WorksheetsQuiz Adm Pajak XII
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Apa yang dimaksud dengan pajak?
Kontribusi wajib kepada negara tanpa imbalan langsung yang digunakan untuk kepentingan umum
Iuran sukarela yang diberikan oleh warga negara kepada negara
Kontribusi wajib dari warga negara yang menerima keuntungan langsung
Sumbangan sukarela yang diberikan oleh individu kepada pemerintah
Pungutan yang digunakan untuk mendanai proyek swasta
Manakah di bawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri pajak?
Bersifat wajib
Ada imbalan langsung
Dipungut oleh negara
Diberlakukan berdasarkan undang-undang
Untuk kepentingan umum
Fungsi pajak yang berperan dalam stabilitas ekonomi adalah...
Fungsi alokasi
Fungsi redistribusi
Fungsi regulasi
Fungsi stabilisasi
Fungsi keadilan
Berikut ini adalah manfaat pajak bagi masyarakat, kecuali...
Membiayai pembangunan infrastruktur
Menjamin keamanan dan ketertiban
Membiayai pengeluaran negara
Membiayai sektor swasta
Menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan
Asas pemungutan pajak yang menyatakan bahwa pajak harus dipungut berdasarkan undang-undang adalah...
Asas keadilan
Asas kepastian hukum
Asas efisiensi
Asas ekonomi
Asas legalitas
Apa perbedaan antara pajak langsung dan pajak tidak langsung?
Pajak langsung dibayar oleh pihak lain, sedangkan pajak tidak langsung dibayar oleh wajib pajak
Pajak langsung dibayar secara berkala, sedangkan pajak tidak langsung dibayar sekaligus
Pajak langsung dipungut oleh pemerintah daerah, sedangkan pajak tidak langsung dipungut oleh pemerintah pusat
Pajak langsung dikenakan kepada individu atau badan, sedangkan pajak tidak langsung dibebankan pada transaksi
Pajak langsung lebih besar dibandingkan pajak tidak langsung
Pajak progresif dikenakan dengan tarif yang...
Tetap, tanpa memandang besarnya objek pajak
Semakin kecil seiring peningkatan pendapatan
Semakin besar seiring peningkatan pendapatan
Sama untuk semua tingkat pendapatan
Berubah sesuai dengan ketentuan perusahaan
Berikut ini yang bukan merupakan jenis pajak pusat adalah...
Pajak Penghasilan (PPh)
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
Pajak Hotel dan Restoran
Bea Materai
Pajak yang dikenakan atas penggunaan barang atau jasa tertentu seperti listrik dan telekomunikasi adalah...
Pajak daerah
Pajak konsumsi
Pajak langsung
Pajak tidak langsung
Pajak pertambahan nilai
Apa fungsi utama pajak dalam konteks fiskal?
Sebagai alat distribusi pendapatan
Sebagai sumber pendapatan negara
Sebagai alat pengendalian inflasi
Sebagai alat pembiayaan infrastruktur
Sebagai sumber bantuan langsung tunai
Tarif pajak proporsional adalah tarif yang...
Tetap berapa pun jumlah pendapatan
Meningkat seiring kenaikan pendapatan
Menurun seiring penurunan pendapatan
Sama untuk semua orang
Berubah tergantung jenis pekerjaan
Tarif pajak progresif digunakan untuk...
Menarik pajak dari individu dengan pendapatan rendah
Mengurangi penghasilan wajib pajak
Meningkatkan keadilan dalam pemungutan pajak
Mengurangi jumlah pajak yang harus dibayar
Menaikkan pajak tanpa mempengaruhi ekonomi
Pajak atas barang mewah dikenakan berdasarkan tarif...
Progresif
Proporsional
Spesifik
Tetap
Regresif
Apa yang dimaksud dengan tarif pajak regresif?
Tarif yang menurun seiring dengan kenaikan pendapatan
Tarif yang tetap berapa pun pendapatan
Tarif yang dikenakan lebih rendah pada golongan pendapatan rendah
Tarif yang naik seiring dengan kenaikan pendapatan
Tarif yang meningkat seiring dengan jumlah barang
Tarif pajak PPh 21 untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri yang berpenghasilan di atas Rp500.000.000 adalah...
15%
25%
30%
35%
10%
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk wajib pajak dengan status kawin dan memiliki dua anak adalah...
Rp54.000.000
Rp63.000.000
Rp72.000.000
Rp81.000.000
Rp90.000.000
Bagaimana cara menghitung PPh 21 untuk karyawan tetap?
Mengurangi gaji bruto dengan tunjangan pajak
Mengalikan seluruh gaji bruto dengan tarif pajak
Mengurangi gaji bruto dengan PTKP, lalu mengalikan dengan tarif pajak
Menggunakan tarif tetap 10% untuk semua karyawan
Mengurangi tunjangan karyawan dari penghasilan bruto
Pajak yang dikenakan pada karyawan tidak tetap dipotong berdasarkan...
Penghasilan bruto tahunan
Tarif tetap
Jumlah hari kerja
Total gaji karyawan tetap
Penghasilan per bulan
Seorang karyawan lajang memiliki penghasilan bruto Rp10.000.000 per bulan. Berapa PPh 21 yang harus dibayarkan jika PTKP Rp54.000.000 per tahun dan tarif PPh 21 adalah 5% untuk penghasilan kena pajak sampai Rp50.000.000?
Rp250.000
Rp200.000
Rp300.000
Rp400.000
Rp150.000
Penghasilan yang tidak termasuk dalam objek PPh 21 adalah...
Gaji
Uang pensiun
Bonus tahunan
Hibah yang diterima dari anggota keluarga
Tunjangan transportasi
Pemungutan pajak di Indonesia berdasarkan...
Perjanjian kerja
Kesepakatan individu
Undang-undang
Kesepakatan perusahaan
Kebijakan pemerintah daerah
Apa yang dimaksud dengan self-assessment system dalam pemungutan pajak?
Pemerintah yang menentukan besaran pajak
Wajib pajak menghitung, membayar, dan melaporkan sendiri pajaknya
Pajak dihitung oleh pihak ketiga
Pajak dibayarkan langsung ke kantor pajak
Pemerintah yang mengelola pembayaran pajak
Dalam sistem pemungutan pajak self-assessment, wajib pajak yang tidak melaporkan pajaknya akan...
Dibebaskan dari kewajiban
Dikenakan sanksi denda atau bunga
Dipotong pajak secara otomatis
Diberikan pengampunan pajak
Dibebaskan dari sanksi
Salah satu tujuan dari pemungutan pajak adalah...
Meningkatkan keuntungan perusahaan
Menjaga keadilan sosial
Memperbesar beban masyarakat miskin
Mengurangi defisit perdagangan
Meningkatkan konsumsi masyarakat
Bukti pembayaran pajak oleh wajib pajak diberikan dalam bentuk...
Nota kredit
Faktur
Surat Setoran Pajak (SSP)
Bukti penerimaan kas
Kwitansi pembayaran
Seorang karyawan tetap dengan status menikah tanpa anak memperoleh penghasilan bruto Rp12.000.000 per bulan. Jika PTKP untuk status menikah tanpa anak adalah Rp58.500.000 per tahun, berapa penghasilan kena pajak (PKP) tahunannya?
Rp85.500.000
Rp63.000.000
Rp85.000.000
Rp85.000.500
Rp85.600.000
Seorang wajib pajak lajang memiliki penghasilan bruto Rp15.000.000 per bulan. Jika PTKP lajang adalah Rp54.000.000 per tahun, berapa PPh 21 yang harus dibayar per tahun jika tarif pajak untuk PKP sampai Rp50.000.000 adalah 5%?
Rp3.000.000
Rp3.250.000
Rp2.850.000
Rp2.500.000
Rp3.100.000
Seorang karyawan memiliki gaji bruto Rp20.000.000 per bulan, status menikah dengan satu anak, dan PTKP adalah Rp63.000.000 per tahun. Jika tarif pajak progresif adalah 5% untuk PKP sampai Rp50.000.000 dan 15% untuk PKP Rp50.000.001-Rp250.000.000, berapa PPh 21 yang harus dibayar per bulan?
Rp2.850.000
Rp3.000.000
Rp3.250.000
Rp2.400.000
Rp2.700.000
Tuan Budi, seorang karyawan lajang, memiliki penghasilan bruto sebesar Rp120.000.000 per tahun. Jika PTKP adalah Rp54.000.000, berapa pajak yang harus dibayar menggunakan tarif progresif PPh 21? (5% untuk PKP sampai Rp50.000.000 dan 15% untuk sisanya)
Rp6.000.000
Rp7.500.000
Rp8.100.000
Rp6.900.000
Rp5.850.000
Seorang karyawan dengan status menikah dan dua anak menerima gaji tahunan sebesar Rp200.000.000. Jika PTKP untuk status menikah dengan dua anak adalah Rp72.000.000, berapa PKP-nya?
Rp128.000.000
Rp130.000.000
Rp125.000.000
Rp120.000.000
Rp135.000.000
Dengan penghasilan tahunan Rp180.000.000 dan PTKP Rp63.000.000, berapa pajak yang harus dibayar jika tarif PPh 21 adalah 5% untuk PKP sampai Rp50.000.000 dan 15% untuk PKP berikutnya?
Rp14.550.000
Rp15.150.000
Rp14.700.000
Rp13.200.000
Rp15.600.000
Seorang pegawai lajang menerima gaji sebesar Rp240.000.000 per tahun. Jika PTKP adalah Rp54.000.000 dan tarif pajak progresifnya 5% untuk PKP sampai Rp50.000.000, 15% untuk Rp50.000.001 hingga Rp250.000.000, berapa besar PPh 21 yang harus dibayar per tahun?
Rp28.500.000
Rp29.250.000
Rp27.000.000
Rp26.750.000
Rp25.750.000
Tuan Rahmat memiliki penghasilan bruto Rp22.000.000 per bulan. Jika ia berstatus menikah dengan satu anak dan PTKP-nya adalah Rp63.000.000 per tahun, berapa pajak yang harus dibayar per bulan jika tarif PPh 21 untuk PKP sampai Rp50.000.000 adalah 5% dan 15% untuk sisanya?
Rp3.400.000
Rp3.250.000
Rp3.300.000
Rp3.150.000
Rp3.500.000
Seseorang dengan penghasilan tahunan Rp300.000.000 memiliki PTKP Rp54.000.000. Jika tarif PPh 21 adalah 5% untuk PKP sampai Rp50.000.000, 15% untuk Rp50.000.001-Rp250.000.000, dan 25% untuk sisanya, berapa PPh 21 yang harus dibayar per tahun?
Rp41.500.000
Rp42.000.000
Rp43.750.000
Rp44.500.000
Rp45.500.000
Penghasilan seorang wajib pajak adalah Rp400.000.000 per tahun, dengan PTKP Rp54.000.000. Jika tarif pajak progresif adalah 5%, 15%, dan 25%, berapa total pajak yang harus dibayarkan?
Rp71.000.000
Rp72.500.000
Rp70.750.000
Rp74.000.000
Rp75.500.000
Bapak Andi memperoleh penghasilan tahunan Rp500.000.000 dengan PTKP Rp54.000.000. Jika tarif PPh 21 adalah 5%, 15%, 25%, dan 30%, berapa besar pajak yang harus dibayarnya?
Rp101.000.000
Rp105.000.000
Rp107.500.000
Rp110.000.000
Rp112.500.000
Seorang karyawan dengan penghasilan bruto Rp18.000.000 per bulan, status menikah tanpa anak. Berapa PKP-nya jika PTKP untuk status tersebut adalah Rp58.500.000 per tahun?
Rp157.500.000
Rp158.000.000
Rp159.500.000
Rp160.000.000
Rp158.500.000
Penghasilan bruto seorang karyawan adalah Rp240.000.000 per tahun. Jika PTKP untuk status lajang adalah Rp54.000.000 dan tarif PPh 21 adalah 5% dan 15%, berapa besar PPh 21 yang harus dibayarkan?
Rp26.700.000
Rp27.500.000
Rp28.800.000
Rp29.600.000
Rp30.100.000
Berapa besar pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak yang memiliki penghasilan bruto Rp320.000.000 per tahun dengan PTKP Rp54.000.000 dan tarif pajak 5%, 15%, 25%?
Rp65.500.000
Rp67.000.000
Rp66.750.000
Rp68.250.000
Rp69.000.000
Seorang karyawan dengan penghasilan Rp500.000.000 per tahun memiliki PTKP Rp54.000.000. Berapa total PPh 21 yang harus dibayar jika tarif pajak 5%, 15%, 25%, dan 30%?
Rp105.000.000
Rp106.500.000
Rp108.000.000
Rp109.500.000
Rp110.000.000
