wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KLS IX-Budi Daya Tanaman Sayuran Hidroponik

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan hidroponik?

a)

Hidroponik adalah teknik pemeliharaan ikan dalam kolam.

b)

Hidroponik adalah metode pengolahan air untuk irigasi.

c)

Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa tanah menggunakan larutan nutrisi.

d)

Hidroponik adalah cara menanam di tanah yang subur.

2.

Sebutkan langkah-langkah dalam budi daya tanaman sayuran hidroponik!

a)

1. Menyiram tanaman setiap hari, 2. Menggunakan tanah sebagai media tanam, 3. Menanam bibit di pot biasa

b)

1. Persiapan alat dan bahan, 2. Pemilihan jenis sayuran, 3. Pembuatan larutan nutrisi, 4. Penanaman bibit, 5. Pemeliharaan tanaman, 6. Pemanenan.

3.

Sebutkan tiga jenis sayuran daun yang dapat dibudidayakan secara hidroponik!

a)

Tomat

b)

Brokoli

c)

Kembang kol

d)

Selada, bayam, kangkung

4.

Apa saja sayuran bunga yang dapat dibudidayakan dengan sistem hidroponik?

a)

Lobak, wortel, mentimun

b)

Tomat, selada, bayam

c)

Kacang polong, jagung, terong

d)

Brokoli, kembang kol, bunga zucchini

5.

Sebutkan dua contoh sayuran buah yang dapat ditanam secara hidroponik!

a)

Tomat, Mentimun

b)

Kacang, Bawang

c)

Wortel, Brokoli

d)

Kentang, Jagung

6.

Apa keuntungan dari budi daya tanaman sayuran secara hidroponik?

a)

Keuntungan dari budi daya tanaman sayuran secara hidroponik adalah efisiensi penggunaan air, pertumbuhan cepat, pengendalian hama yang lebih baik, dan kemampuan bertanam di lahan terbatas.

b)

Penggunaan tanah yang lebih banyak

c)

Pertumbuhan yang lambat

d)

Hasil panen yang tidak terjamin

7.

Jelaskan apa itu akuaponik!

a)

Akuaponik adalah sistem pertanian yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem.

b)

Akuaponik adalah sistem pertanian yang tidak melibatkan air.

c)

Akuaponik hanya digunakan untuk budidaya tanaman.

d)

Akuaponik adalah metode pengolahan makanan.

8.

Apa perbedaan antara hidroponik dan vertikultura?

a)

Hidroponik menggunakan tanah, sedangkan vertikultura tidak.

b)

Hidroponik adalah teknik bertani di lahan luas, vertikultura di lahan sempit.

c)

Hidroponik dan vertikultura adalah metode yang sama dalam pertanian.

d)

Hidroponik adalah metode tanam tanpa tanah, sedangkan vertikultura adalah teknik bertani dengan memanfaatkan ruang vertikal.

9.

Sebutkan satu jenis sayuran yang dapat dibudidayakan secara hidroponik dan memiliki daun hijau!

a)

Tomat

b)

Brokoli

c)

Kembang kol

d)

Selada

10.

Apa yang dimaksud dengan pemeliharaan dalam budi daya hidroponik?

a)

Pemeliharaan tidak diperlukan dalam sistem hidroponik.

b)

Pemeliharaan adalah proses panen tanaman hidroponik.

c)

Pemeliharaan hanya dilakukan saat tanaman sudah besar.

d)

Pemeliharaan dalam budi daya hidroponik adalah kegiatan untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman.

11.

Sebutkan satu contoh tanaman sayuran yang dapat dibudidayakan di sistem hidroponik!

a)

Kacang Panjang

b)

Bawang Merah

c)

Tomat

d)

Selada

12.

Apa yang dimaksud dengan pascapanen dalam budi daya tanaman?

a)

Pascapanen adalah pengolahan tanah sebelum menanam.

b)

Pascapanen adalah kegiatan merawat tanaman selama pertumbuhan.

c)

Pascapanen adalah kegiatan setelah panen untuk mengolah dan menyimpan hasil pertanian.

d)

Pascapanen adalah proses penanaman kembali tanaman.

13.

Sebutkan satu teknik modifikasi dalam budi daya tanaman sayuran!

a)

Rotasi tanaman

b)

Tanaman organik

c)

Penggunaan pestisida

d)

Hidroponik

14.

Mengapa tanah tidak digunakan dalam sistem hidroponik?

a)

Tanah memberikan lebih banyak oksigen untuk akar.

b)

Tanah lebih murah daripada larutan nutrisi.

c)

Tanah tidak digunakan karena hidroponik menggunakan larutan nutrisi.

d)

Tanah lebih mudah didapatkan daripada larutan nutrisi.

15.

Apa yang perlu diperhatikan dalam proses pembibitan tanaman hidroponik?

a)

Jenis tanah yang digunakan

b)

Frekuensi penyiraman yang tinggi

c)

Kualitas air, nutrisi, pencahayaan, suhu, kelembapan, dan pemilihan benih.

d)

Penggunaan pestisida secara rutin