wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Pasien Safety

Total questions: 15

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi Pasien Safety?

a)

Pasien bebas dari cedera.

b)

Pasien selamat dan merasa nyaman selama di rumah sakit

c)

Pasien merasa puas dengan pelayanan rumah sakit.

d)

Pasien bebas dari cedera yang seharusnya terjadi dan bisa bebas dari potensial bahaya yang bisa terjadi baik, fisik (cedera, kecacatan, psikologis, kematian)

e)

Semua benar.

2.

Pasien safety sangat penting dalam pelayanan kesehatan, pernyataan berikut benar kecuali ?

a)

Karena supaya pasien puas dengan pelayanan RS.

b)

Agar pasien tidak komplain.

c)

Mencegah terjadinya Insiden Keselamatan Pasien.

d)

Supaya hubungan antar karyawan lebih akrab.

e)

Supaya pasien merasa nyaman dengan pelayanan RS.

3.

Identifikasi pasien dilakukan pada hal hal berikut kecuali:

a)

Pemberian obat, darah, makanan, produk darah.

b)

Pada saat akan melakukan tindakan medis dan keperawatan

c)

Pada saat akan melakukan pembayaran tagihan rumah sakit.

d)

Pada saat akan serah terima pasien

e)

Pada saat akan melakukan pengambilan spesimen pasien.

4.

Berikut adalah arti dari warna gelang identifikasi pasien dan maksudnya kecuali

a)

Merah untuk pasien alergi.

b)

Kuning untuk resiko jatuh

c)

Biru untuk pasien laki laki

d)

Ungu untuk bayi laki laki

e)

Merah muda untuk pasien perempuan.

5.

Jelaskan tentang SBAR menurut anda!

a)

Tekhnik konsul ke dokter.

b)

Situasi, Bahasa, Asesmen, Rekomendasi.

c)

Kerangka acuan dalam berkomunikasi dalam pelaporan kondisi pasien yang memerlukan perhatian atau penanganan segera kepada dokter sebagai penanggung jawab pelayanan.

d)

Kerangka acuan dalam berkomunikasi dalam pelaporan kondisi pasien yang memerlukan perhatian atau penanganan segera kepada dokter sebagai penanggung jawab pelayanan

e)

semua betul

6.

Apa saja catatan yang anda tulis ketika melakukan komunikasi efektif transfer pasien?

a)

Melakukan penulisan kembali, baca kembali perintah lisan, konfirmasi ulang

b)

Berkomunikasi dengan dokter

c)

Menjalankan perintah / advis dokter segera

d)

Berkoordinasi dengan unit laboratorium

e)

a)      Melakukan dokumentasi rekam medis

7.

Apa tahapan setelah melakukan komunikasi efektif SBAR?

a)

Melakukan penulisan kembali, baca kembali perintah lisan, konfirmasi ulang

b)

Berkomunikasi dengan dokter

c)

Menjalankan perintah / advis dokter segera

d)

Berkoordinasi dengan unit laboratorium

e)

Melakukan dokumentasi rekam medis

8.

Mengapa diperlukan kewaspadaan terhadap obat obatan elektrolit konsentrat ?

a)

Mencegah terjadinya kesalahan pemberian

b)

Mengetahui tujuan pemberian dan efek samping obat

c)

Melaksanakan prosedur keselamatan pemberian obat

d)

Mencegah kesalahan pada saat terjadi kondisi kegawatan

e)

Semua benar

9.

Berikut adalah langkah langkah mencegah terjadinya kesalahan pemberian obat, kecuali :

a)

Membaca resep dengan benar.

b)

Melakukan identifikasi pasien dengan benar.

c)

Melakukan dobel cek tulisan resep.

d)

Memberikan pada pasien segera.

e)

Semua salah.

10.

Berikut adalah hal hal yang bisa menyebabkan terjadinya kesalahan dalam melakukan tindakan operasi atau pembedahan kecuali:

a)

Tidak menjalankan prosedur verifikasi pada saat akan melakukan operasi.

b)

Asesmen / pengkajian yg tidak adekuat.

c)

Komunikasi yang efektif antar anggota tim pembedahan.

d)

Tidak melibatkan pasien dalam melakukan penandaan lokasi operasi.

e)

Semua benar.

11.

Siapa yang berhak dan wajib melakukan penandaan daerah operasi?

a)

Perawat.

b)

Perawat anestesi.

c)

Bidan Kamar Bersalin.

d)

Dokter operator.

e)

Petugas laboratorium medis RS.

12.

Berikut merupakan kegiatan tentang prosedur TIME OUT kamar operasi, kecuali :

a)

Sign In

b)

Membacakan prosedur Operasi sebelum dilakukan incisi.

c)

Time In

d)

Time Out

e)

Sign Out.

13.

Berikut adalah upaya rumah sakit dalam mencegah kejadian infeksi kecuali

a)

Membudayakan cuci tangan terhadap semua karyawan, pengunjung, dan pasien rumah sakit.

b)

Memberlakukan penggunaan APD sesuai lokasi dan grading.

c)

Sosialisasi prosedur tindakan medis keperawatan kepada semua petugas paramedis.

d)

Melakukan pelaporan angka kejadian Covid ke dinas kesehatan setempat.

e)

Menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan di semua sudut rumah sakit.

14.

Tahapan dalam melakukan 6 langkah cuci tangan dengan menggunakan alkohol handrub kecuali :

a)

Menggosok telapak tangan.

b)

Menggosok punggung tangan

c)

Menggosok sela sela jari

d)

Jari saling mengunci.

e)

Putar putar siku jari.

15.

Berikut adalah langkah langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah resiko pasien jatuh di rumah sakit kecuali :

a)

Pemberian stiker warna kuning.

b)

Mendahulukan antrian pasien fall risk.

c)

Mengunci brancar / kursi roda pasien.

d)

Pasien di taruh di IGD

e)

Memastikan lantai rumah sakit tidak licin.