Font size
WorksheetsQuiz Pertemuan 16 (UAS K3L)
Total questions: 48
Worksheet time: 28mins
Pilihlah klasifikasi B3 yang benar menurut kamu..
Harmful
Oxidizing
Dangerous
Irritant
Karsinogenik
Terjemahkan maksud Kode Limbah B103 ini..
Tabel B
Kategori 2
Urutan 03
Kategori 3
Tabel 2
Urutan B
Urutan 03
Tabel 1
Kategori 2
Urutan 03
Kategori 1
Tabel B
Terjemahkan maksud Kode Limbah A102 ini..
Tabel A
Kategori 1
Urutan 02
Kategori 2
Tabel 1
Urutan A
Urutan 02
Tabel 1
Kategori 2
Urutan 02
Kategori 1
Tabel 1
Pilihlah beberapa jawaban yang wajib diketahui dalam identifikasi jenis dan karakteristik B3..
Informasi toksikologi
Nilai karakter fisik
Simbol label
Tipe pemadaman kebakaran
Nama bahan
Manakah yang BUKAN klasifikasi dari B3 di bawah ini..
B3 yang dapat dipergunakan
B3 yang diizinkan dipergunakan
B3 yang dilarang dipergunakan
B3 yang terbatas dipergunakan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) diatur dalam PP No. ... Tahun ...
Isilah kekosongan tersebut seperti ini ..../........
(a)
Tanda merah menunjukkan bahwa zat merupakan pereduksi dalam suatu reaksi
Benar
Salah
Manakah berikut ini yang benar urutannya dalam identifikasi dan karakteristik B3..
Mengetahui sifat B3
Mengklasifikasi B3
Mengetahui potensi LB3
Menentukan sifat B3
Delisting B3
Mengklasifikasi B3
Mengetahui sifat B3
Menentukan sifat B3
Mengetahui potensi LB3
Delisting B3
Menentukan sifat B3
Mengetahui sifat B3
Mengklasifikasi B3
Mengetahui potensi LB3
Delisting B3
Apa arti dari warna BIRU, MERAH, KUNING dan PUTIH tersebut secara berurutan..
Health, Special, Fire, Reactivity
Fire, Reactivity, Special, Health
Health, Fire, Reactivity, Special
Reactivity, Health, Fire, Special
Apakah arti simbol tersebut secara berurutan..
Explosive, Oxidizing, Toxic
Toxic, Explosive, Flammable
Explosive, Corrosive, Toxic
Flammable, Toxic, Explosive
Berikut yang BUKAN contoh bahan yang mudah terbakar adalah..
Aseton
MInyak terpentin
Kalium klorat
Natrium
Dietil eter
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk bulanan...
Jumlah setiap bahan kimia yang disimpan di laboratorium dijaga agar tetap tersedia untuk penggunaan
Saklar utama dimatikan pada akhir pekan
Eye wash bersih dan air suling diganti
Bahan kimia korosif disimpan pada penyimpanan khusus dan sesuai
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk harian...
Wastafel bebas dari kebocoran
Bahan kimia reaktif (mis. Fosfor, logam alkali, dll.) disimpan ditempat yang aman
Lemari asam berfungsi dengan baik
Label yang buram/tidak jelas pada botol reagen telah diganti
Prosedur Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang
a. Segera bawa korban ke rumah sakiti
b. Pasang bidai/penyangga dengan hati-hati pada tulang yang patah
c. Bebaskan jalan nafas beri pernafasan buatan kalau perlu
d. Hangatkan tubuh korban/selimuti tubuh korban
e. Bila disertai perdarahan maka hentikan perdarahan
f. Tutup luka dengan kasa steril
g. Bawa korban ke tempat yang aman dengan hati-hati
Sebutkan 2 langkah manakah yang lebih utama dilakukan dari prosedur diatas?
g dan e
a dan d
f dan d
b dan e
e dan c
Manakah daftar inpeksi keselamtan di Laboratorium di bawah ini yang termasuk mingguan...
Kotak P3K lengkap dan mudah diakses
Respirator tersedia
Barang berat disimpan di level rendah
Keran air berfungsi dengan baik
Pemindahan bahan kimia cair sebaiknya dilakukan dengan bantuan alat berikut agar tidak memercik:
Pipet tetes
Gelas ukur
Batang pengaduk
Corong
Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum memasuki laboratorium?
Bermain-main dengan peralatan laboratorium dan bahan kimia
Gunakan peralatan kerja seperti kacamata pengaman, jas laboratorium dan sepatu tertutup
Menggunakan perhiasan, memakai sandal atau sepatu terbuka dan kontak langsung dengan bahan Kimia.
Jagalah kebersihan meja praktikum, apabila meja praktikum basah segera keringkan dengan lap basah.
Persiapkanlah hal yang perlu sebelum masuk laboratorium seperti buku kerja, kotak alat, dll.
Bagaimana cara memegang botol saat memindahkan bahan kimia cair dengan benar?
Tutup dibuka dan diletakkan di meja
Botol dipegang dengan dua tangan
Tutup dibuka dan dipegang oleh jari tangan, sementara telapak tangan memegang botol
Tutup botol tetap terpasang saat menuang
Saat memberikan pertolongan pertama pada korban patah tulang, langkah yang harus dilakukan setelah menghentikan perdarahan adalah...
Membuka pakaian korban untuk memudahkan pemeriksaan
Memberikan makanan atau minuman untuk menguatkan tubuh
Menutup luka dengan kasa steril
Menekan luka dengan kuat agar tulang tidak bergerak
Apa yang harus dilakukan pada gangguan sirkulasi shock?
Mengangkat kepala korban lebih tinggi dari tubuh
Memberikan oksigen bila ada
Menggunakan bahan kimia untuk membersihkan
Menggunakan lift untuk evakuasi
Gambar berikut ini merupakan pertolongan pertama akibat..
Kehilangan kedadaran
Gangguan Sirkulasi
Shock
Penyakit asma
Cedera kepala
Sumbatan jalan nafas
Apa tujuan utama dari logbook kotak P3K?
Untuk merekam riwayat penggunaan kotak P3K
Untuk memonitoring ketersediaan isi dari setiap kotak P3K
Untuk mencatat kondisi fisik kotak P3K
Untuk memantau pergerakan kotak P3K
Seorang petugas kesehatan menemukan seseorang yang tidak merespons dan tidak bernapas. Setelah memastikan situasi aman, ia mulai melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Manakah urutan tindakan yang benar sesuai dengan pedoman RJP dasar?
Buka jalan napas → cek nadi → kompresi dada → bantuan napas
Cek respon korban → tentukan titik kompresi → cek nadi → bantuan napas
Cek respon korban → kompresi dada 30x → buka jalan napas → bantuan napas 2x
Cek nadi → kompresi dada → buka jalan napas → bantuan napas
Gambar berikut ini merupakan pertolongan pertama akibat..
Kehilangan kedadaran
Gangguan Sirkulasi
Shock
Pingsan
Cedera kepala
Sumbatan jalan nafas
Berapa maksimum volume larutan yang boleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi saat dipanaskan?
Setengah bagian
Sepertiga bagian
Tiga perempat bagian
Penuh
Mengapa dilarang memakai perhiasan saat praktikum?
Karena perhiasan bisa hilang saat beraktivitas
Agar tidak terlihat mencolok
Karena dapat mencemari bahan kimia
Karena perhiasan bisa rusak oleh bahan kimia
Manakah berikut ini yang merupakan Pembasuh Mata, Flame Resistant Lab Coast dan Safety shower..
Susunlah cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar...
1. Tekan tuas atau squeeze untuk mengeluarkan isi APAR
2. Pegang selang dan arahkan selang ke titik pusat api
3. Semprot nozzle yang dipegang ke arah kiri dan kanan api, agar media yang
disemprotkan merata hingga api padam
4. Posisi berdiri searah dengan arah angin dan arahkan nozzle ke pusat titik api
5. Tarik/lepas pin pengunci tuas APAR/tabung pemadam
2, 3, 5, 1, 4
4, 3, 2, 5, 1
3, 5, 1, 4, 2
5, 2, 4, 1, 3
Jenis media pemadam kebakaran yang paling efektif dan aman digunakan untuk kebakaran peralatan listrik (Kelas C) adalah:
Air (H₂O)
Busa (Foam/AFFF)
Bubuk kering (Dry Powder)
BCF/CF21 (Clean Agent)
Zat apa dari asap yang menyebabkan gangguan saraf dan berakhir kejang-kejang dan kelumpuhan...
CO
NO
HCl
Akrolin
Bahaya kebakaran tidak hanya berasal dari api itu sendiri. Berikut ini adalah contoh bahaya sekunder yang dapat membahayakan saat terjadi kebakaran, kecuali:
Kekurangan oksigen
Konsleting listrik
Bahan kimia mudah terbakar
Peningkatan kadar oksigen di udara
Menurut Direktorat Pengawasan Keselamatan Kerja (2003), gejala kebakaran ditandai dengan adanya apa?
Reaksi eksotermis yang mengeluarkan panas
Reaksi kimia yang bersifat mengeluarkan panas
Panas dan unsur cahaya dalam jumlah besar
Reaksi antara dua gas, salah satunya adalah oksigen
Dalam sebuah simulasi kebakaran di laboratorium, petugas mencoba menggunakan APAR berisi serbuk kering (dry powder) untuk memadamkan api yang berasal dari hubungan arus pendek peralatan listrik. Namun, api tidak padam, dan APAR juga sempat macet saat digunakan. Berdasarkan analisis penyebab kegagalan APAR, kombinasi penyebab berikut paling mungkin terjadi adalah:
Jenis APAR tidak sesuai, APAR tidak bertekanan, dan petugas tidak ditunjuk
APAR menggumpal karena terlambat direfill, ukuran tidak sesuai, dan salah penempatan
Jenis APAR sesuai, tetapi macet karena tidak dirawat, dan petugas tidak terampil
Salah penempatan APAR, ukuran terlalu besar, dan tidak dilakukan pelatihan simulasi
Tugas berikut ini bukan merupakan tanggung jawab Tim Penanggulangan dalam situasi darurat kebakaran adalah:
Membunyikan sirine atau alarm
Meredakan kebakaran menggunakan APAR
Menghitung jumlah pengunjung dan pegawai
Mematikan aliran listrik
Tugas berikut ini bukan merupakan tanggung jawab Tim Penanggulangan dalam situasi darurat kebakaran adalah:
Membunyikan sirine atau alarm
Meredakan kebakaran menggunakan APAR
Menghitung jumlah pengunjung dan pegawai
Mematikan aliran listrik
Tempat kerja yang mempunyai jumlah dan kemudahan terbakara sedang, menimbun bahan dengan tinggi lebih dari 4 meter dan apbila terjadi kebakaran melepaskan panas sedang sehingga menjalarnya api sedang. Contoh : Penggilingan padi dan Pabrik bahan makanan.
Merupakan ciri-ciri dari klasifikasi potensi bahaya dengan tingkat..
kebakaran ringan
Kebakaran sedang I
Kebakaran sedang II
Kebakaran sedang III
Kebakaran berat
Judul studi kasus pada pertemuan kali ini adalah..
Kecelakaan Kerja di Indonesia Meningkat, Capai Rekor pada 2021
Cedera Kepala saat Kerja, Kru Kapal Tangker Liberia Dievakuasi
Kecelakaan Kerja di Indonesia Tercatat 105.182 Kasus
Manakah dari kegiatan berikut yang BUKAN termasuk strategi variasi tugas saat bekerja lama di meja kerja?
Berdiri saat menggunakan telepon
Kombinasikan jenis tugas secara berkala
Jeda bekerja agar lebih fokus
Atur ulang posisi kursi dan keyboard secara berkala
Istirahat 10–15 detik setiap jam kerja
Berikut ini aplikasi ergonomi, KECUALI..
Sikap tubuh
Posisi kerja
Proses kerja
Tata letak kebutuhan
Mengangkat Beban
Manakah berikut ini istilah untuk ergonomi kognitif dan ergonomi perkantoran...
Berkaitan dengan anatomi tubuh manusia, anthropometri, karakteristik fisiologi dan biomekanika yang berhubungan dengan aktifitas fisik
Berkaitan dengan suatu ilmu yang memanfaatkan informasi- informasi mengenai sifat, kemampuan, dan keterbatasan manusia dari sisi kognitif untuk mendapatkan suatu sistem kerja yang terbaik
Berkaitan dengan optimasi sistem sosioteknik, termasuk sturktur organisasi, kebijakan dan proses
Berkaitan dengan pencahayaan, temperatur, kebisingan, dan getaran.
Berkaitan dengan penyelarasan lingkungan kerja kantor yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan dan meningkatkan kenyamanan kerja di dalam kantor
Berikut gambaran seorang pekerja yang bekerja dengan posisi yang tidaak tepat, manakah yang memungkinkan timbulnya rasa sakit pada leher, tangan dan bahu..
Manakah beban yang diangkat tidak melebihi aturan yang ditetapkan ILO ...
Laki-laki dewasa: 50 kg
Wanita dewasa: 25 kg
Laki-laki remaja: 18 kg
Wanitas remaja: 18 kg
Seorang teknisi administrasi mengeluh kesemutan di tangan kanan, ketegangan pada bahu, dan penglihatan kabur menjelang akhir shift kerjanya. Setelah dievaluasi, diketahui:
Ia bekerja dengan mouse tanpa sandaran pergelangan tangan
Posisi monitor berada di bawah garis mata
Sering mengetik laporan dengan pola gerakan tangan yang sama selama berjam-jam tanpa jeda
Berdasarkan kondisi tersebut, kombinasi faktor risiko ergonomi yang paling mungkin menjadi penyebab keluhannya adalah:
Awkward posture, kontak tekanan, dan kelelahan visual
Kelelahan visual, kelelahan otot tungkai, dan suhu ruangan
Getaran mekanik, tekanan suara, dan tekanan suhu
Kontak tekanan, kelembapan ruangan, dan stres emosional
Mengapa penyangga dokumen sebaiknya diletakkan di samping layar monitor dengan jarak penglihatan yang sama?
Untuk menghindari layar monitor tergores
Agar posisi kepala tidak perlu banyak berubah
Supaya lengan kanan tetap bebas bergerak
Agar meja kerja tidak terlalu penuh
Manakah jarak yang disarankan antara pengguna dengan monitor agar nyaman bagi mata saat bekerja?
20–30 cm
Sepanjang lengan pengguna, tidak kurang dari 50 cm
Sejajar dengan panjang meja kerja
Di luar jangkauan tangan agar tidak silau
Menurut prinsip ergonomi, saat duduk, posisi paha yang benar adalah:
Lebih tinggi dari posisi pinggul
Sejajar lantai dengan telapak kaki menapak
Gantung bebas agar tidak menekan sendi
Lebih rendah dari lutut untuk relaksasi otot
Seorang pekerja mengeluh nyeri di bahu kanan dan pergelangan tangan setelah menggunakan komputer selama beberapa minggu. Evaluasi menunjukkan bahwa:
Keyboard lebih tinggi dari siku
Mouse berada lebih rendah dari keyboard
Tidak tersedia sandaran pergelangan
Tindakan ergonomis PALING tepat untuk memperbaiki keluhan tersebut adalah:
Memindahkan mouse ke sisi kiri agar tangan kanan beristirahat
Menambahkan bantalan kursi dan mengatur sandaran punggung
Menyesuaikan tinggi meja atau keyboard agar setara dengan siku, samakan tinggi mouse dan tambahkan wrist pad
Menurunkan kursi agar tangan sejajar dengan meja, dan memperbesar ukuran mouse
Seorang karyawan mengeluhkan nyeri leher, bahu, dan punggung bawah setelah bekerja 8–9 jam sehari di depan komputer. Ia diketahui duduk membungkuk, jarang mengubah postur, dan menyandarkan siku pada ujung meja yang tajam. Ia hanya berhenti saat makan siang dan sering menggunakan telepon dengan menjepit di antara kepala dan bahu. Berdasarkan infografis, kombinasi solusi jangka panjang yang PALING sesuai adalah...
Menyesuaikan tinggi kursi dan menjauhkan monitor dari jendela untuk mengurangi silau cahaya.
Menambahkan penyangga dokumen dan menghindari meletakkan barang di bawah meja kerja.
Mengatur ulang postur duduk dan posisi kerja, menggunakan headset, serta menambahkan istirahat aktif.
Menggunakan lampu kerja yang cukup terang, menghindari memutar badan, dan mengganti mouse secara rutin.
Menjaga punggung tetap lurus, menggunakan lensa bifokal, dan mengatur pencahayaan ruang kerja
