WorksheetsBI BAB 1 6D.PA.01
Total questions: 40
Worksheet time: 32mins
Perpaduan antara unsur-unsur yang membangun cerita sehingga merupakan kerangka utama cerita disebut dengan ...
Latar
Sudut pandang
Tokoh
Alur
Salah satu unsur instrinsik cerpen adalah ...
Latar/Setting
Klimaks
Typografi
Sajak
Nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia adalah nilai ...
moral
agama
sosial
budaya
“Salahkah menurut pendapatmu jika menyembah Tuhan di dunia?” tanya Haji Saleh. “Tidak. Kesalahan engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka. Karena itu, kau taat bersembahyang, tetapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak istrimu.”
Amanat yang sesuai dengan isi penggalan cerpen tersebut adalah...
Rajinlah beribadah agar tidak masuk neraka
Rajin beribadah tetapi jangan melupakan kehidupan keluarga
Hendaknya mementingkan urusan akhirat dengan rajin beribadah
Jangan meninggalkan saudara-saudara dan anak-istri
"Saya ingin lagu gending Jawa." "Tolong Pak Sopir. Bapak ini tidak suka lagu pop Indonesia, padahal lagu itu kesukaan saya. Dia minta ditukar saja dengan gending Jawa." "Tetapi saya tidak punya kaset gending Jawa," kata sopir "Saya punya. Saya tidak pernah meninggalkan kaset gending Jawa, setiap saya bepergian. Ini kaset lagu kesukaan saya. Gending Jawa." Para penumpang mendengarkan lagu itu. Tetapi beberapa saat saja kemudian, terdengar orang berteriak: "Bolehkah lagu itu ditukar?"
Latar peristiwa kutipan cerita di atas adalah
kereta api
jalan raya
bus
Pasar
“Huek, pahit, Nek. Dinda nggak suka. Nggak mau kopi ah!”
Nenek Aida tetap tersenyum. Ia teruskan kegiatannya membuat kopi. Setelah dua cangkir kopi itu jadi, dengan enggan kubantu nenek membawa salah satu cangkir kopi itu ke ruang tamu.
“Dinda nggak mau kopinya, Nek... pahit... kopi Dinda buat Nenek aja deh....”
“Dalam kehidupan ini mungkin kita mengalami berbagai kejadian. Tahukah Dinda, semua kepedihan dan kebahagiaan itu menjadikan hidup lebih istimewa. Mengerti?”
Pesan dalam kutipan cerpen tersebut yaitu....
B. Hidup yang istimewa adalah hidup yang dapat menerima kepedihan.
C. Kita harus menerima kenyataan bahwa dalam hidup ada peristiwa membahagiakan dan menyedihkan.
D. Dalam hidup dengarkanlah nasehat orang tua yang sudah berpengalaman dalam hidup.
Kopi yang pahit perlu dinikmati agar kita tahu cara mengapresiasi sebuah minuman
Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.
Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
B. ketakutan
C. sedih
D. sepi
E. Bising
Bacalah cerpen berikut dengan cermat!
Mak Inang kembali memeras beberapa popok yang ia cuci. Telapak kaki tangannya yang kapalan cepat-cepat menampari betis kirinya begitu beberapa nyamuk membabi-buta di kulit keringnya. Bentol-bentol sebesar biji petai berderet-deret di kulit keringnya. Ia menggeram.
Gaya bahasa pada kalimat Bentol-bentol sebesar biji petai berderet-deret di kulit keringnya, menggunakan majas ...
personifikasi
hiperbola
simile
ironi
"Jadi, apa yang membawamu kemari?”
“Kenangan.”
“Palsu! Kalau ini hanya soal kenangan, tidak perlu menunggu 10 tahun setelah keluargamu kembali dan menetap sekitar 30 kilometer saja dari sini.”
Saya tersenyum. Hanya sebentar kecanggungan di antara kami sebelum kata-kata obrolan seperti peluru-peluru yang berebutan keluar dari magasin.
Bertemu dengannya, mau tidak mau mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jauh lebih tulus dan setia daripada saya.
Kami tertawa. Tertawa dan tertawa seakan-akan seluruh rentetan kejadian yang akhirnya menjadi pengingat abadi persahabatan kami itu bukanlah sebuah kejadian meloloskan diri dari maut karena waktu telah menghapus semua kengeriannya.
Alur dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
A. Alur maju
B. Alur mundur
C. Alur campuran
D. Tidak menggunakan alur
Penggalan cerpen berikut untuk tiga butir soal di bawah ini!
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
sudut pandang orang pertama
sudut pandnag orang kedua
sudut pandang orang jamak
sudut pandang orang tunggal
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
"Aduh, sakit!" Suara Kelinci Kecil menggelegar di sudut kebun Pak Rusa. Wajahnya tampak seputih kapas dan titik-titik air mulai membanjiri matanya. Ia terduduk di tanah sambil memegangi kakinya. Burung Pipit, yang sedang bertengger di dahan pohon dekat kebun itu, segera terbang menghampirinya."
Tokoh yang terdapat pada cerita tersebut adalah ...
Kelinci dan Pak Rusa
Kelinci dan burung pipit
Pak Rusa dan burung pipit
Pak rusa dan pohon
Setiap cerita yang kita baca memiliki bagian-bagian penting di dalamnya yang membentuk cerita tersebut yang disebut unsur intrinsik cerita. Unsur instrinsik dari carita berikut ini yang tepat kecuali ...
Tema
Amanat
Latar belakang penulis
Tokoh dan penokohan
Gajah dan Semut
Suatu hari, kawanan gajah yang besar datang ke hutan untuk mencari makan. Kehadiran gajah ini mengganggu kawanan semut yang tinggal di sana. Banyak rumah semut hancur karena diinjak gajah yang mencari makan.
"Pergilah dari sini, gajah! Ini daerah tempat kami tinggal," kata salah satu semut.
Mendengar ucapan itu, gajah hanya tertawa. Ia tak peduli dan menganggap semut adalah binatang kecil yang tidak berbahaya.
Kawanan semut merasa kesal dan berencana untuk mengusir gajah-gajah itu dari hutan tempat mereka tinggal. Keesokan harinya, semut-semut mencoba bicara pada kawanan gajah dan meminta mereka meninggalkan hutan. Gajah menolak untuk meninggalkan hutan dan hal ini membuat kawanan semut semakin marah. Semut-semut itu pun menyerang kawasan gajah dengan menggigit kulit dan masuk ke dalam telinga hingga gajah-gajah terjatuh.
Kawanan gajah akhirnya menyerah dan meninggalkan hutan. Mereka sadar bahwa semut-semut itu tidak bisa diremehkan hanya karena memiliki badan kecil.
Tema berikut yang sesuai dengan cerita di atas yaitu ...
keluarga
persahabatan
perjuangan
pertualangan
Gajah dan Semut
Suatu hari, kawanan gajah yang besar datang ke hutan untuk mencari makan. Kehadiran gajah ini mengganggu kawanan semut yang tinggal di sana. Banyak rumah semut hancur karena diinjak gajah yang mencari makan.
"Pergilah dari sini, gajah! Ini daerah tempat kami tinggal," kata salah satu semut.
Mendengar ucapan itu, gajah hanya tertawa. Ia tak peduli dan menganggap semut adalah binatang kecil yang tidak berbahaya.
Kawanan semut merasa kesal dan berencana untuk mengusir gajah-gajah itu dari hutan tempat mereka tinggal. Keesokan harinya, semut-semut mencoba bicara pada kawanan gajah dan meminta mereka meninggalkan hutan. Gajah menolak untuk meninggalkan hutan dan hal ini membuat kawanan semut semakin marah. Semut-semut itu pun menyerang kawasan gajah dengan menggigit kulit dan masuk ke dalam telinga hingga gajah-gajah terjatuh.
Kawanan gajah akhirnya menyerah dan meninggalkan hutan. Mereka sadar bahwa semut-semut itu tidak bisa diremehkan hanya karena memiliki badan kecil.
Tema berikut yang sesuai dengan cerita di atas yaitu ...
keluarga
persahabatan
perjuangan
pertualangan
Jujur Itu Hebat
Suatu hari Burhan hendak pulang sekolah menuju rumah. Di perjalanan ia bertemu dengan orang tua yang buta.
Burhan merasa kasihan dan ingin sekali menolong. Namun, ia juga harus segera pulang karena hari mulai gelap. Akhirnya Burhan memutuskan untuk tetap membantu orang tua buta itu. Ia menuntunnya hingga ke tempat tujuan.
Burhan lalu pamit dan bergegas pulang setelah mengantarkan orang tua buta itu dengan selamat. Sampai di rumah, ibu bertanya mengapa ia pulang terlambat. Burhan pun menceritakan semuanya dengan jujur. Berkat kejujurannya, ibu mengaku bangga.
Watak Burhan dalam cerita tersebut adalah ....
jujur, penolong
jujur, malas
jujur, pelupa
jujur, acuh
Suatu hari, kawanan gajah yang besar datang ke hutan untuk mencari makan. Kehadiran gajah ini mengganggu kawanan semut yang tinggal di sana.
Banyak rumah semut hancur karena diinjak gajah yang mencari makan.
"Pergilah dari sini, gajah! Ini daerah tempat kami tinggal," kata salah satu semut. Mendengar ucapan itu, gajah hanya tertawa.
Ia tak peduli dan menganggap semut adalah binatang kecil yang tidak berbahaya.
Kawanan semut merasa kesal dan berencana untuk mengusir gajah-gajah itu dari hutan tempat mereka tinggal.
Keesokan harinya, semut-semut mencoba bicara pada kawanan gajah dan meminta mereka meninggalkan hutan.
Gajah menolak untuk meninggalkan hutan dan hal ini membuat kawanan semut semakin marah. Semut-semut itu pun menyerang kawasan gajah dengan menggigit kulit dan masuk ke dalam telinga hingga gajah-gajah terjatuh. Kawanan gajah akhirnya menyerah dan meninggalkan hutan.
Mereka sadar bahwa semut-semut itu tidak bisa diremehkan hanya karena memiliki badan kecil.
Amanat yang dapat kita pelajari dari cerita di atas yaitu ....
kita harus saling tolong menolong
tidak meremehkan orang lain
tidak boleh iri hati dan dengki
selalu menuruti nasihat orang tua
Majas yang menggunakan kata untuk mewakili simbol dari makna sebenarnya, yang digunakan dalam kalimat "Rumah itu habis di lalap si jago merah dalam waktu dua jam saja" adalah penggunaan majas ....
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Ironi
Radio itu mendendangkan lagu merdu setiap pagi dan sore hari, merupakan contoh majas ....
Ironi
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang menggunakan kata yang bermakna berlebihan untuk menekankan maksud. Berikut ini contoh majas hiperbola kecuali ...
Sesaat setelah peluit lomba dibunyikan, anak itu langsung berlari secepat kilat
Suaranya menggelagar bagaikan guntur
Gedung-gedung di kota ini telah mencapai langit
Tangisannya membuat hilangnya keheningan malam ini
Petir bergelegar membelah angkasa.
Kalimat di atas mengandung majas ....
personifikasi
metafora
sinekdoke
hiperbola
Melihat bahaya mengancam, Tono langsung mengambil langkah seribu.
Arti dari kata langkah seribu adalah .
Jalan santai
Duduk diam
Tempat sembunyi
Lari Cepat
Sebagai anak satu-satunya, Slamet menjadi anak emas di rumahnya. Arti dari anak emas adalah ...
Anak yang paling disayangi
Anak yang paling dibenci
Anak yang pemalas
Anak yang rajin
Hampir .... melihat kilat menyambar tempat aku berteduh
Kata yang tepat untuk melengkapi titik-titik dari gaya bahasa di atas adalah ...
Copot jantungku
Jatuh aku
Pingsan aku
tak mampu aku
Rangkaian peristiwa/kejadian dalam cerita disebut ....
alur
penokohan
sudut pandang
latar
Orang yang memainkan lakon/peran dalam cerita disebut ....
tema
latar
tokoh
alur
Surat undangan adalah surat yang dibuat untuk ….
Memberitahukan informasi penting tentang hasil rapat
Mengajak seseorang atau kelompok untuk menghadiri suatu acara
Memperingatkan seseorang atau kelompok untuk melakukan suatu hal
Memperjelas keterangan kepada seseorang agar lebih memahami suatu hal
Surat undangan yang dibuat oleh suatu lembaga atau organisasi yang ditujukan untuk lembaga, organisasi atau perorangan dinamakan surat undangan ….
Pemerintah
Kantor
Resmi
Pribadi
Deni membuat surat undangan kepada Bayu. Surat undangan tersebut berisi ajakan menghadiri aca ulang tahunnya. Jadi surat undangan yang dibuat oleh Deni tersebut termasuk jenis surat udangan ….
Resmi
Khusus
Biasa
Tidak resmi
Bagaimana cara membuat surat undangan yang resmi?
Menggunakan bahasa yang informal
Menggunakan bahasa yang formal
Tidak perlu menggunakan bahasa tertentu
Menggunakan bahasa campuran
Berikut ini adalah ciri-ciri surat undangan resmi, kecuali ….
Terdapat kepala atau kop surat
Terdapat nomor, lampiran dan perihal dalam surat
Terdapat tanda tangan ketua, sekretaris dan bendahara organisasi
Dituliskan dengan kalimat yang baku dan sesuai dengan PUEBI
Apa yang harus dicantumkan dalam surat undangan resmi?
Nama penerima undangan
Alamat penerima undangan
Waktu dan tempat acara
Semua jawaban benar
Persamaan surat undangan resmi, surat undangan setengah resmi dan surat undangan tidak resmi antara lain adalah ….
Memiliki kop surat
Tertulis identitas pengirim
Ditujukan kepada seseorang saja
Tidak memiliki salam pembuka
Penulisan tempat dan tanggal pembuatan surat yang tepat adalah….
Klaten, 16 April 2018
Klaten; 16 April 2018
Klaten: 16 April 2018
Klaten/16 April 2018
Atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu Wali Murid Kami ucapkan terima kasih.
Kalimat di atas termasuk bagian dari …
Kop surat
Isi surat
Penutup surat
Pembuka surat
Hal berikut ini yang harus diperhatikan saat menulis surat undangan, kecuali…
Memakai bahasa yang sopan
Menggunakan kalimat yang efektif, singkat dan padat
Menyampaikan konsumsi pada acara tersebut
Menyampaikan tujuan undangan
Berikut ini yang merupakan ciri-ciri surat undangan resmi adalah ...
tidak memiliki struktural dalam surat
menggunakan bahasa yang tidak baku
dibuat oleh organisasi tertentu
tidak perlu menggunakan kop surat, nomor, dan lampiran
Bagian surat di atas merupakan ... dalam surat resmi
Salam pembuka
Salam penutup
Kesimpulan
Isi surat
Surat tersebut adalah surat ... .
undangan
pemberitahuan
permohonan
izin
Kalimat yang dapat digunakan sebagai penutup surat, misalnya ... .
Atas perhatian dan kehadiran Bapak Ibu, kami mengucapkan terima kasih.
Acara tersebut akan dilaksanakan pada setiap hari Selasa minggu kedua.
Sehubungan dengan akan diselenggarakannya Persami, kami mengundang Bapak Ibu.
Kami mengundang Bapak Ibu untuk hadir pada acara bazar hasil karya siswa.
