Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL KOMPETENSI TEKNIS_8

Total questions: 90

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan di Indonesia. Tujuan dari PKH adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Meningkatkan taraf hidup keluarga miskin

b)

Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan

c)

Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian

d)

Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan

e)

Menyediakan lapangan kerja baru di daerah tertinggal

2.

Dalam program bantuan sosial, indeks bantuan bagi korban pelanggaran HAM berat ditetapkan sebesar Rp. 10.800.000 per tahun. Jika bantuan ini diberikan secara bertahap setiap 2 bulan, berapakah jumlah bantuan yang diterima oleh korban pelanggaran HAM berat dalam satu kali pencairan?

a)

Rp. 900.000

b)

Rp. 1.800.000

c)

Rp. 2.700.000

d)

Rp. 5.400.000

e)

Rp. 10.800.000

3.

Dalam proses penyaluran bantuan sosial, salah satu peran penting SDM adalah memastikan bahwa bantuan sosial yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditransaksikan dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Peran lain dari SDM dalam penyaluran bantuan sosial yang bukan termasuk perannya adalah:

a)

Menyampaikan informasi indeks bantuan per kategori kepada KPM melalui P2K2

b)

Memastikan bantuan sosial yang diterima oleh KPM sesuai dengan nominal dalam SP2D/Data bayar

c)

Melakukan pengecekan lapangan atas instruksi Kemensos terhadap data penyaluran yang perlu dilakukan penelitian

d)

Memastikan bantuan sosial diterima tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan

e)

Memastikan bantuan sosial yang diterima KPM dimanfaatkan sesuai peruntukannya

4.

Ibu Siti adalah seorang peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mendapatkan bantuan selama beberapa tahun. Seiring berjalannya waktu, usaha kecil yang dijalankan oleh keluarga Ibu Siti berkembang pesat, dan kondisi ekonomi keluarganya pun membaik. Setelah melalui evaluasi, Ibu Siti dinyatakan telah mengalami graduasi sejahtera mandiri.

a)

Ibu Siti akan tetap menerima bantuan PKH karena usaha kecilnya masih memerlukan dukungan.

b)

Ibu Siti akan dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan tidak lagi menerima bantuan dari pemerintah.

c)

Ibu Siti dapat memilih untuk tetap menerima bantuan jika merasa masih membutuhkannya.

d)

Ibu Siti akan mendapatkan bantuan tambahan untuk mengembangkan usahanya lebih lanjut.

e)

Ibu Siti hanya akan menerima bantuan sosial lainnya jika usahanya mengalami penurunan.

5.

Pak Budi adalah seorang pendamping PKH yang ditugaskan untuk melakukan verifikasi data KPM di wilayahnya. Dia menemukan bahwa data beberapa KPM sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Apa tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh Pak Budi?

a)

Membiarkan data tersebut tanpa perubahan.

b)

Memperbarui data KPM tersebut dan melaporkannya ke pihak terkait.

c)

Menyusun laporan berdasarkan data lama tanpa melakukan verifikasi ulang.

d)

Menghapus data KPM yang tidak relevan tanpa pemberitahuan.

e)

Mengganti data KPM yang tidak relevan dengan data KPM lain yang memerlukan bantuan.

6.

Ibu Rina, seorang KPM PKH, merasa kebingungan dengan prosedur pencairan bantuan yang dirasa rumit. Sebagai pendamping PKH, apa yang seharusnya dilakukan oleh Bu Wati untuk membantu Ibu Rina?

a)

Membiarkan Ibu Rina mencari tahu sendiri prosedur pencairan bantuan.

b)

Memberikan arahan kepada Ibu Rina mengenai prosedur pencairan dan mendampinginya jika diperlukan.

c)

Menghubungi pihak bank untuk mencairkan bantuan atas nama Ibu Rina.

d)

Menyuruh Ibu Rina untuk menghubungi pusat bantuan PKH secara mandiri.

e)

Menghentikan bantuan kepada Ibu Rina karena dianggap tidak kompeten.

7.

Pak Andi adalah seorang pendamping PKH yang baru saja ditugaskan di desa X. Salah satu tanggung jawabnya adalah memastikan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memahami pentingnya memanfaatkan bantuan sosial sesuai peruntukannya. Suatu hari, Pak Andi mendapati bahwa beberapa KPM di desa X menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan yang tidak sesuai. Apa yang seharusnya dilakukan oleh Pak Andi sebagai pendamping PKH?

a)

Membiarkan KPM menggunakan bantuan sesuai keinginan mereka.

b)

Melaporkan KPM yang menyalahgunakan bantuan ke pihak berwenang.

c)

Memberikan pemahaman ulang kepada KPM mengenai pentingnya memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan.

d)

Menyita bantuan dari KPM yang menyalahgunakan dan mendistribusikannya ke KPM lain.

e)

Menghentikan sementara bantuan bagi KPM yang menyalahgunakan bantuan.

8.

Bu Dina adalah seorang pendamping PKH yang selalu menunjukkan sikap sabar dan sopan dalam berinteraksi dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Suatu hari, salah satu KPM marah karena merasa tidak puas dengan bantuan yang diterimanya. Bagaimana Bu Dina seharusnya menghadapi situasi ini sesuai dengan kode etik SDM PKH?

a)

Mengabaikan keluhan KPM tersebut dan melanjutkan tugasnya.

b)

Membalas kemarahan KPM dengan sikap tegas dan keras agar KPM tahu kesalahannya.

c)

Menunjukkan sikap tenang, sabar, dan sopan dalam mendengarkan keluhan KPM, serta mencoba mencari solusi bersama.

d)

Menghubungi atasan langsung untuk menyerahkan masalah ini kepadanya.

e)

Menyuruh KPM untuk melaporkan keluhannya ke pihak berwenang tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

9.

Pak Budi, seorang pendamping PKH, menemukan bahwa salah satu rekan sejawatnya sering kali datang terlambat dan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebagai pendamping yang mengedepankan integritas, apa yang sebaiknya dilakukan oleh Pak Budi?

a)

Membiarkan rekannya tanpa memberikan komentar karena tidak ingin menimbulkan konflik.

b)

Melaporkan rekannya ke atasan tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.

c)

Menegur rekannya secara baik-baik dan menyarankan untuk lebih disiplin dalam menjalankan tugas.

d)

Mengabaikan masalah tersebut karena tidak berpengaruh langsung pada tugasnya.

e)

Mengambil alih sebagian tugas rekannya untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tanpa memberitahu rekannya.

10.

Bu Wati sebagai koordinator PKH mendapati bahwa salah satu pendamping di bawah bimbingannya seringkali tidak memperhatikan kode etik dalam menjalankan tugas, seperti tidak profesional dalam berinteraksi dengan KPM. Apa yang harus dilakukan Bu Wati untuk memastikan semua pendamping mematuhi kode etik?

a)

Memberikan teguran keras di depan semua pendamping agar menjadi contoh.

b)

Mengabaikan kesalahan tersebut karena tidak ingin merusak hubungan kerja.

c)

Mensosialisasikan kembali kode etik secara rutin dan memberikan bimbingan kepada pendamping yang bersangkutan.

d)

Menyampaikan keluhan ini kepada KPM untuk mendapatkan masukan.

e)

Memindahkan pendamping tersebut ke wilayah lain agar tidak ada masalah lebih lanjut.

11.

Pernyataan berikut ini: "Menunjukkan Budi Bahasa, Sikap, Prilaku, Dan Tindakan Yang Baik, Sabar, Dan Sopan, Saling Menghormati Dan Menghargai Harkat Dan Martabat KPM, Rekan Sejawat, Penanggungjawab PKH, Dan Mitra Kerja" menunjukkan kode etik SDM PKH dalam hal:

a)

Integritas

b)

Profesional

c)

Santun

d)

Disiplin

e)

Transparansi

12.

Pernyataan berikut ini: "Menunjukkan Sikap, Prilaku, Dan Tindakan Yang Bertanggung Jawab, Berdisiplin, Taat Asas, Dan Berkompeten Dalam Melaksanakan Tugas Dan Kewajiban Untuk Mencapai Hasil Kerja Terbaik" menunjukkan kode etik SDM PKH dalam hal:

a)

Integritas

b)

Santun

c)

Profesional

d)

Transparansi

e)

Empati

13.

Akronim HADIR dalam resolusi Kementerian Sosial mencakup beberapa nilai penting yang harus dijunjung oleh setiap insan Kementerian Sosial. Apa saja nilai yang terkandung dalam akronim HADIR?

a)

Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif, Responsif

b)

Humanis, Adaptif, Dinamis, Inklusif, Realistis

c)

Harmonis, Adaptif, Dedikatif, Inovatif, Responsif

d)

Humanis, Asertif, Dedikatif, Inklusif, Responsif

e)

Humanis, Adaptif, Dedikatif, Integratif, Responsif

14.

Dalam mekanisme penegakan kode etik bagi SDM pelaksana PKH, apa langkah pertama yang dilakukan oleh tim pengelola pengaduan?

a)

Menyampaikan laporan hasil pengaduan kepada Direktur Jaminan Sosial Keluarga.

b)

Memilah pengaduan yang bersumber dari email, telepon, SMS, surat, dan media sosial lainnya.

c)

Melakukan pemeriksaan hasil pengaduan dan pengumpulan bukti.

d)

Melaporkan hasil pembahasan kasus kepada komisi etik.

e)

Menetapkan Surat Keputusan (SK) peringatan kepada SDM pelaksana PKH.

15.

Pak Budi, seorang SDM pelaksana PKH, terlambat melaporkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama beberapa minggu, meskipun telah diingatkan sebelumnya. Atas kelalaian ini, Pak Budi diberikan Surat Keputusan (SK) Peringatan Pertama (SP1). Apa jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Pak Budi?

a)

Pelanggaran Berat

b)

Pelanggaran Sedang

c)

Pelanggaran Ringan

d)

Pelanggaran Kritis

e)

Pelanggaran Fatal

16.

Bu Rina, seorang SDM pelaksana PKH, terlibat dalam sebuah kasus hukum yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan dari Kementerian Sosial. Setelah melalui proses investigasi, Bu Rina diberikan Surat Keputusan (SK) Peringatan Ketiga (SP3). Apa konsekuensi yang mungkin dihadapi Bu Rina?

a)

Mendapat teguran dan penundaan pembayaran honorarium

b)

Diberikan pembinaan tambahan tanpa sanksi

c)

Penundaan pembayaran honorarium bulanan

d)

Pengakhiran kontrak kerja

e)

Peringatan tertulis tanpa konsekuensi tambahan

17.

Apa tujuan utama dilaksanakannya Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan (PKH)?

a)

Meningkatkan pendapatan ekonomi KPM

b)

Memperkenalkan teknologi modern kepada KPM

c)

Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman KPM mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan keuangan

d)

Mendorong KPM untuk memulai usaha mandiri

e)

Mengajarkan keterampilan kerajinan tangan kepada KPM

18.

Salah satu tujuan khusus dari pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) adalah:

a)

Meningkatkan kemampuan keluarga PKH dalam mengelola keuangan secara mandiri

b)

Menjaga dan memperkuat perubahan perilaku positif terkait pendidikan, kesehatan, dan pengasuhan anak

c)

Mengembangkan keterampilan teknologi informasi pada keluarga PKH

d)

Memberikan bantuan langsung tunai kepada KPM

e)

Mendorong keluarga PKH untuk mengikuti program-program pemerintah lainnya

19.

Tujuan khusus pelaksanaan P2K2 mencakup peningkatan pengetahuan keluarga PKH mengenai:

a)

Teknik bercocok tanam modern

b)

Cara mendirikan usaha kecil

c)

Kondisi, kebutuhan, dan perawatan yang dibutuhkan lansia dan orang dengan disabilitas berat

d)

Peningkatan akses terhadap teknologi digital

e)

Pengembangan keterampilan dalam kerajinan tangan

20.

Berapa jumlah sesi yang terdapat dalam modul Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) terkait pencegahan dan penanganan stunting?

a)

3 sesi

b)

5 sesi

c)

7 sesi

d)

9 sesi

e)

8 sesi

21.

Apa yang dimaksud dengan program permakanan lanjut usia keluarga tunggal?

a)

Program pemberian makanan untuk semua lansia tanpa memandang status sosial

b)

Program pemberian makanan khusus untuk lansia yang tinggal sendiri tanpa keluarga

c)

Program pemberian makanan bagi lansia yang tinggal di panti jompo

d)

Program pemberian makanan untuk lansia yang bekerja

e)

Program pemberian makanan untuk lansia yang memiliki penyakit kronis

22.

Apa tujuan utama dari pemberian program permakanan bagi lansia?

a)

Meningkatkan pendapatan ekonomi lansia

b)

Memastikan lansia mendapatkan asupan gizi yang memadai

c)

Memberikan hiburan kepada lansia melalui kegiatan sosial

d)

Mengurangi beban pemerintah dalam menangani lansia

e)

Meningkatkan kemandirian lansia dalam beraktivitas sehari-hari

23.

Seorang lansia yang ingin menerima bantuan permakanan dalam kategori lanjut usia dengan keluarga tunggal harus memenuhi beberapa kriteria. Manakah dari pernyataan berikut ini yang tidak termasuk dalam kriteria penerima bantuan tersebut?

a)

Lansia tersebut harus tinggal sendiri tanpa keluarga yang mendampingi.

b)

Lansia tersebut harus berusia minimal 60 tahun ke atas.

c)

Lansia tersebut harus memiliki pendapatan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

d)

Lansia tersebut harus berada dalam kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal asupan gizi.

e)

Lansia tersebut harus terdaftar dalam program perlindungan sosial yang diatur oleh pemerintah.

24.

Seorang penyandang disabilitas yang ingin menerima bantuan permakanan harus memenuhi beberapa kriteria tertentu. Manakah dari pernyataan berikut ini yang tidak termasuk dalam kriteria penerima bantuan tersebut?

a)

Penyandang disabilitas tersebut harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

b)

Penyandang disabilitas tersebut harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) yang telah dipadankan dengan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil.

c)

Penyandang disabilitas tersebut harus berusia minimal 18 tahun ke atas.

d)

Penyandang disabilitas tersebut tidak boleh menjadi penerima Bansos PKH dan/atau Program Sembako.

e)

Penyandang disabilitas tersebut harus terdaftar sebagai penerima manfaat dalam program perlindungan sosial.

25.

Kelompok masyarakat memiliki berbagai tugas dan kewenangan dalam pelaksanaan bantuan permakanan. Manakah dari berikut ini yang tidak termasuk dalam tugas dan kewenangan kelompok masyarakat?

a)

Melaksanakan norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pelaksanaan bantuan permakanan.

b)

Membuat laporan pelaksanaan dan penggunaan dana permakanan dilengkapi dengan foto dan geotagging sebulan sekali.

c)

Menyusun kebijakan nasional terkait program bantuan permakanan.

d)

Melaksanakan bantuan permakanan mulai dari penyediaan hingga pengantaran permakanan kepada penerima manfaat.

e)

Mengusulkan pencairan dana pemberian permakanan yang dilampirkan dengan RAB dan daftar nama penerima manfaat.

26.

Dalam pelaksanaan Bantuan Permakanan bagi Penyandang Disabilitas, apa yang menjadi kewenangan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)?

a)

Melakukan pengesahan akhir data penerima bantuan permakanan

b)

Melaksanakan penyaluran langsung bantuan permakanan ke seluruh kecamatan

c)

Melakukan koordinasi dengan Pendamping Rehabilitasi Sosial dan/atau Pendamping PKH jika menemukan permasalahan dalam pelaksanaan bantuan permakanan

d)

Menetapkan jumlah bantuan yang diterima oleh setiap penyandang disabilitas

e)

Mengatur logistik pengiriman bantuan permakanan ke berbagai wilayah

27.

Apa salah satu tugas utama Pendamping Sosial PKH dalam pelaksanaan Bantuan Permakanan bagi Penyandang Disabilitas?

a)

Melaksanakan kebijakan nasional terkait bantuan permakanan

b)

Melakukan pengecekan data dan asesmen calon penerima bantuan permakanan

c)

Menetapkan kebijakan alokasi anggaran untuk bantuan permakanan

d)

Menyusun laporan keuangan bulanan untuk bantuan permakanan

e)

Menyalurkan bantuan permakanan langsung ke rumah penerima

28.

Apa tujuan utama dilaksanakannya program PENA oleh Kementerian Sosial?

a)

Menurunkan tingkat kemiskinan melalui pemberian bantuan langsung tunai

b)

Meningkatkan kemandirian sosial ekonomi fakir miskin, kelompok rentan, dan orang tidak mampu

c)

Membangun infrastruktur di daerah terpencil

d)

Memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu

e)

Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin

29.

Menurut Permensos Nomor 7 Tahun 2023, apa yang dimaksud dengan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA)?

a)

Program pemberian bantuan keuangan langsung kepada keluarga miskin dan kelompok rentan

b)

Program pembangunan infrastruktur di daerah terpencil untuk meningkatkan perekonomian

c)

Program pelatihan kerja bagi korban bencana untuk mendapatkan pekerjaan baru

d)

Program membangun jiwa kewirausahaan dan meningkatkan kemampuan berwirausaha bagi keluarga miskin, kelompok rentan, kelompok terpencil, dan/atau korban bencana

e)

Program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial dan budaya di daerah terpencil

30.

Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam kriteria dan syarat penerima manfaat program PENA?

a)

Penerima manfaat harus merupakan penerima bansos aktif.

b)

Penerima manfaat wajib setuju untuk keluar dari bansos jika mendapatkan PENA.

c)

Penerima manfaat diprioritaskan yang berusia 20-40 tahun.

d)

Penerima manfaat diprioritaskan yang memiliki rintisan usaha.

e)

Penerima manfaat harus memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA.

31.

Manakah dari berikut ini yang tidak termasuk dalam landasan hukum pelaksanaan Program Rumah Sejahtera Terpadu?

a)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009

b)

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011

c)

Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 228 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan No. 254 Tahun 2015

d)

Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 171/HUK/2022

e)

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012

32.

Program Rumah Sejahtera Terpadu dilaksanakan dengan beberapa tujuan utama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan sosial penerima manfaat. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk tujuan utama dari program ini?

a)

Mengembalikan keberfungsian sosial penerima Bantuan Sosial melalui perbaikan kondisi rumah

b)

Meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni

c)

Menumbuhkan nilai-nilai kegotong-royongan, partisipasi, dan kesetiakawanan sosial di antara penerima Bantuan Sosial dan masyarakat setempat

d)

Memberikan bantuan keuangan untuk meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat

e)

Meningkatkan kenyamanan tempat tinggal penerima Bantuan Sosial

33.

Dalam penentuan apakah suatu rumah dianggap layak huni, beberapa kriteria telah ditetapkan. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam kriteria Rumah Layak Huni (RLH)?

a)

Dinding dan/atau atap dalam kondisi rusak yang dapat membahayakan keselamatan penghuni

b)

Lantai rumah terbuat dari keramik yang dalam kondisi baik

c)

tidak memiliki tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) atau memiliki namun tidak layak

d)

Luas lantai kurang dari 7,2 m² per orang

e)

Dinding dan/atau atap terbuat dari bahan yang mudah rusak atau lapuk

34.

Untuk menentukan kelayakan sebuah rumah sebagai Rumah Layak Huni (RLH), terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak termasuk dalam persyaratan tersebut?

a)

Rumah harus dimiliki oleh fakir miskin yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

b)

Rumah harus berada di atas tanah milik sendiri yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari camat

c)

Rumah harus memiliki akses langsung ke jalan utama yang beraspal

d)

Pemilik rumah belum pernah menerima Bantuan Sosial perbaikan rumah sejenis dari kementerian atau pemerintah daerah

e)

Pemilik rumah harus memiliki kartu identitas diri atau kartu keluarga

35.

Dalam pelaksanaan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST), terdapat standar dan prinsip yang harus diikuti. Manakah dari berikut ini yang merupakan salah satu standar atau prinsip RST?

a)

Menggunakan material bangunan dari luar negeri untuk memastikan kualitas terbaik

b)

Memprioritaskan pembangunan rumah baru daripada rehabilitasi rumah yang ada

c)

Menyediakan fasilitas mewah seperti kolam renang dan garasi pada setiap rumah yang direhabilitasi

d)

Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penghuni dalam setiap aspek rehabilitasi rumah

e)

Mempekerjakan tenaga ahli dari luar daerah untuk memastikan standar pekerjaan yang tinggi

36.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tugas pendamping sosial dalam pelaksanaan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST)?

a)

Mengkoordinasikan dan memfasilitasi lintas pemangku kepentingan dengan Pendamping Pemberdayaan Sosial

b)

Menyediakan bahan bangunan untuk rehabilitasi rumah

c)

Melakukan pendataan semua rumah yang memerlukan rehabilitasi di daerah tersebut

d)

Menentukan anggaran yang diperlukan untuk setiap proyek rehabilitasi rumah

e)

Menetapkan kebijakan terkait prioritas penerima manfaat program RST

37.

Apa yang dimaksud dengan Bantuan ATENSI untuk Anak Yatim Piatu?

a)

Bantuan yang diberikan hanya dalam bentuk uang tunai kepada anak yatim piatu yang memerlukan.

b)

Bantuan rehabilitasi sosial yang diberikan kepada anak yatim piatu berdasarkan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial, termasuk pemenuhan kebutuhan hidup layak dan terapi psikososial.

c)

Bantuan pendidikan khusus untuk anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan.

d)

Bantuan makanan dan pakaian untuk anak yatim piatu tanpa adanya dukungan lain.

e)

Bantuan yang hanya diberikan kepada anak yatim piatu yang tinggal di daerah pedesaan.

38.

Apa tujuan utama dari program Bantuan ATENSI untuk anak yatim piatu?

a)

Meningkatkan kekayaan keluarga anak yatim piatu agar dapat hidup lebih nyaman.

b)

Menyediakan perawatan medis gratis untuk semua anak yatim piatu di Indonesia.

c)

Memperkuat tanggung jawab orang tua dan keluarga dalam memenuhi hak anak, serta mendukung anak agar dapat tumbuh kembang secara optimal dan hidup mandiri.

d)

Membantu anak yatim piatu untuk bersekolah di luar negeri.

e)

Menggantikan peran orang tua sepenuhnya dalam pengasuhan anak yatim piatu.

39.

Manakah dari berikut ini yang termasuk kriteria penerima Bantuan ATENSI untuk anak yatim piatu?

a)

Anak yatim piatu yang telah berusia di atas 18 tahun dan memiliki pekerjaan tetap.

b)

Anak yatim piatu yang keluarganya menerima bantuan sosial lainnya seperti PKH atau Sembako.

c)

Anak yatim piatu yang kehilangan ayah, ibu, dan/atau keduanya, belum berusia 18 tahun, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

d)

Anak yatim piatu yang tinggal di luar negeri dan terdaftar sebagai warga negara asing.

e)

Anak yatim piatu yang sudah menikah dan tinggal mandiri tanpa dukungan keluarga.

40.

Siti adalah seorang anak yatim piatu berusia 15 tahun yang baru saja menerima Bantuan ATENSI. Ibunya meninggal ketika ia berusia 10 tahun, dan ayahnya meninggal satu tahun yang lalu. Siti tinggal bersama bibinya yang juga merawat dua anak lain. Saat menerima bantuan, bibinya ingin menggunakan dana tersebut untuk beberapa keperluan Siti. Manakah dari berikut ini yang merupakan penggunaan yang paling tepat dan sesuai dengan tujuan dana Bantuan ATENSI?

a)

Menggunakan dana tersebut untuk membeli barang elektronik untuk Siti agar dapat bermain game.

b)

Membayar biaya pendidikan dan menabung sisa dana untuk keperluan pendidikan Siti di masa depan.

c)

Menggunakan seluruh dana untuk membeli pakaian mewah bagi Siti dan saudara-saudaranya.

d)

Menginvestasikan dana tersebut dalam bisnis keluarga bibinya untuk meningkatkan penghasilan mereka.

e)

Membayar untuk liburan keluarga agar Siti dapat bersantai dan melupakan kesedihannya.

41.

Ahmad adalah seorang anak yatim piatu yang telah menerima Bantuan ATENSI sejak usia 10 tahun. Saat ini, Ahmad telah berusia 18 tahun dan sedang menempuh pendidikan di sekolah menengah atas. Baru-baru ini, pihak yang berwenang menghentikan bantuan yang diterima oleh Ahmad. Apa yang mungkin menjadi alasan penghentian bantuan ATENSI yang diterima oleh Ahmad?

a)

Ahmad menggunakan sebagian dana bantuan untuk membantu teman-temannya membeli makanan.

b)

Ahmad pindah sekolah ke kota lain yang lebih jauh dari tempat tinggal sebelumnya.

c)

Ahmad telah berusia 18 tahun dan dianggap telah cukup dewasa untuk mandiri.

d)

Ahmad berhenti bersekolah untuk bekerja membantu bibinya di toko keluarga.

e)

Ahmad sering mengeluhkan jumlah bantuan yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

42.

Seorang pekerja sosial menangani kasus seorang remaja yang mengalami kesulitan beradaptasi di sekolah baru. Remaja tersebut cenderung menarik diri dan sulit berinteraksi dengan teman sebaya. Teknik mana yang paling efektif untuk membantu remaja ini mengatasi masalahnya?

a)

Konfrontasi langsung untuk memaksanya berinteraksi

b)

Terapi perilaku kognitif untuk mengubah pola pikir negatif

c)

Terapi kelompok untuk melatih keterampilan sosial

d)

Pemberian obat-obatan untuk mengatasi kecemasan

e)

Isolasi sementara untuk memberikan waktu berpikir

43.

Seorang siswa baru di sebuah SMA merasa kesulitan bergaul dengan teman-temannya. Ia lebih suka menyendiri dan menghindari interaksi sosial. Intervensi mana yang paling tepat untuk membantunya mengatasi masalah ini?

a)

a. Meminta siswa tersebut untuk segera aktif dalam kegiatan kelompok tanpa persiapan.

b)

b. Membantunya mengubah cara pandang yang negatif tentang interaksi sosial.

c)

c. Memberikan obat penenang agar ia merasa lebih tenang saat berinteraksi.

d)

d. Mengisolasinya sementara agar ia dapat merenungkan perilakunya.

e)

e. Meminta siswa tersebut untuk selalu mengikuti semua kegiatan sekolah.

44.

Ibu Ani merasa sangat tertekan karena harus merawat ibunya yang sakit keras. Seorang pekerja sosial datang untuk membantu. Metode apa yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?

a)

Menyarankan Ibu Ani untuk meletakkan ibunya di panti jompo

b)

Memberikan konseling individu kepada Ibu Ani

c)

Membentuk kelompok dukungan bagi pengasuh

d)

Meminta bantuan keluarga besar untuk merawat ibu Ani

e)

Semua jawaban di atas benar

45.

Budi sedang mengalami kesulitan dalam merawat ayahnya yang sakit parah. Ia merasa sangat tertekan. Tindakan apa yang paling tepat untuk membantu Budi dalam situasi ini?

a)

a. Meminta Budi untuk segera meletakkan ayahnya di panti jompo.

b)

b. Memberikan konseling kepada Budi untuk membantu mengelola stresnya.

c)

c. Meminta seluruh anggota keluarga untuk bergantian merawat ayah Budi.

d)

d. Membiarkan Budi menghadapi masalahnya sendiri.

e)

e. Semua opsi di atas sama baiknya.

46.

Suatu upaya untuk mencegah keterbatasan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sosialnya disebut ....

a)

Kesetiakawanan Sosial

b)

Keberfungsian Sosial

c)

Rehabilitasi Sosial

d)

Pencegahan Disfungsi Sosial

e)

Pengembangan Sosial

47.

Manajemen Kasus adalah sebagai suatu sistem pelayanan yang ....

a)

mengorganisasi, mengkoordinasi, dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.

b)

mengorganisasi dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.

c)

mengkoordinasi dan melanjutkan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.

d)

Mengorganisasi dan mengkoordinasi suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.

e)

mengorganisasi, mengkoordinasi, dan mengkolaborasikan suatu jaringan dukungan-dukungan formal dan informal dan aktivitas-aktivitas yang direncanakan untuk mengoptimalkan fungsi dan kesejahteraan orang dengan kebutuhan-kebutuhan yang beraneka ragam.

48.

Pemerintah memberikan penghargaan dan dukungan kepada masyarakat yang berperan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang tertulis pada UU Nomor ....

a)

14 Tahun 2019

b)

13 Tahun 2010

c)

11 Tahun 2019

d)

11 Tahun 2009

e)

13 Tahun 2000

49.

Apa yang dimaksud dengan Home Visit Pekerjaan Sosial?

a)

Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang sulit dijangkau oleh layanan sosial

b)

Kunjungan rumah yang dilakukan di rumah keluarga klien bagi klien yang sulit jarang menjangkau layanan sosial

c)

Kunjungan rumah yang dilakukan di rumah keluarga klien agar menghemat waktu dan tenaga

d)

Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang jarang menjangkau layanan ekonomi

e)

Penyediaan layanan pekerjaan sosial keluarga yang sebagian besar dilakukan di rumah keluarga klien dan sangat penting bagi klien yang jarang menjangkau layanan dasar

50.

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 mengatur tentang ....

a)

Rehabilitasi anak terlantar

b)

Kawasan rumah lanjut usia

c)

Kesejahteraan sosial

d)

Penyelenggaraan kesejahteraan sosial

e)

Penyelenggaraan bantuan fakir miskin

51.
Berikut ini yang tidak termasuk tujuan advokasi bagi KPM PKH yaitu ....
a)
Terwujudnya pelayanan yang berkualitas dalam rangka menjamin pemenuhan hak KPM PKH
b)
Terwujudnya penyelesaian kasus yang terkait KPM PKH
c)
Membantu penyelesaian permasalahan hak asasi manusia para KPM PKH yang dihadapi dengan cara pendampingan hukum yang baik
d)
Terwujudnya suatu keberpihakan kebijakan yang pro pemerintah yang dapat memberikan jaminan dan perlindungan atas mereka
e)
Terwujudnya pemenuhan kebutuhan dasar yang dapat memberikan jaminan hidup dan perlindungan sosial untuk kelangsungan hidup KPM PKH
52.
Peraturan yang relevan dengan adanya program PKH adalah....
a)
Permensos No. 1 Tahun 2017
b)
Perpres No. 1 Tahun 2018
c)
Permensos No. 1 Tahun 2018
d)
Undang-undang nomor 1 tahun 2017
e)
Perpres No. 1 Tahun 2017
53.
Siti adalah seorang siswa SMA yang prestasi akademiknya menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir. Orang tua dan gurunya merasa khawatir karena Siti sering absen dan terlihat lesu. Setelah diselidiki, ternyata Siti terjerat dalam penggunaan NAPZA. Teman-temannya mengetahui kondisi ini tetapi tidak tahu bagaimana membantu Siti. Apa langkah pertama yang seharusnya dilakukan oleh teman-temannya untuk membantu Siti?
a)
Melaporkan kondisi Siti kepada pihak berwajib
b)
Menghindari Siti agar tidak ikut terpengaruh
c)
Memberikan saran kepada Siti untuk berhenti menggunakan NAPZA
d)
Membawa Siti ke pusat rehabilitasi tanpa sepengetahuannya
e)
Menghubungi orang tua Siti dan berbicara dengan mereka tentang kondisi Siti
54.
Riko, seorang remaja berusia 15 tahun, sering tertangkap basah melakukan tindak kekerasan di sekolah. Setelah ditelusuri, Riko ternyata berasal dari lingkungan keluarga yang tidak harmonis dan sering menjadi saksi kekerasan di rumah. Bagaimana sebaiknya sekolah menangani kasus ini?
a)
Mengeluarkan Riko dari sekolah agar tidak mengganggu siswa lain
b)
Memanggil orang tua Riko untuk memberikan hukuman kepada Riko
c)
Mengikutsertakan Riko dalam konseling psikologis dan mendukung program-program sekolah yang mempromosikan perdamaian
d)
Memberikan hukuman fisik agar Riko jera
e)
Memisahkan Riko dari teman-temannya yang berpengaruh buruk
55.
Seorang pekerja sosial menangani kasus keluarga yang mengalami konflik berkepanjangan. Setelah melakukan asesmen, pekerja sosial menemukan bahwa akar masalahnya adalah perbedaan nilai dan keyakinan antara anggota keluarga. Teknik intervensi mana yang paling tepat untuk kasus ini?
a)
Mediasi untuk mencari solusi bersama
b)
Konseling individu untuk masing-masing anggota keluarga
c)
Terapi keluarga untuk memperbaiki komunikasi
d)
Pengaduan kepada pihak berwajib
e)
Pemisahan anggota keluarga yang berkonflik
56.
Teknik ini digunakan untuk memberikan jaminan kepada klien bahwa situasi yang diperjuangkannya dapat dicapai pemecahannya dan klien mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah-masalahnya. Hal ini disebut...
a)
Confrontation
b)
Manipulation
c)
Universalization
d)
Reassurance
e)
Insurance
57.
Permensos No 128 Tahun 2011 mengatur tentang ....
a)
Kawasan bebas banjir
b)
Peraturan imunisasi bayi
c)
Penanganan fakir miskin
d)
Kawasan ramah lingkungan
e)
Kampung Siaga Bencana
58.
PT. KLC, sebuah perusahaan swasta terkenal di Kota BL, mengalami kebocoran limbah cair yang mengakibatkan korban jiwa seorang petani dan kerusakan lingkungan. Toni, seorang pekerja sosial, kemudian berupaya membantu warga untuk mendapatkan keadilan dan meminta pertanggungjawaban perusahaan. Kegiatan yang dilakukan oleh Toni ini merupakan bentuk dari:
a)
Perlindungan Sosial
b)
Pemberdayaan Sosial
c)
Rehabilitasi Sosial
d)
Advokasi Sosial
e)
Keadilan Sosial
59.
Percepatan Penanggulangan Kemiskinan diatur dalam perpres Nomor....
a)
166 Tahun 2014
b)
164 Tahun 2014
c)
165 Tahun 2014
d)
167 Tahun 2014
e)
163 Tahun 2014
60.
Kampung Sumur gayam merupakan salah satu kantong anak jalanan terbesar di Surabaya Timur yang sebagian anaknya bekerja dijalan. Untuk merubah agar tidak mengamen dan rajin bersekolah, Rendra (Sakti Peksos) menggunakan metode bimbingan sosial kelompok (group work). Rendra melibatkan Azka sebagai role model, yaitu anak yang tidak pernah mengamen dan selalu mendapatkan rangking di kelasnya. Secara berkala Rendra melakukan evaluasi untuk menilai perubahan yang dicapai. Teknik yang digunakan oleh rendra dengan melibatkan Azka disebut teknik ....
a)
Interpretasi
b)
Positive Deviance
c)
Konfrontasi
d)
Atribusi
e)
Negative deviance
61.
Ani, seorang anak berusia 13 tahun, sering dijauhi teman-temannya karena diketahui sering mengkonsumsi minuman keras. Ani merasa kesepian dan tidak tahu harus berbuat apa. Bagaimana teman-teman Ani dapat membantu Ani keluar dari masalah ini?
a)
Mengajak Ani untuk tetap minum bersama agar tidak merasa kesepian
b)
Menghindari Ani sepenuhnya agar tidak terpengaruh
c)
Mendekati Ani dan menawarkan dukungan untuk mencari bantuan profesional
d)
Melaporkan Ani kepada pihak berwajib agar mendapatkan hukuman
e)
Membiarkan Ani menyelesaikan masalahnya sendiri
62.
Berikut ini merupakan pernyataan yang kurang tepat mengenai etika profesi ....
a)
Etika profesi menyatakan pengakuan profesi akan tanggung jawabnya kepada seseorang
b)
Peranan etika profesi adalah sebagai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama
c)
Etika profesi berperan sebagai landasan dalam pergaulan dan tata cara kehidupan
d)
Adanya etika profesi yaitu agar suatu kelompok yang menjalankan suatu profesi memiliki nilai-nilai untuk mengatur kehidupan bersama
e)
Etika profesi memandu anggota delam memenuhi tanggung jawab profesionalnya
63.
Berikut adalah teknik-teknik dalam metode pembelajaran sosial dengan individu (case work) kecuali ....
a)
Canciousness Raising
b)
Andragogy
c)
Confrontation
d)
Recreation
e)
Ventilation
64.
Gejala yang mengalami gangguan jiwa dengan adanya hadir keyakinan pada kondisi tersebut sehingga orang tersebut menjadi berperan sesungguhnya di luar perilaku orang normal pada sesungguhnya disebut ....
a)
Ilusi
b)
Waham
c)
Aspirasi
d)
Deklinasi
e)
Halusinasi
65.
Bagaimana perubahan kebijakan sosial dapat mempengaruhi implementasi pekerjaan sosial di lapangan?
a)
Tidak ada pengaruh yang signifikan
b)
Kebijakan sosial hanya berpengaruh pada alokasi anggaran
c)
Perubahan kebijakan sosial dapat mengubah fokus dan prioritas pekerjaan sosial
d)
Pekerja sosial harus selalu mengikuti kebijakan yang berlaku, tanpa mempertanyakannya
e)
Kebijakan sosial tidak relevan dengan praktik sehari-hari pekerja sosial
66.
Permensos No. 10 tahun 2017 menjelaskan tentang ....
a)
Rehabilitasi sosial
b)
Program Keluarga Harapan
c)
Program keluarga cinta lingkungan
d)
Restorasi sosial
e)
Program keluarga berencana
67.
Upaya peningkatan kesejahteraan sosial, baik bagi individu, keluarga, kelompok, maupun masyarakat, dimana setiap orang mampu mengambil peran dan menjalankan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dilakukan sebagai upaya mewujudkan integrasi sosial melalui peningkatan ketahanan sosial di dalam wadah NKRI ....
a)
Pemberdayaan sosial
b)
Pembangunan sosial
c)
Pembangunan Kesejahteraan Sosial
d)
Perlindungan sosial
e)
Rehabilitasi sosial
68.
Undang-undang yang mengatur tentang Kesejahteraan Sosial adalah undang-undang nomor ....
a)
11 tahun 2012
b)
11 Tahun 2009
c)
7 Tahun 2009
d)
9 Tahun 2011
e)
12 Tahun 2009
69.
Seseorang dikatakan memiliki etos kerja dengan berintegritas tinggi bilamana memiliki ciri-ciri dibawah ini, kecuali ....
a)
Seseorang tersebut memiliki kualitas pekerjaan terbaik yang dilakukan dengan performa optimal dan tidak dapat dilihat serta dirasakan oleh orang lain
b)
Seseorang tersebut mampu melakukan pekerjaannya dengan sebaik mungkin
c)
Sesorang tersebut melakukan pekerjaannya dengan didasari bahwa apa yang dilakukannya harus apa yang dilakukannya harus menghasilkan yang terbaik
d)
Seseorang tersebut melakukan pekerjaannya dengan didasari bahwa apa yang dilakukan harus berguna bagi dirinya dan orang lain
e)
Seseorang tersebut berkomitmen untuk menunjukkan dirinya sebagai orang yang bertanggung jawab atau amanah pekerjaannya
70.
Berikut ini ada 3 metode intervensi dalam pekerjaan sosial yaitu ....
a)
𝘚𝘰𝘴𝘪𝘢𝘭 𝘚𝘶𝘱𝘱𝘰𝘳𝘵, 𝘈𝘥𝘷𝘰𝘤𝘢𝘤𝘺, 𝘦𝘮𝘱𝘰𝘸𝘦𝘳𝘮𝘦𝘯𝘵
b)
Promosi kesehatan, Small Talk, Sosial Work
c)
𝘚𝘰𝘴𝘪𝘢𝘭 𝘗𝘭𝘢𝘯𝘯𝘪𝘯𝘨, 𝘚𝘰𝘴𝘪𝘢𝘭 𝘈𝘤𝘵𝘪𝘰𝘯, 𝘊𝘰𝘮𝘮𝘶𝘯𝘪𝘵𝘺 𝘋𝘦𝘷𝘦𝘭𝘰𝘱𝘮𝘦𝘯𝘵
d)
𝘊𝘢𝘴𝘦 𝘸𝘰𝘳𝘬, 𝘨𝘳𝘰𝘶𝘱 𝘸𝘰𝘳𝘬, 𝘤𝘰𝘮𝘮𝘶𝘯𝘪𝘵𝘺 𝘸𝘰𝘳𝘬
e)
Social Support, Intimidation, social action
71.
Penyelenggaraan Pertolongan profesional yang terencana terpadu, berkesinambungan dan tersupervisi yang berfungsi untuk mencegah disfungsi dan meningkatkan keberfungsian sosial disebut ....
a)
Kesejahteraan Sosial
b)
Keberfungsian Sosial
c)
Praktik Pekerjaan Sosial
d)
Kesetiakawanan Sosial
e)
Sistem Jaminan Sosial
72.
RENDRA adalah seorang pekerja sosial yang bekerja lebih dari 5 tahun di sebuah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), mendampingi anak-anak jalanan di Kota A. Rani mendapat tugas untuk mendampingi keluarga Pak BUDI, yang memiliki keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pada proses pendampingan, RENDRA selalu hadir ditengah-tengah keluarga Pak BUDI dengan segala kesederhanaannya, sehingga keluarga Pak BUDI tidak peRendraah sungkan-sungkan untuk menceritakan alasan tiga orang anak dari enam bersaudara turun ke jalan untuk bekerja. Pekerjaan ketiga anak Pak BUDI adalah sebagai penjual koran di simpang lampu merah pada saat pagi hari hingga petang. RENDRA mengajak anak-anak untuk selalu bersekolah pada sore harinya di sekolah yang tidak jauh dari rumah mereka. RENDRA sebagai pekerja sosial juga memberikan informasikan kepada istri Pak BUDI yang tidak tamat sekolah dasar, bahwa banyak keluarga yang anak-anaknya terdidik sampai perguruan tinggi dengan kondisi perekonomian yang sangat sulit sekalipun. Permasalahan yang sering diungkapkan istri Pak BUDI adalah tentang bagaimana mengatur menu makanan yang bergizi dengan pendapat yang terbatas. RENDRA sebagai pekerja sosial berbagi pengetahuan tentang pengelolaan makanan yang sehat, beragam, bergizi dan halal. Satu tahun terakhir anak-anak BUDI Amran mendapat bantuan dari rukun tangga berupa baju sekolah, sepatu sekolah dan buku sekolah bahkan sudah masuk dalam pendataan DTKS, bantuan ini berkat dukungan RENDRA sebagai pekerja sosial. Keluarga Pak Budi tidak sungkan-sungkan untuk menceritakan permasalahan yang dihadapi mereka, hal ini karena Rendra sebagai pekerja sosial telah menjalankan prinsip-prinsip pekerja sosial, yaitu ...
a)
Komunikasi
b)
Partisipasi
c)
Kerahasiaan
d)
Individual
e)
Intervensi
73.
Apa yang dimaksud Sistem Pelaksana Perubahan (charge Agent System) dalam sistem dasar praktik pekerjaan sosial ....
a)
Orang-orang yang telah memberikan kewenangan atau meminta bantuan di dalam usaha perubahan dan melibatkan diri mereka
b)
Orang-orang yang dijadikan sasaran perubahan dimana perubahan yang terjadi diharapkan dapat mempengaruhi dan pencapaian tujuan pertolongan
c)
Orang-orang yang dijadikan sasaran perubahan untuk mencapai tujuan usaha perubahan
d)
Menunjuk orang bersama -sama pekerja sosial berusaha untuk menyelesaikan tugas-tugas dan mencapai tujuan usaha -usaha perubahan
e)
Menunjuk pada sekelompok yang tugasnya memberikan bantuan atas dasar keahlian yang berbeda dan bekerja sama dengan sistem yang berbeda. pelaksana perubahan yang utama adalah orang yang bertanggung jawab
74.
Istilah PMKS, sekarang sudah diganti dengan PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial ) digunakan sebagai upaya untuk menghilangkan judgement "Penyandang Masalah" sehingga dirubah menjadi "pemerlu pelayanan". Istilah PPKS tersebut sudah mulai tertera dalam beberapa peraturan perundang-undangan antara lain, yaitu ....
a)
Permensos No. 10 tahun 2019
b)
Permensos No. 8 tahun 2019
c)
Permensos No. 11 tahun 2018
d)
Permensos No. 20 tahun 2017
e)
Permensos No. 4 tahun 2017
75.
Prinsip yang menjunjung tinggi harkat dan martabat dan harga diripenerima manfaat (klien) yang kita bantu disebut ....
a)
Self determinity
b)
Social Responsibility
c)
Equal Opportunity
d)
Worth and Dignity
e)
Top Determinity
76.
Peraturan pemerintah (PP) No 166 Tahun 2014 menjelaskan tentang ....
a)
Kawasan ramah lanjut usia
b)
Program percepatan penanggulangan kemiskinan
c)
Standar nsional SDM penyelenggaraan kesejahteraan sosial
d)
Program Keluaga Harapan
e)
Tata cara pengangkatan pegawai
77.
Masalah kesejahteraan sosial merupakan masalah multidimensi yang menyangkut pemenuhan kebutuhan ....
a)
Sosial
b)
Material
c)
Spiritual
d)
Konsensual
e)
Sosial, Material, Spiritual
78.
Kemiskinan, kejahatan, kecanduan, perjudian dan tingkah laku yang berkaitan dengan semua peristiwa tadi merupakan gejala dari ....
a)
Dinamika Sosial
b)
Disfungsi Sosial
c)
Penyakit Sosial
d)
Norma Sosial
79.
Setiap anggota tim akan membahas kasus dari bidang keahlian masing-masing, dan berdasarkan pembahasan tersebut tim akan mengambil keputusan yang akan ditindaklanjuti oleh seluruh anggota tim. Pendekatan yang digunakan adalah ....
a)
Pelayanan Prima
b)
Intervensi
c)
Individual
d)
Kolaborasi
e)
Kelompok
80.
Menerima klien apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya tanpa memandang ras atau suku bangsa, memenuhi prinsip pekerja sosial yaitu:
a)
Non-judgmental
b)
Human Dignity
c)
Individualization
d)
Self-Awareness
e)
Acceptance
81.
Pendekatan pekerjaan sosial yang tujuannya untuk memberikan penguatan dan membantu klien secara individu untuk keluar dari masalah yang dihadapinya dan berfungsi sosial secara baik, dikenal dengan istilah …
a)
Social Group Work
b)
Social Individualization
c)
Social Case Work
d)
Social Empowermenr
e)
Social Treatmen
82.
Ciri pokok dalam praktik generalis pekerjaan sosial sebagai berikut, kecuali ....
a)
Peksos selalu bekerja bersama dengan klien/beneficiaries
b)
Situasi masalah selalu dipandang dalam kerangka konsep Person in environtment
c)
Peksos memberikan intervensi pada beberapa tingkatan sistem yang berbeda, mikro, meso dan makro
d)
Klien individua keluarga, kelompok, lingkungan, ketetanggan, organisasi, masyarakat, dll
e)
Kompetensi Pekerja Sosial generalis diperoleh melalui Pendidikan non formal
83.
Salah satu tujuan dari pelayanan pekerjaan sosial adalah...
a)
Meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat
b)
Mengurangi jumlah penduduk miskin
c)
Menekan angka kriminalitas
d)
Meningkatkan pendapatan negara
e)
Menambah pendapatan keluarga miskin
84.
Tahap awal yang merupakan tahap yang sangat penting dilakukan dalam melakukan proses pertolongan terhadap klien disebut ....
a)
Tahap asesmen
b)
Tahap ambulasi
c)
Tahap analisa dini
d)
Tahap pengumpulan data
e)
Tahap treatment
85.
Apa tantangan terbesar yang dihadapi pekerja sosial dalam menerapkan prinsip-prinsip etika dalam praktik lapangan?
a)
Kurangnya dukungan dari lembaga
b)
Tekanan untuk mencapai target kinerja
c)
Kurangnya pengetahuan tentang kode etik
d)
Perbedaan nilai antara pekerja sosial dan klien
e)
Semua jawaban di atas benar
86.
Rehabilitasi sosial bagi Anak Berhadapan Hukum (ABH) melalui pemberian bimbingan sosial, fisik, mental, pendidikan dan keterampilan ditujukan agar anak mampu mandiri dan berperan aktif dalam masyarakat merupakan...
a)
Tugas pekerja sosial dalam sistem peradilan pidana anak
b)
Fungsi pekerja sosial dalam sistem peradilan pidana anak
c)
Peran pekerja sosial dalam sistem peradilan pidana anak
d)
Status pekerja sosial dalam sistem peradilan pidana anak
e)
Pedoman pekerja sosial dalam sistem peradilan pidana anak
87.
Manakah dari berikut ini yang TIDAK termasuk dalam ruang lingkup kerja pekerja sosial?
a)
Konseling Individu
b)
Pemberdayaan masyarakat
c)
Penanganan kasus kekerasan anak
d)
Penegakan hukum
e)
Penanganan Anak dengan kebutuhan khusus
88.
Berikut ini yang bukan termasuk kegiatan penanggulangan kemiskinan yaitu ....
a)
Penyuluhan dan Bimbingan Sosial, Pelayanan Sosial, Penyediaan akses Pelayanan Pendidikan Dasar
b)
Pelayanan Sosial, Penyediaan Akses Pelayanan Perumahan dan Permukiman, penyediaan Akses Modal Usaha
c)
Penyediaan Akses Pendidikan Dasar, Penyediaan Akses Kesempatan Kerja dan Berusaha, Pelayanan Sosial
d)
Penyediaan Akses Kesehatan Dasar, Pelayanan Sosial, Penyediaan Akses Pelatihan dan Pemasaran
e)
Pelayanan Sosial, penyuluhan dan Advokasi Sosial, Penyedia Akses Pelatihan
89.
Undang-undang yang mengatur tentang Kesejahteraan Sosial bagi lanjut usia (lansia) adalah ....
a)
UU No. 34 Tahun 1998
b)
UU No. 18 Tahun 2008
c)
UU No. 18 Tahun 1998
d)
UU No. 16 Tahun 2002
e)
UU No. 13 Tahun 1998
90.
Kesetiakawanan Sosial tahun ini diwujudkan dengan cara dengan cara yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi hal tersebut tidak mengurangi esensi bahkan lebih mendorong tumbuhnya sikap dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan tidak diskriminasi terutama pada masa pandemi covid-19. Hari kesetiakawanan sosial jatuh pada tanggal ....
a)
2024-09-12 00:00:00
b)
2024-09-20 00:00:00
c)
2024-12-20 00:00:00
d)
2024-11-22 00:00:00
e)
2024-12-22 00:00:00