NEW
Font size
WorksheetsPSPTKR12 (KOPLING/TRANSMISI)
Total questions: 36
Worksheet time: 28mins
Fungsi kopling pada kendaraan adalah ...
Untuk memutus dan menghentikan putaran dari mesin ke transmisi
Untuk memutus dan menghubungkan putaran dari transmisi ke mesin
Untuk memutus dan menghubungkan putaran dari transmisi ke differential
Untuk memutus dan menghubungkan putaran dari mesin ke transmisi
Untuk memutus dan menghubungkan putaran dari transmisi ke roda
Berikut ini yang merupakan persyaratan kopling ialah
mampu memindahkan tenaga dari transmisi ke differential dengan lembut
harus dapat menghubungkan transmisi dengan mesin secara lembut
merubah momen serta putaran mesin
mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan
mampu merubah gerakan dari pedal kopling ke dalam master silinder
Gambar di atas merupakan jenis kopling ...
plat ganda
plat tunggal
hidrolis
mekanis
basah
gambar berikut merupakan kopling jenis
kopling mekanis
kopling hidrolis
kopling basah
kopling kering
kopling plat ganda
berikut yang termasuk ciri-ciri dari plat kopling aus ...
pedal rem terasa berat saat di injak
tercium bau sangit/terbakar
pergerakan roda tidak stabil
mesin mobil tiba-tiba mati
rusaknya master silinder rem
komponen yang berfungsi sebagai permukaan gesek dan menempel pada engine disebut
Pressure plate
Flywheel
Clutch Cover
Release fork
Release Bearing
komponen yang berfungsi untuk memindahkan tenaga putar dari engine ke transmisi disebut
Pressure plate
Flywheel
Clutch Cover
Clutch disc
Release Bearing
komponen ini berfungsi untuk menekan/menjepit kampas hingga terjadi perpindahan tenaga dari mesin ke poros transmisi. komponen ini disebut
Pressure plate
Flywheel
Rekease fork
Clutch disc
Release Bearing
perhatikan gambar berikut, fungsi dari komponen kopling ini adalah
menekan pressure plate ke arah fly wheel saat pedal tidak diinjak
menekan clutch disc kearah flywheel
menerima putaran mesin saat kopling tidak diinjak
menekan komponen pressure plate pada clutch cover.
mentrasnfer tenaga dari mesin ke kampas kopling
Torsion damper pada plat kopling berfungsi untuk
Meredam kejutan saat kopling berhubungan
Bidang gesek plat kopling
Untuk menghubungkan plat kopling dengan poros input transmisi
Untuk membebaskan plat kopling
Untuk memberi tekanan pada plat kopling
perhatikan gambar berikut, pemeriksaan yang dilakukan oleh mekanik tersebut adalah
mengukur keausan pegas diafragma
mengukur ketebalan kanvas kopling
memeriksa runout plat kopling
memeriksa runout flywheel
memeriksa runout cakram
perhatikan gambar berikut, pemeriksaan yang dilakukan oleh mekanik tersebut adalah
mengukur keausan pegas diafragma
mengukur ketebalan kanvas kopling
memeriksa runout plat kopling
memeriksa runout flywheel
memeriksa release bearing
perhatikan gambar berikut, pemeriksaan yang dilakukan oleh mekanik tersebut adalah
mengukur keausan pegas diafragma
mengukur ketebalan kanvas kopling
memeriksa runout plat kopling
memeriksa runout flywheel
memeriksa release bearing
perhatikan gambar berikut, pemeriksaan yang dilakukan oleh mekanik tersebut adalah
mengukur keausan pegas diafragma
mengukur ketebalan kanvas kopling
memeriksa runout plat kopling
memeriksa runout flywheel
memeriksa runout cakram
Perlengkapan transmisi yang berfungsi untuk menyamakan putaran antar gigi yang akan disambung adalah …..
syncromesh
slidingmesh
constanmesh
driving gear
driven gear
Komponen yang menerima moment output dari unit kopling adalah ….
out put shaft
input shaft
syncrnmesh
transmission gear
shift fork
Untuk menggerakkan kearah mundur, pada gigi transmisi ditambahkan dengan ……
counter gear
idle gear
final gear
shaft gear
helical gear
Jika syncronmesh A digerakkan ke kiri, maka transmisi dalam posisi ……
netral
gigi 1
gigi 2
gigi 3
gigi 4
Jika syncronmesh B digerakkan ke kiri, maka transmisi dalam posisi …
netral
gigi 1
gigi 2
gigi 3
gigi 4
Gambar tersebut sedang melakukan pemeriksaan .....
Kelolengan
Mengukur celah oli
Mengukur flens poros output
Mengukur keloengan poros out put
Memeriksa daya pengereman
Gambar tersebut sedang melakukan pengukuran ...
Jurnal Out put
Jurnal in put
Jurnal shaft
Poros transmisi
Diamater luar
Pada gambar tersebut sedang melakuka pemeriksaan ....
Mengukur celah pada roda gigi
Mengukur celah di antara ring synchromesh dengan ujung alur roda gigi
Mengukur celah di antara roda gigi dengan ujung alur roda gigi
Mengukur celah yang mengalami deformasi
Mengukur ketebalan celah gigi
Pada gambar yang ditunjukkan berikut sedang melakukan pemeriksaan ...
Keolengan poros input
Keolengan poros out put
Keolengan shaft
Keolengan shaft in put
Kelurusan poros roda gigi
Apa nama alat yang digunakan untuk mengukur keolengan poros...
Micrometer
Jangka sorong
Fuller gauge
Dial Indikator
Bore gauge
Pada gambar tersebut sedang melakukan pemeriksaan ...
Mengukur ketebalan flens poros output
Mengukur keebalan ring
Mengukur celah pada shaft out put
Mengukur ketebalan ring pengunci poros out put
Mengukur ketebalan besi pemisah
Apa nama alat yang digunakan untuk mengukur keolengan poros...
Micrometer
Jangka sorong
Fuller gauge
Dial Indikator
Bore gauge
Transmsi otomatis yang waktu perpindahan gigi dan eaktu lock upnya diatur secara elektronik disebut…
Full hydraulic
Electronic control transmission
Torque couverter
Overdrive
Synchromesh transmission
Di bawah ini yang tidak termasuk komponen-komponen transmisi otomatis adalah …
Torque converter
Planetary gear
Automatic transmission fluid
Hydraulic control unit
Counter gear
Bagian torgue converter yang berfungsi untuk menyearahkan aliran fluida dari turbine runner adalah…
Turbine runner
Stator
Pump inpeller
One-way clutch
Drive plate
Dibawah ini adalah komponen-komponen planetary gear, kecuali .......
Ring gear
Sun gear
Pinion gear
Pinion shaft
Drive shaft
Pada posisi ini kendaraan tidak bergerak tetapi roda dapat diputar dan mesin dapat dihidupkan....
Posisi R (Reverse)
Posisi P (Park)
Posisi N (Netral)
Posisi D (Drive
Pada posisi ini kendaraan tidak dapat bergerak (roda tidak dapat diputar) tetapi mesin dapat dihidupkan.....
Posisi R (Reverse)
Posisi P (Park)
Posisi N (Netral)
Posisi D (Drive
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan mekanisme pengunci persneling (shift lock) dan mekanisme key interlock. Pilihlah pernyataan yang Benar
Untuk menggerakkan tuas persneling dari rentang "P" , tombol pelepas pengunci persneling harus ditekan.
Ketika pedal rem ditekan, tuas persneling tidak dapat bekerja.
Untuk konstruksi mekanisme key interlock, shift lock pin ditekan dan shift lock link bergerak turun
ketika menekan tombol pelepas pengunci persneling (shift lock release).
Beberapa model dilengkapi dengan mekanisme key interlock mengatur pergerakan lock pin dengan
katup solenoid bukan dengan kabel parking lock.
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan pemilihan waktu persneling (shift timing).
Pilihlah pernyataan yang Benar.
Bahkan jika kendaraan memiliki saklar pemilih mode berkendara, pola shift timing hanya satu.
Ketika kecepatan kendaraan sama, posisi gigi sama berapan juga jumlah bukaan throttle-nya.
Ketika melepas pedal gas, gigi tidak pernah terangkat (shift up).
Ketika temperatur pendingin mesin rendah, persneling tidak dapat dipindahkan ke gigi O/D.
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan kontrol dari pengunci (control of lock-up).
Pilihlah pernyataan yang Benar.
ECU menunda penguncian untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar
Ketika tuas persneling ada pada rentang "L", pengunci (lock-up) bekerja jika kecepatan kendaraan
mencapai kecepatan tertentu.
Fungsi pengunci ditunda ketika pedal rem ditekan.
Pengunci tidak bekerja jika ECU kontrol jelajah (cruise control) bekerja.
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan dengan diagnosa ECT. Pilihlah pernyataan yang Benar.
Umumnya, ketika ECU mendeteksi adanya malfungsi, lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp) menyala.
Meskipun ECU menyimpan DTC (Diagnostic Trouble Code) dalam memorinya, akan terhapus jika saklar ignition diputar ke OFF.
Dalam kendaraan dengan tuas gigi tipe gerbang, ada alarm pengingat bila ECT malfungsi.
DTC hanya dapat dibaca dengan hand-held tester.
