkan ketika anak menanyakan tentang perilaku moral terjadi

b)

B. nilai-nilai moral dikenalkan guru sebelum dan setelah perilaku moral pada anak terjadi

c)

C. nilai-nilai moral dikenalkan guru setelah perilaku moral pada anak terjadi

d)

D. nilai-nilai moral dikenalkan guru sebelum perilaku moral pada anak terjadi

e)

E. nilai-nilai moral dikenalkan pada saat program rutin pembelajaran agama dilaksanakan

28.
  1. 28. Strategi reaktif guru dilakukan pada saat ...

a)

A. anak mencontoh perilaku moral anak lain

b)

B. anak berinteraksi dengan lingkungan sosial

c)

C. anak beum mengetahui nilai-nilai moral

d)

D. anak memiliki masalah perilaku moral

e)

E. anak telah melakukan perilaku moral

29.
  1. 29. Penilaian perkembangan moral dan agama dalam kurikulum merdeka mengacu pada ...

a)

A. tujuan pembelajaran jati diri dan dasar-dasar literasi dan STEAM

b)

B. metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam mengenalkan moral dan agama

c)

C. tujuan pembelajaran nilai agama dan budi pekerti

d)

D. media yang digunakan dalam mengenalkan moral dan agama

e)

E. aspek-aspek perkembangan moral dan agama anak usia dini

30.
  1. 30. Evaluasi kegiatan pembelajaran moral dan agama adalah ...

a)

A. penilaian terhadap program kegiatan rutin dan terprogram

b)

B. penilaian terhadap materi, metode dan media serta program pembelajaran moral dan agama

c)

C. penilaian terhadap capaian perkembangan moral dan agama anak

d)

D. penilaian terhadap keseluruhan progtam pendidikan di sekolah

e)

E. penilaian terhadap cara mengajar guru dalam mengenalkan nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini

31.
  1. 31. Kapan guru menggunakan strategi "letting it happen" untuk perilaku moral pada anak usia dini?

a)

A. ketika anak sedang mendiskusikan masalah bersama

b)

B. ketika anak mengerjakan tugas project

c)

C. ketika anak sedang makan

d)

D. ketika anak mengganggu temannya

e)

E. ketika anak mengacuhkan anak lain

32.
  1. 32. Kapan guru menggunakan strategi 'taking away privileges" untuk perilaku moral anak usia dini?

a)

A. ketika guru menjelaskan materi di depan kelas, namun anak-anak ribut.

b)

B. ketika anak tetap melakukan kegiatan dengan benda kesenangannya, namun waktunya sudah habis

c)

C. ketika anak akan melakukan permainan, namun dilarang oleh anak lain

d)

D. ketika anak bercanda dengan temannya padahal kegiatan kelompok sedang berlangsung

e)

E. ketika anak tidak mau mengerjakan tugas sampai waktu pengerjaan telah habis

33.
  1. 33. Kapan guru melakukan strategi "ekspresi sadness" yang cocok untuk perilaku moral anak usia dini?

a)

A. ketika anak-anak tidak mau maju ke depan kelas untuk menampilkan karyanya

b)

B. ketika anak-anak makan bersama dan ada anak tidak kebagian makanan

c)

C. ketika anak-anak tidak merapikan alat main setelah bermain bersama

d)

D. ketika guru tidak memiliki sesuatu yang akan diberikan kepada anak-anak saat pembelajaran

e)

E. ketika anak-anak berbagi mainan dan makanan dlam kegiatan klasikal

34.
  1. 34. Mengapa strategi "corporal punishment" pada perilaku moral negatif anak, sebaiknya tidak digunakan oleh guru?

a)

A. karena anak tidak berdaya dan membutuhkan perhatian dari orang dewasa

b)

B. karena hukuman dapat membuat anak jera

c)

C. karena anak harus didisiplinkan dengan cara yang tepat.

d)

D. karena menyakiti tubuh anak dan menurunkan harga diri anak

e)

E. karena anak memiliki hak-hak aasi manusia yang harus didapatkan dari lingkungan sekitar

35.
  1. 35. Disiplin moral yang paling tepat adalah ...

a)

A. praktik pendidikan moral dan agama yang diterapkan oleh guru di sekolah

b)

B. praktik menerapkan nilai-nilai moral Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

c)

C. praktik perilaku positif dan negatif untuk menerapkan nilai-nilai moral

d)

D. praktik melakukan perilaku moral sesuai dengan pearturan yang berlaku

e)

E. praktik menyelaraskan tindakan seseorang dengan prinsip dan nilai etika

36.
  1. 36. Disiplin melibatkan komponen, antara lain ...

a)

A. peraturan kelas, perilaku moral positif dan negatif dan konsekwensi perilaku

b)

B. perilaku anak, perilaku guru dan sosialisasi nilai-nilai moral

c)

C. peraturan yang berlaku, nilai-nilai moral, dan pendidikan guru

d)

D. pengaturan diri, upaya sadar, dan pengembangan kebiasaan yang mendukung perilaku moral.

e)

E. pengendalian diri, aturan yang disepakati bersama dan perilaku moral anak dan guru

37.
  1. 37. Ketika anak-anak tidak mengikuti kesepakatan yang telah dibuat bersama, maka guru perlu melakukan strategi ...

a)

A. explaining

b)

B. modeling

c)

C. recalling rules

d)

D. letting it happen

e)

E. expression of anger

38.
  1. 38. Ketika guru melakukan strategi "shaming" dan 'threatening", ketika anak menyakiti temannya, maka apa yang terjadi pada anak?

a)

A. anak akan memanggil orang lain yang dapat membelanya

b)

B. anak merasa rendah diri dan tidak mau melakukan tugas

c)

C. anak merasa bangga dan akan mengulangi perbuatan negatif

d)

D. anak akan mendapatkan hukuman dari sekolah

e)

E. anak akan membalas perbuatan guru di suatu hari nanti

39.
  1. 39. Ketika anak melakukan perilaku moral negatif berulang-ulang, maka jenis asesmen yang tepat adalah dengan teknik ..., jenis ...

a)

A. observasi; frekuensi account

b)

B. observasi; anecdotal record

c)

C. interview; semi struktur

d)

D. Dokumentasi; tertulis

e)

E. Portfolio; foto berseri

40.
  1. 40. Mengapa guru perlu melakukan evaluasi kegiatan berkaitan dengan perilaku moral anak dan guru?

a)

A. karena guru harus melakukan stimulasi yang tepat kepada anak

b)

B. karena evaluasi merupakan kegiatan yang wajib dilakukan setiap guru sesuai aturan sekolah

c)

C. karena mengevaluasi adalah tugas guru sehari-hari untuk mengetahui keberhasilan kegiatan

d)

D. karena guru masih banyak memiliki kekurangan dalam mencontohkan perilaku yang baik

e)

E. karena guru perlu melakukan analisis dan refleksi terhadap kegiatan dan perilaku moral untuk melihat keberhasilan anak.