wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UTS KEP.KELUARGA (RPL)

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Keluargaadalah unit terkecildarimasyarakat yang terdiridarisuami, istri, atausuami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknyaatauibu dan anaknya. Definisikeluargatersebutmenurut ….

a)

A. UU RI No. 10 Tahun 1992

b)

A. UU RI No. 32 Tahun 1992

c)

A. Bergess

d)

A. Bailon dan Maglaya

e)

A. DUVAL

2.

Prioritas sasaranhome careadalahkeluargadengan . . .

a)

balita BGM

b)

penyakitkronis

c)

penyakitmenular

d)

usialanjut

e)

Paska apendiktomi

3.

Pembagiantahap-tahapperkembangankeluargamenurut Duvall dilihatdari ….

a)

usia orang tua

b)

usia perkawinan orang tua

c)

usia anakt erkecil

d)

usia anak sulung

e)

usia anak yang sakit

4.

Tugasperkembangankeluarga pada tahap “keluargadengananakremaja” adalah ….

a)

beri anak tanggungjawab khusus sebagai pelajar

b)

turuti keinginan anak agar produktif

c)

sertakan remaja untuk ikut tanggungjawab dalam keluarga

d)

kontrol ketat remaja untuk setiap kegiatan

5.

Di bawah ini bukan karakteristikkeluargasebagaisistemterbukayaitu ….

a)

berinteraksi dengan keluarga lain

b)

mempunyai batasa sebagai penyaring alur masuk dan keluar

c)

mempunyai tujuan dinamis

d)

merupakan sub sistem dari sistem masyarakat

e)

berinteraksi sebatas antar anggota keluarga

6.

Wujud fungsi afektif keluarga adalah ….

a)

mencari pemecahan masalah keluarga

b)

menempatkan anggota keluarga untuk berperan dalam masyarakat

c)

meneruskan keturunan

d)

menghargai diantara anggota keluarga

e)

bekerja untuk mencari nafkah

7.

Tujuanmelakukanskoringdalampenapisanmasalahadalah ….

a)

klasifikasi data

b)

penetapan masalah kesehatan

c)

penetapan prioritas masalah

d)

penyusunan rencana keperawatan

e)

penetapan kriteria evaluasi

8.

Di bawah ini adalah pertimbangan perawat dalam memprioritaskan masalah kesehatan keluarga dapat diubah.......

a)

ada tidaknya fasilitas pelayanan kesehatan

b)

adanya role model

c)

persepsi keluarga terhadap masalah

d)

berat ringannya masalah

e)

adanya kelompok beresiko

9.

Bukan tindakan keperawatan agar keluarga mampu mengambil keputusan untuk tindakan keperawatan yang tepat yaitu ....

a)

identifikasikan alternatif tindakan bersama keluarga

b)

diskusikan konsekuensi tiap alternatif tindakan

c)

demontrasikan cara-cara tindakan keperawatan

d)

tekankan gentingnya masalah

e)

diskusikan konsekuensi tidak melakukan tindakan

10.

Perawat melakukan kontrak& inform concent pada keluarga. Aktifitastersebuttermasukfase . .

a)

pra interaksi

b)

orientasi

c)

implementasi

d)

terminasi

e)

paskakunjungan

11.

Perawat ingin mengetahui keberhasilan asuhan keperawatan keluarga, waktu yang tepat adalah…..

a)

Segera setelah melakukan tindakan keperawatan

b)

setiap kali kontak dengan keluarga

c)

setiap memulai kontak dengan keluarga

d)

pada batas waktu yang telah ditetapkan pada rumusan tujuaN

e)

setiap ada respondari setiap anggota keluarga

12.

Rencana asuhan keperawatan keluarga disusun oleh:

a)

koordinator perawat kesehatan masyarakat

b)

perawat kesehatan masyarakat yang bertugas

c)

keluarga

d)

perawat bersama masyarakat setempat

e)

perawat bersama ketua RT

13.

Dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga, pernyataan berikut yang paling benar adalah perawat…..

a)

bekerja untuk keluarga

b)

bekerja untuk kepentingan pengembangan perawat semata

c)

bekerja bersama keluarga

d)

sebagai konsultan keluarga saja

e)

selalu menuruti keinginan keluarga

14.

Tujuan umum asuhan keperawatan keluarga, berfokus pada …..

a)

kesembuhan penyakit anggota keluarga

b)

perubahan perilaku sehat keluarga

c)

perubahan perilaku sehat anggota keluarga

d)

produktivitas lansia

e)

kesehatan balita

15.

Tindakan mandiri perawat kesehatan keluarga adalah ….

a)

memeriksa sputum salah satu anggota keluarga yang menderita TBC

b)

mendiagnosa penyakit pasien yang datang kebalai pengobataN

c)

memgajarkan pada keluarga cara menyusui bayi yang benar

d)

menyusun diet anggota keluarga yang menderita penyakit jantung

e)

menetapkan campuran obat

16.

Ibu keluarga mempunyai seorang anak laki-laki berusia 1 tahun, grafik berat badan di KMS menunjukkan di bawah garis merah. Ibu mengatakan“ Anak saya memang keturunan orang kecil, jadi badannya ya kecil, tidak apa-apa, tidakmasalah”. Manakah tugas keluarga yang belum dijalankan terkait dengan masalah gizi anak?

a)

ketidak mampuan keluarga mengenal masalah gizi anak

b)

ketidak mampuan keluarga mengambil keputusan dengan tepat untuk merawat anak dengan masalah gizi

c)

ketidak mampuan keluarga merawat anak dengan masalah gizi

d)

ketidak mampuan keluarga menciptakan lingkungan yang dapat menyelesaikan masalah gizi anak

e)

ketidak mampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk menyelesaikan masalah gizi anak

17.

Sebuah keluarga dengan lansia penyandang hipertensi. Setiap pagi hari keluarga mendampingi lansia joging, menyediakan makan bagi lansia dengan rendah garam dan mengontrol obat antihipertensi dengan teliti.

Tugas keluarga manakah yang ditampilkan dalam kasus tersebut?

A.

B.

C.

D.

E.

a)

mengenal masalah lansia hipertensi

b)

mengambil keputusan dengan tepat untuk merawat lansia hipertensi

c)

merawat lansia hipertensi

d)

menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan lansia hipertensi

e)

memanfaatkan fasilitas kesehatan kesehatan dengan tepat

18.

Hasil pengkajian tahap I yang dilakukan perawat pada sebuah keluarga, diperoleh data anak pertama, laki-laki 32 tahun, menderita TBC dan sudah mendapat pengobatan anti TBC dari Puskesmas sejak 1 minggu yang lalu. Penderita sering batuk dan membuang dahak di sembarang tempat. .

Apakah masalah keperawatan keluarga tersebut di atas ?

a)

Risiko penularan penyakit TBC pada anggota keluarga

b)

Risiko gangguan pemenuhan nutrisi

c)

Risiko gangguan pemenuhan oksigen

d)

Koping keluarga tidak efektif

e)

Manajemen rejimen terapetik TBC tidak efektif

19.

Sebuah keluarga, pengusaha kulit lunpia, memiliki seorang anak, berusia 21 hari, menyusu ibunya. Selain ASI bayi tidak diberi minum maupun makanan lain. Ibu mengatakan akan memberi ASI eksklusif.. Dari data yang sudah ada, respon perawat yang tepat adalah ….

a)

menggali pengertian ibu tentang ASI eksklusif

b)

mengajarkan kepada ibu tentang cara menyusui efektif

c)

memberi penghargaan atas rencana ibu memberi ASI eklusif

d)

tunjukkan berbagai makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI

e)

menjelaskan kepada ibu tentang kerugian tidak memberi ASI eksklusif

20.

Ibu keluarga berbadan gemuk mengatakan sudah 2 bulan sering kencing dan sering merasa lapar. “Kata tetangga seperti saya ini gejala sakit gula, apa iya mbak (perawat), saya takut kalau ada luka sulit sembuhnya, saya harus bagaimana ya mbak (perawat)?”

Apakah respon perawat yang tepat terhadap keluarga tersebut ?

a)

memeriksa tekanan darah

b)

menjelaskan komplikasi DM

c)

menjelaskan sifat penyakit DM

d)

menganjurkan ibu keluarga untuk periksa gula darah

e)

memberi informasi macam-macam penyakit DM

21.

Berikut ini bukan alasan mengapa keluarga perlu dibina yaitu karena keluarga ….

a)

merupakan tempat individu mulai hubungan interpersonal dengan lingkungan

b)

tempat pendidikan utama

c)

tempat mengambangkan nilai, sikap dan perilaku

d)

sebagai sistem

e)

sasaran BPJS

22.

Prinsip pelayanan keperawatan keluarga adalah mengutamakan pelayanan ….

a)

promotif dan preventif tidak mengesampingkan pelayanan kuratif dan rehabilitatif

b)

kuratif dan rehabilitatif tidak mengesampingkan pelayanan promitif dan preventif

c)

kuratif tidak mengesampingkan pelayanan promotif, preventif dan rehabilitatif

d)

rehabilitatif tidak mengesampingkan pelayanan promotif, preventif dan kuratif

e)

promotif dan rehabilitatif tidak mengesampingkan upaya preventif dan kuratif

23.

Yang termasuk keluarga non trasisional adalah ….

a)

keluarga yang hidup bersama

b)

keluarga besar

c)

homoseksual

d)

keluarga inti

e)

keluarga dengan seorang ayah

24.

Perawat lebih berhasil dalam memotivasi keluarga untuk mengimunisasi anaknya dari pada yang dilakukan oleh kader. Kemampuan perawat mempengaruhi keluarga termasuk ……

a)

legitimate power

b)

referent power

c)

expert power

d)

reward power

e)

coercive power

25.

Di bawah ini adalah salah satu peran formal keluarga, yaitu sebagai ….

a)

guru

b)

direktur perusahaan

c)

orang tua

d)

anggota masyarakat

e)

ketua RT

26.

Salah satu peran perawat adalah sebagai pendidik keluarga. Pendidikan kesehatan yang diberikan untuk upaya preventif yaitu perilaku untuk ….

a)

makan makanan sehat

b)

imunisasi bayi

c)

mendatangi fasilitas kesehatan untuk anggota keluarga yang sakit

d)

latihan menggunakan kursi roda

e)

melakukan latihan fisik secara teratur


27.

Keberhasilan fungsi afektif keluarga tampak melalui ….

a)

keluarga yang gembira dan bahagia

b)

anak dapat bergaul dengan tetangga

c)

ayah sukses dalam usahanya

d)

semua anak lulus perguruan tinggi

e)

anak-anak sehat tidak cacad


28.

Tanggungjawab perawat terhadap fungsi ekonomi keluarga dibawah garis kemiskinan adalah ….

a)

mencari sumber-sumber di masyarakat yang dapat digunakan keluarga untuk meningkatkan status kesehatan

b)

mencarikan pekerjaan

c)

mencari sumber di masyarakat yang dapat menampung keluarga untuk bekerja

d)

memberi pekerjaan yamg sesuai

e)

mengatur keuangan keluarga

29.

Wujud fungsi sosialisasi keluarga yaitu ….

a)

menempatkan anggota keluarga untuk berperan dalam masyarakat

b)

mencari pemecahan masalah keluarga

c)

menghargai diantara anggota keluarga

d)

bekerja untuk mencari nafkah

e)

meneruskan keturunan


30.

Tugas perkembangan keluarga tahap “pasangan baru” adalah ….

a)

diskusi tentang anak yang diharapkan

b)

memahami tentang perawatan bayi

c)

menerima peran seagai orang tua

d)

mempersiapkan aktivitas untuk anak

e)

menetapkan jabatan di tengah masyarakat

31.

Perawat perlu mempelajari tugas perkembangan keluarga, tujuannya adalah ……

a)

mencari masalah keluarga

b)

mengantisipasi masalah yang mungkin timbul dan menyiapkan keluarga cara menanggulanginya

c)

mengambil keputusan akan tindakan-tindakan yang harus dilakukan pada setiap perkembangan

d)

membantu keluarga memecahkan masalah yang dihadapi

e)

membimbing keluarga untuk menegakkan diagnosa pada setiap tahap perkembangan

32.

Prioritas sasaran home care adalah keluarga dengan . . .

a)

balita BGM

b)

penyakit kronis

c)

penyakit menular

d)

usia lanjut

e)

Paska apendiktomi

33.

Pembagian tahap-tahap perkembangan keluarga menurut Duvall dilihat dari ….

a)

usia orang tua

b)

usia perkawinan orang tua

c)

usia anak terkecil

d)

usia anak sulung

e)

usia anak yang sakit

34.

Tugas perkembangan keluarga pada tahap “keluarga dengan anak remaja” adalah ….

a)

beri anak tanggung jawab khusus sebagai pelajar

b)

turuti keinginan anak agar produktif

c)

sertakan remaja untuk ikut tanggung jawab dalam keluarga

d)

tempatkan anak sebagai orang tua

e)

kontrol ketat remaja untuk setiap kegiatan

35.

Di bawah ini bukan karakteristik keluarga sebagai sistem terbuka yaitu ….

a)

berinteraksi dengan keluarga lain

b)

mempunyai batasan sebagai penyaring alur masuk dan keluar

c)

mempunyai tujuan dinamis

d)

merupakan sub sistem dari sistem masyarakat

e)

berinteraksi sebatas antar anggota keluarga

36.

Pemerintah melaksanakan upaya pembangunan kesehatan terutama kesehatan keluarga yang dilaksanakan sampai wilayah DTPK.

Sesuai dengan prinsip apakah program pemerintah tersebut dalam konteks pelayanan primer ?

a)

Pemerataan upaya kesehatan

b)

Penekanan pada upaya preventif

c)

Menggunakan teknologi tepat guna

d)

Melibatkan peran serta masyarakat

e)

Melibatkan kerjasama lintas sectoral

37.

Kebijakan pemerintah agar pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga dapat terlaksana sampai ke seluruh pelosok Indonesia adalah dengan menerjunkan tim “Nusantara Sehat”. Bagaimanakah program tersebut berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer ?

a)

Sebagai tulang punggung pelayanan

b)

Titik berat pada pelayanan preventif dan promotive

c)

Mendukung pelaksanaan Jaminan Sosial kesehatan nasional

d)

Mengurangi pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif

e)

Pelaksanaan pelayanan primer di daerah yang baik akan mendukung pembangunan kesehatan nasional

38.

Upaya kesehatan pada saat ini dikembangkan dengan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).

Apakah titik berat pelayanan kesehatan primer yang berkaitan dengan upaya kesehatan masyarakat (UKM) ?

a)

Pelayanan pengobatan

b)

Pelayanan pencegahan

c)

Pelayanan Pemulihan

d)

Pelayanan peningkatan kesehatan

e)

Gaya hidup sehat (healthy life style)

39.

Pelayanan Kesehatan Primer (Primary Health Care) merupakan pelayanan kesehatan esensial. Apakah yang menjadi dasar diselenggarakan pelayanan primer tersebut?

A.

B.

C.

D.

E.

a)

tatacara dan teknologi terkini

b)

sesuai dengan kaedah ilmu pengetahuan para akdemisi

c)

dapat dicapai oleh perorangan

d)

peran aktif secara penuh dengan biaya pemerintah

e)

semangat kemandirian dan menentukan kesehatan diri sendiri

40.

Dalam mengimplementasikan upaya kesejahteraan dan kesehatan keluarga pemerintah menerapkan pelayanan kesehatan primer.

Apakah yang menjadi prinsip pelayanan kesehatan primer ?

a)

titik berat pelayanan kesehatan primer pada upaya kesehatan perorangan

b)

terdapat pelayanan spesialistik di tingkat akar rumput

c)

pelayanan dilakukan oleh tenaga yang mempunyai kompetensi pelayanan kedokteran

d)

tidak ada pelayanan rawat inap pada pelayanan primer

e)

pelayanan primer dalam mendukung SPMKK

41.

Dalam rencana strategis Kementerian Kesehatan ditegaskan bahwa Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dilaksanakan di Puskesmas. Bagaimana ciri penyelenggaraan PIS-PK di Puskesmas?

a)

sasaran adalah keluarga dan kelompok khusus di masyarakat

b)

mengutamakan upaya Promotif-Preventif, disertai penguatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM);

c)

kunjungan ke Pusksmas secara aktif untuk peningkatan outreach dan total coverage

d)

pendekatan siklus kehidupan masyarakat atau life cycle approach.

e)

pelaksanaan kegiatan bersama sama keluarga sasaran, kader dan dasa wisma

42.

Dalam melaksanakan Program Indonesia Sehat melalui

Pendekatan Keluarga (PIS-PK)Pemerintah membuat indicator keluarga sehat. Apakah

indikator keluarga sehat yang terkait dengan perilaku dan kesehatan lingkungan

?

a)

Penderita hipertensi berobat secara teratur

b)

Gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan

c)

Tidak ada anggota keluarga yang merokok

d)

memantau pertumbuhan dan perkembangan balita tiap bulan

e)

keluarga mengikuti keluarga berencana

43.

Dalam melaksanakan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) Pemerintah membuat indicator keluarga sehat. Apakah indikator keluarga sehat yang terkait dengan pengendalian penyakit menular dan tidak menular?

a)

Penderita hipertensi berobat secara teratur

b)

Bayi diberi ASI ekslusif selama 6 bulan

c)

Tidak ada anggota keluarga yang merokok

d)

memantau pertumbuhan dan perkembangan balita tiap bulan

e)

keluarga mengikuti keluarga berencana


44.

Di masyarakat saudara menemukan kasus gizi buruk pada keluarga dengan tingkat kemandirian I, selanjutnya anda melaksanakan program PIS-PK yang diintegrasikan dalam upaya perawatan kesehatan masyarakat. Apa intervensi asuhan keperawatan yang paling tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

membina hubungan saling percaya

b)

mendorong keluarga untuk mengungkapkan masalahnya

c)

melakukan analisis status gizi anak

d)

menjelaskan kepada keluarga tentang kondisi anak saat ini dengan masalah gizi kurang

e)

memantau tingkat perkembangan anak

45.

Saudara melaksanakan program program PIS-PK yang diintegrasikan dalam upaya perawatan kesehatan masyarakat dan sudah melaksanakan kunjungan keluarga serta intervensi awal. Apakah intervensi lanjut yang dilakukan perawat?

a)

memberikan asuhan keperawatan kepada individu dan tau keluarga sesuai kebutuhan tingkat kemandirian

b)

berkolaborasi dengan sektor lain seperti dinas pemukiman terkait kondisi lingkungannya

c)

bersama kader kesehatan yang ada melakukan pemantauan keluarga

d)

koordinasi lintas program untuk penanganan kasus kasus emergensi

e)

kolaborasi dengan rumah sakit terkait untuk kasus kasus rujukan

46.

Pada saat perawat mengunjungi keluarga, Tn. Ky. selaku kepala keluarga menyampaikan bahwa di rumahnya tinggal 6 orang yaitu dirinya, istrinya dan 4 orang anaknya. 2 orang anaknya masih duduk di Sekolah Dasar, 1 orang taman kanak kanak dan 1 orang anaknya masi berusia 6 bulan.

Apakah tipe keluarga pada keluarga Tn Ky. ?

a)

Keluarga Inti

b)

Keluarga besar

c)

Keluarga Dyad

d)

Keluarga single parent

e)

Keluarga dengan anak usia sekolah

47.

Hasil pengkajian perawat S didapatkan bahwa Anak W dari keluarga Bp. Tr sering menderita diare, karena orangtuanya kurang memberikan perhatian dan kasih sayang, Hal ini disebabkan keluarga terebut belum memahami tentang diare dan cara perawatannya.

Fungsi keluarga apakah yang mengalami gangguan ?

a)

afektif

b)

sosialisasi

c)

ekonomi

d)

reproduksi

e)

perawatan kesehatan

48.

Perawat melakukan pelayanan keperawatan keluarga pada salah satu anggota keluarga dengan TB Paru yang belum rutin berobat.

Siapakah yang menjadi sasaran pelayanan keperawatan keluarga ?

a)

Keluarga berisiko

b)

Keluarga sehat

c)

Keluarga miskin

d)

Keluarga dengan tindak lanjut

e)

Keluarga kurang mandiri

49.

Perawat X akan melaksanakan kunjungan rumah pada keluarga Tn Z dengan penyakit DM. Tujuan tindakan keperawatan keluarga yang sudah dirumuskan agar keluarga mampu mengambil keputusan yang tepat.

Apa tindakan yang harus dilakukan perawat X ?

a)

menjelaskan tentang pengertian, penyebab, gejala dan pencegahan penularan penyakit DM

b)

menjelaskan tentang alternatif tindakan yang dilakukan dalam merawat keluarga dengan DM

c)

mendemonstrasikan tentang personal hygiene dan perawatan kulit yang mengalami luka di kaki

d)

menjelaskan tentang pengaturan lingkungan yang sehat agar terhindar dari kecelakaan yang menyebabkan luka pada

e)

mengajari keluarga memilih makanan yang tepat untuk diit DM

50.

Perawat R mengadakan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan demam berdarah di keluarga Bp.S. Perawat ingin mengetahui kemampuan keluarga tentang penyebab terjadinya demam berdarah.

Apakah metode evaluasi yang tepat digunakan ?

a)

observasi langsung

b)

memeriksa laporan

c)

wawancara

d)

memberikan angket

e)

memeriksa tanda vital klien

51.

Pada saat pengkajian perawat mendapatkan data di rumah Bapak W, yaitu sangat kotor, gelap, ventilasi rumah kurang dan penataan perabot rumah tangganya kurang rapi. Bapak W saat baru saja didiagnosa TB Paru.

Komponen pengkajian apakah data yang didapat perawat tersebut?

a)

tipe keluarga

b)

fungsi keluarga

c)

tahap perkembangan keluarga

d)

koping keluarga

e)

lingkungan keluarga

52.

Dari hasil pengkajian yang dilakukan perawat, Keluarga Tn A telah rutin control di Puskesmas terkait penyakitnya yaitu hipertensi.

Tugas keluarga dalam bidang kesehatan apakah yang telah dilaksanakan?

A.

B.

C.

D.

E.

a)

mengenal masalah kesehatan

b)

mengambil keputusan yang tepat

c)

memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan

d)

memodifikasi lingkungan yang sehat

e)

merawat anggota keluarga yang sakit

53.

Ibu B mengatakan anaknya S umur 9 bulan belum pernah diimunisasi, karena khawatir anaknya sakit setelah disuntik imunisasi. Ibu B jarang membawa anaknya ke Posyandu, sehingga tidak pernah mengikuti penyuluhan tentang imunisasi.

Apakah diagnosis keperawatan keluarga yang ditegakkan pada keluarga Ibu B ?

a)

kecemasan pada Ibu B

b)

Kurangnya pengetahuan pada Ibu B

c)

koping keluarga ibu B tidak efektif

d)

risiko terjadi penyakit PD3I pada An. S

e)

kesiapan peningkatan pengetahuan pada Ibu B.

54.

Perawat M akan menyusun tujuan keperawatan keluarga Tn Y dengan masalah hipertensi.

Manakah perumusan tujuan khusus keperawatan yang tepat untuk keluarga Tn.Y ?

a)

setelah 2 kali kunjungan keluarga tekanan darah akan turun mencapai normal.

b)

setelah tindakan keperawatan nyeri kepala berkurang atau hilang dalam waktu 1 minggu

c)

setelah tindakan keperawatan keluarga mengerti tentang pengertian hipertensi dalam waktu 2 hari

d)

setelah tindakan keperawatan keluarga dapat melakukan senam hipertensi dalam waktu 1 minggu..

e)

setelah 1 kali kunjungan perawat keluarga Tn Y dapat menggunakan fasilitas kesehatan

55.

Perawat D melakukan kunjungan ke rumah Tn E yang menderita TB Paru. Perawat D akan melakukan intervensi agar keluarga Tn E mampu memodifikasi lingkungan yang sehat. Tindakan apakah yang tepat dilakukan oleh perawat D?

a)

menjelaskan pada keluarga tentang penularan penyakit TB Paru

b)

memotivasi keluarga untuk memantau obat yang diminum

c)

mendemonstrasikan cara batuk efektif pada Tn E dan keluarga

d)

membantu keluarga untuk menyediakan tempat khusus dahak.

e)

meminta keluarga agar tidak merokok didalam rumah

56.

Pada saat kunjungan perawat akan mengukur kemampuan kognitif pada klien dan keluarga dengan TB Paru dalam menerima Pendidikan kesehatan.

Apa pertanyaan yang tepat diberikan pada klien dan keluarga ?

A.

B.

C.

D.

E.

a)

Bagaimanakah kondisi Anda saat ini?

b)

Apakah yang anda ketahui tentang gejala TB Paru ?

c)

Apakah hari ini anda melakukan aktivitas seperti biasa?

d)

Coba anda praktikkan kembali cara batuk efektif yang benar !

e)

Apakah anda sudah paham dengan penjelasan kami ?

57.

Pada saat kunjungan keluarga didapatkan data Ny. Desi 19 th.(anak Bp. Wiryo) hamil 7 bulan, sewaktu dikaji mengatakan kadang mual dan pusing tapi tidak tentu, tekanan darah saat diperiksa 170/100 mmHg., bengkak pada kaki yang tidak hilang waktu bangun pagi, Ny. Desi tidak memeriksakan diri secara rutin karena ibunya mengatakan hal itu wajar pada orang hamil.

Apa masalah kesehatan yang muncul pada keluarga Bp wiryo adalah….

a)

Managemen Regimen terapeutik keluarga tak efektif

b)

Kurang mandiri

c)

Coping keluarga tidak efektif

d)

Kurang pengetahuan

e)

Ketiadakmampuan menggunakan fasilitas kesehatan

58.

Sewaktu perawat mengunjungi keluarga didapatkan data Ibu S hamil ke IV, anak I (6 th), anak II ( 4 th), anak III (20 bln) kehamilan kali ini belum diimunisasikan. Sebelumnya ibu S biasa bekerja di kebun 11 jam sehari istirahat siang 1 jam , jarang makan pagi hanya minum the manis. Ibu S mengatakan makan seadanya pokoknya kenyang. Tipologi masalah apakah pada kondisi keluarga tersebut?

a)

ancaman

b)

deficit

c)

krisis

d)

masalah dianggap tidak menonjol

e)

keraguan menantu terhadap kehamilan

59.

Perawat W melaksanakan pembinaan kepada Ny A yang melahirkan anak pertamanya 1 bulan yang lalu, Perawat W menganjurkan ibu agar bayi diberikan ASI eksklusif, hanya ASI sampai bayi berusia 6 bulan,

Level apakah upaya pencegahan yang dilakukan tersebut?

.

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Tertier

d)

Penyembuhan

e)

Pemulihan

60.

Pada saat perawat mengunjungi keluarga didapatkan data bahwa Tn A menderita TB Paru sejak akhir Desember 2018, telah mendapatkan pengobatan dari Puskesmas, namun sejak pertengahan Februari 2019 Tn A menghentikan minum obat karena merasa sudah baikan dan tidak tahan obat; sehabis minum obat terasa mual, sering gatal-gatal pada kulit dan kadang pusing.

Apa tugas keluarga dalam kesehatan yang tidak berfungsi?

a)

ketidakmampuan keluarga mengenal program pengobatan TB Paru

b)

ketidakmampuan keluarga mengambil keputusan dengan tepat

c)

ketidakmampuan keluarga merawat Tn.A yang sakit TB Paru

d)

ketidakmampuan keluarga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan kesehatan

e)

ketidakmampuan keluarga memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk kesehatan Tn.A

61.

Dalam konteks asuhan keperawatan keluarga saudara mengembangkannya dengan menggunakan konseptual model yang ada. Apakah tujuan penggunaan konsep model keperawatan tersebut?

a)

mempermudah pemberian asuhan

b)

membina keakraban dengan keluarga sebagai sasaran

c)

landasan untuk membuat penelitian dikeluarga

d)

memberikan arahan dan panduan untuk struktur praktek

e)

mengimplementasikan konsep model dalam pemberian asuhan di tatanan keluarga

62.

Sesuai dengan konsep Medellin Leininger (cultural care theory) maka tujuan asuhan adalah meningkatkan & atau memulihkan kondisi klien berlandaskan pada praktek & penget kep profesional yg dikonseptualisasi, direncanakan dan dilaksanakan sesuai budaya klien. Apakah fokus intervensi asuhan berdasarkan tujuan diatas?

a)

membina hub saling percaya melalui penghargan thd nilai budaya

b)

menjembatani masalah atau konflik budaya

c)

mengatasi masalah atau konflik melalui pendekatan budaya klien

d)

menggunakan budaya yang ada untuk kesembuhan klien

e)

memodifikasi budaya yang ada agar selaras dengan perkembangan dunia medis

63.

Saudara melakukan asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan model self care dari Orem. Kondisi keluarga Ny W Hamil 6 bulan sudah kontrol rutin kehamilannya, dan melaksanakan apa yang disampaikan petugas kesehatan. Apa cara intervensi yang saudara lakukan terkait kondisi Ny W dengan pendekatan model tersebut?

a)

membimbing,

b)

mendukung,

c)

memberikan lingkungan kondusif untuk perkembangan,

d)

mendidik,

e)

melakukan tindakan penuh

64.

Pemerintah melaksanakan reformasi sistem pelayanan kesehatan dasar dengan pendekatan keluarga. Bagaimanakah strategi pendekatan yang dilaksanakan?

a)

continuum of care & life cycle

b)

Family adaptation

c)

Human approach

d)

family gathering

e)

universal coverage

65.

65. Peran organisasi profesi PPNI dalam pembangunan kesehatan antara lain mendorong peran serta aktif anggota profesi dalam segala bentuk upaya kesehatan dan program kesehatan. Apakah upaya program yang dikembangkan?

a)

upaya kapitasi perawat di tatanan keluarga dan masyarakat

b)

pembinaan posbindu PTM di masyarakat

c)

penempatan satu perawat satu desa

d)

perluasan area praktek mandiri perawat

e)

pengembangan perawat pendamping keluarga sejahtera

66.

Alasan keluarga sebagai sentral pelayanan kesehatan adalah….

a)

Keluarga sebagai sistem terbuka karena dalam keluarga terjadi tukar menukar energi, materi dan informasi dengan lingkungan

b)

Keluarga terbuka akan menerima sumber - sumber baru untuk mnyelesaikan masalah

c)

Hubungan yang kuat antara keluarga dan status kesehatan setiap anggota , peran keluarga penting pada saat menghadapi masalah anggota keluarga

d)

setiap keluarga mempunyai reaksi & cara unik dalam menghadapi masalah kesehatan

e)

Keluarga sebagai kesatuan & organisma yang berfungsi, dipengaruhi oleh jaman dan tempat

67.

Tn. A., 45 tahun, didiagnosa TB Paru, selanjutnya Tn.A diberi paket pengobatan TB Paru. Sejak pertengahan Januari 2020 Tn. A mengatakan berhenti minum obat dengan alasan tidak tahan obat; setiap habis minum obat terasa mual, gatal-gatal pada kulit dan kadang-kadang pusing.

Tugas keluarga dalam bidang kesehatan manakah yang tidak berfungsi?

a)

Mengenal masalah;

b)

Mengambil keputusan mengenai tindakan yg tepat;

c)

Merawat anggota keluarga

d)

Memelihara lingkungan

e)

Menggunakan fasilitas/pelayana kesehatan di masyarakat

68.

Tn. Y (27 tahun) 2 bulan yang lalu menikah dan tinggal di rumah kontrak bersama istrinya Ny N (24 tahun). Manakah yang bukan merupakan tugas Perkembangan keluarga pada keluarga tersebut?

a)

Membina hubungan intim

b)

Membagi peran dan tanggung jawab

c)

Menetapkan tujuan

d)

Merencanakan tujuan

e)

Membina hubungan dengan keluarga lain, temen, dan kelompok sosial

69.

Dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga saudara perlu mengidentifikasi tipologi masalah kesehatan yang ada.Norma perkembangan apakah yang mendasari penentuan tipologi masalah dimaksud?

a)

Keadaan sehat sakitnya dari setiap anggota keluarga

b)

Keadaan lingkungan yang dapat membawa peningkatan kesehatan

c)

Sifat keluarga, dinamika dan kesanggupan keluarga yg dpt membawa perkembangan keluarga

d)

keluarga sebagai system yang berinteraksi dengan lingkungan

e)

potensi masalah untuk dapat diubah oleh petugas kesehatan

70.

Pada saat kunjungan keluarga didapatkan bahwa Keluarga Tn M (29 tahun) memiliki anak YY yang berusia 5,5 tahun. Tn M bekerja sebagai buruh. Pemberdayaan keluarga manakan yang dapatsaudara aplikasikan untuk keluarga tersebut ?

a)

Penerapan nilai nilai karakter pada keluarga anak balita

b)

Pendidikan anak usia dini

c)

Usaha ekonomi produktif penunjang keluarga

d)

pendampingan keluarga lanjut

e)

Penggunaan Posyandu balita