wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Etika Profesi dan Hukum Kesehatan 2024

Total questions: 75

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.
Yang bukan merupakan landasan dari etika adalah…
a)
Etika merupakan sistem monitoring dalam bermasayarakat dan bermoral
b)
Etika merupakan sistem nilai, yakni nilai - nilai atau norma - norma moral yang menjadi pegangan (landasan, alasan, orientasi hidup) seseorang atau kelompok orang dalam mengatur tingkah lakunya
c)
Etika kumpulan asas-asas akhlak (moral) atau semacam kode etik
d)
kode etik yang terdapat dalam kehidupan suatu masyarakat menjadi bahan refleksi (pemikiran) secara menyeluruh (holisti), sistematis, dan metodis
2.
Pengertian Etika Menurut Badudu J.S dan Zain, Sutan Mohammad (1996) yaitu
a)
Etika merupakan pemikiran kritis tentang berbagai ajaran dan pandangan moral. Etika sering disebut filsafat moral, karena berhubungan dengan adat istiadat, norma - norma, dan nilai - nilai yang menjadi pegangan dalam suatu kelompok atau seseorang untuk mengatur tingkah laku
b)
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
c)
Etika adalah ilmu yang mecari orientasi (ilmu yang member arah dan pijakan pada tindakan manusia). Apabila manusia memiliki orientasi yang jelas, ia tidak akan hidup dengan sembarang cara atau mengikuti berbagai pihak tetapi ia sanggup menentukan nasibnya sendiri.
d)
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk oleh masyarakat luas, serta ukuran nilai mengenai yang salah dan yang benar sesuai dengan anggapan umum(panutan) masyarakat
3.
Menurut Siagian (1996) beberapa alasan pentingnya mempelajari etika, kecuali
a)
Etika memandu manusia dalam memilih berbagai keputusan yang di hadapi dalam kehidupan
b)
Memahami Pola perilaku yang di dasarkan pada kesepakatan nilai–nilai sehingga kehidupan yang harmonis dapat tercapai
c)
Memahami dinamika yang bukan menentukan perubahan-peruabhan perilaku
d)
Mendoron tumbuhnya naluri moralitas dan mengilhami manusia sama-sama mencari menemukan dan menerpakan hidup yang hakiki
4.
Bagaiamankah kolerasi etik dan moral
a)
membahas tentang perbuatan manusia untuk menentukan baik atau buruk dari suatu perbuatan
b)
membahas tentang perilaku manusia untuk menentukan buruknya dari suatu perbuatan
c)
membahas tentang perilaku manusia untuk menentukan baiknya dari suatu perbuatan
d)
membahas tentang perbuatan manusia untuk menentkan sikap dari suatu perbuatan
5.
Memandang tingkah laku manusia secara umum adalah proses dari ilmu tentang
a)
Moral
b)
Perilaku
c)
Etika
d)
Sikap
6.
Menggunakan tolak ukur norma yang berkembang di masyarakat setempat adalah konsep keilmuan tentang
a)
Moral
b)
Perilaku
c)
Etika
d)
Sikap
7.
Bentuk kata tunggal dari etika adalah
a)
Etika
b)
Ethos
c)
Ta etha
d)
Etis
8.
Adanya moral, di bentuk oleh
a)
Pemerintah
b)
Masyrakat
c)
Kelompok Kepentingan
d)
Para Pakar
9.
Yang bukan pembentuk moralitas pada individu yaitu
a)
Motivasi
b)
Lingkungan Perbuatan
c)
Sasaran
d)
Peristiwa
10.
Adanya Hukum, di bentuk oleh
a)
Pemerintah
b)
Masyrakat
c)
Kelompok Kepentingan
d)
Para Pakar
11.
Dasar terbentuknya Hukum "The art of Value", kecuali
a)
Hukum tidak mudah dimanipulasi yang berkaitan dengan kepentingan politik dan kelompok tertentu
b)
Hukum merupakan kaidah yang berisikan pedoman dan memiliki nilai (mengatur dan mengednalikan perilaku manusia dengan pertimbangan memberikan manfaat bagi sesama)
c)
Hukum mengatur manusia yang dituntut berperilaku secara idealisme dengan memperhatikan keseluruhan nilai dan martabat manusia
d)
Hukum merupakan alat untuk mencapai keadilan
12.
Pengertian hukum menurut Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, yaitu
a)
Hukum adalah keseluruhan kaidah serta semua asas yang mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat dan bertujuan untuk memelihara ketertiban serta meliputi berbagai lembaga dan proses guna mewujudkan berlakunya kaidah sebagai suatu kenyataan dalam masyarakat
b)
Hukum adalah seperangkat aturan tingkah laku anggota masyarakat dimana aturan tersebut harus ditaati oleh masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama. Apabila dilanggar maka akan mendatangkan reaksi bersama terhadap pelanggar hukum
c)
Hukum adalah karya manusia berupa norma-norma yang berisi petunjuk tingkah laku. Hukum merupakan cerminan dari kehendak manusia mengenai bagaimana seharusnya masyakat dibina dan kemana masyarakat harus diarahkan. Pertama hukum harus rekaman dari ide yang dipilih oleh masyarakat tempat hukum dibuat, ide tersebut berupa ide tentang keadilan
d)
Hukum meruapakan asas moralitas yang berisikan kaidah positif yang berlaku pada waktu dan tempat tertentu serta sebagai institusi yang riil dan fungsional dalam hidup bermasyarakat
13.
Pengertian hukum menurut Satjipto Raharjo, yaitu
a)
Hukum adalah keseluruhan kaidah serta semua asas yang mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat dan bertujuan untuk memelihara ketertiban serta meliputi berbagai lembaga dan proses guna mewujudkan berlakunya kaidah sebagai suatu kenyataan dalam masyarakat
b)
Hukum adalah seperangkat aturan tingkah laku anggota masyarakat dimana aturan tersebut harus ditaati oleh masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama. Apabila dilanggar maka akan mendatangkan reaksi bersama terhadap pelanggar hukum
c)
Hukum adalah karya manusia berupa norma-norma yang berisi petunjuk tingkah laku. Hukum merupakan cerminan dari kehendak manusia mengenai bagaimana seharusnya masyakat dibina dan kemana masyarakat harus diarahkan. Pertama hukum harus rekaman dari ide yang dipilih oleh masyarakat tempat hukum dibuat, ide tersebut berupa ide tentang keadilan
d)
Hukum meruapakan asas moralitas yang berisikan kaidah positif yang berlaku pada waktu dan tempat tertentu serta sebagai institusi yang riil dan fungsional dalam hidup bermasyarakat
14.
Dimana kah yang dibawah ini merupakan persamaan dari Etika dan Moral
a)
Tidak seluruhnya peraturan ditulis secara formal
b)
Tercantum secara rinci dalam kitab undang-undang
c)
Disusun berdasrkan kesepakatan anggota profesi
d)
Sebagai alat untuk mengatur tata tertib kehidupan dimasyarakat
15.
Hukum kesehatan dikenal sejak tahun 1800 SM dengan sebutan
a)
Kode Etik Hamdruvg dan Kode Etik Hatie
b)
Kode Etik Dommurabi dan Kode Etik Hipokrates
c)
Kode Etik Hammurabi dan Kode Etik Hitties
d)
Kode Etik Hippokrates dan Kode Etik Haties
16.
Apakah yang dimaskud dengan pola hubungan paternalistik antara tenaga kesehatan dan pasien
a)
Pasien dan Dokter lebih dominan
b)
Perawatan Lebih dominan
c)
Dokter Lebih dominan
d)
Pimpinan Pelayanan Kesehatan Lebih dominan
17.
Pada tahu berapakah berdirinya Vereniging Voor Gezondheidsrecht (Perkumpulan Untuk Hukum Kesehatan)
a)
1960
b)
1967
c)
1977
d)
1954
18.
Kongres pertama tentang Hukum Kedokteran diselenggarakan di negera
a)
Indonesia
b)
Inggris
c)
Belgia
d)
Jepang
19.
Pada tanggal berapakah Perhimpunan untuk Hukum Kedokteran Indonesia (Perhuki) terbentuk
a)
7 Juli 1983
b)
7 Juli 1980
c)
7 Juni 1988
d)
7 Juni 1983
20.
Pada tahun 1993 perhuki berubah nama menjadi
a)
Perkumpulan Hukum Kesehatan Indonesia
b)
Perhimpunan Hukum Kesehatan Indonesia
c)
Ikatan Ahli Hukum Kesehatan Indonesia
d)
Asosiasi Hukum Kesehatan Indonesia
21.
Hukum kesehatan merupakan cabang ilmu
a)
Kedokteran
b)
Kesehatan
c)
Hukum
d)
Sosial
22.
Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan Kesehatan, tertuang dalam
a)
Pasal 29 Ayat 2 UUD Tahun 1945
b)
Pasal 28 Ayat 1 UUD RI Tahun 1945
c)
Pasal 28 Ayat 2 UUD RI Tahun 1945
d)
Pasal 29 Ayat 1 UUD Tahun 1945
23.
Keseahatan sebagai kebutuhan dasar manusia merupakan hak bagi setiap
a)
Warga perwilayah
b)
Warga Negara Asing
c)
Masyarkat Khusus
d)
Warga Negara
24.
Pengetian Hukum Kesehatan menurut Leenen
a)
Hukum kesehatan meliputi semua ketentuan umum yang langsung berhubungan dngan pemeliharaan kesehatan dan penerapan dari hukum perdata, hukum pidana, dan hukum administrasi dalam hubungan tersebut serta pedoman internasional, hukum kebiasaan dan jurisprudensi yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan, hukum otonom, ilmu, dan literatur, menjadi sumber hukum kesehatan
b)
Hukum kesehatan merupakan suatu bidang ilmu di antara semua keseluruhan ilmu dalam ilmu hukum, yang mencakup semua atau keseluruhan rangkaian peraturanperundang-undangan dalam hal medis yaitu pelayanan medis dan sarana medis
c)
Hukum Kesehatan merupakan kumpulan peraturan hukum tentang Kesehatan, hukum Kesehatan adalah peraturan perundang-undangan yang menyangkut Pelayanan Kesehatan yaitu ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemiliharaan Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan
d)
hukum kesehatan adalah semua ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemeliharaan/pelayanan kesehatan dan penerapannya serta hak dan kewajiban baik dari perorangan dan segenap lapisan masyarakat sebagai penerima pelayanan kesehatan maupun dari pihak penyelenggara pelayanan kesehatan dalam segala aspek organisasi, sarana, pedoman-pedoman medis nasional/internasional, hukum di bidang kesehatan, jurisprudensi serta ilmu pengetahuan bidang kedokteran/Kesehatan
25.
Pengetian Hukum Kesehatan menurut Perhimpunan Hukum Kesehatan Indonesia
a)
Hukum kesehatan meliputi semua ketentuan umum yang langsung berhubungan dngan pemeliharaan kesehatan dan penerapan dari hukum perdata, hukum pidana, dan hukum administrasi dalam hubungan tersebut serta pedoman internasional, hukum kebiasaan dan jurisprudensi yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan, hukum otonom, ilmu, dan literatur, menjadi sumber hukum kesehatan
b)
Hukum kesehatan merupakan suatu bidang ilmu di antara semua keseluruhan ilmu dalam ilmu hukum, yang mencakup semua atau keseluruhan rangkaian peraturanperundang-undangan dalam hal medis yaitu pelayanan medis dan sarana medis
c)
Hukum Kesehatan merupakan kumpulan peraturan hukum tentang Kesehatan, hukum Kesehatan adalah peraturan perundang-undangan yang menyangkut Pelayanan Kesehatan yaitu ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemiliharaan Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan
d)
hukum kesehatan adalah semua ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemeliharaan/pelayanan kesehatan dan penerapannya serta hak dan kewajiban baik dari perorangan dan segenap lapisan masyarakat sebagai penerima pelayanan kesehatan maupun dari pihak penyelenggara pelayanan kesehatan dalam segala aspek organisasi, sarana, pedoman-pedoman medis nasional/internasional, hukum di bidang kesehatan, jurisprudensi serta ilmu pengetahuan bidang kedokteran/Kesehatan
26.
Sumber Hukum Kesehatan salah satunya berasal dari Yurisprudensi, apakah yang dimaksud dengan Yurisprudensi
a)
Hukum yang telah dicantumkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan secara tertulis
b)
Hukum yang telah dicantumkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan secaralisan
c)
Keputusan-keputusan dari hakim terdahulu untuk menghadapi suatu perkara yang tidak diatur di dalam UU dan dijadikan sebagai pedoman bagi para hakim yang lain untuk menyelesaian suatu perkara
d)
Pendapat atau pendirian ilmiah yang disusun dan dikemukakan secara rasional dan dapat meyakinkan orang lain
27.
Hukum Kesehatan termasuk hukum Lex Specialis, apa yang dimaksud dengan Hukum Lex Specialis
a)
melindungi secara khusus tugas profesi Kesehatan dalam program Pelayanan Kesehatan manusia
b)
melindungi secara khusus tugas profesi khusus dokter dalam program pelayanan kesehatan
c)
melindungi secara khusus tugas profesi lingkungan kesehatan dalam program pelayanan kesehatan
d)
melindungi secara khusus pasien dan tenaga kesehatan dalam program pelayanan kesehatan
28.
Prespektif hukum kesehatan meliputi, kecuali
a)
transaksi teraputetik
b)
Tenaga Kesehatan
c)
Pasien
d)
Manejemen Pengelola yankes
29.
Tanggung jawab nakes yang berkaitan dengan tanggung jawab etis yaitu
a)
Administrasi
b)
kualifikasi pendidikan
c)
derajat resiko perawatan
d)
prinsip menjaga mutu
30.
Didalam hukum kesehatan yang merupakan kewajiban dokter yaitu
a)
Mengobati
b)
Mendiagnosis
c)
Meminta persetujuan
d)
Menerima Pembayaran
31.
Didalam hukum kesehatan yang merupakan hak pasien yaitu
a)
Menolak tindakan medis
b)
Memberikan informasi yang jujur
c)
Mematuhi terapi
d)
Mematuhi nasehat dokter
32.
Apakah yang dimaksud dengan prinsip etik autonomy didalam kode etik profesi
a)
Prinsip kebenaran didasarkan pada kemampuan seseorang untuk mengatakan kebenaran (baik nakes ataupun pasien
b)
Prinsip otonomi didasarkan pada keyakinan bahwa individu mampu berpikir logid fsn msmpu membuat keputusan sendiri
c)
Tenaga kesehatan wajib merahasiakan segala sesuatu yang telah dipercayakan pasien kepadanya
d)
Prinsip keadilan, dimana seorang tenaga kesehatan wajib memberikan perlakuan sama rata serta adil untuk kebahagiaan dan kenyamanan pasien tersebut
33.
Apakah yang dimaksud dengan prinsip etik Confindentiality didalam kode etik profesi
a)
Prinsip kebenaran didasarkan pada kemampuan seseorang untuk mengatakan kebenaran (baik nakes ataupun pasien
b)
Prinsip otonomi didasarkan pada keyakinan bahwa individu mampu berpikir logid fsn msmpu membuat keputusan sendiri
c)
Tenaga kesehatan wajib merahasiakan segala sesuatu yang telah dipercayakan pasien kepadanya
d)
Prinsip keadilan, dimana seorang tenaga kesehatan wajib memberikan perlakuan sama rata serta adil untuk kebahagiaan dan kenyamanan pasien tersebut
34.
Fungsi kode etik profesi kecuali
a)
Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
b)
Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
c)
Kode etik merupakan norma etik yang mencerminkan nilai dan padnangan hidup yang dianut oleh kalangan profesi
d)
Kode etik sebagai dasar kesalahpamahan dan konflik ekternal
35.
Tujuan kode etik adalah, kecuali
a)
Menjunjung tinggi martabat dan citra profesi
b)
Untuk menignkatan jabatan di pelayanan kesehatan
c)
Menjaga dan memelihara kesejahteraan anggota
d)
Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi
36.
Prinsip student assessmetn didalam pelaksaan UKOM, kecuali
a)
Validitas
b)
Realibilitas
c)
Feasibilitas
d)
Dampak bagi pemerintah
37.
Tata cara pelaksanaan uji komptensi mahasiswa bidang kesehatan tertuang dalam permendikbud RI
a)
Nomor 2 Tahun 2020
b)
Nomor 82 Tahun 2019
c)
Nomor 2 Tahun 2019
d)
Nomor 82 Tahun 2018
38.
Registrasi tenaga kesehatan tertuang dalam permenkes RI
a)
Nomor 2 Tahun 2020
b)
Nomor 82 Tahun 2019
c)
Nomor 2 Tahun 2019
d)
Nomor 82 Tahun 2018
39.
Berdasarkan peraturan perundang-undangan biaya penyelenggaraan U-KOM dilakukan atau dibayarkan secara kolektif melalaui
a)
Mahasiswa
b)
Perguruan tinggi
c)
Organisasi Profesi
d)
Pemerintah
40.
Pada Alur registrasi nakes STR dikluarkan oleh
a)
Perguruan tinggi
b)
MTKI
c)
Pemerintah Daerah
d)
Organisasi Profesi
41.
Menurut Martina (2005) fungsi pelaksanaan U-KOM adalah
a)
Menjelaskan suatu tugas atau pekerjaan
b)
Mengorganisasikan tugas atau pekerjaan
c)
Memutuskan suatu pekerjaan yang harus dikerjakan bila terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana awal
d)
Menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk memodfikasi skill bermasyarkat
42.
Melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin mutu pelaksanaan Uji Kompetensi adalah tugas dari
a)
Pengarah
b)
Pengawas
c)
Pelaksana
d)
Pengelola keuangan
43.
Menyusun dan menyiapkan substansi Uji Kompetensi meliputi cetak biru uji, pengembangan soal uji, dan metode penetapan standar kelulusan adalah tugas dari
a)
Pengarah
b)
Pengawas
c)
Pelaksana
d)
Pengelola keuangan
44.
Pada peraturan Tata cara pelaksanaan uji komptensi mahasiswa bidang kesehatan yang berbunyi "Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan yang selanjutnya disebut Uji Kompetensi adalah proses pengukuran pengetahuan, keterampilan, dan perilaku peserta didik pada perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang kesehatan" tertuang pada pasal
a)
Pasal 4
b)
Pasal 3
c)
Pasal 2
d)
Pasal 1
45.
Pelayanan kesehatan terdiri atas pelayanan kesehatan (…......) dan pelayanan kesehatan masyarakat
a)
masyarakat
b)
organisasi
c)
rumah sakit
d)
persorangan
46.
yang terlibat secara langsung dalam hubungan medik dan hubungan hukum, kecuali
a)
Tenaga Kesehatan
b)
Pasien
c)
Sarana Kesehatan
d)
Pemerintah
47.
bagaimana kah pola hubungan dokter atau nake dengan pasien pada saat dahulu
a)
Kedudukan pasien tidak sederajat dengan dokter atau nakes
b)
Kedudukan pasien sederajat dengan dokter atau nakes
c)
Didasarkan pada sikap saling percaya
d)
Horisontal kontraktual
48.
Tenaga Kesehatan memiliki tanggung jawab hukum administrasi di dalam UU tentang kesehatan dimana tenaga kesehatan ataupun fasilitas penyelenggara kesehatan yang melanggar ketentuan akan diambil tindakan administratif yaitu
a)
Peringatan secra tertulis
b)
Teguaran lisa
c)
Hukuman personal
d)
Hukuman masyarakat
49.
Didalam pelaksanaan pelayanan kesehatan pasien memeilki harapan terhadap layanan yang diterima yaitu Empati, apakah yang dimaksud
a)
Jaminan keamanan, keselamatan, kenyamanan
b)
Petugas cepat tanggap atas keluhan pasien
c)
Komunikasi yang baik dan memahami kebutuhan pasien
d)
layanan yang dijanjikan dgn segera dan memuaskan
50.
Transaksi teraputik muncul apabila terdapat interaksi antara
a)
Dokter dengan perawat
b)
Pasien dengan Faskes
c)
Dokter dengan Pasien
d)
Pasien dengan keluarga
51.
Dibawah ini mana yang bukan unsur-unsur perjanjian
a)
Ada kesepakatan
b)
kecakapan para pihak
c)
untuk prestasi tertentu
d)
tidak ada hubungan antara pihak
52.
Syarat subjektif didalam sebuah perjanjian teraputik adalah
a)
untuk prestasi tertentu
b)
adanya kesepakatan
c)
perjanjian batal apabila tidak terpenuhi
d)
wanprestasi
53.
bentuk hubungan kontrak tersirat yaitu
a)
adanya kontrak disimpulkan dari Tindakan para pihak
b)
sifat jangkauan pemberian pelayanan pengobatan sudah ditawarkan secara nyata dan jelas
c)
secara tertulis maupun lisan
d)
informasi yang jelas
54.
dokter dapat dituntut karena menurut pasien terdapat peristiwa "wanprestasi", yaitu
a)
melakukan tindakan yang seharusnya
b)
berkata terlalu jujur
c)
membrikan informasi yang
d)
salah melakukan tindakan
55.
Sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuan, pidana penjara 12 tahun, tertuang pada KUHP pasal
a)
347
b)
348
c)
349
d)
340
56.
Dalam bentuk-bentuk malpraktik, criminal negligence merupakan …
a)
tindakan kurang hati-hati seseorang yang dianggap profesional
b)
Kegagalan dalam bertindak dimana disitu terdapat suatu tindakan yang harus dilakukan
c)
tindakan dengan mengabaikan keselamatan orang lain walaupun sebenarnya mengetahui bahwa tindakannya dapat mencelakakan orang lain
d)
melakukan hal yang bertentangan dengan hukum atau tindakan yang dapat dikategorikan tidak tepat
57.
Dalam bentuk-bentuk malpraktik, Malfeasance merupakan …
a)
tindakan kurang hati-hati seseorang yang dianggap profesional
b)
Kegagalan dalam bertindak dimana disitu terdapat suatu tindakan yang harus dilakukan
c)
tindakan dengan mengabaikan keselamatan orang lain walaupun sebenarnya mengetahui bahwa tindakannya dapat mencelakakan orang lain
d)
melakukan hal yang bertentangan dengan hukum atau tindakan yang dapat dikategorikan tidak tepat
58.
dibawah ini yang termasuk pelanggaran profesional dalam kasus malpraktik adalah
a)
memberikan keterangan atas izin
b)
menahan pasien
c)
memberikan pelayanan terbaik tanpa izin
d)
ikut andil dalam proses penyembuhan atas permintaan
59.
Penetuan tuntutan terhadap kelalaian medis terhadap duty, yaitu
a)
Seorang dokter memiliki kewajiban hukum untuk memberikan perawatan sesuai dengan standar yang diakui dan diterima dalam praktik medis
b)
Pelanggaran kewajiban tersebut, yang berarti dokter tidak memenuhi standar perawatan yang diharapkan
c)
Adanya hubungan langsung antara pelanggaran kewajiban dan kerugian yang dialami pasien
d)
Pasien mengalami kerugian atau cedera yang dapat diukur sebagai akibat dari kelalaian tersebut
60.
Penetuan tuntutan terhadap kelalaian medis terhadap Damage injury and harm, yaitu
a)
Seorang dokter memiliki kewajiban hukum untuk memberikan perawatan sesuai dengan standar yang diakui dan diterima dalam praktik medis
b)
Pelanggaran kewajiban tersebut, yang berarti dokter tidak memenuhi standar perawatan yang diharapkan
c)
Adanya hubungan langsung antara pelanggaran kewajiban dan kerugian yang dialami pasien
d)
Pasien mengalami kerugian atau cedera yang dapat diukur sebagai akibat dari kelalaian tersebut
61.
Caffee (1991) dalam Vestal, K.W. (1995) juga mengidentifikasi 3 area dimana perawat berisiko melakukan kesalahan yaitu salah satunya intervention errors yang merupakan …
a)
Kegagalan mengkomunikasikan secara efektif rencana keperawatan yang telah dibuat (misalnya menggunakan bahasa dalam rencana keperawatan dimana perawat yang lain tidak memahami dengan pasti)
b)
kegagalan mengumpulkan data/informasi tentang pasien secara adekuat
c)
Kegagalan menginterpretasikan dan melaksanakan tindakan kolaborasi, kegagalan melakukan asuhan keperawatan secara hati-hati, kegagalan mengikuti/mencatat order/perintah dari dokter atau dari supervisor
d)
Kegagalan memberikan asuhan keperawatan secara berkelanjutan yang disebabkan kurangnya informasi yang diperoleh dari rencana keperawatan
62.
Pelanggaran kewajiban medis oleh dokter disebut…
a)
Dereliction
b)
Damages
c)
Direct Causation
d)
Duty
63.
Kerugian yang dialami pasien akibat kelalaian medis dikenal sebagai…
a)
Dereliction
b)
Damages
c)
Direct Causation
d)
Duty
64.
Malpraktik yang dapat mengakibatkan hukuman penjara bagi dokter adalah…
a)
Malpraktik Pidana
b)
Malpraktik Administrasi
c)
Malpraktik Perdata
d)
Malpraktik Etika
65.
Gugatan hukum oleh pasien terhadap fasilitas medis karena kelalaian termasuk dalam…
a)
Malpraktik Pidana
b)
Malpraktik Administrasi
c)
Malpraktik Perdata
d)
Malpraktik Etika
66.
Apa yang harus dilakukan dokter jika terjadi kesalahan medis
a)
Menyembunyikan kesalahan tersebut
b)
Melaporkan kepada manajemen rumah sakit
c)
Memberi kompensasi langsung kepada pasien
d)
Tidak ada tindakan yang diperlukan
67.
Standar perawatan medis ditentukan oleh
a)
Opini publik
b)
Praktik umum di bidang medis terkait
c)
Kebijakan internal rumah sakit
d)
Keinginan pasien
68.
Apa yang dimaksud dengan ‘Res Ipsa Loquitur’ dalam konteks malpraktik medis
a)
Pasien bertanggung jawab atas cederanya sendiri
b)
Kesalahan medis yang jelas tanpa perlu bukti tambahan
c)
Dokter selalu bersalah dalam kasus cedera pasien
d)
Pasien harus membuktikan kesalahan dokter
69.
Euthanasia yang dilakukan atas permintaan pasien disebut…
a)
Euthanasia pasif
b)
Euthanasia aktif
c)
Euthanasia sukarela
d)
Euthanasia non-voluntir
70.
Tindakan menghentikan pengobatan yang mempertahankan hidup pasien, sehingga membiarkan mereka meninggal, adalah contoh dari…
a)
Pembunuhan berencana
b)
Euthanasia pasif
c)
Euthanasia aktif
d)
Asistensi bunuh diri
71.
Di negara mana euthanasia legal
a)
Indonesia
b)
Singapura
c)
Belanda
d)
Malaysia
72.
Siapa yang biasanya terlibat dalam proses pengambilan keputusan euthanasia
a)
Hanya dokter
b)
Hanya keluarga
c)
Dokter dan keluarga
d)
Pasien, dokter, dan keluarga
73.
Apa perbedaan antara ‘Voluntary Euthanasia’ dan ‘Involuntary Euthanasia’
a)
Voluntary dilakukan atas permintaan pasien, Involuntary tanpa persetujuan pasien
b)
Voluntary selalu legal, Involuntary selalu ilegal
c)
Tidak ada perbedaan, keduanya adalah istilah yang sama
d)
Voluntary dilakukan oleh keluarga, Involuntary oleh dokter
74.
Apa itu ‘Mercy Killing’
a)
Pembunuhan tanpa niat jahat untuk mengakhiri penderitaan pasien
b)
Pembunuhan berencana dengan motif balas dendam
c)
Pembunuhan yang dilakukan oleh petugas medis tanpa persetujuan pasien atau keluarga
d)
Pembunuhan yang dilakukan dalam situasi perang atau konflik bersenjata
75.
Apa itu ‘Non-Voluntary Euthanasia
a)
Euthanasia yang dilakukan tanpa persetujuan eksplisit dari pasien karena mereka tidak mampu memberikan persetujuan
b)
Euthanasia yang dilakukan terhadap pasien yang menolak prosedur tersebut
c)
Euthanasia yang dilakukan tanpa sepengetahuan pasien atau keluarga
d)
Euthanasia yang dilakukan meskipun ada instruksi hukum yang melarangnya