wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Blok Etika Profesi dan Hukum Kesehatan

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan prinsip otonomi pasien dalam konteks etika pelayanan di rumah sakit?

a)

Kewajiban pasien untuk patuh pada semua saran medis

b)

Hak pasien untuk membuat keputusan tentang perawatan mereka sendiri

c)

Tanggung jawab dokter untuk memutuskan perawatan yang terbaik untuk pasien

d)

Hak rumah sakit untuk menolak perawatan kepada pasien

e)

Kewajiban rumah sakit merahasiakan riwayat penyakit pasien

2.

Pasien menerima tagihan yang lebih besar dari yang diharapkan karena ada prosedur tambahan yang dilakukan tanpa penjelasan sebelumnya. manakah penyelesaian masalah yang tepat pada kasus di atas ?

a)

melalui diskusi yang jelas tentang harapan dan batasan prosedur sebelum memulai perawatan. komunikasi terbuka mengenai hasil yang realistis sangat penting

b)

memberikan estimasi biaya yang jelas di awal dan mendapatkan persetujuan dari pasien sebelum melakukan prosedur tambahan

c)

mendengarkan keluhan pasien dengan empati , memberikan penjelasan yang rinci tentang kondisi yang terjadi , dan menawarkan solusi seperti prawatan ulang atau rujukan ke spesialis jika diperlukan

d)

meningkatkan keterampilan komunikasi , memberikan waktu yang cukup untuk menjawab pertanyaan pasien , dan memastikan pasien memahami setiap langkah yang akan diambil

e)

mengelola jadwal dengan lebih efisien dan memberikan penjelasan serta permintaan maaf jika terjadi penundaan

3.

Setelah mendapatkan perawatan seperti tambal gigi atau perawatan saluran akar, pasien mengalami komplikasi atau rasa sakit yang tidak kunjung hilang. manakah penyelesaian masalah yang tepat pada kasus di atas ?

a)

melalui diskusi yang jelas tentang harapan dan batasan prosedur sebelum memulai perawatan. komunikasi terbuka mengenai hasil yang realistis sangat penting

b)

memberikan estimasi biaya yang jelas di awal dan mendapatkan persetujuan dari pasien sebelum melakukan prosedur tambahan

c)

mendengarkan keluhan pasien dengan empati , memberikan penjelasan yang rinci tentang kondisi yang terjadi , dan menawarkan solusi seperti perawatan ulang atau rujukan ke spesialis jika diperlukan

d)

meningkatkan keterampilan komunikasi , memberikan waktu yang cukup untuk menjawab pertanyaan pasien , dan memastikan pasien memahami setiap langkah yang akan diambil

e)

mengelola jadwal dengan lebih efisien dan memberikan penjelasan serta permintaan maaf jika terjadi penundaan

4.

Pasien merasa tidak diberi penjelasan yang cukup tentang prosedur yang akan dilakukan, sehingga merasa cemas dan tidak yakin dengan keputusan perawatan. manakah penyelesaian masalah yang tepat pada kasus di atas ?

a)

melalui diskusi yang jelas tentang harapan dan batasan prosedur sebelum memulai perawatan. komunikasi terbuka mengenai hasil yang realistis sangat penting

b)

memberikan estimasi biaya yang jelas di awal dan mendapatkan persetujuan dari pasien sebelum melakukan prosedur tambahan

c)

mendengarkan keluhan pasien dengan empati , memberikan penjelasan yang rinci tentang kondisi yang terjadi , dan menawarkan solusi seperti prawatan ulang atau rujukan ke spesialis jika diperlukan

d)

meningkatkan keterampilan komunikasi , memberikan waktu yang cukup untuk menjawab pertanyaan pasien , dan memastikan pasien memahami setiap langkah yang akan diambil

e)

mengelola jadwal dengan lebih efisien dan memberikan penjelasan serta permintaan maaf jika terjadi penundaan

5.

Terapis sering terlambat atau ada penundaan dalam jadwal perawatan, yang membuat pasien merasa tidak dihargai. manakah penyelesaian masalah yang tepat pada kasus di atas ?

a)

melalui diskusi yang jelas tentang harapan dan batasan prosedur sebelum memulai perawatan. komunikasi terbuka mengenai hasil yang realistis sangat penting

b)

memberikan estimasi biaya yang jelas di awal dan mendapatkan persetujuan dari pasien sebelum melakukan prosedur tambahan

c)

mendengarkan keluhan pasien dengan empati , memberikan penjelasan yang rinci tentang kondisi yang terjadi , dan menawarkan solusi seperti prawatan ulang atau rujukan ke spesialis jika diperlukan

d)

meningkatkan keterampilan komunikasi , memberikan waktu yang cukup untuk menjawab pertanyaan pasien , dan memastikan pasien memahami setiap langkah yang akan diambi

e)

mengelola jadwal dengan lebih efisien dan memberikan penjelasan serta permintaan maaf jika terjadi penundaan

6.

suatu sistem peraturan yang di dalamnya terdapat norma-norma dan sanksi-sanksi yang bertujuan untuk mengendalikan perilaku manusia, menjaga ketertiban dan keadilan, serta mencegah terjadinya kekacauan termasuk  definisi hukum….?

a)

Hukum Pidana

b)

Hukum Administrasi

c)

Hukum Perdata

d)

Hukum Secara Umum

e)

Hukum Kesehatan

7.

yang mengatur hubungan hukum antara orang satu dan orang yang lain dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan. contohnya utang piutang, Masalah kepemilikan barang (jual-beli) termasuk definisi hukum….?

a)

Hukum Pidana

b)

Hukum Perdata

c)

Hukum Administrasi

d)

Hukum secara Umum

e)

Hukum Kesehatan

8.

hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan yang dilarang/ melanggar hukum dengan disertai sanksi sanksi hukum yang tegas dan jelas terhadap pelanggarnya contohnya Pencurian, Perampokan, Pembunuhan, Korupsi, Pemalsuan dokumen, Penipuan dan sejenisnya. termasuk definisi hukum….?

a)

Hukum Kesehatan

b)

Hukum Pidana

c)

Hukum Kesehatan

d)

Hukum secara Umum

e)

Hukum Perdata

9.

Sebab utama tumbuhnya hukum Kesehatan, pernyataan yang benar dibawah kecuali…?

a)

Kebutuhan pasien akan perlindungan hukum

b)

Kebutuhan akan perlindungan hukum bagi para ahli

c)

Kebutuhan akan perlindungan hukum bagi pihak ketiga

d)

Kebutuhan akan perlindungan bagi kepentingan umum

e)

Kebutuhan akan pengendalian sumber daya manusia

10.

Manakan paraturan perundang-undangan di bawah ini yang secara legal dan umum mengatur mengenai kesehatan dan juga termasuk Omnibus law

a)

UUD Tahun 1945

b)

UU No. 29 Tahun 2004

c)

UU No. 7 Tahun 2023

d)

UU No. 17 Tahun 2023

e)

UU No. 21 Tahun 2023

11.

Sumber hukum kesehatan yang benar kecuali ….?

a)

Nomor HK.01.07/Menkes/671/2020 Tentang Standar Profesi Terapis Gigi Dan Mulut

b)

UU. NO. 23 thn. 2009 Tentang pasien

c)

UU. NO. 36 thn. 2009 Tentang Kesehatan

d)

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

e)

UU. NO. 44 thn. 2009 Tentang Rumah Sakit

12.

Pada tahun berapa didirikan Kelompok Congress on Medical Law) tahun 1982 Peneliti Hukum Kedokteran Indonesia di Universitas Indonesia, bertempat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta…

a)

1 November 1982

b)

1 November 1983

c)

1 November 1984

d)

1 November 1985

e)

1 November 1986

13.

Seorang pasien meninggal setelah operasi karena dokter tidak menjelaskan risiko prosedur kepada keluarga pasien. Keluarga menuntut Rumah Sakit karena merasa tidak diberi informasi yang cukup. Kasus ini berkaitan dengan pelanggaran terhadap prinsip hukum kesehatan yang dikenal sebagai…

a)

Do not Harm

b)

Legal Liability

c)

Non-Maleficence

d)

Informd Concent

e)

Confidentialy

14.

Terapi gigi dan mulut dalam melaksanakan pelayanan harus berperilaku sopan, penuh dedikasi dan bertanggung jawab atas pekerjaannya termasuk perlayanan terhadap….. ?

a)

Masyarakat

b)

Profesi

c)

Sejawat

d)

Klien

e)

Diri Sendiri

15.

Aspek Legal dalam menyelenggarakan praktek/pekerjaan terapi gigi dan mulut di atur oleh…?

a)

UU. NO. 23 thn. 2009 Tentang pasien

b)

UU. NO. 36 thn. 2009 Tentang Kesehatan

c)

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

d)

Mentri Kesehatan RI Tahun 2016 Pasal 22 ayat (1)

e)

Nomor HK.01.07/Menkes/671/2020 Tentang Standar Profesi Terapis Gigi Dan Mulut

16.

Seorang lulusan terapis gigi mampu menguasai pengetahuan toritis yang mendukung kompetensi terapis gigi sehingga dapat menjelaskan kepada keluarga nya, teman sejawat serta profesi lainnya terhadap prinsip, tujuan, tata cara dan resiko yang mungkin timbul dalam pelayanan Kesehatan. Sebutkan tingkatan yang sesuai dengan narasi tersebut menurut piramida miller

a)

Does

b)

Shows

c)

Knows How

d)

Knows

17.

Sebuah puskesmas menolak memberikan pelayanan kepada pasien BPJS dengan alasan keterbatasan obat, padahal masih tersedia obat generik pengganti. Pasien merasa haknya dilanggar. Kasus ini menyangkut pelanggaran terhadap…

a)

Hak Pasien atas kerahasiaan medis

b)

Hak pasien atas keadilan dan pelayanan kesehatan

c)

Hak tenaga kesehatan atas perlindungan hukum

d)

Hak fasilitas kesehatan untuk menolak pasien

e)

semua jawaban salah

18.

Merupakan rumusan dari keseluruhan peran, tugas dan fungsi Terapis Gigi dan Mulut disebut :

a)

Peran Kompetensi

b)

Area Kompetensi

c)

Acuan Kompetensi

d)

Daftar Kompetensi

e)

Dasar Kompetensi

19.

Salah satu tantangan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut saat ini diantaranya :

a)

Puskesmas memiliki pelayanan sesuai standar

b)

Target rasio dokter gigi : populasi sudah terpenuhi

c)

Tepat waktu dalam melakukan sikat gigi

d)

Belum terdapat pencatatan dan pelaporan secara elektronik hingga ke pusat

e)

Ketersediaan SDM kesehatan yang merata

20.

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memiliki moral yang baik  merupakan salah satu komponen kompetensi yang mencakup :

a)

Area Berpikir kritis dan pengembangan diri

b)

Area ketrampilan sosial, komunikasi dan pengelolaan Informasi

c)

Area profesionalisme dan kepatuhan hukum

d)

Area ketrampilan klinis

e)

Area implementasi pelayanan asuhan

21.

Area kompetensi Terapis Gigi dan Mulut terdiri dari, kecuali

a)

Hak dan Kewajiban pasien

b)

Ketrampilan sosial, komunikasi dan pengelolaan Informasi

c)

Berpikir kritis dan pengembangan diri

d)

Ketrampilan klinis Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut

e)

Pengelolaan asuhan kesehatan gigi dan mulut

22.

Pengelolaan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut meliputi, kecuali:

a)

Pengkajian/ pengumpulan data kesehatan gigi dan mulut individu, keluarga dan kelompok masyarakat.

b)

Menyusun rencana asuhan kesehatan gigi dan mulut individu, keluarga dan kelompok masyarakat

c)

Melaksanakan Intervensi/ implementasi asuhan kesehatan gigi dan mulut individu, keluarga dan kelompok masyarakat

d)

Melakukan tindakan kuratif lanjutan  dalam asuhan kesehatan gigi dan mulut individu, keluarga dan kelompok masyarakat

e)

Melakukan evaluasi pelaksanaan asuhan kesehatan gigi dan mulut

23.

Kemampuan ketrampilan menurut Piramida Miller pada tingkatan ke-3 adalah :

a)

Terampil melakukan secara mandiri

b)

Mampu beradaptasi

c)

Menguasai pengetahuan teoritis

d)

Menguasai pengetahuan teoritis dar ketrampilan klinis.

e)

Mampu melaksanakan ketrampilan klinis

24.

Pemeriksaan/ pengkajian masalah kesehatan gigi terdiri dari, kecuali

a)

Membuat perencanaan perawatan asuhan kesehatan gigi dan mulut sesuai kebutuhan

b)

Pemeriksaan tanda vital ( vital sign )

c)

Pengkajian riwayat Alergi

d)

Pemeriksaan Extra Oral

e)

Pemeriksaan Intra Oral

25.

Pembersihan karang gigi pada kalkulus dengan gingivitis tanpa kelainan merupakan bagian dari :

a)

Tindakan kuratif terbatas tidak dalam rangka kolaboratif

b)

Tindakan propilaksis

c)

Identifikasi penyakit

d)

Tindakan Kuratif

e)

Tindakan Preventif

26.

Berikut yang tidak termasuk pada prinsip kode etik adalah

a)

Bertanggung Jawab

b)

Adil

c)

Otonomi

d)

Integrotas Moral

e)

Kerja sama

27.

Menurut Prof. Dr. R. Soebakti, S.H dalam tulisannya yang menjelaskan bahwa kode etik suatu profesi berupa norma-norma yang harus diindahkan oleh orang-orang yang menjalankan tugas profesi tersebut. Tulisan beliau tersebut terdapat pada buku yang berjudul…

a)

Etika Bantuan Hukum

b)

Etika Profesi

c)

Etika Terapis Gigi dan Mulut

d)

Pelayanan asuhan Kesehatan gigi

e)

Kode Etik Keperawatan Gigi

28.

Pada Undang-undang RI No 17 Tentang Kesehatan terdapat bunyi “Penyelanggara Upaya Kesehatan dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan Kesehatan” Peraturan tersebut tercantum pada pasal

a)

Pasal 22 ayat 1

b)

Pasal 23 ayat 1

c)

Pasal 21 ayat 2

d)

Pasal 24 ayat 1

e)

Pasal 20 ayat 1

29.

Peraturan-peraturan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Standar Profesi Terapis gigi dan Mulut terdapat pada nomor…

a)

Nomor 20 tahun 2016

b)

Nomor 1513 tahun 2022

c)

Nomor 28 tahun 2017

d)

Nomor 75 tahun 2014

e)

Nomor 671 tahun 2020

30.

Terapis gigi dan mulut wajib merujuk kepada tenaga Kesehatan yang berwenang apabila menemukan kasus di luar kewenangan. Pernyataan tersebut termasuk kode etik terapis gigi dan mulut terhadap…

a)

Kode etik terhadap teman sejawat

b)

Kode etik terhadap diri sendiri

c)

Kode etik terhadap Masyarakat

d)

Kode etik terhadap klien/pasien

e)

Kode etik terhadap profesi

31.

Sebagai acuan dan landasan bagi Terapis Gigi dan Mulut dalam menjalankan tugas dantanggung jawabnya memberikan Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut. Merupakan salah satu point dari Keputusan Menteri Kesehatan tentang standar profesi terapi gigi dan mulut pada nomor

a)

KMK-No.HK.01.07-MENKES-671-2020

b)

KMK-No.HK.01.07-MENKES-165-2023

c)

KMK-No.HK.01.07-MENKES-2118-2023

d)

KMK-No.HK.01.07-MENKES-1276-2023

e)

KMK-No.HK.01.07-MENKES-1513-2022

32.

Seorang pasien datang ke klinik gigi dengan perdarahan hebat pasca pencabutan gigi di tempat lain. Pasien tampak pucat dan lemah. Terapis gigi dan mulut yang bertugas segera menghentikan perdarahan dengan cara sederhana dan merujuk pasien ke rumah sakit. Dari sisi etika dan hukum, tindakan terapis gigi tersebut termasuk dalam prinsip?

a)

Melakukan tindakan di luar kewenangan karena situasi darurat

b)

Mengabaikan kewajiban karena pasien bukan tanggung jawab langsungnya

c)

Menjalankan prinsip beneficence (berbuat baik) sesuai kompetensi

d)

Melanggar aturan karena tidak menyelesaikan tindakan sampai tuntas

e)

Tidak sesuai hukum karena harus menunggu dokter gigi

33.

Mengapa kerahasiaan informasi pasien penting dalam etika pelayanan di rumah sakit?

a)

Agar pasien merasa penting dan dihormati

b)

Untuk melindungi informasi pasien dari calon pemberi perawatan

c)

Agar pasien tidak tahu tentang perawatan mereka

d)

Untuk membatasi akses staf medis ke informasi pasien

e)

Membatasi informasi ke keluarga pasien

34.

Seorang pasien mengalami tersedak gigi tiruan hingga menyebabkan sesak napas. Terapis gigi dan mulut sedang berada di lokasi dan melakukan tindakan pertolongan pertama dengan Heimlich maneuver sebelum pasien dibawa ke IGD.
Dari sisi hukum, tindakan ini dianggap?

a)

Melanggar kewenangan karena bukan tindakan gigi dan mulut

b)

Sah secara hukum karena kondisi darurat yang mengancam nyawa

c)

Tidak diperbolehkan karena harus menunggu dokter gigi

d)

Termasuk malpraktik meski berhasil menyelamatkan pasien

e)

Tidak etis karena dilakukan di luar fasilitas medis

35.

Pasien datang dengan wajah bengkak dan kesulitan bernapas akibat abses gigi. Terapis gigi dan mulut hanya memberikan kompres dingin dan menyarankan pasien pulang tanpa rujukan lebih lanjut. Pasien kemudian mengalami komplikasi serius.
Secara hukum dan etika, tindakan terapis gigi tersebut termasuk?

a)

Sesuai aturan karena tidak boleh memberi obat

b)

Tidak etis karena lalai memberi pertolongan awal yang seharusnya

c)

Tepat karena pasien harus mencari dokter gigi sendiri

d)

Tidak bermasalah karena bukan kewenangan terapis gigi

e)

Sudah cukup dengan memberi saran kompres

36.

Perubahan signifikan dengan diberlakukannya UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, dan implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan sejarah hukum kesehatan di Indonesia pada

a)

Orde lama

b)

Orde baru

c)

Era kemerdekaan

d)

Era Reformasi- sekarang

e)

Semua jawaban salah

37.

Di indonensia masih banyak daerah terpencil yang masih susah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Di sebuah desa X Klinik terdekat berjarak lebih dari 20 kilometer, dan fasilitas kesehatan yang ada tidak memiliki cukup tenaga medis ataupun obat-obatan. Tina, seorang ibu dengan empat orang anak, harus mengantar anak bungsunya yang sakit ke klinik tersebut dengan menggunakan ojek. Setibanya di klinik, Siti mendapati bahwa dokter yang biasa bertugas sedang cuti, dan penggantinya belum tiba. Akibatnya, Siti harus menunggu selama berjam-jam sebelum anaknya bisa diperiksa. Kasus di atas menggambarkan tantangan hukum kesehatan di Indonesia pada aspek

a)

Malpraktek

b)

Layanan Kesehatan

c)

Tenaga Kesehatan

d)

Kesetaraan layanan Kesehatan

e)

semua jawaban benar

38.

Sebuah klinik gigi di daerah perkotaan mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa alat-alat kesehatan gigi yang canggih dan mahal. Namun, jumlah alat tersebut terbatas dan hanya cukup untuk melayani sebagian kecil pasien yang datang ke klinik. Di antara pasien yang membutuhkan perawatan, terdapat dua pasien dengan kondisi yang berbeda. Pak Rahmat adalah seorang buruh dengan penghasilan minim yang membutuhkan tindakan segera, dan Bu Melati seorang pengusaha kaya yang mampu membayar perawatan dengan harga tinggi yang hanya ingin mencoba memeriksakan giginya dengan alat yang canggih tersebut. Dokter gigi yang bertugas yaitu drg. Lina harus memutuskan siapa yang akan mendapatkan perawatan menggunakan alat canggih tersebut. Ia tahu bahwa secara etika, ia harus menjamin distribusi sumber daya kesehatan secara adil, tanpa diskriminasi. Bagaimana Dr. Lina seharusnya mengambil keputusan untuk menjamin distribusi sumber daya kesehatan secara adil antara Pak Rahmat dan Bu Melati?

a)

Memberikan perawatan kepada Pak Rahmat karena ia tidak mampu membayar perawatan yang mahal

b)

Memberikan perawatan kepada Bu Melati karena ia mampu membayar dengan harga tinggi dan membantu keuangan klinik

c)

Memberikan perawatan secara bergantian kepada keduanya, tanpa memperhatikan kemampuan ekonomi mereka

d)

Memprioritaskan Pak Rahmat karena prinsip keadilan menuntut distribusi sumber daya yang lebih besar kepada yang lebih membutuhkan.

e)

Menyampaikan situasi kepada kedua pasien dan membiarkan mereka memutuskan siapa yang akan menerima perawatan terlebih dahulu

39.

Dr. Sinta adalah seorang dokter gigi yang terkenal di kotanya. Suatu hari, ia menerima seorang pasien bernama Pak Joko yang datang untuk mendapatkan perawatan gigi. Pak Joko meminta drg. Sinta untuk mencabut giginya yang terasa sakit. Setelah melakukan pemeriksaan, drg. Sinta menyadari bahwa gigi tersebut sebenarnya masih bisa diselamatkan dengan perawatan yang lebih konservatif, seperti penambalan atau perawatan saluran akar. Namun, karena jadwalnya yang sangat padat dan untuk menghemat waktu, drg. Sinta memutuskan untuk langsung mencabut gigi Pak Joko tanpa memberikan penjelasan tentang alternatif perawatan yang tersedia. Pak Joko yang tidak mengetahui pilihan lain tersebut, menyetujui tindakan pencabutan gigi. Tindakan drg. Sinta dapat dianggap sebagai pelanggaran Penerapan kode etik terapi gigi dan mulut terhadap pelayan asuhan kesehatan gigi dan mulut aspek Beneficence (Kebajikan) karena

a)

drg. Sinta melakukan pencabutan gigi dengan cepat tanpa memperhatikan keinginan pasien.

b)

drg. Sinta tidak memberikan pilihan alternatif perawatan kepada pasien dan langsung melakukan tindakan pencabutan.

c)

drg. Sinta menerima pasien yang tidak memiliki asuransi kesehatan

d)

drg. Sinta tidak mematuhi permintaan awal pasien untuk mencabut giginya

e)

drg. Sinta tidak memprioritaskan pasien lain yang lebih membutuhkan perawatan segera.

40.

Di sebuah puskesmas, drg. Andi, seorang dokter gigi, menyadari bahwa banyak anak-anak di daerah tersebut mengalami karies gigi. Untuk mengatasi masalah ini, drg. Andi menginisiasi program promotif dengan mengadakan kegiatan edukasi di sekolah-sekolah. Ia mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang benar, serta memberikan informasi tentang makanan yang baik untuk kesehatan gigi. Selain itu, drg. Andi juga membagikan sikat gigi dan pasta gigi kepada para siswa sebagai bagian dari program tersebut. Kegiatan yang dilakukan oleh drg. Andi merupakan contoh dari aspek promotif dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut karena

a)

drg. Andi melakukan pemeriksaan gigi rutin kepada para siswa di sekolah-sekolah

b)

drg. Andi memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut.

c)

drg. Andi memberikan perawatan gigi secara gratis kepada anak-anak yang kurang mampu.

d)

drg. Andi menyediakan peralatan kesehatan gigi yang lengkap di setiap sekolah

e)

-anak yang sudah mengalami karies gigi secara langsung.

41.

Seorang pasien di poli gigi mengunjungi klinik untuk perawatan gigi dan diberitahu oleh dokter bahwa ia memerlukan prosedur perawatan saluran akar. Namun, dokter tidak memberikan penjelasan rinci tentang risiko dan manfaat prosedur tersebut. Apa yang seharusnya dilakukan dokter untuk mematuhi prinsip etika persetujuan terinformasi?

a)

Melanjutkan prosedur tanpa memberikan penjelasan rinci karena pasien percaya pada keahlian dokter

b)

Menjelaskan secara rinci tentang prosedur, termasuk risiko, manfaat, dan alternatif yang ada, serta mendapatkan persetujuan tertulis dari pasien sebelum melanjutkan.

c)

Menunggu sampai pasien mengajukan pertanyaan untuk memberikan informasi yang diperlukan

d)

) Hanya memberikan informasi dasar tentang prosedur tanpa menjelaskan risiko dan manfaat secara rinci.

42.

Seorang dokter gigi di poli gigi berbagi informasi pribadi tentang seorang pasien kepada rekan kerjanya yang tidak terlibat dalam perawatan pasien. Tindakan ini melanggar prinsip etika apa?

a)

Otonomi

b)

Beneficience

c)

Kerahasiaan

d)

Keadilan

43.

Seorang dokter gigi di poli gigi menerima komisi dari perusahaan dental untuk setiap produk yang ia rekomendasikan kepada pasiennya. Apa potensi masalah etika yang timbul dari situasi ini?

a)

Dokter mungkin merasa tertekan untuk merekomendasikan produk dari perusahaan tersebut, meskipun produk lain mungkin lebih sesuai atau lebih murah untuk pasien

b)

Dokter tidak akan menghadapi masalah etika karena hanya menerima komisi, bukan uang tunai.

c)

Pasien akan mendapatkan manfaat karena produk yang direkomendasikan memiliki kualitas tinggi.

d)

Dokter akan lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras dalam merawat pasien

44.

Poli gigi menghadapi kekurangan alat untuk perawatan gigi, dan dokter harus memutuskan pasien mana yang harus dirawat terlebih dahulu. Apa prinsip etika utama yang harus dipertimbangkan dalam membuat keputusan ini?

a)

Otonomi pasien

b)

Keadilan dalam distribusi sumber daya

c)

Kompensasi finansial pasien

d)

Preferensi pribadi dokter

45.

Seorang pasien dengan gangguan kognitif datang ke poli gigi untuk perawatan. Dokter

gigi harus memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang sesuai. Apa langkah etika yang paling tepat untuk memastikan pasien tersebut mendapatkan perawatan yang baik?

a)

Mengabaikan kebutuhan khusus pasien dan melanjutkan perawatan seperti biasa

b)

Melakukan perawatan dengan pendekatan standar tanpa penyesuaian khusus.

c)

Menggunakan pendekatan yang dipersonalisasi, melibatkan keluarga pasien jika perlu, dan memastikan bahwa perawatan dilakukan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan dan pemahaman pasien.

d)

Mengarahkan pasien untuk mencari perawatan di tempat lain yang lebih sesuai dengan kondisinya

46.

Seorang dokter gigi menghadapi situasi di mana ia harus memberikan hasil diagnosis yang buruk kepada pasien. Apa prinsip etika yang harus diterapkan dalam berkomunikasi dengan pasien tentang hasil diagnosis ini?

a)

Menghindari komunikasi langsung dan hanya memberikan informasi kepada keluarga pasien

b)

Memberikan informasi dengan jelas dan empatik, tanpa menyembunyikan detail penting, untuk membantu pasien memahami kondisi mereka dan membuat keputusan yang terinformasi.

c)

Memberikan informasi secara singkat tanpa menjelaskan implikasinya agar tidak membuat pasien terlalu khawatir

d)

Menunda komunikasi sampai pasien menunjukkan gejala yang lebih jelas

47.

Seorang pasien di poli gigi menolak perawatan tertentu karena alasan pribadi. Dokter gigi merasa bahwa perawatan tersebut sangat penting untuk kesehatan pasien. Apa prinsip etika yang harus dihormati dalam situasi ini?

a)

Dokter harus memaksa pasien untuk menjalani perawatan tersebut demi kebaikan kesehatan mereka.

b)

Dokter harus menghormati hak pasien untuk membuat keputusan tentang perawatan mereka sendiri, meskipun keputusan tersebut tidak sesuai dengan pandangan medis dokter

c)

Dokter harus mencari cara untuk meyakinkan pasien secara agresif agar menerima perawatan

d)

Dokter harus menunda semua perawatan sampai pasien berubah pikiran.

48.

 Undang-Undang yang mengatur tentang penyelenggaraan rumah sakit dan prinsip etika pelayanan di rumah sakit di Indonesia adalah

a)

Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

b)

Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

c)

Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

d)

Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan

49.

Undang-Undang yang memberikan perlindungan kepada pasien dalam pelayanan kesehatan termasuk hak pasien dan kewajiban tenaga kesehatan adalah

a)

Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

b)

Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

c)

Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

d)

Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

50.

Undang-Undang yang mengatur tentang kode etik dan tanggung jawab tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya adalah

a)

Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

b)

Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

c)

Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

d)

Undang-Undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan

51.

Instrumen internasional pertama tentang etik penelitian kesehatan untukmencegah penelitian kesehatan yang tidak manusiawi adalah

a)

Kode etik nuremberg

b)

Deklarasi Helsinki

c)

Studi penyakit sifilis oleh turkegee

d)

Kebijakan Riset nasional

e)

Laporan The Belmont

52.

Seorang pasien datang untuk perawatan scaling. Tiga minggu kemudian, pasien mengalami demam, nyeri sendi, dan terdapat lesi kulit. Alat yang digunakan sebelumnya tidak disterilkan sesuai SOP. Faktor manakah yang paling mungkin menyebabkan kondisi pasien?

a)

Reaksi imun terhadap bahan fluoride dalam pasta gigi

b)

Trauma mekanik akibat penggunaan scaler yang terlalu keras

c)

Paparan silang bakteri dan virus dari alat yang tidak steril

d)

Kontaminasi udara di ruang perawatan karena ventilasi buruk

e)

Sensitivitas gigi terhadap perubahan pH saliva

53.

Setelah kasus selesai, pasien mendapat perbaikan medis, dan tenaga medis diberi sanksi. Edukasi publik penting untuk?

a)

Lapor ke Dinas Kesehatan & IDI/PDGI untuk verifikasi izin, lapor polisi jika pidana (UU No. 29 Tahun 2004 Pasal 34 & 45)

b)

Mencegah praktik illegal & pemasangan behel tanpa indikasi (UU No. 29 Tahun 2004 Pasal 34 & 45)

c)

Bukti klinis untuk penanganan & laporan hukum (UU No. 29 Tahun 2004 Pasal 34 & 45)

d)

Stabilkan pasien dan dokumentasikan kronologi (UU No. 29 Tahun 2004 Pasal 34 & 45)

e)

Kontrol infeksi, stabilkan kondiis, rujuk jika perlu (UU No. 29 Tahun 2004 Pasal 34 & 45)

54.

Seorang pasien meninggal setelah pencabutan gigi di klinik yang tidak resmi. Berdasarkan UU Kesehatan, tindakan ini termasuk malpraktik dan dapat diproses secara hukum adalah?

a)

Malpraktik karena kelalaian standar prosedur medis

b)

Pelanggaran administratif ringan

c)

Kesalahan teknis yang tidak dapat dituntut

d)

Risiko estetika veener

e)

Tanggung jawab pasien sendiri

55.

Langkah-langkah untuk mengelola konflik kepentingan: kecuali

a)

Indentikasi dan mengungkapkan

b)

Transparansi

c)

Kebijakan institusi

d)

Review internal

e)

Pemisahan peran

56.

Seorang laki-laki umur 21 tahun dengan keluhan gigi berlubang datang ke klinik swasta. Pada saat dia menunggu antrian untuk dilakukan tindakan tiba-tiba seseorang walikota dan langsung dipanggil ke dalam ruang tindakan tanpa memalui antrian.

Berdasarkan kasus diatas, klinik tersebut tidak menegakkan prinsip etika kesehatan?

a)

Otonomi

b)

Beneficence

c)

Non maleficence

d)

Justice

e)

Confidentiality

57.

Seorang bernama boby berusia 40 tahun datang ke rumah sakit dengan tujuan meminta rekam medis mengenai penyakit seorang pasien. Namun permintaan tersebut tidak diberikan oleh rumah sakit dikarena boby tidak memiliki surat kuasa dari pasien tersebut

Berdasarkan kasus diatas Rumah sakit tersebut sudah sesuai dengan prinsip etika kesehatan apa?

a)

Otonomi

b)

Beneficence

c)

Non maleficence

d)

Justice

e)

Confidentiality

58.

Seorang bernama boby berusia 40 tahun datang ke rumah sakit dengan tujuan meminta rekam medis mengenai penyakit seorang pasien. Namun permintaan tersebut tidak diberikan oleh rumah sakit dikarena boby tidak memiliki surat kuasa dari pasien tersebut

Apabila rumah sakit memenuhi permintaan boby, maka rumah sakit tersebut melakukan jenis pelanggaran etika?

a)

Pelanggaran privasi dan kerahasiaan

b)

Pengabaian

c)

Malpraktik

d)

Konflik kepentingan

e)

Diskriminasi

59.

Dibawah ini merupakan pelanggaran etika yang bersifat murni, kecuali:

a)

Menarik imbalan tidak wajar

b)

Mengambil alih pasien tanpa persetujuan sejawat

c)

Memberikan surat keterangan palsu

d)

Memuji diri sendiri di depan pasien

e)

Tidak pernah mengikuti pendidikan dokter berkesinambungan

60.

Berikut ini jenis-jenis sanksi-sanksi yang dapat diberikan kepada pelanggar etika kesehatan?

a)

Teguran atau tuntutan secara  lisan atau tulisan

b)

Penundaan kenaikan gaji atau pangkat

c)

Pencabutan izin praktek untuk sementara atau selama-lamanya

d)

Penurunan gaji atau pangkat setingkat lebih rendah

e)

Hukuman 5 (lima) tahun penjara

61.

Seorang terapis gigi harus menghormati keputusan pasien terkait pengobatan yang diinginkan. Hal ini mencerminkan prinsip etika kesehatan apa?

a)

Justice

b)

Autonomy

c)

Non-maleficence

d)

Beneficence

62.

Seorang terapis gigi sedang menangani pasien yang memerlukan tindakan cepat untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Tindakan ini mencerminkan prinsip?

a)

Autonomy

b)

Non-maleficence

c)

Beneficence

d)

Justice

63.

Ketika terapis gigi menghindari tindakan yang dapat merugikan pasien, ia menjalankan prinsip?

a)

Justice

b)

Autonomy

c)

Non-maleficence

d)

Beneficence

64.

Pasien menuntut terapis gigi karena merasa haknya tidak dihormati. Dalam hal ini, hukum yang digunakan untuk menuntut disebut?

a)

Etika profesi

b)

Hukum kesehatan

c)

Norma sosial

d)

Kode etik

65.

Seorang terapis gigi memberikan perawatan kepada pasien tanpa memandang status sosial mereka. Hal ini mencerminkan prinsip etika?

a)

Justice

b)

Non-maleficence

c)

Autonomy

d)

Beneficence

66.

Terapis gigi yang bekerja sesuai dengan standar perawatan yang adil dan setara bagi semua pasien menerapkan prinsip?

a)

Otonomi

b)

Justice

c)

Non-maleficence

d)

Beneficence

67.

Terapis gigi menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kerugian kepada pasien. Prinsip ini dikenal sebagai?

a)

Autonomy

b)

Beneficence

c)

Justice

d)

Non-maleficence

68.

Seorang terapis yang memberikan perawatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan pasien menerapkan prinsip?

a)

Autonomy

b)

Justice

c)

Beneficence

d)

Non-maleficence

69.

Pasien memutuskan untuk menolak tindakan medis tertentu. Terapis gigi wajib menghormati keputusan ini berdasarkan prinsip?

a)

Non-maleficence

b)

Beneficence

c)

Justice

d)

Autonomy

70.

Terapis gigi yang menjaga kerahasiaan informasi medis pasien menerapkan prinsip?

a)

Non-maleficence

b)

Beneficence

c)

Justice

d)

Confidentiality

71.

Pasien memiliki hak untuk mendapatkan penjelasan mengenai prosedur medis yang akan dilakukan. Hak ini disebut?

a)

Hak atas layanan

b)

Hak atas penjelasan

c)

Hak atas akses informasi

d)

Hak atas konsultasi

72.

Seorang pasien memiliki hak untuk menolak tindakan medis kecuali dalam situasi?

a)

Kegawatdaruratan

b)

Penyakit kronis

c)

Kecelakaan ringan

d)

Penyakit non-infeksi

73.

Pasien harus memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada tenaga medis. Ini adalah contoh dari?

a)

Hak

b)

Kewajiban

c)

Kebijakan

d)

Pilihan

74.

Seorang pasien menuntut fasilitas kesehatan karena merasa tidak mendapatkan pelayanan sesuai standar. Tindakan ini mencerminkan hak pasien untuk?

a)

Menolak tindakan

b)

Mendapatkan informasi

c)

Menggugat

d)

Konsultasi

75.

Pasien memiliki hak untuk didampingi oleh keluarganya dalam keadaan?

a)

Konsultasi umum

b)

Kritis

c)

Rawat inap

d)

Pemeriksaan rutin

76.

Hak pasien untuk meminta second opinion bertujuan untuk?

a)

Mendapatkan layanan tambahan

b)

Memverifikasi diagnosis

c)

Menghindari tindakan medis

d)

Menolak perawatan

77.

Pasien berhak mendapatkan akses rekam medis yang lengkap. Hal ini terkait dengan hak pasien untuk?

a)

Kerahasiaan

b)

Privasi

c)

Informasi

d)

Konsultasi

78.

Salah satu kewajiban pasien adalah?

a)

Mendapatkan akses informasi

b)

Menyampaikan keluhan

c)

Mematuhi nasihat medis

d)

Menolak tindakan

79.

Seorang pasien di rumah sakit wajib memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk?

a)

Membayar jasa layanan

b)

Menolak pengobatan

c)

Menuntut fasilitas lebih baik

d)

Memberikan umpan balik

80.

Pasien memiliki hak untuk menggugat fasilitas kesehatan jika layanan yang diberikan?

a)

Tidak sesuai harapan

b)

Terlambat

c)

Tidak sesuai standar

d)

Terbatas

81.

Seorang terapis gigi melakukan pemeriksaan gratis di sekolah dasar. Ini adalah contoh peran terapis gigi dalam?

a)

Promosi kesehatan

b)

Tanggung jawab sosial

c)

Penelitian

d)

Edukasi klinis

82.

Terapis gigi melakukan penyuluhan mengenai kesehatan mulut di komunitas. Tindakan ini termasuk dalam peran?

a)

Pengobatan kuratif

b)

Pencegahan spesifik

c)

Edukasi masyarakat

d)

Perawatan rehabilitatif

83.

Salah satu prinsip dalam tanggung jawab sosial terapis gigi adalah tidak melakukan tindakan yang merugikan. Prinsip ini disebut?

a)

Autonomy

b)

Beneficence

c)

Justice

d)

Non-maleficence

84.

Terapis gigi memberikan layanan yang adil kepada semua pasien tanpa diskriminasi. Ini mencerminkan prinsip?

a)

Non-maleficence

b)

Justice

c)

Beneficence

d)

Autonomy

85.

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh terapis gigi dalam memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat adalah?

a)

Kesadaran masyarakat rendah

b)

Keterbatasan teknologi

c)

Kurangnya bahan baku medis

d)

Masalah lingkungan

86.

Seorang terapis gigi menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang kesehatan gigi. Ini adalah bagian dari upaya?

a)

Promosi kesehatan

b)

Pencegahan penyakit

c)

Rehabilitasi kesehatan

d)

Riset masyarakat

87.

Terapis gigi berperan dalam penelitian terkait prevalensi penyakit gigi di masyarakat. Tindakan ini bertujuan untuk?

a)

Menentukan diagnosis

b)

Mengembangkan kebijakan kesehatan

c)

Meningkatkan pengetahuan masyarakat

d)

Melaksanakan layanan kuratif

88.

Pelatihan dan pengembangan profesional adalah langkah untuk?

a)

Meningkatkan peran terapis gigi

b)

Mengatasi masalah masyarakat

c)

Mengurangi biaya perawatan

d)

Menyelesaikan konflik etika

89.

Terapis gigi memberikan pelayanan di klinik gigi keliling. Ini adalah contoh dari?

a)

Promosi kesehatan

b)

Pelayanan kesehatan komunitas

c)

Rehabilitasi pasien

d)

Edukasi formal

90.

Salah satu prinsip penting dalam tanggung jawab sosial terapis gigi adalah memberikan layanan yang berkualitas, yang dikenal sebagai?

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Non-Maleficence

d)

Autonomy

91.

Terapis gigi memberikan pelayanan dasar terhadap gangguan kesehatan gigi yang umum dijumpai. Fungsi ini termasuk?

a)

Promotif

b)

Kuratif sederhana

c)

Preventif

d)

Rehabilitatif

92.

Seorang terapis gigi melakukan pencegahan spesifik untuk menghindari penyakit gigi. Ini adalah bagian dari tugas?

a)

Kuratif

b)

Rehabilitatif

c)

Promotif

d)

Preventif

93.

Dalam menjalankan tugasnya, terapis gigi terikat pada standar yang diatur dalam?

a)

Kode Etik Profesi

b)

Permenkes

c)

Peraturan Daerah

d)

Kebijakan Klinik

94.

Terapis gigi melakukan tindakan cepat untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut pada gigi pasien. Fungsi ini dikenal sebagai?

a)

promotif

b)

Preventif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

95.

Pelayanan yang diberikan oleh terapis gigi bertujuan untuk membatasi disabilitas pasien. Tindakan ini merupakan bagian dari fungsi?

a)

Kuraitf

b)

Promotif

c)

Rehabilitatif

d)

Preventif

96.

Terapis gigi melakukan promosi kesehatan di masyarakat. Tindakan ini termasuk dalam fungsi?

a)

Preventif

b)

Promotif

c)

Rehibiltatif

d)

Kuraitf

97.

Dalam Permenkes Nomor HK.01.07/MENKES/671/2020, terapis gigi diizinkan bekerja di?

a)

Klinik Swasta ilegal

b)

Rumah Sakit atau Puskesmas

c)

Organisasi Kesehatan Internasional

d)

Perusahaan Farmasi

98.

Tugas utama terapis gigi adalah memberikan pelayanan berdasarkan?

a)

Kebutuhan pasien

b)

Kemampuan finansial pasien

c)

Permintaan pemerintah

d)

Standar profesi

99.

Pelayanan yang diberikan terapis gigi mencakup diagnosis dini. Fungsi ini merupakan bagian dari?

a)

Promotif

b)

Preventif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

100.

Terapis gigi bekerja sama dengan dokter gigi di klinik. Fungsi ini termasuk dalam pelayanan?

a)

Mandiri

b)

Kolaboratif

c)

Rehabilitatif

d)

Inisiatif