WorksheetsSOAL KOMPETENSI TEKNIS_8
Total questions: 90
Worksheet time: 45mins
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan di Indonesia. Tujuan dari PKH adalah sebagai berikut, kecuali:
Meningkatkan taraf hidup keluarga miskin
Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan
Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian
Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan
Menyediakan lapangan kerja baru di daerah tertinggal
Dalam program bantuan sosial, indeks bantuan bagi korban pelanggaran HAM berat ditetapkan sebesar Rp. 10.800.000 per tahun. Jika bantuan ini diberikan secara bertahap setiap 2 bulan, berapakah jumlah bantuan yang diterima oleh korban pelanggaran HAM berat dalam satu kali pencairan?
Rp. 900.000
Rp. 1.800.000
Rp. 2.700.000
Rp. 5.400.000
Rp. 10.800.000
Dalam proses penyaluran bantuan sosial, salah satu peran penting SDM adalah memastikan bahwa bantuan sosial yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditransaksikan dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Peran lain dari SDM dalam penyaluran bantuan sosial yang bukan termasuk perannya adalah:
Menyampaikan informasi indeks bantuan per kategori kepada KPM melalui P2K2
Memastikan bantuan sosial yang diterima oleh KPM sesuai dengan nominal dalam SP2D/Data bayar
Melakukan pengecekan lapangan atas instruksi Kemensos terhadap data penyaluran yang perlu dilakukan penelitian
Memastikan bantuan sosial diterima tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan
Memastikan bantuan sosial yang diterima KPM dimanfaatkan sesuai peruntukannya
Ibu Siti adalah seorang peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mendapatkan bantuan selama beberapa tahun. Seiring berjalannya waktu, usaha kecil yang dijalankan oleh keluarga Ibu Siti berkembang pesat, dan kondisi ekonomi keluarganya pun membaik. Setelah melalui evaluasi, Ibu Siti dinyatakan telah mengalami graduasi sejahtera mandiri.
Ibu Siti akan tetap menerima bantuan PKH karena usaha kecilnya masih memerlukan dukungan.
Ibu Siti akan dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan tidak lagi menerima bantuan dari pemerintah.
Ibu Siti dapat memilih untuk tetap menerima bantuan jika merasa masih membutuhkannya.
Ibu Siti akan mendapatkan bantuan tambahan untuk mengembangkan usahanya lebih lanjut.
Ibu Siti hanya akan menerima bantuan sosial lainnya jika usahanya mengalami penurunan.
Pak Budi adalah seorang pendamping PKH yang ditugaskan untuk melakukan verifikasi data KPM di wilayahnya. Dia menemukan bahwa data beberapa KPM sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Apa tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh Pak Budi?
Membiarkan data tersebut tanpa perubahan.
Memperbarui data KPM tersebut dan melaporkannya ke pihak terkait.
Menyusun laporan berdasarkan data lama tanpa melakukan verifikasi ulang.
Menghapus data KPM yang tidak relevan tanpa pemberitahuan.
Mengganti data KPM yang tidak relevan dengan data KPM lain yang memerlukan bantuan.
Ibu Rina, seorang KPM PKH, merasa kebingungan dengan prosedur pencairan bantuan yang dirasa rumit. Sebagai pendamping PKH, apa yang seharusnya dilakukan oleh Bu Wati untuk membantu Ibu Rina?
Membiarkan Ibu Rina mencari tahu sendiri prosedur pencairan bantuan.
Memberikan arahan kepada Ibu Rina mengenai prosedur pencairan dan mendampinginya jika diperlukan.
Menghubungi pihak bank untuk mencairkan bantuan atas nama Ibu Rina.
Menyuruh Ibu Rina untuk menghubungi pusat bantuan PKH secara mandiri.
Menghentikan bantuan kepada Ibu Rina karena dianggap tidak kompeten.
Pak Andi adalah seorang pendamping PKH yang baru saja ditugaskan di desa X. Salah satu tanggung jawabnya adalah memastikan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memahami pentingnya memanfaatkan bantuan sosial sesuai peruntukannya. Suatu hari, Pak Andi mendapati bahwa beberapa KPM di desa X menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan yang tidak sesuai. Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pak Andi sebagai pendamping PKH?
Membiarkan KPM menggunakan bantuan sesuai keinginan mereka.
Melaporkan KPM yang menyalahgunakan bantuan ke pihak berwenang.
Memberikan pemahaman ulang kepada KPM mengenai pentingnya memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan.
Menyita bantuan dari KPM yang menyalahgunakan dan mendistribusikannya ke KPM lain.
Menghentikan sementara bantuan bagi KPM yang menyalahgunakan bantuan.
Bu Dina adalah seorang pendamping PKH yang selalu menunjukkan sikap sabar dan sopan dalam berinteraksi dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Suatu hari, salah satu KPM marah karena merasa tidak puas dengan bantuan yang diterimanya. Bagaimana Bu Dina seharusnya menghadapi situasi ini sesuai dengan kode etik SDM PKH?
Mengabaikan keluhan KPM tersebut dan melanjutkan tugasnya.
Membalas kemarahan KPM dengan sikap tegas dan keras agar KPM tahu kesalahannya.
Menunjukkan sikap tenang, sabar, dan sopan dalam mendengarkan keluhan KPM, serta mencoba mencari solusi bersama.
Menghubungi atasan langsung untuk menyerahkan masalah ini kepadanya.
Menyuruh KPM untuk melaporkan keluhannya ke pihak berwenang tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Pak Budi, seorang pendamping PKH, menemukan bahwa salah satu rekan sejawatnya sering kali datang terlambat dan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebagai pendamping yang mengedepankan integritas, apa yang sebaiknya dilakukan oleh Pak Budi?
Membiarkan rekannya tanpa memberikan komentar karena tidak ingin menimbulkan konflik.
Melaporkan rekannya ke atasan tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.
Menegur rekannya secara baik-baik dan menyarankan untuk lebih disiplin dalam menjalankan tugas.
Mengabaikan masalah tersebut karena tidak berpengaruh langsung pada tugasnya.
Mengambil alih sebagian tugas rekannya untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tanpa memberitahu rekannya.
Bu Wati sebagai koordinator PKH mendapati bahwa salah satu pendamping di bawah bimbingannya seringkali tidak memperhatikan kode etik dalam menjalankan tugas, seperti tidak profesional dalam berinteraksi dengan KPM. Apa yang harus dilakukan Bu Wati untuk memastikan semua pendamping mematuhi kode etik?
Memberikan teguran keras di depan semua pendamping agar menjadi contoh.
Mengabaikan kesalahan tersebut karena tidak ingin merusak hubungan kerja.
Mensosialisasikan kembali kode etik secara rutin dan memberikan bimbingan kepada pendamping yang bersangkutan.
Menyampaikan keluhan ini kepada KPM untuk mendapatkan masukan.
Memindahkan pendamping tersebut ke wilayah lain agar tidak ada masalah lebih lanjut.
Pernyataan berikut ini: "Menunjukkan Budi Bahasa, Sikap, Prilaku, Dan Tindakan Yang Baik, Sabar, Dan Sopan, Saling Menghormati Dan Menghargai Harkat Dan Martabat KPM, Rekan Sejawat, Penanggungjawab PKH, Dan Mitra Kerja" menunjukkan kode etik SDM PKH dalam hal:
Integritas
Profesional
Santun
Disiplin
Transparansi
Pernyataan berikut ini: "Menunjukkan Sikap, Prilaku, Dan Tindakan Yang Bertanggung Jawab, Berdisiplin, Taat Asas, Dan Berkompeten Dalam Melaksanakan Tugas Dan Kewajiban Untuk Mencapai Hasil Kerja Terbaik" menunjukkan kode etik SDM PKH dalam hal:
Integritas
Santun
Profesional
Transparansi
Empati
Akronim HADIR dalam resolusi Kementerian Sosial mencakup beberapa nilai penting yang harus dijunjung oleh setiap insan Kementerian Sosial. Apa saja nilai yang terkandung dalam akronim HADIR?
Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif, Responsif
Humanis, Adaptif, Dinamis, Inklusif, Realistis
Harmonis, Adaptif, Dedikatif, Inovatif, Responsif
Humanis, Asertif, Dedikatif, Inklusif, Responsif
Humanis, Adaptif, Dedikatif, Integratif, Responsif
Dalam mekanisme penegakan kode etik bagi SDM pelaksana PKH, apa langkah pertama yang dilakukan oleh tim pengelola pengaduan?
Menyampaikan laporan hasil pengaduan kepada Direktur Jaminan Sosial Keluarga.
Memilah pengaduan yang bersumber dari email, telepon, SMS, surat, dan media sosial lainnya.
Melakukan pemeriksaan hasil pengaduan dan pengumpulan bukti.
Melaporkan hasil pembahasan kasus kepada komisi etik.
Menetapkan Surat Keputusan (SK) peringatan kepada SDM pelaksana PKH.
Pak Budi, seorang SDM pelaksana PKH, terlambat melaporkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama beberapa minggu, meskipun telah diingatkan sebelumnya. Atas kelalaian ini, Pak Budi diberikan Surat Keputusan (SK) Peringatan Pertama (SP1). Apa jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Pak Budi?
Pelanggaran Berat
Pelanggaran Sedang
Pelanggaran Ringan
Pelanggaran Kritis
Pelanggaran Fatal
Bu Rina, seorang SDM pelaksana PKH, terlibat dalam sebuah kasus hukum yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan dari Kementerian Sosial. Setelah melalui proses investigasi, Bu Rina diberikan Surat Keputusan (SK) Peringatan Ketiga (SP3). Apa konsekuensi yang mungkin dihadapi Bu Rina?
Mendapat teguran dan penundaan pembayaran honorarium
Diberikan pembinaan tambahan tanpa sanksi
Penundaan pembayaran honorarium bulanan
Pengakhiran kontrak kerja
Peringatan tertulis tanpa konsekuensi tambahan
Apa tujuan utama dilaksanakannya Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan (PKH)?
Meningkatkan pendapatan ekonomi KPM
Memperkenalkan teknologi modern kepada KPM
Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman KPM mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan keuangan
Mendorong KPM untuk memulai usaha mandiri
Mengajarkan keterampilan kerajinan tangan kepada KPM
Salah satu tujuan khusus dari pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) adalah:
Meningkatkan kemampuan keluarga PKH dalam mengelola keuangan secara mandiri
Menjaga dan memperkuat perubahan perilaku positif terkait pendidikan, kesehatan, dan pengasuhan anak
Mengembangkan keterampilan teknologi informasi pada keluarga PKH
Memberikan bantuan langsung tunai kepada KPM
Mendorong keluarga PKH untuk mengikuti program-program pemerintah lainnya
Tujuan khusus pelaksanaan P2K2 mencakup peningkatan pengetahuan keluarga PKH mengenai:
Teknik bercocok tanam modern
Cara mendirikan usaha kecil
Kondisi, kebutuhan, dan perawatan yang dibutuhkan lansia dan orang dengan disabilitas berat
Peningkatan akses terhadap teknologi digital
Pengembangan keterampilan dalam kerajinan tangan
Berapa jumlah sesi yang terdapat dalam modul Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) terkait pencegahan dan penanganan stunting?
3 sesi
5 sesi
7 sesi
9 sesi
8 sesi
Apa yang dimaksud dengan program permakanan lanjut usia keluarga tunggal?
Program pemberian makanan untuk semua lansia tanpa memandang status sosial
Program pemberian makanan khusus untuk lansia yang tinggal sendiri tanpa keluarga
Program pemberian makanan bagi lansia yang tinggal di panti jompo
Program pemberian makanan untuk lansia yang bekerja
Program pemberian makanan untuk lansia yang memiliki penyakit kronis
Apa tujuan utama dari pemberian program permakanan bagi lansia?
Meningkatkan pendapatan ekonomi lansia
Memastikan lansia mendapatkan asupan gizi yang memadai
Memberikan hiburan kepada lansia melalui kegiatan sosial
Mengurangi beban pemerintah dalam menangani lansia
Meningkatkan kemandirian lansia dalam beraktivitas sehari-hari
Seorang lansia yang ingin menerima bantuan permakanan dalam kategori lanjut usia dengan keluarga tunggal harus memenuhi beberapa kriteria. Manakah dari pernyataan berikut ini yang tidak termasuk dalam kriteria penerima bantuan tersebut?
Lansia tersebut harus tinggal sendiri tanpa keluarga yang mendampingi.
Lansia tersebut harus berusia minimal 60 tahun ke atas.
Lansia tersebut harus memiliki pendapatan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Lansia tersebut harus berada dalam kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal asupan gizi.
Lansia tersebut harus terdaftar dalam program perlindungan sosial yang diatur oleh pemerintah.
Seorang penyandang disabilitas yang ingin menerima bantuan permakanan harus memenuhi beberapa kriteria tertentu. Manakah dari pernyataan berikut ini yang tidak termasuk dalam kriteria penerima bantuan tersebut?
Penyandang disabilitas tersebut harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Penyandang disabilitas tersebut harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) yang telah dipadankan dengan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil.
Penyandang disabilitas tersebut harus berusia minimal 18 tahun ke atas.
Penyandang disabilitas tersebut tidak boleh menjadi penerima Bansos PKH dan/atau Program Sembako.
Penyandang disabilitas tersebut harus terdaftar sebagai penerima manfaat dalam program perlindungan sosial.
Kelompok masyarakat memiliki berbagai tugas dan kewenangan dalam pelaksanaan bantuan permakanan. Manakah dari berikut ini yang tidak termasuk dalam tugas dan kewenangan kelompok masyarakat?
Melaksanakan norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pelaksanaan bantuan permakanan.
Membuat laporan pelaksanaan dan penggunaan dana permakanan dilengkapi dengan foto dan geotagging sebulan sekali.
Menyusun kebijakan nasional terkait program bantuan permakanan.
Melaksanakan bantuan permakanan mulai dari penyediaan hingga pengantaran permakanan kepada penerima manfaat.
Mengusulkan pencairan dana pemberian permakanan yang dilampirkan dengan RAB dan daftar nama penerima manfaat.
Dalam pelaksanaan Bantuan Permakanan bagi Penyandang Disabilitas, apa yang menjadi kewenangan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)?
Melakukan pengesahan akhir data penerima bantuan permakanan
Melaksanakan penyaluran langsung bantuan permakanan ke seluruh kecamatan
Melakukan koordinasi dengan Pendamping Rehabilitasi Sosial dan/atau Pendamping PKH jika menemukan permasalahan dalam pelaksanaan bantuan permakanan
Menetapkan jumlah bantuan yang diterima oleh setiap penyandang disabilitas
Mengatur logistik pengiriman bantuan permakanan ke berbagai wilayah
Apa salah satu tugas utama Pendamping Sosial PKH dalam pelaksanaan Bantuan Permakanan bagi Penyandang Disabilitas?
Melaksanakan kebijakan nasional terkait bantuan permakanan
Melakukan pengecekan data dan asesmen calon penerima bantuan permakanan
Menetapkan kebijakan alokasi anggaran untuk bantuan permakanan
Menyusun laporan keuangan bulanan untuk bantuan permakanan
Menyalurkan bantuan permakanan langsung ke rumah penerima
Apa tujuan utama dilaksanakannya program PENA oleh Kementerian Sosial?
Menurunkan tingkat kemiskinan melalui pemberian bantuan langsung tunai
Meningkatkan kemandirian sosial ekonomi fakir miskin, kelompok rentan, dan orang tidak mampu
Membangun infrastruktur di daerah terpencil
Memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu
Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin
Menurut Permensos Nomor 7 Tahun 2023, apa yang dimaksud dengan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA)?
Program pemberian bantuan keuangan langsung kepada keluarga miskin dan kelompok rentan
Program pembangunan infrastruktur di daerah terpencil untuk meningkatkan perekonomian
Program pelatihan kerja bagi korban bencana untuk mendapatkan pekerjaan baru
Program membangun jiwa kewirausahaan dan meningkatkan kemampuan berwirausaha bagi keluarga miskin, kelompok rentan, kelompok terpencil, dan/atau korban bencana
Program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial dan budaya di daerah terpencil
Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam kriteria dan syarat penerima manfaat program PENA?
Penerima manfaat harus merupakan penerima bansos aktif.
Penerima manfaat wajib setuju untuk keluar dari bansos jika mendapatkan PENA.
Penerima manfaat diprioritaskan yang berusia 20-40 tahun.
Penerima manfaat diprioritaskan yang memiliki rintisan usaha.
Penerima manfaat harus memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA.
Manakah dari berikut ini yang tidak termasuk dalam landasan hukum pelaksanaan Program Rumah Sejahtera Terpadu?
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011
Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 228 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan No. 254 Tahun 2015
Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 171/HUK/2022
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012
Program Rumah Sejahtera Terpadu dilaksanakan dengan beberapa tujuan utama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan sosial penerima manfaat. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk tujuan utama dari program ini?
Mengembalikan keberfungsian sosial penerima Bantuan Sosial melalui perbaikan kondisi rumah
Meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni
Menumbuhkan nilai-nilai kegotong-royongan, partisipasi, dan kesetiakawanan sosial di antara penerima Bantuan Sosial dan masyarakat setempat
Memberikan bantuan keuangan untuk meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat
Meningkatkan kenyamanan tempat tinggal penerima Bantuan Sosial
Dalam penentuan apakah suatu rumah dianggap layak huni, beberapa kriteria telah ditetapkan. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam kriteria Rumah Layak Huni (RLH)?
Dinding dan/atau atap dalam kondisi rusak yang dapat membahayakan keselamatan penghuni
Lantai rumah terbuat dari keramik yang dalam kondisi baik
tidak memiliki tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) atau memiliki namun tidak layak
Luas lantai kurang dari 7,2 m² per orang
Dinding dan/atau atap terbuat dari bahan yang mudah rusak atau lapuk
Untuk menentukan kelayakan sebuah rumah sebagai Rumah Layak Huni (RLH), terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam persyaratan tersebut?
Rumah harus dimiliki oleh fakir miskin yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Rumah harus berada di atas tanah milik sendiri yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari camat
Rumah harus memiliki akses langsung ke jalan utama yang beraspal
Pemilik rumah belum pernah menerima Bantuan Sosial perbaikan rumah sejenis dari kementerian atau pemerintah daerah
Pemilik rumah harus memiliki kartu identitas diri atau kartu keluarga
Dalam pelaksanaan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST), terdapat standar dan prinsip yang harus diikuti. Manakah dari berikut ini yang merupakan salah satu standar atau prinsip RST?
Menggunakan material bangunan dari luar negeri untuk memastikan kualitas terbaik
Memprioritaskan pembangunan rumah baru daripada rehabilitasi rumah yang ada
Menyediakan fasilitas mewah seperti kolam renang dan garasi pada setiap rumah yang direhabilitasi
Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penghuni dalam setiap aspek rehabilitasi rumah
Mempekerjakan tenaga ahli dari luar daerah untuk memastikan standar pekerjaan yang tinggi
Manakah dari berikut ini yang merupakan tugas pendamping sosial dalam pelaksanaan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST)?
Mengkoordinasikan dan memfasilitasi lintas pemangku kepentingan dengan Pendamping Pemberdayaan Sosial
Menyediakan bahan bangunan untuk rehabilitasi rumah
Melakukan pendataan semua rumah yang memerlukan rehabilitasi di daerah tersebut
Menentukan anggaran yang diperlukan untuk setiap proyek rehabilitasi rumah
Menetapkan kebijakan terkait prioritas penerima manfaat program RST
Apa yang dimaksud dengan Bantuan ATENSI untuk Anak Yatim Piatu?
Bantuan yang diberikan hanya dalam bentuk uang tunai kepada anak yatim piatu yang memerlukan.
Bantuan rehabilitasi sosial yang diberikan kepada anak yatim piatu berdasarkan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial, termasuk pemenuhan kebutuhan hidup layak dan terapi psikososial.
Bantuan pendidikan khusus untuk anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan.
Bantuan makanan dan pakaian untuk anak yatim piatu tanpa adanya dukungan lain.
Bantuan yang hanya diberikan kepada anak yatim piatu yang tinggal di daerah pedesaan.
Apa tujuan utama dari program Bantuan ATENSI untuk anak yatim piatu?
Meningkatkan kekayaan keluarga anak yatim piatu agar dapat hidup lebih nyaman.
Menyediakan perawatan medis gratis untuk semua anak yatim piatu di Indonesia.
Memperkuat tanggung jawab orang tua dan keluarga dalam memenuhi hak anak, serta mendukung anak agar dapat tumbuh kembang secara optimal dan hidup mandiri.
Membantu anak yatim piatu untuk bersekolah di luar negeri.
Menggantikan peran orang tua sepenuhnya dalam pengasuhan anak yatim piatu.
Manakah dari berikut ini yang termasuk kriteria penerima Bantuan ATENSI untuk anak yatim piatu?
Anak yatim piatu yang telah berusia di atas 18 tahun dan memiliki pekerjaan tetap.
Anak yatim piatu yang keluarganya menerima bantuan sosial lainnya seperti PKH atau Sembako.
Anak yatim piatu yang kehilangan ayah, ibu, dan/atau keduanya, belum berusia 18 tahun, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Anak yatim piatu yang tinggal di luar negeri dan terdaftar sebagai warga negara asing.
Anak yatim piatu yang sudah menikah dan tinggal mandiri tanpa dukungan keluarga.
Siti adalah seorang anak yatim piatu berusia 15 tahun yang baru saja menerima Bantuan ATENSI. Ibunya meninggal ketika ia berusia 10 tahun, dan ayahnya meninggal satu tahun yang lalu. Siti tinggal bersama bibinya yang juga merawat dua anak lain. Saat menerima bantuan, bibinya ingin menggunakan dana tersebut untuk beberapa keperluan Siti. Manakah dari berikut ini yang merupakan penggunaan yang paling tepat dan sesuai dengan tujuan dana Bantuan ATENSI?
Menggunakan dana tersebut untuk membeli barang elektronik untuk Siti agar dapat bermain game.
Membayar biaya pendidikan dan menabung sisa dana untuk keperluan pendidikan Siti di masa depan.
Menggunakan seluruh dana untuk membeli pakaian mewah bagi Siti dan saudara-saudaranya.
Menginvestasikan dana tersebut dalam bisnis keluarga bibinya untuk meningkatkan penghasilan mereka.
Membayar untuk liburan keluarga agar Siti dapat bersantai dan melupakan kesedihannya.
Ahmad adalah seorang anak yatim piatu yang telah menerima Bantuan ATENSI sejak usia 10 tahun. Saat ini, Ahmad telah berusia 18 tahun dan sedang menempuh pendidikan di sekolah menengah atas. Baru-baru ini, pihak yang berwenang menghentikan bantuan yang diterima oleh Ahmad. Apa yang mungkin menjadi alasan penghentian bantuan ATENSI yang diterima oleh Ahmad?
Ahmad menggunakan sebagian dana bantuan untuk membantu teman-temannya membeli makanan.
Ahmad pindah sekolah ke kota lain yang lebih jauh dari tempat tinggal sebelumnya.
Ahmad telah berusia 18 tahun dan dianggap telah cukup dewasa untuk mandiri.
Ahmad berhenti bersekolah untuk bekerja membantu bibinya di toko keluarga.
Ahmad sering mengeluhkan jumlah bantuan yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
Seorang pekerja sosial menangani kasus seorang remaja yang mengalami kesulitan beradaptasi di sekolah baru. Remaja tersebut cenderung menarik diri dan sulit berinteraksi dengan teman sebaya. Teknik mana yang paling efektif untuk membantu remaja ini mengatasi masalahnya?
Konfrontasi langsung untuk memaksanya berinteraksi
Terapi perilaku kognitif untuk mengubah pola pikir negatif
Terapi kelompok untuk melatih keterampilan sosial
Pemberian obat-obatan untuk mengatasi kecemasan
Isolasi sementara untuk memberikan waktu berpikir
Seorang siswa baru di sebuah SMA merasa kesulitan bergaul dengan teman-temannya. Ia lebih suka menyendiri dan menghindari interaksi sosial. Intervensi mana yang paling tepat untuk membantunya mengatasi masalah ini?
a. Meminta siswa tersebut untuk segera aktif dalam kegiatan kelompok tanpa persiapan.
b. Membantunya mengubah cara pandang yang negatif tentang interaksi sosial.
c. Memberikan obat penenang agar ia merasa lebih tenang saat berinteraksi.
d. Mengisolasinya sementara agar ia dapat merenungkan perilakunya.
e. Meminta siswa tersebut untuk selalu mengikuti semua kegiatan sekolah.
Ibu Ani merasa sangat tertekan karena harus merawat ibunya yang sakit keras. Seorang pekerja sosial datang untuk membantu. Metode apa yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
Menyarankan Ibu Ani untuk meletakkan ibunya di panti jompo
Memberikan konseling individu kepada Ibu Ani
Membentuk kelompok dukungan bagi pengasuh
Meminta bantuan keluarga besar untuk merawat ibu Ani
Semua jawaban di atas benar
Budi sedang mengalami kesulitan dalam merawat ayahnya yang sakit parah. Ia merasa sangat tertekan. Tindakan apa yang paling tepat untuk membantu Budi dalam situasi ini?
a. Meminta Budi untuk segera meletakkan ayahnya di panti jompo.
b. Memberikan konseling kepada Budi untuk membantu mengelola stresnya.
c. Meminta seluruh anggota keluarga untuk bergantian merawat ayah Budi.
d. Membiarkan Budi menghadapi masalahnya sendiri.
e. Semua opsi di atas sama baiknya.
Suatu upaya untuk mencegah keterbatasan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sosialnya disebut ....
Kesetiakawanan Sosial
Keberfungsian Sosial
Rehabilitasi Sosial
Pencegahan Disfungsi Sosial
Pengembangan Sosial
Manajemen Kasus adalah sebagai suatu sistem pelayanan yang ....
mengorganisasi, mengkoordinasi, dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.
mengorganisasi dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.
mengkoordinasi dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.
Mengorganisasi dan mengkoordinasi suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.
mengorganisasi, mengkoordinasi, dan mengkolaborasikan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.
Pemerintah memberikan penghargaan dan dukungan kepada masyarakat yang berperan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang tertulis pada UU Nomor ....
14 Tahun 2019
13 Tahun 2010
11 Tahun 2019
11 Tahun 2009
13 Tahun 2000
Apa yang dimaksud dengan Home Visit Pekerjaan Sosial?
Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang sulit dijangkau oleh layanan sosial
Kunjungan rumah yang dilakukan di rumah keluarga klien bagi klien yang sulit jarang menjangkau layanan sosial
Kunjungan rumah yang dilakukan di rumah keluarga klien agar menghemat waktu dan tenaga
Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang jarang menjangkau layanan ekonomi
Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang jarang menjangkau layanan dasar
Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 mengatur tentang ....
Rehabilitasi anak terlantar
Kawasan rumah lanjut usia
Kesejahteraan sosial
Penyelenggaraan kesejahteraan sosial
Penyelenggaraan bantuan fakir miskin
