NEW
Font size
WorksheetsAKGB 2024
Total questions: 64
Worksheet time: 32mins
Apa yang harus dilakukan guru dalam mengelola kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada murid?
Meminta murid membahas peraturan yang sudah dibuat guru dan menyepakatinya
Mengajak murid membahas bentuk perilaku disiplin sesuai aturan sekolah
Memberikan gambaran perilaku kepada murid yang boleh dan tidak boleh dilakukan di kelas
Mendiskusikan dengan murid perilaku yang diharapkan dan yang dihindari di kelas.
Meminta perwakilan murid untuk memberikan usulan terkait perilaku baik dan buruk di kelas.
Apa yang harus dilakukan guru agar murid merasa aman dan nyaman dalam kegiatan diskusi di kelas?
Melakukan observasi dalam proses diskusi untuk mencatat murid yang aktif dan tidak.
Mendorong murid yang tidak aktif untuk mengeluarkan pendapat
Menunjukkan sikap terbuka untuk mendengarkan maupun menerima pernyataan positif dari murid
Mengajak seluruh warga kelas saling mendengar dan menghargai pendapat yang disampaikan.
Meminta murid menyampaikan pendapat lewat media tulisan agar pendapatnya dapat direspon
Mengapa penting melibatkan murid dalam mengembangkan desain pembelajaran?
Agar murid dapat mengikuti pembelajaran dengan lancar sesuai yang direncanakan
Agar murid membangun disiplin diri dalam mengatur waktu dan menghadapi tugas belajar.
Agar murid mengenal tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan bersama.
Agar murid dapat memberikan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung
Agar murid menjadi pembelajar aktif dan dapat membangun komitmen terhadap tujuan belajarnya
Mengapa penting memberikan umpan balik secara personal, jelas dan rinci dalam pelaksanaan asesmen formatif?
Untuk menjadi tolok ukur perbandingan sesama murid
Untuk menyampaikan apresiasi kepada murid
Untuk memotivasi murid rajin mengerjakan tugas
Untuk menentukan level pencapaian murid
Untuk meningkatkan kompetensi murid
Apa yang perlu diperhatikan guru saat memberikan umpan balik pada tugas murid?
Memberikan komentar yang baik kepada semua murid agar mereka bisa saling membandingkan
Keseluruhan kondisi tugas murid dan memberikan nilai sesuai hasil koreksi
Ketegasan dalam menyatakan bagian dari tugas yang salah dan bagian yang benar.
Kejelasan agar murid tahu secara rinci bagian yang sudah bagus dan yang perlu diperbaiki.
Diberikan secara umum agar tidak ada perbandingan antara murid satu dengan yang lain
Mengapa penting seorang guru perlu memiliki kemampuan mengelola emosi secara efektif ?
Agar guru bisa melaksanakan tanggung jawab di kelas dengan sikap positif.
Untuk menunjukkan profesionalitas ketika berada di depan murid
Agar guru tidak menunjukkan ekspresi kemarahan atau kesedihan di depan murid.
Agar guru dapat selalu menunjukkan ekspresi gembira di lingkungan sekolah
Agar dapat menjadi contoh pribadi yang selalu tekun bekerja dengan gembira
Apa perilaku yang semestinya ditunjukan guru saat menyusun hasil belajar murid?
mempertimbangkan hasil asesmen awal di awal pelajaran
mempertimbangkan masukan guru lain dalam memberikan
penilaian.
memberi penilaian objektif sesuai hasil asesmen murid di kelas
memberikan nilai tinggi pada murid dengan sikap yang baik.
mempertimbangkan relasi yang terbangun dengan murid
Mengapa guru membutuhkan pengembangan diri dan perlu melakukan refleksi yang berpusat pada murid?
agar guru dapat menjadi teladan bagi murid, bahwa guru terus belajar.
agar di zaman yang terus berkembang guru juga tidak ketinggalan zaman.
agar guru dapat terus mengembangkan kariernya, tidak sebatas di kelas/sekolah.
agar guru memiliki kompetensi yang diperlukan untuk memfasilitasi pembelajaran murid.
agar murid dapat terus memperoleh pembelajaran yang menyenangkan
Mengapa penting menerapkan interaksi aktif dan empatik dalam pembelajaran yang berpusat pada murid?
Agar guru bisa menerima umpan balik positif dari murid
Agar murid mendapat kesempatan untuk tidak mengikuti
pelajaran yang tidak disukai
Agar dapat memahami kebutuhan murid dan memaksimalkan potensi mereka
Agar murid dapat bertindak sesuka hati sesuai bakat dan minat mereka di kelas
Agar hubungan murid dan guru dapat terjalin harmonis di dalam kelas
Bagaimana cara guru menghargai hak murid dalam pembelajaran?
Mengizinkan murid apabila butuh belajar dari temannya.
Memberikan waktu istirahat tambahan bagi murid yang
kelelahan
Masuk dan keluar kelas tepat waktu sesuai jadwal.
Memberi kesempatan murid untuk bertanya dan berpendapat.
Menjelaskan di depan kelas secara menyeluruh terkait materi.
Apa yang menjadi pertimbangan guru dalam menentukan rangkaian aktivitas pembelajaran yang berpusat pada murid?
Kesesuaian aktivitas dengan kebutuhan dan minat belajar murid.
Kesesuaian aktivitas dengan arahan dari kepala sekolah.
Kesesuaian aktivitas dengan petunjuk di buku cetak yang dibaca murid
Kesesuaian aktivitas dengan konteks lingkungan murid
Kesesuaian aktivitas dengan materi yang sedang dibahas.
Apa aktivitas yang paling efektif terkait menerapkan interaksi aktif dan empatik dalam pembelajaran yang berpusat pada murid?
Membolehkan murid untuk istirahat di tengah jam pelajaran
Memberikan bintang pada murid yang aktif selama
pembelajaran.
Melakukan ice breaking dengan murid jika materi sudah selesai dibahas
Melakukan asesmen awal terkait kesiapan belajar murid.
Mengajak murid belajar di luar kelas agar tidak bosan.
Mengapa penting untuk berkomunikasi secara efektif dengan warga sekolah dalam peningkatan pembelajaran?
Untuk meningkatkan partisipasi seluruh anggota sekolah demi mencapai tujuan pembelajaran
Untuk membuka peluang berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan profesional guru.
Untuk membangun kemitraan yang kuat antara guru, manajemen sekolah, dan pimpinan lainnya.
Untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang harus diatasi oleh program pemerintah
Untuk memperkuat visi, misi, dan strategi sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Apa tujuan dari penyusunan strategi yang efektif dalam mengorganisasi pembagian tugas antar guru?
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif dan membangun budaya kekeluargaan
Untuk meningkatkan koordinasi demi mencapai tujuan dan memaksimalkan hasil belajar murid
Untuk mengurangi beban kerja dan membagi tugas dan tanggung jawab tiap guru secara adil
Untuk memastikan penerapan kurikulum hingga metodenya seragam, konsisten dan menyeluruh di sekolah
Untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya
Dari contoh berikut ini manakah yang menggambarkan tujuan guru melakukan strategi pendampingan orangtua/wali dalam mendukung pembelajaran murid di rumah?
Agar pengetahuan dan keahlian orang tua/wali dapat digunakan untuk mendukung peningkatan hasil akademis dan prestasi anak.
Agar tugas dan tanggung jawab pembelajaran di rumah dapat lebih terkelola dan terpantau dengan baik.
Agar pekerjaan rumah untuk murid sesuai dengan konteks pekerjaan orang tua/wali murid sehari-hari.
Agar orang tua/wali dapat lebih memahami proses pembelajaran anak dan memberikan dukungan yang lebih tepat dan efektif di rumah.
Agar tercipta kolaborasi antara guru, orang tua/wali dan murid dalam mendukung perkembangan belajar murid.
Manakah dari contoh berikut ini yang merupakan praktik pelibatan masyarakat dalam pembelajaran yang sesuai dengan prinsip berpusat pada murid?
Murid melakukan projek berdasarkan isu sekitar dan mencari narasumber yang berkompeten di bidangnya yang ada di sekitar sekolah.
Mengajak murid berkunjung ke rumah penduduk di sekitar sekolah dan belajar apa mata pencarian penduduk sekitar.
Mengundang komunitas literasi yang ada di sekitar daerah sekolah untuk mengadakan kegiatan cinta membaca di sekolah.
Meminta tokoh masyarakat seperti kepala desa di sekitar sekolah untuk menjadi narasumber dalam projek sekolah.
Mengadakan ekstrakulikuler dengan melibatkan komunitas di daerah sekolah. Misalnya berkebun kolaborasi dengan petani sekitar.
Mengapa guru perlu melakukan berbagi praktik baik dalam organisasi?
Untuk mempersiapkan diri dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan baru.
Untuk terhubung dengan rekan-rekan seprofesi dan memperluas jaringan profesional.
Untuk mengumpulkan dokumentasi kemajuan murid dan memudahkan dalam membuat laporan.
Untuk meningkatkan metode pengajaran, strategi, dan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif.
Untuk menciptakan rasa kebersamaan di antara guru-guru dalam organisasi.
Manakah strategi yang sesuai dalam menyusun alur tujuan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan murid?
Menganalisa kompetensi yang perlu dimiliki murid dalam mata pelajaran tersebut dengan disesuaikan kemampuan awal murid.
Membuat alur tujuan pembelajaran berdasarkan arahan waka kurikulum sehingga sudah sesuai dengan tujuan akhir pembelajaran di sekolah.
Membaca tujuan akhir pembelajaran sesuai dengan dokumen kurikulum dan memilih alur tujuan pembelajaran yang sesuai.
Mengikuti susunan alur tujuan pembelajaran yang telah dibuat dari dokumen kurikulum karena sudah pasti sesuai dengan perkembangan murid.
Melakukan asesmen awal untuk memetakan kemampuan murid dan membuat alur tujuan pembelajaran berdasarkan data tersebut.
Bagaimana cara yang tepat dalam menyusun tujuan pembelajaran yang berpusat pada murid?
Mengenali profil murid dengan asesmen awal dan menyesuaikan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan murid.
Mencari strategi pembelajaran terlebih dahulu sesuai tema dan dicocokan dengan tujuan pembelajaran pada jenjang yang diampu.
Memberikan pilihan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemauan murid dan mencocokan dengan tujuan pembelajaran secara umum.
Melihat tema pembelajaran pada semester tersebut dan mencari tujuan pembelajaran yang sesuai dengan tema.
Menyusun tujuan pembelajaran disesuaikan dengan turunan capaian pembelajaran dan tahap perkembangan murid.
Mengapa penting menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik?
Karena setiap peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda, strategi yang sesuai dapat membantu mengoptimalkan pemahaman mereka.
Strategi pembelajaran yang cocok dapat membantu mengatasi tantangan belajar yang dihadapi oleh peserta didik dengan kebutuhan khusus atau kesulitan belajar.
Agar proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, sehingga meningkatkan partisipasi aktif murid dalam kelas.
Penting untuk memaksimalkan potensi belajar setiap siswa, sehingga mereka dapat mencapai pencapaian akademik yang lebih baik dan mengembangkan keterampilan sepanjang hayat.
Dengan menggunakan strategi yang sesuai, guru dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi ujian dan penilaian akademik.
Berikut adalah fungsi kurikulum pada pembelajaran yang berpusat pada murid adalah...
Menjadi alat bantu dalam proses penilaian dan mengevaluasi hasil belajar murid.
Menjadi panduan terkait capaian pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan murid.
Membantu guru menetapkan standar minimum dalam pencapaian pembelajaran.
Mengatur cakupan konsep atau materi pada mata pelajaran yang harus dipelajari oleh murid.
Menjadi pedoman untuk metode pembelajaran mengajar agar sesuai dengan standar.
Manakah contoh strategi pembelajaran yang sesuai dengan capaian belajar numerasi pada murid?
Murid melakukan riset tentang jajanan kesukaan teman di sekolah dan menganalisa jenis makanan yang akan laku dijual di kantin.
Murid bermain peran menjadi pedagang dan pembeli untuk melatih kemampuan murid dalam berhitung dalam jumlah ribuan.
Murid melakukan tantangan transaksi jual beli di kantin dan berlatih menghitung uang secara mandiri.
Murid berlatih rumus yang kompleks untuk mengerjakan soal matematika dengan metode permainan.
Murid menyelesaikan tantangan soal cerita yang kontekstual tentang masalah-masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari.
Bagaimana cara yang paling efektif terkait pembelajaran murid dan kompetensi guru?
Meminta saran dan masukan dari orangtua terkait dengan perkembangan murid dalam semester ini dan menjadikan perbaikan di semester depan.
Mengadakan pertemuan dengan orangtua untuk mendapatkan informasi perkembangan murid di rumah dan mendiskusikan permasalahan murid.
Menuliskan catatan perkembangan murid dengan deskripsi yang rinci sehingga bisa memberikan informasi orangtua pencapaian murid.
Mengadakan pertemuan tiga arah antara orangtua, murid dan guru untuk mendiskusikan keberhasilan dan target belajar di semester depan.
Menuliskan catatan untuk orangtua yang berisi keberhasilan belajar dalam semester ini dan rencana target belajar di semester depan.
Bagaimana strategi pembelajaran yang efektif untuk capaian belajar literasi murid?
Menyediakan lembar kerja yang berisi latihan soal literasi untuk dikerjakan bersama orangtua.
Melibatkan murid membaca materi literasi bersama-sama secara bergantian.
Menyajikan materi penting seputar literasi secara jelas di papan tulis.
Meminta murid membuat karya yang menyuarakan kekhawatiran mereka tentang lingkungan sekitar.
Meminta murid membuat proyek buku cerita tentang tema tertentu yang mereka sukai.
Anda ingin memberikan pembelajaran berpusat pada murid sesuai profil murid, tapi Anda merasa kewalahan dengan jumlah kelas dan murid yang banyak. Bagaimana Anda menangani situasi ini dalam mengelola kelas?
Mengajak murid untuk saling membantu dalam belajar dengan tujuan meringankan tugas guru.
Menggunakan teknologi dan sumber daya lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan belajar murid.
Mengidentifikasi kebutuhan belajar tiap murid dan menyusun rencana pembelajaran yang sesuai.
Mengadakan pertemuan individu dengan murid untuk memahami kebutuhan belajar mereka.
Mengajar dengan metode yang umum dan berharap dapat memenuhi kebutuhan belajar murid.
Anda adalah guru kelas yang sedang membuka pembelajaran dengan permainan seru, setelah selesai murid enggan diajak ke aktivitas selanjutnya karena masih ingin bermain. Strategi apa yang Anda lakukan dalam mengelola kelas?
Mengingatkan tentang aturan kelas dan menawarkan iming- iming/hadiah agar ikut aktivitas selanjutnya.
Mengancam murid yang tidak ikut aktivitas selanjutnya dengan tidak mengikut sertakan murid tersebut.
Menambah durasi permainan sesuai perminataan murid agar murid mau mengikuti aktivitas pembelajaran selanjutnya.
Mengingatkan murid kesepakatan untuk mengikuti kegiatan sesuai jadwal dan mendiskusikan konsekuensi.
Mendiskusikan kesepakatan dalam mengikuti pembelajaran dan memberikan informasi kegiatan berikutnya untuk mendorong
Ketika pembelajaran Anda memberikan pertanyaan kepada murid di kelas. Salah satu murid takut menjawab pertanyaan Anda. Maka respon apa yang Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
Memberikan motivasi kepada murid tersebut untuk menjawab pertanyaan sesuai pemahamannya.
Meminta murid lain untuk membantu menjawab pertanyaan dan menanyakan materi yang kurang dipahami.
Mengabaikan murid tersebut dan melanjutkan memberikan pertanyaan kepada murid lain yang lebih paham.
Memberikan peringatan kepada murid tersebut untuk lebih memperhatikan guru saat pembelajaran
Memberikan waktu lebih untuk anak tersebut memikirkan jawaban dari pertanyaan yang diberikan.
Anda sebagai seorang guru melihat bahwa di dalam kelas, murid-murid cenderung tidak berani menyampaikan pendapatnya. Strategi yang Anda pilih untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi murid adalah...
Mengharuskan setiap murid wajib untuk menyampaikan pendapat di depan kelas secara verbal atau presentasi.
Memberikan motivasi kepada murid untuk memberikan inspirasi tentang pentingnya percaya diri dalam menyampaikan pendapat.
Menggunakan sistem poin untuk murid-murid yang aktif dalam pembelajaran dengan harapan memotivasi murid lebih percaya diri.
Menggunakan berbagai strategi dalam pembelajaran seperti pilihan teknik menyampaikan pendapat, secara anonim atau tertulis
Meminta murid untuk menyampaikan pendapatnya di depan kelas untuk mengatasi rasa tidak percaya diri
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat memudahkan guru dan murid dalam proses belajar. Namun, literasi digital murid di kelas Anda berbeda-beda. Bagaimana Anda menangani situasi ini sehingga bisa mengembangkan desain pembelajaran yang kontekstual?
Membatasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran sampai semua murid memiliki literasi digital yang sama.
Mendorong penggunaan teknologi seperti sekolah lainnya, sehingga murid-murid yang belum terampil dengan teknologi menjadi terbiasa.
Menggunakan berbagai jenis teknologi secara fleksibel untuk mengakomodasi tingkat literasi digital murid yang berbeda- beda
Mengadakan pelatihan literasi digital untuk murid yang belum terampil dalam memanfaatkan teknologi.
Anda ingin merancang pembelajaran yang melibatkan murid, tapi anda mempunyai murid yang selalu terlihat tidak antusias dalam belajar. Apa yang anda lakukan?
Memberikan kebebasan untuk murid mengikuti kegiatan belajar yang diadakan oleh guru di kelas.
Menghukum murid yang tidak antusias dengan tidak mengikut sertakan murid tersebut.
Membuat pembelajaran yang menurut guru menarik dan menyenangkan.
Bertanya kepada murid pendapat mereka, aktivitas belajar seperti apa yang mereka harapkan
Menegur murid-murid dan mengharuskan murid untuk terlibat dalam aktivitas.
Di awal tahun pembelajaran, Anda sibuk dengan persiapan administrasi dan melupakan asesmen awal untuk memahami kondisi murid yang akan diajar. Apa yang Anda lakukan sebagai guru?
Membuat kuis singkat secara mendadak saat pembelajaran untuk mengetahui penguasaan materi murid secara umum.
Merancang asesmen awal dan formatif walaupun aktivitas pembelajaran sudah mulai dilakukan
Menanyakan informasi tentang murid-murid yang bermasalah kepada guru kelas tingkat sebelumnya.
Mengandalkan pengetahuan sebelumnya untuk mengerti kondisi murid tanpa perlu melakukan asesmen awal.
Menjalankan pembelajaran sesuai rancangan yang sudah dibuat tanpa perlu melakukan asesmen awal.
Sebagai guru di semester lalu Anda menemukan hasil belajar murid tidak memuaskan karena pembelajaran tidak sesuai dengan asesmen. Apa yang Anda lakukan dalam membuat asesmen sumatif untuk memperbaiki pembelajaran di semester berikutnya?
Aktivitas merancang asesmen sumatif dilakukan di akhir alur aktivitas pembelajaran.
Merancang asesmen sumatif dilakukan setelah mengidentifikasi tujuan dan sebelum membuat alur aktivitas.
Merancang asesmen sumatif berbarengan dengan merancang aktivitas pembelajaran
Merancang asesmen sumatif setelah aktivitas pembelajaran hampir selesai, sesuai dengan waktu pelaksanaan.
Merancang soal-soal asesmen dari awal, agar jelas soal-soal seperti apa yang menjadi penilaian akhir.
Anda ingin murid merasa memiliki pembelajaran, namun murid Anda pasif. Sebagai guru apa yang Anda lakukan dalam memberikan umpan balik yang berpusat pada murid?
Memberikan pertanyaan terbuka tentang konsep yang sedang diajarkan.
Menggunakan media yang bertujuan untuk memberikan umpan balik
Memberikan hadiah apabila murid berhasil menjawab pertanyaan.
Memberikan nilai dari soal yang sudah di kerjakan.
Membuat proses umpan balik yang menyenangkan.
Anda adalah seorang guru kelas, menemukan seorang murid yang di tengah semester terlihat kemampuan pemahamannya jauh dari capaian tujuan pembelajaran. Namun, dia tidak pernah bertanya saat pembelajaran. Apa yang akan anda lakukan dalam memastikan umpan balik belajar murid?
Membuatkan langkah-langkah pencapaian target untuk murid tersebut supaya murid bisa mencapainya dengan mandiri.
Melakukan observasi ketika pembelajaran, menanyakan bagian kesulitan memahami materi dan memberikan catatan perbaikan.
Mengadakan kuis untuk mengecek pemahaman murid di kelas dan memberikan umpan balik secara umum tentang konsep yang dipelajari
Memberikan remedial di akhir semester, untuk mengulang apa yang telah dipelajari dan mengulang jawaban soal agar lebih baik.
Memberikan pilihan kepada murid untuk mengambil les tambahan di luar jam sekolah untuk mengejar ketertinggalan materi.
Anda memiliki hubungan dekat dengan salah satu murid, sering dilema ketika akan memberikan penilaian yang objektif. Untuk mengelola emosi, tindakan yang paling efektif adalah...
Mengajak murid untuk berdiskusi terbuka mengenai penilaian yang akan diberikan dan memberikan masukan.
Mengabaikan dilema tersebut dan memberikan penilaian yang subjektif berdasarkan hubungan dekat dengan murid.
Menggunakan pendekatan yang objektif dan mengacu pada kriteria penilaian yang telah ditetapkan sebelumnya.
Memberi jarak kedekatan pada murid dengan tujuan agar tidak bias dalam memberi penilaian objektif
Memberikan penilaian yang lebih rendah dari seharusnya untuk menghindari konflik dengan murid.
Anda membuat kesepakatan murid dilarang terlambat masuk kelas, tetapi Anda sering terlambat masuk kelas tanpa memberitahukan alasan ke murid atau menginformasikan. Anda...
menginformasikan alasan keterlambatan guru kepada murid secara pribadi setelah kelas.
mengabaikan keterlambatan guru dan melanjutkan pembelajaran seperti biasa.
Menerima konsekuensi atas keterlambatan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama murid
mengakui keterlambatan guru dan meminta maaf kepada murid di depan kelas.
mengatur waktu dengan lebih baik agar tidak terlambat masuk kelas.
Anda sudah merancang pembelajaran sesuai dengan jadwal mengajar, namun kepala sekolah sering memanggil Anda untuk rapat saat jam mengajar. Sehingga Anda meninggalkan pembelajaran dengan memberikan tugas ke murid. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengikuti rapat dengan kepala sekolah dan meminta murid untuk mengerjakan tugas secara mandiri.
Mengajukan permintaan kepada kepala sekolah untuk digantikan oleh guru lain dalam rapat tersebut.
Mengikuti arahan kepala sekolah dan meminta guru lain untuk menggantikan memfasilitasi pembelajaran di kelas.
Mengajukan permintaan kepada kepala sekolah untuk menghindari jadwal rapat yang bertabrakan dengan jam mengajar.
Menolak panggilan rapat dengan kepala sekolah dan melanjutkan pembelajaran di kelas sesuai dengan jadwal
Anda ingin memberikan konsekuensi atas perilaku murid yang melanggar aturan, namun rekan Anda tidak mendukung karena takut dikomplain orangtua. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengabaikan rekan dan tetap memberikan konsekuensi sesuai dengan aturan sekolah.
Menghindari memberikan konsekuensi dan mencari cara lain untuk mengatasi perilaku murid.
Mengajak rekan untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama dalam memberikan konsekuensi
Mencari solusi kompromi dengan rekan untuk memberikan konsekuensi yang tidak terlalu berat.
Memberikan konsekuensi sesuai dengan aturan sekolah dan melibatkan orangtua dalam prosesnya.
Anda mengikuti pengembangan diri untuk mengumpulkan angka kredit dan sertifikat untuk kenaikan pangkat, namun tidak berdampak terhadap kualitas guru dalam melakukan pembelajaran di kelas. Maka cara Anda menerapkan pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi untuk mengatasi situasi ini adalah..
Menggunakan pengembangan diri untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola kelas dan mengatasi masalah disiplin
Mencari pelatihan dengan narasumber yang sudah terkenal sehingga bisa menginspirasi praktik yang inovatif.
Mengikuti pelatihan yang fokus pada keterampilan mengajar di kelas sesuai dengan permasalahan yang dihadapi di kelas.
Menggunakan pengalaman pengembangan diri untuk memotivasi dan menginspirasi murid dalam belajar
Menggunakan waktu pengembangan diri untuk mengembangkan materi pembelajaran yang terkini dan inovatif.
Anda sudah merancang pembelajaran dengan baik dan sesuai panduan, tapi Anda tidak tahu apakah pekerjaan Anda sudah tepat atau belum. Apa yang akan Anda lakukan?
Mencari panduan tambahan untuk memastikan pekerjaan Anda sudah tepat.
Meminta umpan balik dari rekan guru yang sudah berhasil melaksanakan pembelajaran di kelasnya.
Mengajukan pertanyaan kepada atasan atau supervisor mengenai pekerjaan Anda.
Mengobservasi reaksi murid saat pembelajaran untuk merefleksikan rancangan pembelajaran Anda.
Mengikuti pelatihan pengembangan diri tentang merancang pembelajaran.
Anda ingin memberikan pilihan kepada murid dalam mengatur tujuan belajar mereka sendiri dan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan dalam pembelajaran. Namun, murid memiliki tingkat kemandirian yang berbeda-beda. Sikap apa yang akan Anda ambil dalam mengadapi situasi ini?
Membuat rencana pelatihan khusus untuk mengembangkan kemandirian murid merumuskan tujuan belajar.
Menjelaskan pentingnya mengatur tujuan belajar sendiri dengan menggunakan beragam media pembelejaran.
Membangun percakapan dengan murid tentang bagaimana mengembangkan kemampuan mengatur belajar secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing murid.
Menerapkan hanya kepada murid tertentu yang memiliki tingkat kemandirian yang baik, karena tidak semua murid bisa mengatur tujuan belajarnya sendiri.
Memberi perintah murid untuk belajar dari murid yang sudah memiliki kemandirian mengatur tujuan belajar sendiri.
Anda membuat video pembelajaran agar murid mudah memahami dengan variasi cara pembelajaran tetapi ternyata ada murid yang lebih sukai jika guru mengajar dengan ceramah. Sikap yang Anda lakukan sebagai guru adalah..
Mengajak murid untuk memilih variasi cara pembelajaran dalam video pembelajaran.
Empati terhadap cara yang disukai murid dengan mengupayakan variasi cara pembelajaran dalam video pembelajaran yang dibuat.
Memfasilitasi pembelajaran sesuai rancangan, karena tidak semua permintaan murid harus dipenuhi.
Tetap menggunakan video pembelajaran sesuai dengan rencana yang sudah dibuat sebelumnya.
menggunakan mentode pembelajaran dalam video pembelajaran dan mengajar dengan ceramah.
Anda sedang menengahi murid yang berkelahi, namun rekan Anda membela sebelah pihak karena murid tersebut memiliki hubungan dekat dengan keluarganya. Apa yang akan Anda lakukan?
Menghubungi orang tua murid yang terlibat untuk membantu menyelesaikan masalah.
Mengabaikan rekan Anda dan melanjutkan menengahi pertengkaran dengan objektivitas.
Mengajak kedua murid untuk berbicara secara terpisah dan mencari solusi bersama.
Mengajak rekan Anda berdiskusi secara pribadi untuk mencari solusi yang adil.
Memberi hak kedua murid menceritakan penyebab konflik dilanjut membimbing menyelesaikan konflik dengan damai.
Anda ingin murid merasa dipahami saat mereka menyampaikan pendapat. Namun, pada satu waktu, pemilihan istilah yang Anda gunakan justru membuat sebagian murid merasa terdiskriminasi. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada murid serta berkomitmen untuk memperhatikan sensitivitas murid.
Memperbaiki suasana dengan melanjutkan kelas untuk fokus pada materi pembelajaran.
Mengajak murid untuk berdiskusi mengenai pemilihan bahasa yang membuat mereka merasa terdiskriminasi.
Memberikan klarifikasi terhadap murid tentang maksud Anda dalam menggunakan istilah tersebut.
Menyadari dan mengganti menggunakan istilah yang lebih inklusif ke depannya.
Ada beberapa murid yang sering dipanggil keluar kelas saat pembelajaran, karena bertugas sebagai pengurus OSIS. Sebagai guru apa yang Anda lakukan untuk membangun komunikasi dengan murid agar hasil pembelajaran tetap meningkat?
Mencari waktu yang tepat untuk memanggil murid-murid yang bertugas sebagai OSIS keluar kelas agar tidak mengganggu pembelajaran.
Mengajak murid-murid yang bertugas sebagai pengurus OSIS untuk aktif dalam pembelajaran di kelas dan mengurangi tugas di luar kelas.
Mengajak pengurus OSIS untuk mencari solusi, agar tugas OSIS tetap berjalan tanpa mengganggu pembelajaran.
Mengkomunikasikan pada murid-murid yang tetap ada di kelas agar tidak terdistraksi dan fokus pada pembelajaran.
Menerima bahwa murid-murid yang menjadi pengurus OSIS memiliki tugas yang juga penting, sehingga meninggalkan kelas
Anda sebagai guru ingin melakukan refleksi di akhir pembelajaran dengan meminta umpan balik murid, namun murid masih takut memberikan umpan balik yang sebenarnya. Apa yang akan Anda lakukan?
Tetapkan aturan bahwa murid harus memberikan umpan balik yang jujur tanpa takut.
Buat suasana yang santai dan nyaman agar murid merasa lebih terbuka memberikan umpan balik.
Berikan contoh umpan balik yang positif untuk memberikan rasa aman kepada murid.
Berikan kesempatan kepada murid untuk memberikan umpan balik secara anonim.
Berikan umpan balik secara langsung kepada murid untuk memancing umpan balik yang sebenarnya.
Anda ingin melakukan kolaborasi antar mata pelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis projek, namun ada rekan guru yang ingin tujuan projeknya didominasi mata pelajarannya. Bagaimana Anda menyusun strategi yang efektif dalam mengorganisasi tugas bersama rekan sejawat untuk peningkatan pembelajaran?
Mengajak rekan sejawat untuk memilih peran dalam proyek lintas mata pelajaran sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.
Mengabaikan keinginan rekan guru tersebut dan fokus pada tujuan proyek lintas mata pelajaran yang sudah disepakati bersama
Menginformasikan rekan guru tentang manfaat kolaborasi antar mata pelajaran dalam peningkatan pembelajaran dan memberikan pilihan keterlibatan dalam proyek.
Mengajak rekan guru untuk berdiskusi dan mencari titik temu antara tujuan proyek lintas mata pelajaran dan tujuan proyek mata pelajaran rekan tersebut.
Mempertahankan tujuan utama mata pelajaran yang diampu agar tujuan mata pelajaran yang diampu rekan guru tidak mendomninasi projek kolaborasi
Satuan pendidikan Anda belum terbiasa melakukan pengorganisasian tugas bersama, sehingga dalam membuat projek profil tidak saling bersinergi. Padahal, projek profil perlu dirancang bersama dan berkolaborasi antar pihak. Bagaimana Anda mengatasi situasi ini?
Membagi tugas bersama dengan mengidentifikasi kecocokan perilaku individu dengan tugas yang ada.
Mengadakan pertemuan dengan semua pihak untuk merancang tugas dan membahas tujuan bersama.
Menginformasikan dampak positif kolaborasi pada pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru.
Menginformasikan manfaat kolaborasi dan meminta pihak terkait untuk berpartisipasi secara aktif
Mengajak beberapa pihak yang memiliki minat yang sama untuk bergabung dalam projek kolaborasi
Lingkungan yang majemuk dan berada di wilayah perkotaan membuat guru sulit untuk melibatkan warga sekitar dalam proses pembelajaran. Sebagai guru, strategi pendampingan orang tua/wali mana yang paling efektif dalam mendukung pembelajaran di rumah yang berpusat pada peserta didik?
Mengabaikan peran orang tua/wali dalam pembelajaran dan hanya fokus pada interaksi dengan murid
Mengadakan acara kolaborasi bersama orang tua/wali dengan mengikuti kebutuhan murid di sekolah
Mengirimkan rangkuman materi pembelajaran melalui media elektronik kepada orang tua/wali dan meminta umpan balik.
Mengajak orang tua/wali untuk menjadi sukarelawan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah
Mengajak para orang tua/wali untuk membahas strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid
Anda sebagai seorang guru hanya memiliki kesempatan bertemu dengan wali murid ketika pembagian hasil belajar, namun orang tua selalu tidak tertarik dengan obrolan tentang perkembangan anaknya di sekolah cenderung terburu-buru untuk kembali bekerja. Sebagai guru, apa yang Anda lakukan?
Mengadakan pertemuan khusus dengan orang tua di luar jam sekolah untuk membahas perkembangan anak.
Memilih waktu pertemuan orang tua yang tepat dan cukup serta mengadakan sesi komunikasi daring
Mengadakan acara festival keluarga di sekolah dengan asumsi semua orang tua hadir dan terlibat dalam pembagian hasil belajar.
) Mengabaikan orang tua yang tidak berminat hadir dalam pertemuan dan fokus pada orangtua yang menyempatkan hadir.
Mengadakan pertemuan antara guru, orang tua/wali, dan murid secara rutin tidak hanya pada pertemuan laporan belajar.
Anda ingin murid belajar dari komunitas lokal yang ada di sekitar lingkungan sekolah untuk membagikan ilmu dari pengalaman nyata kerja mereka dalam komunitas. Apa yang sebaiknya Anda lakukan?
Menggunakan materi pembelajaran yang berhubungan dengan komunitas lokal untuk meningkatkan pemahaman murid.
Mengajak murid untuk melakukan penelitian tentang komunitas lokal dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
Mengadakan diskusi dengan murid tentang pentingnya komunitas lokal tanpa melibatkan anggota komunitas dalam pembelajaran.
Mengajak murid untuk melakukan kunjungan ke komunitas lokal dan mengamati langsung kegiatan yang dilakukan.
Mengundang anggota komunitas lokal untuk menjadi narasumber dalam pembelajaran dan berbagi pengalaman nyata kerja mereka
Anda sebagai guru ingin melibatkan orangtua yang memiliki pekerjaan yang beragam sebagai guru tamu di kelas sesuai dengan materi yang diajarkan. Namun, Anda menemukan ada materi yang tidak tercakup oleh pekerjaan orangtua. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengundang orangtua dengan pekerjaan beragam dan meminta mereka mempresentasikan pekerjaannya
Mengundang orangtua murid yang dekat dengan Anda, sehingga Anda dapat meminta penyesuaian materi.
Mencari informasi dari kenalan orang tua yang memiliki pekerjaan yang relevan dengan materi yang diajarkan.
Mengundang orangtua secara acak, agar setiap orangtua tetap dapat terlibat dengan waktu dan giliran yang adil
Mengundang orangtua yang memiliki pekerjaan yang beragam dan meminta mereka untuk memilih materi yang ingin mereka ajarkan.
Anda ingin berperan dalam organisasi profesi, tetapi memiliki tugas tambahan di luar jam pembelajaran seperti pengelola kantin, pembina osis, pengelola koperasi. Langkah apa yang akan anda lakukan agar dapat tetap berperan aktif di organisasi profesi?
Mengajak anggota organisasi profesi untuk bersama-sama mengatasi tugas tambahan dan tetap aktif berperan
Mencari bantuan dari rekan untuk membantu dalam tugas tambahan sehingga bisa tetap berperan dalam organisasi profesi.
Mengorbankan peran dalam organisasi profesi karena terlalu sibuk dengan tugas tambahan.
Mengatur waktu dengan bijaksana untuk tetap berperan dalam organisasi profesi dan menjalankan tugas tambahan dengan efisien.
Prioritaskan tugas tambahan dan hentikan partisipasi dalam organisasi profesi.
Anda baru masuk organisasi pendidik, namun pengalaman mengajar Anda dianggap tidak sesuai dengan teori pembelajaran. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengabaikan dan tetap mempertahankan pengalaman tanpa melihat kesalahan yang mungkin terjadi.
Meminta masukan dan bertanya dari orang lain tentang kesalahan konsep dan praktik baik yang seharusnya
Mengakui kesalahan dalam memahami konsep dan tetap teguh pada pemahaman awal tersebut karena merasa benar.
Mengklarifikasi dan mencari solusi untuk memperbaiki miskonsepsi agar pembelajaran lebih efektif.
Meminta bantuan dari sesama guru atau mentor untuk mengatasi permasalahan kesalahan konsep dan meningkatkan kompetensi.
Pada saat menentukan tujuan pembelajaran sesuai kemampuan awal murid, Anda bingung karena tidak sesuai dengan buku paket. Apa yang akan Anda lakukan?
Mengubah tujuan pembelajaran agar sesuai dengan buku paket.
Menggunakan kemampuan awal murid sebagai acuan dalam menentukan tujuan pembelajaran.
Menggabungkan tujuan pembelajaran dari buku paket dengan kemampuan awal murid.
Mengkonsultasikan dengan rekan guru untuk menentukan tujuan pembelajaran yang tepat.
Mengikuti tujuan pembelajaran yang tercantum dalam buku paket.
Anda sebagai guru kesulitan menentukan prioritas capaian pengetahuan sehingga semua pengetahuan diberikan karena menganggap semuanya penting. Apa yang akan Anda lakukan?
Menganalisis kebutuhan dan kemampuan murid untuk menentukan prioritas capaian pengetahuan.
Menggunakan metode pembelajaran yang variatif untuk mengajarkan semua pengetahuan.
Mengajarkan pengetahuan yang paling penting terlebih dahulu sebelum yang lain.
Mengurangi jumlah pengetahuan yang diajarkan agar tidak terlalu banyak.
Memberikan semua pengetahuan kepada murid tanpa mempertimbangkan prioritas capaian.
Anda ingin memilah konten materi yang diperlukan murid, tapi Anda merasa semuanya penting dan tidak bisa dihilangkan. Apa yang Anda lakukan?
Mengkonsultasikan dengan rekan guru atau ahli pendidikan untuk mendapatkan saran dalam memilah konten materi.
Mengidentifikasi konten yang paling relevan dengan tujuan pembelajaran dan memprioritaskannya.
Mengajarkan semua konten materi tanpa memilahnya karena semuanya dianggap penting.
Menghilangkan semua konten materi yang dianggap tidak penting tanpa mempertimbangkan relevansinya.
Menggantikan konten materi yang dianggap tidak penting dengan topik yang lebih menarik bagi murid.
Sekolah menyediakan buku paket sebagai sumber belajar murid. Namun, setelah Anda baca, ternyata banyak contoh-contoh yang tidak kontekstual. Apa yang Anda lakukan?
Menggunakan buku paket sebagai sumber belajar murid dan mencari cara untuk mengkontekstualisasikan contoh-contoh yang tidak sesuai.
Mengabaikan konteks yang tidak sesuai dalam buku paket dan tetap menggunakan buku tersebut.
Menggunakan buku paket sebagai sumber belajar murid dan mencari sumber belajar tambahan yang lebih kontekstual.
Menggunakan buku paket sebagai sumber belajar murid tanpa memperhatikan konteks yang tidak sesuai.
Menggantikan buku paket dengan sumber belajar lain yang lebih kontekstual.
Anda ingin menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan murid, tapi tidak tahu bagaimana memulainya. Apa yang akan Anda lakukan?
Mencari sumber referensi dan berdiskusi dengan rekan guru untuk mendapatkan ide.
Mengamati dan mengikuti strategi pembelajaran yang telah terbukti efektif sebelumnya.
Menggunakan strategi pembelajaran yang sama seperti sebelumnya tanpa mencari alternatif.
Mencoba beberapa strategi pembelajaran yang berbeda untuk melihat mana yang paling cocok.
Mengikuti strategi pembelajaran yang populer tanpa mempertimbangkan kebutuhan murid.
Anda ingin membantu mengembangkan potensi murid tetapi guru tidak melakukan diferensiasi konten maupun produk dan cenderung mengikuti apa yang tertulis di buku cetak/LKS. Sebagai guru, apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik sesuai dengan potensi, minat, dan cara belajar peserta didik?
Menerapkan strategi pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan belajar peserta didik serta mengakomodasi potensi, minat, dan cara belajar peserta didik.
Membatasi pembelajaran hanya untuk peserta didik yang memiliki minat dan kemampuan yang sama.
Menerapkan strategi pembelajaran yang cukup efektif terkait pembelajaran peserta didik dan kompetensi guru.
Menggunakan beragam sumber ajar, tidak sekadar LKS, sesuai dengan pemetaan murid di kelas tersebut.
Mengabaikan perbedaan potensi, minat, dan cara belajar peserta didik dan tetap mengikuti buku cetak/LKS.
Anda sebagai seorang guru terbiasa mengajar dengan mengikuti kurikulum yang telah ditentukan. Anda merasa kesulitan ketika harus membuat tujuan pembelajaran dan merancang alur pembelajaran sendiri. Bagaimana Anda menggunakan pengetahuan tentang komponen kurikulum dan cara menggunakannya dalam mengatasi tantangan tersebut?
Menggunakan pengetahuan tentang komponen kurikulum untuk merumuskan tujuan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan murid.
Merancang tujuan pembelajaran dengan mengadaptasi dari guru lain yang sudah terbukti efektif dan sesuai komponen kurikulum.
Menggunakan pengetahuan tentang kurikulum untuk memilih rancangan pembelajaran guru lain yang sesuai dengan jenjang yang diampu.
Mengikuti komponen kurikulum dan merancang tujuan pembelajaran sesuai arahan kurikulum dan target pembelajaran pada jejang yang diampu.
Mengabaikan komponen kurikulum dan merancang tujuan pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan minat murid.
Guru cenderung mengikuti arahan pimpinan terkait kurikulum tanpa berusaha memahami esensi kurikulumnya bagi kepentingan murid. Bagaimana guru dapat menggunakan pengetahuan tentang kurikulum dalam proses pembelajaran yang berpusat pada murid?
Mengikuti arahan pimpinan terkait kurikulum dan merancang tujuan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid.
Menggunakan pengetahuan tentang kurikulum untuk memilih rancangan pembelajaran dari guru lain yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Merancang tujuan pembelajaran dengan mengadaptasi dari guru lain yang sudah terbukti efektif dan sesuai dengan kurikulum.
Menggunakan pengetahuan tentang kurikulum untuk merumuskan tujuan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan murid.
Mengabaikan arahan pimpinan terkait kurikulum dan merancang tujuan pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan minat murid.
Anda sebagai seorang guru kesulitan menentukan bacaan yang sesuai dengan kompetensi awal murid yang berbeda. Apa yang akan Anda lakukan?
Menggunakan bahan bacaan yang paling menarik secara visual.
Menggunakan bahan bacaan yang paling populer di kalangan murid.
Menggunakan bahan bacaan yang beragam tingkat kesulitannya untuk memenuhi kebutuhan murid.
Menggunakan tes awal untuk menentukan tingkat literasi dan numerasi murid.
Menggunakan bahan bacaan yang paling umum digunakan oleh guru lain.
Guru ingin meningkatkan kemampuan literasi murid tetapi hanya menyediakan program silent reading tanpa menyediakan aktivitas untuk membantu murid memahami, menelaah, menganalisa isi bacaan dan mengkaitkannya dengan kehidupan setiap hari. Sebagai guru apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan capaian belajar literasi murid?
Mengadakan program silent reading dengan bahan bacaan yang lebih variatif untuk meningkatkan kemampuan membaca.
Menyediakan program silent reading yang melibatkan murid dan mengkaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Mengadakan program silent reading dengan waktu yang lebih singkat namun tetap memberikan kesempatan murid untuk membaca.
Mengadakan program silent reading dengan waktu yang lebih lama untuk memberikan kesempatan murid untuk membaca lebih banyak.
Mengadakan program silent reading dengan bahan bacaan yang lebih menarik untuk meningkatkan minat murid dalam membaca.
