Font size
Worksheetsuntitled
Total questions: 109
Worksheet time: 7hrs 17mins
Bayangan 4x−2y+10=0 setelah digeser oleh (3, −4) adalah…
4x−2y+10=0
4x−2y−10=0
4x−2y+12=0
4x+2y+12=0
2x−4y+10=0
A' (2, -17)
A' (2, 17)
A' (2, -9)
A' (2, -4)
A' (2, 7)
Diketahui titik P′(3,−13) adalah bayangan titik P oleh translasi T=(−10, 7). Koordinat titik P adalah …
P (7, -20)
P (-13, -6)
P (10, -13)
P (13, -20)
P (3, 20)
Diketahui titik Q (-1, 5) ditranslasikan terhadap
T(-9, -2) kemudian setelah itu dilakukan refleksi terhadap sumbu y. Maka bayangan titik Q adalah ...
Q" (-10, 3)
Q" (3, 10)
Q'' (10,3)
Q" (-10, -3)
Q" (-3, 10)
Hasil dilatasi terhadap titik B (-1,3) dengan pusat O(0,0) dan faktor skala 3 adalah ...
B' (3, -1)
B' (-3, 3)
B' (-3, 9)
B' (2, 0)
B' (9, 2)
2x+3y−2=0
3x+2y−10=0
5x−3y−2=0
2x−3y−2=0
2x−5y−2=0
A" (-22, -12)
A" (-11, -4)
A" (-12, -13)
A" (-14, -23)
A" (-24, -3)
Diketahui segitiga ABC dengan koordinat titik A(-4, 1), L(2, 1), dan M(3, 5). Koordinat bayangan jika segitiga dirotasikan 180° dan berpusat di O(0,0) adalah ...
A'(-4, -1), L'(-2, -1), dan M'(-3, -5)
A'(4, -1), L'(-2, -1), dan M'(-3, -5)
A'(-4, -1), L'(-2, -1), dan M'(3, 5)
A'(4, -1), L'(2, -1), dan M'(3, -5)
A'(-4, 1), L'(-2, 1), dan M'(-3, 5)
3x+y+15=0
3x−y−15=0
y+3x−15=0
−y−3x+15=0
−3x+y+15=0
Titik M(-1, 8) direfleksikan terhadap garis x=-3 kemudian direfleksikan terhadap sumbu x. Bayangan titik M adalah ...
M" (-2, 5)
M" (8, 5)
M" (-4, 11)
M" (5, -8)
M" (-5, -8)
Bayangan titik B(4, -3) yang dilatasi terhadap pusat O(0,0) dan faktor skala 4, kemudian dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y=2 adalah ...
B"(-8, -16)
B"(-8, 16)
B"(8, 16)
B"(16, -8)
B"(16, 8)
3y+2x+8=0
3y+2x+9=0
3x+2y+10=0
3x+2y+11=0
3x+2y+12=0
Diketahui titik K'(8, -12) adalah bayangan titik K oleh dilatasi dengan faktor skala 2 terhadap titik pusat O(0,0). Koordinat titik K adalah ...
K (16, -24)
K (10, -14)
K (-12, 8)
K (4, -6)
K (2, -3)
Persamaan bayangan garis hasil pergeseran oleh T = (4, -3) pada garis y = 6 - 5x adalah ...
5x−y−23=0
5x+y−23=0
5x+y+23=0
5x+y−26=0
5x+y+26=0
Bayangan titik A(6, -5) oleh translasi T= (-3, 3), kemudian dilanjutkan dengan rotasi sejauh 180 derajat berlawanan arah jarum jam dengan pusat O(0,0) adalah ...
A" (3, 2)
A" (-3, 2)
A" (9, -8)
A" (-9, 8)
A" (-9, -8)
Bayangan kurva y = x2 + 3x - 4 setelah digeser oleh T = (-1, 0) adalah ...
y = x2 - 5x
y = x2 + 5x
y = x2 - x + 6
y = x2 + x - 6
y = x2 + x + 6
B" (-7, -44)
B" (3, -34)
B" (4, -42)
B" (6, -18)
B" (14, 22)
Titik S'(2, - 6) adalah bayangan titik S yang dirotasikan 90 derajat searah jarum jam terhadap titik pusat O(0,0). Koordinat titik S adalah ...
S (6, 2)
S (-6, -2)
S (-6, 2)
S (-2, -6)
S (-2 , 6)
Titik A( 4, - 1) dicerminkan terhadap sumbu X, kemudian dilanjutkan dengan dilatasi terhadap titik pusat (1, 3) dan faktor skala - 2. Bayangan titik A adalah ...
A" (4, 1)
A" (-8, -2)
A" (-5, 7)
A" (-6, -1)
A" (-2, 4)
Bayangan titik (3,-7) oleh translasi (4,2) adalah . . .
(-1,-9)
(7,-9)
(1,-9)
(1,9)
(7,-5)
Diketahui titik P′(3,13) adalah bayangan titik P oleh translasi T= (-10,7). Koordinat titik P adalah ⋯
(13,-20)
(13,-4)
(4,20)
(-5,-4)
(-5,-20)
Jika garis y = x + 5 ditranslasikan oleh (2,3), maka persamaan bayangannya adalah . . .
x+5
x+6
2x+5
2x+6
3x+5
Titik A(5,-2) ditranslasi oleh T (-3, 1). Maka, koordinat bayangan titik A tersebut adalah . . .
A’(2,1)
A’(1,1)
A’(2,2)
A’(2,-1)
A’(-2,1)
Bayangan garis y = 3x – 5 oleh translasi T (-2, 1) adalah . . .
y = 2x + 2
y = 2x - 2
y = 3x + 2
y = 3x - 2
y = 2x + 3
Bayangan titik A oleh refleksi terhadap titik (1, -2) adalah titik A’(3, 5). Maka koordinat titik A adalah . . .
A(1, 9)
A(1, 1)
A(-9, 1)
A(-1, -9)
A(9, 1)
Bayangan garis 2x – y = 5 apabila dicerminkan terhadap garis x = -1 adalah . . .
2x + y + 9 = 0
x + 2y + 9 = 0
x + y - 9 = 0
2x - y + 9 = 0
2x + y - 9 = 0
Bayangan dari y = x² + 2x - 1 jika ditranslasi (2, -1) adalah ...
y = -x² - 2x - 2
y = -x² + 2x - 2
y = x² - 2x - 2
y = x² - 2x + 2
y = x² + 2x + 2
Bayangan dari garis 2x - 3y + 5 = 0 oleh translasi (-3, 1) adalah ....
2x + 3y + 14 = 0
2x - 3y + 14 = 0
2x - 3y - 14 = 0
3x - 2y + 14 = 0
3x + 2y + 14 = 0
Bayangan titik (3,-7) oleh translasi (4,2) adalah . . .
(-1,-9)
(7,-9)
(1,-9)
(1,9)
(7,-5)
Bayangan 4x−2y+10=0 setelah digeser oleh (3, −4) adalah…
4x−2y+10=0
4x−2y−10=0
4x−2y+12=0
4x+2y+12=0
2x−4y+10=0
Titik P(-8,10) direfleksikan terhadap garis x = 7. Bayangan titik P adalah ....
P’(32,10)
P’(-8,4)
P'(-22, 10)
P’(22, 10)
P’(-8,24)
Jika titik P(7, -3) dicerminkan menjadi P’ (-7, -3) maka sumbu refleksinya adalah ....
sumbu-X
Titik asal O(0, 0)
garis y=-x
sumbu-Y
garis y = x
Bayangan garis 5x + 2y =4 jika dicerminkan terhadap garis y = -x adalah...
5x + 2y = - 4
5y + 2x = 4
5y + 2x - 4 = 0
5y + 2x + 4 =0
2x - 5y - 4 = 0
Bayangan garis 2x - 4y = 7 jika dirotasikan dengan pusat (0,0) dengan sudut 90 derajat searah putaran jarum jam adalah...
2y + 4x + 7 = 0
2y - 4x + 7 = 0
2y + 4x - 7 = 0
2x + 4y + 7 = 0
2x - 4x - 7 = 0
Titik R(4, -7) dirotasikan sejauh 180o dengan titik pusat O(0, 0) akan menghasilkan bayangan pada ...
R' (4, 7)
R' (-4, -7)
R' (-4, 7)
R' (-7, 4)
R' (7, -4)
Bayangan titik A (5,-2) yang didilatasi terhadap titik pusat O dengan skala - 3 adalah …
A' (6, 15)
A' (6, -15)
A' (-15, 6)
A' (-15, -6)
A' (15, 6)
Titik A (1, -2) dirotasikan dengan pusat O sebesar 270o, kemudian direfleksikan terhadap garis y = - x. Bayangannya adalah …
(-2, 1)
(1, -2)
(1, 2)
(2, 1)
(-1, -2)
Bayangan titik P(5,4) jika didilatasikan terhadap pusat (-2,-3) dengan faktor skala -4 adalah ….
(30,7)
(-26,-1)
(-14,-1)
(-14,-7)
(-30,-31)
Garis 3 x + 2 y = 6 ditranslasikan oleh T ( 3 , − 4 ) , lalu dilanjutkan dilatasi dengan pusat O dan faktor skala 2 . Hasil bayangan transformasinya adalah ⋯
3 x + 2 y = 14
3 x + 2 y = 7
3 x + y = 14
3 x + y = 7
x + 3 y = 14
Transformasi yang mengubah ukuran tetapi tidak mengubah bentuk suatu bangun adalah ...
Translasi
Refleksi
Rotasi
Dilatasi
Transformasi geometri
Persamaan peta garis 2x + 3y + 1 = 0 direfleksikan ke garis y = -x dan kemudian terhadap sumbu Y adalah ….
3x – 2y + 1 = 0
3x – 2y – 1 = 0
3x + 2y – 1 = 0
2x + 3y + 1 = 0
2x – 3y + 1 = 0
Diketahui titik Q (-1, 5) ditranslasikan terhadap
T(-9, -2) kemudian setelah itu dilakukan refleksi terhadap sumbu y. Maka bayangan titik Q adalah ...
Q" (-10, 3)
Q" (3, 10)
Q'' (10,3)
Q" (-10, -3)
Q" (-3, 10)
Transformasi geometri yang terjadi pada gambar di samping adalah . . .
Translasi dilanjutkan refleksi
Refleksi dilanjutkan Rotasi
Rotasi dilanjutkan Dilatasi
Dilatasi dilanjutkan translasi
Translasi dilanjutkan rotasi
Bayangan titik Q (2, −3) oleh rotasi [O, 90°] adalah ....
Q' (2, 3)
Q' (-3, 2)
Q (-2, 3)
Q' (3, 2)
Q (-3, -2)
berikut merupakan jenis transformasi geometri kecuali
dilatasi
refleksi
operasi
rotasi
tranformasi
Bayangan titik (x,y) jika direfleksikan terhadap sumbu x adalah ....
(x,y)
(y,x)
(-x,-y)
(x,-y)
(-x,y)
Bayangan garis 2x–y=5 apabila dicerminkan terhadap garis x=−1 adalah ...
2x+y+9=0
x+2y+9=0
x+y−9=0
2x−y+9=0
2x+y−9=0
Titik A (2, -6) ditranslasikan terhadap (-2, 4), kemudian didilatasikan terhadap (O, 3). Koordinat bayangan dari titik A adalah ...
(0, -4)
(2, -4)
(4, -2)
(0, -6)
(-4, 0)
Jenis transformasi geometri apa yang terjadi pada gambar ?
Translasi
Refleksi
Rotasi
Dilatasi
Pergerakan
Jenis Transformasi apa yang terjadi pada gambar ?
Translasi
Rotasi
Refleksi
Dilatasi
Transformasi Matriks
Jenis Transformasi Geometri apa yang terjadi pada gambar ?
Translasi
Rotasi
Dilatasi
Refleksi
Transformasi Geometri
Jenis Transformasi apa yang terjadi pada gambar ?
Dilatasi
Translasi
Rotasi
Refleksi
Transformasi Geometri
( 0 , 2)
( 2, 0)
(-2, 4)
(-3, 5)
(2, 3)
Transformasi yang terjadi pada gambar adalah . . .
Rotasi
Translasi
Dilatasi
Refleksi
Bianglala
Peristiwa apa saja yang terjadi pada gambar di samping . . .
Translasi dilanjutkan refleksi
Refleksi dilanjutkan Rotasi
Rotasi dilanjutkan Dilatasi
Dilatasi dilanjutkan translasi
Translasi dilanjutkan rotasi
Diketahui titik Q (-1, 5) ditranslasikan terhadap
T(-9, -2) kemudian setelah itu dilakukan refleksi terhadap sumbu y. Maka bayangan titik Q adalah ...
Q" (-10, 3)
Q" (3, 10)
Q'' (10,3)
Q" (-10, -3)
Q" (-3, 10)
Hasil dilatasi terhadap titik B (-1,3) dengan pusat O(0,0) dan faktor skala 3 adalah ...
B' (3, -1)
B' (-3, 3)
B' (-3, 9)
B' (2, 0)
B' (9, 2)
Diketahui titik Q (-1, 5) ditranslasikan terhadap
T(-9, -2) kemudian setelah itu dilakukan refleksi terhadap sumbu y. Maka bayangan titik Q adalah ...
Q" (-10, 3)
Q" (3, 10)
Q'' (10,3)
Q" (-10, -3)
Q" (-3, 10)
Hasil dilatasi terhadap titik B (-1,3) dengan pusat O(0,0) dan faktor skala 3 adalah ...
B' (3, -1)
B' (-3, 3)
B' (-3, 9)
B' (2, 0)
B' (9, 2)
Bayangan titik B(4, -3) yang dilatasi terhadap pusat O(0,0) dan faktor skala 4, kemudian dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y=2 adalah ...
B"(-8, -16)
B"(-8, 16)
B"(8, 16)
B"(16, -8)
B"(16, 8)
Bayangan titik A(6, -5) oleh translasi T= (-3, 3), kemudian dilanjutkan dengan rotasi sejauh 90 derajat berlawanan arah jarum jam dengan pusat O(0,0) adalah ...
A" (3, 2)
A" (-3, 2)
A" (9, -8)
A" (-9, 8)
A" (-9, -8)
Diketahui titik K'(8, -12) adalah bayangan titik K oleh dilatasi dengan faktor skala 2 terhadap titik pusat O(0,0). Koordinat titik K adalah ...
K (16, -24)
K (10, -14)
K (-12, 8)
K (4, -6)
K (2, -3)
Diketahui titik K'(8, -12) adalah bayangan titik K oleh dilatasi dengan faktor skala 2 terhadap titik pusat O(0,0). Koordinat titik K adalah ...
K (16, -24)
K (10, -14)
K (-12, 8)
K (4, -6)
K (2, -3)
x+2y−8=0
x+2y+8=0
2x+y+8=0
2x+y−8=0
x+y−8=0
y2 + 6y−4x+33=0
y2−6y−4x+33=0
x2−6x+4y+33=0
x2−6x−4y+33=0
x2+6x−4y+33=0
−5
−3
0
3
5
−3
−2
−1
1
2
2x2+y2−8x−4y+12 = 0
x2+2y2−8x−4y+12 =0
2x2+y2−8x−4y−12 =0
x2+2y2−8x−4y−12 = 0
2x2+y2+8x−4y+12=0
( 3,−2)
(−2,3)
5
10
25
30
50
x2 + 4
x2−4
−x2−4
−2x2+4
−x2 + 4
4y= x2 + 14x + 85
y=x2+14x+85
4y=x2−14x+85
4y=x2−14x−85
y=x2−14x−85
−5
−3
1
3
5
−10
−7
0
7
10
y=−6x+2
y=−3x+5
y=−3x+3
y= 3x+3
y=6x−2
(0,11)
(0,12)
(0,13)
(0,14)
(0,15)
−125
125
1
−1251
1251
y= − 3x
y = 3x +20
y −3x−20
y=3x−20
y=−3x+20
(−4,0)
(−4,4)
(−4,6)
(6 , 0)
(0, 6)
(6+ 3 ,5+ 3)
(−6+3 ,5−3)
(6+3 ,5−3)
(−5−3,−7−3)
(5−3 ,5−3)
x2+ y2−4y−11=0
x2+y2−4y +11 = 0
x2+y2−2x−4y−11=0
x2+y2−2x +4y−11=0
x2+y2+2x−4y−11=0
1
2
3
4
5
y = 21 sin2x
y = sin2x
y= sinx cos x
y= −sinx cosx
y = −sin 2x
Bayangan 4x - 2y + 10 = 0 setelah digeser oleh (3, -4) adalah ....
4x−2y+10=0
4x−2y−10=0
4x−2y+12=0
4x+2y+12=0
2x−4y+10=0
Diketahui titik Q (-1, 5) ditranslasikan terhadap
T(-9, -2) kemudian setelah itu dilakukan refleksi terhadap sumbu y. Maka bayangan titik Q adalah ...
Q" (-10, 3)
Q" (3, 10)
Q'' (10,3)
Q" (-10, -3)
Q" (-3, 10)
Hasil dilatasi terhadap titik B (-1,3) dengan pusat O(0,0) dan faktor skala 3 adalah ...
B' (3, -1)
B' (-3, 3)
B' (-3, 9)
B' (2, 0)
B' (9, 2)
Termasuk jenis transformasi apakah, kasus di bawah ini:
Perpindahan bidak kuda dan benteng pada papan catur
Translasi
Refleksi
Rotasi
Dilatasi
Titik M(-1, 8) direfleksikan terhadap garis x=-3 kemudian direfleksikan terhadap sumbu x. Bayangan titik M adalah ...
M" (-2, 5)
M" (8, 5)
M" (-4, 11)
M" (5, -8)
M" (-5, -8)
Suatu transformasi yang memindahkan setiap titik pada bidang dengan menggunakan sifat benda dan bayangannya pada cermin datar disebut ...
refleksi
translasi
rotasi
dilatasi
transformasi matriks
Bayangan titik A(-5, -1) oleh translasi sejauh T = (6, 2) adalah ...
A'(1, 1)
A'(1, -1)
A'(-1, 1)
A'(-11, -3)
A'(-11, 3)
Bayangan garis g≡2y=3x+6 oleh translasi sejauh T = (5, 2) adalah ...
g′≡2y=3x−5
g′≡2y=3x+5
g′≡2y=3x−13
g′≡2y=3x+13
g′≡2y=−3x−5
Bayangan titik C(-3, 4) oleh translasi T1= (2, 4) dilanjutkan translasi T2 = (6, -2) adalah ...
C"(5, 6)
C"(5, 10)
C"(11, 6)
C"(-5, 6)
C"(11, -6)
Jika bayangan titik P oleh translasi sejauh T = (4, -2) adalah P"(6, -5), maka koordinat titik P adalah ...
(2, -3)
(2, 3)
(-2, 3)
(10, -7)
(2, -7)
Bayangan titik B(-2, -1) oleh refleksi terhadap garis x = 3 adalah ...
B'(8, -1)
B'(6, -1)
B'(8, 1)
B'(6, 1)
B'(-8, -1)
Bayangan titik A(3, -4) oleh refleksi terhadap sumbu Y adalah ...
A'(-3, -4)
A'(3, 4)
A'(-3, 4)
A'(3, 0)
A'(0, -4)
Bayangan titik P(4, 2) oleh refleksi terhadap titik asal dilanjutkan refleksi terhadap garis y = x adalah ...
P"(-2, -4)
P"(-4, -2)
P"(2, 4)
P"(-2, 4)
P"(-4, 2)
Bayangan lingkaran L≡x2+y2−4x−4y+4 oleh refleksi terhadap garis y = -x adalah ...
L′≡x2+y2+4x+4y+4
L′≡x2+y2+4x+4y−4
L′≡x2+y2−4x+4y+4
L′≡x2+y2+4x−4y+4
L′≡x2+y2−4x−4y−4
Titik Q(2, -4) direfleksikan terhadap garis y = x, lalu ditranslasikan sejauh T = (a, b) menghasilkan Q"(-1, 4). Nilai dari 2a - b = ...
4
3
2
1
0
Bayangan titik dengan koordinat (2, 5) oleh rotasi yang berpusat pada titik O dan diputar sejauh 180° berlawanan arah jarum jam adalah ...
(-2, -5)
(2, -5)
(-2, 5)
(-5, -2)
(-5, 2)
Bayangan titik C (4, 2) oleh rotasi sebesar 120° dilanjutkan rotasi sebesar 60° dengan pusat titik pangkal adalah ...
C"(-4, -2)
C"(-4, 2)
C"(4, -2)
C"(4, 2)
C"(-2, -4)
Persamaan bayangan parabola y+2=−x2 oleh rotasi dengan pusat O(0, 0) sebesar 180° adalah ...
y−2=x2
y−2=−x2
y+2=x2
−y−2=−x2
−y−2=x2
Diketahui titik A(-4, 6) dan B(2, -6). Kedua titik tersebut di rotasi dengan pusat P(0, -2) sejauh 90° menghasilkan bayangan A' dan B'. Persamaan garis yang melalui A' dan B' adalah ...
x - 2y = 4
x + 2y = 4
x - 2y = 8
x + 2y = 8
2x - y = 4
Segitiga ABC dengan titik A(1, 4), B(2, 5), dan C(3, 3) didilatasi terhadap titik pangkal dengan faktor skala 2. Koordinat bayangan titik-titik sudut segitiga tersebut adalah ...
A'(2, 8), B'(4, 10), dan C'(6, 6)
A'(4, 10), B'(2, 8), dan C'(6, 6)
A'(-2, -8), B'(-4, -10), dan C'(-6, -6)
A'(-4, -10), B'(-2, -8), dan C'(-6, -6)
A'(2, -8), B'(4, -10), dan C'(6, 6)
Bayangan titik S(-5, 7) oleh dilatasi dengan pusat P(a, b) dan faktor skala 2 adalah S'( -13, 5). Nilai dari a - b = ...
-6
-5
-3
5
6
Bayangan kurva (x−3)2+(y−2)=4 oleh dilatasi dengan pusat P(-2, 1) dan faktor skala 2 adalah ...
(x−8)2+2(y−3)=16
(x−8)2+2(y+3)=16
(x+8)2+2(y−3)=16
(x−8)2+2(y−3)=−16
(x−8)2−2(y−3)=16
A'(-7, 7)
A'(-7, -7)
A'(7, 7)
A'(-7, 14)
A'(7, 14)
B"(27, 34)
B"(-27, 34)
B"(27, -34)
B"(27, 30)
B"(27, -30)
5x + 3y - 2 = 0
5x + 3y + 2 = 0
5x - 3y - 2 = 0
5x - 3y + 2 = 0
-5x - 3y - 2 = 0
