wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Post-Test Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi

Total questions: 62

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan audit mutu internal?

a)

Pengujian sistematik, mandiri dan terdokumentasi untuk menetapkan apakah kegiatan mutu dan hasilnya sesuai dengan standar/prosedur/ peraturan institusi yang telah ditetapkan dan diterapkan secara efektif untuk mencapai

tujuan institusi.

b)

Proses evaluasi yang dilakukan oleh lembaga luar untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu yang diterapkan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan efektif dalam mencapai tujuan organisasi.

c)

Audit mutu internal hanya dilakukan sekali setahun

d)

Audit mutu internal tidak perlu melibatkan manajemen perusahaan

2.

Apa tujuan utama dari pelatihan audit mutu internal?

a)

Meningkatkan pemahaman dan keterampilan auditor internal dalam melakukan audit sesuai standar yang berlaku.

b)

Menyediakan makanan bagi auditor

c)

Membuat auditor internal menjadi manajer

d)

Meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan

3.

Apa perbedaan antara audit mutu internal dan eksternal?

a)

Audit mutu eksternal dilakukan oleh tim internal PT

b)

Audit mutu internal dilakukan menggunakan standar internal PT, sedangkan audit mutu eksternal dilakukan menggunakan standar eksternal.

c)

Audit mutu internal tidak memerlukan laporan hasil audit

d)

Audit mutu internal dilakukan oleh tim internal PT, sedangkan audit mutu eksternal dilakukan oleh pihak eksternal.

4.

Sebutkan langkah-langkah dalam melakukan audit mutu internal!

a)

Persiapan audit, Pelaksanaan audit, Penyusunan laporan audit, Tindak lanjut atas temuan audit

b)

Evaluasi audit, Implementasi audit, Analisis audit, Evaluasi hasil audit

5.

Mengapa penting bagi perguruan tinggi untuk melakukan audit mutu internal?

a)

Untuk mengurangi biaya operasional perguruan tinggi

b)

Untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi proses pendidikan, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang berlaku.

c)

Agar mahasiswa merasa tertekan dan tidak nyaman

d)

Untuk menambah beban kerja staf pengajar

6.

Bagaimana cara mengevaluasi hasil audit mutu internal?

a)

Mengevaluasi hasil audit mutu internal dengan melakukan evaluasi tindakan perbaikan

b)

Mengevaluasi hasil audit mutu internal dengan menutupi penyebab akar

c)

Mengevaluasi hasil audit mutu internal dengan memperhatikan temuan audit

d)

Mengevaluasi hasil audit mutu internal melalui peninjauan temuan audit, identifikasi penyebab akar, evaluasi tindakan perbaikan.

7.

Apa saja manfaat yang dapat diperoleh dari pelatihan audit mutu internal?

a)

Menambah auditor dan kualitas audit

b)

Tidak ada manfaat yang diperoleh

c)

Meningkatkan pemahaman terhadap standar mutu, meningkatkan keterampilan dalam melakukan audit, meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah mutu

d)

Meningkatkan biaya pelatihan

8.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan ketidaksesuaian selama audit mutu internal?

a)

Lakukan audit eksternal untuk memverifikasi temuan

b)

Biarkan ketidaksesuaian tanpa tindakan perbaikan

c)

Hentikan audit mutu internal secara tiba-tiba

d)

Identifikasi akar penyebab, rencanakan tindakan perbaikan, implementasikan tindakan perbaikan, monitor dan evaluasi efektivitas tindakan perbaikan.

9.

Siapa yang seharusnya terlibat dalam proses audit mutu internal di perguruan tinggi?

a)

Tim audit internal perguruan tinggi

b)

Pegawai administrasi

c)

Dosen pengajar

d)

Mahasiswa

10.

Bagaimana cara meningkatkan efektivitas audit mutu internal di perguruan tinggi?

a)

Memperbarui prosedur audit, Melakukan pelatihan auditor, Menerapkan teknologi informasi, Monitoring dan evaluasi

b)

Mengurangi jumlah auditor

c)

Tidak melakukan evaluasi

d)

Tidak memperbarui prosedur audit

11.

1. Kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan merupakan pengertian dari...

a)

SPMI

b)

SPME

c)

AMI

d)

AME

12.

2. Kegiatan penilaian melalui akreditasi untuk menentukan kelayakan dan tingkat pencapaian mutu program studi dan perguruan tinggi adalah penjabaran dari makna...

a)

Visitasi

b)

Desk Evaluasi

c)

SPME

d)

Monitoring dan Evaluas

13.

3. SPMI memiliki siklus kegiatan yang terdiri atas PPEPP, yaitu...

a)

Penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan

b)

Perencanaan, penetapan, evaluasi, pelaksanaan, dan pengendalian

c)

Perencanaan, penetapan, evaluasi, pelaksanaan, dan peningkatan

d)

Penetapan, pelaksanaan, evaluasi, peningkatan, dan pengendalian

14.

4. Siklus PPEPP dalam SPMI dan SPME didasarkan pada...

a)

Standar Akreditasi

b)

Standar AMI

c)

Standar Pendidikan Tinggi

d)

Standar BAN-PT

15.

5. SPMI diimplementasikan pada semua bidang kegiatan perguruan tinggi, yaitu bidang...

a)

Tridharma Perguruan Tinggi

b)

Cathurdharma Perguruan Tinggi

c)

Pendidikan dan Sospolhukam

d)

Akademik dan Non akademik

16.

6. Dokumen SPMI terdiri atas...

a)

Kebijakan SPMI, Manual SPMI, Standar dalam SPMI, dan Formulir SPMI

b)

Kebijakan SPMI, Manual SPMI, SOP dan Formulir

c)

Visi Misi, Tata Pamong, Manual Prosedur, dan standar Mutu

d)

Visi-Misi, Kebijakan Mutu, Sasaran Mutu dan Rencana Mutu

17.

9. AMI merupakan kegiatan pemeriksaan yang sistematis dan independen yang dilakukan secara internal dalam organisasi. Makna “independen” dalam pengertian di atas adalah audit dilakukan oleh ...

a)

Auditor yang bebas dari jabatan

b)

Auditor yang tidak terlibat langsung dalam kegiatan auditee

c)

Auditor yang diangkat dan di SK-kan oleh organisasi independen

d)

Auditor dari luar perguruan tinggi

18.

10. Yang terlibat dalam AMI adalah...

a)

BAN-PT, Assesor BAN-PT & LPM

b)

Auditor Mutu Internal, Auditee, & LPM

c)

Auditor Mutu Internal, Stakeholder Internal & Stakeholder Eksternal

d)

Semua benar

19.

11. Di bawah ini adalah contoh yang termasuk auditee dalam AMI ...

a)

Kaprodi, Dekan, & Kabag TU

b)

Kaprodi, Mahasiswa, & Dosen

c)

Mahasiswa, Alumni, dan Pengguna Lulusan

d)

Mahasiswa, Dosen, & Tenaga Kependidikan

20.

12. Berikut ini adalah yang bukan merupakan kriteria seorang auditor AMI...

a)

Individu / personel yang ada dalam organisasi

b)

Memahami SPM PT

c)

Telah mengikuti pelatihan dan lulus sebagai auditor internal

d)

Memahami akuntansi keuangan PT

21.

13. Pernyataan temuan dalam AMI mengikuti kaidah PLOR, yaitu....

a)

Problem. Location, Objective, Reference

b)

Procedure, Location, Output dan Reference

c)

Procedure, Output, Outcome, dan Reference

d)

Problem, Output, Outcome, dan Reference

22.

14. Aspek yang ditanyakan dalam audit menyangkut tentang orang atau personil adalah...

a)

Terspesifikasi, terkendali

b)

Terlatih, tersertifikasi

c)

Teruji, terkalibrasi

d)

Inspeksi, kriteria

23.

15. Aspek yang ditanyakan dalam audit menyangkut tentang dokumen adalah...

a)

Monitor, pemeriksaan

b)

Terlatih, tersertifikasi

c)

Teruji, terkalibrasi

d)

Termutakhirkan, terkendali

24.

16. Yang termasuk kriteria audit berikut ini adalah...

a)

Mayor, Minor, & Observasi

b)

Kebijakan, Standar, & Prosedur

c)

Internal dan Eksternal

d)

Mutu dan Keuangan

25.

17. Catatan, penyataan, fakta atau informasi lainnya yang relevan dengan kriteria audit dan dapat diperiksa merupakan...

a)

Bukti audit

b)

Temuan

c)

Dokumen mutu

d)

Formulir mutu

26.

18. Wawancara dalam audit dapat menggunakan metode 5W 1H 1S 1N. Yang dimaksud 1S & 1N adalah...

a)

Spesific & Notification

b)

Show & Note

c)

Sure & Note

d)

Show & Next

27.

19. Ketidaksesuaian memiliki dampak luas terhadap sistem mutu adalah termasuk kriteria temuan...

a)

Mayor

b)

Minor

c)

Tenor

d)

Observation

28.

20. Dari 20 dosen yang ada di prodi S1 Fakultas Kesehatan UMMI pada semester ganjil 2018/2019, masih ada 3 dosen yang belum menyerahkan RPS 1 (satu) minggu sebelum perkuliahan dimulai. Penyataan temuan di atas adalah contoh temuan kriteria...

a)

Mayor

b)

Minor

c)

Tenor

d)

Observasi

29.

Bagaimana hubungan antara Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Perguruan Tinggi (PT), dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)?

a)

A. SN-Dikti adalah pedoman standar yang harus diikuti oleh PT, dan BAN-PT bertugas memastikan kepatuhan PT terhadap standar ini melalui proses akreditasi.

b)

B. BAN-PT menetapkan standar yang harus diikuti oleh SN-Dikti, dan PT menjalankan program pendidikan sesuai dengan ketentuan BAN-PT.

c)

C. PT membuat standar pendidikannya sendiri yang kemudian disesuaikan dengan pedoman BAN-PT, dan SN-Dikti menilai standar tersebut.

d)

D. SN-Dikti dan BAN-PT berfungsi sebagai badan independen yang terpisah, di mana PT hanya berhubungan dengan salah satu dari mereka berdasarkan kebutuhan institusi.

30.

Apa tujuan utama dari Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi?

a)

A. Mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan peringkat akreditasi secara otomatis tanpa melalui proses evaluasi.

b)

B. Menetapkan standar minimal bagi dosen dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi.

c)

C. Memastikan bahwa perguruan tinggi di Indonesia melaksanakan proses pendidikan yang berkualitas melalui sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

d)

D. Mengatur alokasi anggaran pendidikan tinggi berdasarkan jumlah mahasiswa yang terdaftar.

31.

Dalam upaya meningkatkan tata kelola perguruan tinggi, bagaimana cara yang efektif untuk menemukan constraint (kendala) dalam sistem tata kelola PT?

a)

A. Pimpinan PT cukup melakukan pertemuan rutin dengan staf untuk mendiskusikan masalah yang dihadapi tanpa perlu melakukan evaluasi mendalam.

b)

B. Perguruan Tinggi dapat mengidentifikasi constraint melalui alokasi sumber daya yang lebih besar tanpa perlu melakukan audit atau evaluasi.

c)

C. Constraint dapat ditemukan melalui tahapan Evaluasi (E) dalam siklus SPMI (PPEPP) yang meliputi Audit Mutu Internal (AMI), Monitoring dan Evaluasi, serta Evaluasi Diri.

d)

D. Constraint hanya dapat ditemukan setelah semua sumber daya PT telah digunakan, sehingga PT perlu mengoptimalkan dana yang tersisa untuk memperbaikinya.

32.

Mengapa Perguruan Tinggi atau Program Studi wajib melaksanakan Audit Mutu Internal?

a)

A. Audit Mutu Internal hanya dilakukan sebagai formalitas tanpa dampak signifikan terhadap institusi.

b)

B. Audit Mutu Internal dilakukan karena merupakan persyaratan dari pihak eksternal dan tidak berkaitan dengan pencapaian tujuan institusi.

c)

C. Audit Mutu Internal adalah amanat undang-undang dan bagian dari Kriteria Akreditasi, yang bertujuan untuk mencapai tujuan institusi.

d)

D. Audit Mutu Internal dilakukan untuk menggantikan proses evaluasi eksternal yang dilakukan oleh BAN-PT.

33.

Apa dasar hukum yang mengatur kewajiban pelaksanaan Audit Mutu Internal di perguruan tinggi?

a)

A. Hanya keputusan rektor masing-masing perguruan tinggi tanpa adanya landasan undang-undang.

b)

B. Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 dan Bab III Pasal 52 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, yang mengamanatkan penjaminan mutu pendidikan tinggi melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan.

c)

C. Audit Mutu Internal diatur sepenuhnya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanpa rujukan pada undang-undang atau peraturan menteri.

d)

D. Hanya berdasarkan kebijakan internal perguruan tinggi tanpa memerlukan landasan peraturan atau undang-undang.

34.

Apa perbedaan utama antara Audit Internal dan Audit Eksternal dalam konteks penjaminan mutu perguruan tinggi?

a)

A. Audit Internal dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar eksternal, sedangkan Audit Eksternal dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar internal organisasi.

b)

B. Audit Internal dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar mutu organisasi sendiri (standar internal), sedangkan Audit Eksternal dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar eksternal.

c)

C. Audit Internal fokus pada kepatuhan terhadap peraturan pemerintah, sedangkan Audit Eksternal fokus pada penilaian kinerja dosen dan mahasiswa.

d)

D. Audit Internal hanya dilakukan sekali dalam setahun, sedangkan Audit Eksternal dilakukan setiap bulan.

35.

Audit Internal dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar eksternal yang ditetapkan oleh pihak luar organisasi.

a)

Benar

b)

Salah

36.

Klien (Client) dalam Audit Mutu Internal adalah orang atau organisasi yang meminta audit dilakukan.

a)

Benar

b)

Salah

37.

Salah satu manfaat dari Audit Mutu Internal adalah untuk memverifikasi bahwa tujuan Perguruan Tinggi dan standar yang ditetapkan oleh Dikti dilaksanakan sesuai regulasi.

a)

Benar

b)

Salah

38.

Ketidaksesuaian Minor (KTS MINOR) dalam audit tidak memiliki dampak apapun terhadap sistem mutu organisasi.

a)

Benar

b)

Salah

39.

Tahap audit kepatuhan dalam Audit Mutu Internal mencakup visitasi atau pemeriksaan lapangan untuk memastikan bahwa kebijakan dan prosedur dilaksanakan secara tertib dan benar.

a)

Benar

b)

Salah

40.

Audit Dokumen dilakukan untuk memeriksa apakah standar penjaminan mutu telah ditetapkan dalam dokumen SPMI dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

a)

Benar

b)

Salah

41.

Audit Lapangan dilakukan di kantor oleh masing-masing auditor untuk mengevaluasi dokumen-dokumen standar yang ada.

a)

Benar

b)

Salah

42.

Salah satu tahap dalam Audit Lapangan adalah melakukan rapat penutupan untuk menyampaikan hasil audit kepada pihak teraudit.

a)

Benar

b)

Salah

43.

Dalam pelaksanaan audit lapangan, teknik bertanya dan mencatat hasil tidak diperlukan karena auditor hanya perlu memeriksa dokumen.

a)

Benar

b)

Salah

44.

Rapat pembukaan audit kepatuhan harus mencakup penyampaian jadwal acara audit oleh ketua tim auditor untuk disetujui oleh teraudit.

a)

Benar

b)

Salah

45.

Faktor keberhasilan wawancara dalam audit lapangan termasuk melakukan wawancara terpisah antara kepala bagian dan bawahannya untuk menghindari bias.

a)

Benar

b)

Salah

46.

Ketika melakukan visitasi, auditor hanya perlu mencatat ketidaksesuaian terhadap dokumentasi, tanpa perlu mencatat aspek operasi yang menyimpang.

a)

Benar

b)

Salah

47.

Salah satu hal yang harus dicatat dalam audit lapangan adalah siapa yang hadir atau ada pada saat ketidaksesuaian ditemukan.

a)

Benar

b)

Salah

48.

Temuan audit yang dilaporkan harus disetujui oleh process owner (auditee) berdasarkan bukti yang ditemukan selama audit.

a)

Benar

b)

Salah

49.

Rapat tim auditor sebelum membuat laporan temuan audit dipimpin oleh Ketua Tim dan tidak perlu melibatkan teraudit.

a)

Benar

b)

Salah

50.

Auditor diperbolehkan menerima hadiah selama visitasi asalkan hadiah tersebut tidak memengaruhi hasil audit.

a)

Benar

b)

Salah

51.

Auditor yang melakukan kesalahan berat dalam pelaksanaan audit dapat dikenakan sanksi berupa pemberhentian sementara atau peringatan tertulis.

a)

Benar

b)

Salah

52.

Apa yang harus dilakukan oleh auditor untuk menjaga integritas selama proses audit?

a)
  • A) Mengutamakan kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab.

b)
  • B) Menerima hadiah dari auditee sebagai bentuk penghargaan.

c)
  • C) Menghindari pelaporan semua fakta hasil audit.

d)
  • D) Menyalahkan auditor yang melakukan audit sebelumnya.

53.

Bagaimana perilaku auditor yang profesional dalam menjaga kerahasiaan informasi?

a)

  • A) Menyimpan informasi untuk keuntungan pribadi.

b)
  • B) Membocorkan informasi jika dibutuhkan oleh teman dekat.

c)
  • C) Menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama audit.

d)
  • D) Menggunakan informasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

54.

Manakah dari tindakan berikut yang dianggap tidak pantas dilakukan oleh auditor selama visitasi?

a)
  • A) Meminta layanan di luar proses audit.

b)
  • B) Melakukan audit sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

c)
  • C) Meningkatkan kemampuan dan efektivitas layanan auditor.

d)
  • D) Menghindari aktivitas yang merusak objektivitas proses audit.

55.

Apa yang harus dilakukan auditor setelah mengumpulkan bukti-bukti penunjang?

a)
  • a) Melakukan observasi lapangan tambahan

b)
  • b) Menghentikan proses audit

c)
  • c) Melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti penunjang

d)
  • d) Membuat laporan audit tanpa verifikasi

56.

Pada audit terhadap peralatan, salah satu pertanyaan yang harus diajukan adalah:

a)
  • a) Apakah peralatan dibersihkan secara rutin?

b)
  • b) Apakah peralatan dikalibrasi dengan benar?

c)
  • c) Apakah peralatan digunakan oleh lebih dari satu orang?

d)
  • d) Apakah peralatan disimpan di tempat yang aman?

57.

Pertanyaan tertutup hanya memerlukan jawaban "ya" atau "tidak".

a)

Benar

b)

Salah

58.

Apa yang dimaksud dengan pertanyaan "Apakah dokumen diidentifikasi dan diberi status?" dalam audit?

a)
  • a) Memastikan dokumen disimpan di tempat yang aman

b)
  • b) Memastikan dokumen memiliki tanda atau label yang jelas dan status yang valid

c)
  • c) Memastikan dokumen diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa

d)
  • d) Memastikan dokumen tidak dapat diakses oleh pihak luar

59.

Dalam observasi lapangan, apa yang harus diperhatikan oleh auditor?

a)
  • a) Menghentikan semua aktivitas yang sedang diamati

b)
  • b) Mengganggu proses untuk mendapatkan informasi lebih detail

c)
  • c) Mengamati aktivitas tanpa intervensi dan mencatat kondisi lingkungan

d)
  • d) Membuat kesimpulan tanpa melakukan observasi

60.

Saat melakukan audit terhadap proses, auditor harus menanyakan:

a)
  • a) Apakah proses tersebut menguntungkan bagi perusahaan?

b)
  • b) Apakah proses tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang?

c)
  • c) Apakah proses tersebut disetujui oleh seluruh karyawan?

d)
  • d) Apakah proses tersebut dikendalikan dan didokumentasikan dengan benar?

61.

Apa tujuan utama dari Rapat Tinjauan Manajemen (RTM)?

a)
  • a) Meninjau anggaran keuangan tahunan

b)
  • b) Meninjau kesesuaian, kecukupan, dan keefektifan sistem manajemen mutu

c)
  • c) Menentukan strategi pemasaran

d)
  • d) Melakukan evaluasi kinerja individu

62.

Buatlah satu contoh deskripsi temuan audit dengan pola PLOR

4 lines