Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

(11/10) UTS MK Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu (Agrotek 22)

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), terdiri dari ?

a)

Penyakit, gejala, dan Tanda

b)

Cendawan patogen, Bakteri patogen, virus patogen, dan Nematoda patogen

c)

Cendawan, Bakteri, Virus, dan Nematoda

d)

Hama, Patogen, dan Gulma

2.

..........adalah semua organisme hidup yang mendapatkan makanan dari tanaman sehingga tanaman sakit (penyebab penyakit) dan menimbulkan kerugian secara ekonomi.

a)

Penyakit

b)

Cendawan

c)

Patogen

d)

Bakteri

3.

.............. adalah kondisi dimana proses fisiologis pada sel/jaringan tanaman tidak berjalan secara normal akibat gangguan secara terus menerus oleh agen organisme parasitik atau faktor lingkungan yang tidak mendukung.

a)

Hama

b)

Patogen

c)

Penyakit tanaman

d)

Gulma

4.

Penyakit Tumbuhan dapat terjadi jika ada hubungan saling menguntungkan antara 3 faktor yaitu ?

a)

Intensitas penyakit, gejala, dan tanda

b)

kejadian penyakit, inokulum, dan patogen

c)

Lingkungan, Inang, dan Patogen

d)

Cuaca, Bakteri, dan Hama

5.

Bentuk gejala hawar dibawah ini yaitu ?

a)

b)

c)

d)

6.

Penyimpangan pada tumbuhan (akar, batang, daun, buah, dll.) akibat gangguan terus-menerus suatu penyebab penyakit (patogen). Pernyataan tersebut pengertian dari ?

a)

Tanda Penyakit

b)

Gejala Penyakit

c)

Penyakit

d)

Infeksi

7.

Berikut merupakan tanda dari ?

a)

Nematoda Patogen

b)

Bakteri Patogen

c)

Cendawan Patogen

d)

Virus Patogen

8.

Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu (PPT) adalah..

a)

Pendekatan strategis yang dirancang untuk mengelola dan mengurangi dampak hama tanaman secara efektif dan berkelanjutan

b)

Pendekatan strategis yang dirancang untuk mengelola dan mengurangi dampak penyakit tanaman secara efektif dan berkelanjutan

c)

Pendekatan strategis yang dirancang untuk membunuh dan membasmi penyakit tanaman secara efektif

d)

Pendekatan strategis yang dirancang untuk menambah dampak penyakit tanaman secara efektif dan berkelanjutan

9.

Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu (PTT) menggabungkan berbagai metode pengendalian yang bersifat...

a)

adiktif

b)

kooperatif

c)

humanis

d)

preventif dan kuratif

10.

Unsur-unsur Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu adalah, kecuali..

a)

Pendekatan berbagai metode pengelolaan

b)

Keberlanjutan

c)

Sistematik dan terintegrasi

d)

pendekatan prosedural

11.

Tujuan Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu adalah.., kecuali

a)

Mencegah resistensi patogen

b)

mengoptimalkan penggunaan sumber daya

c)

mengurangi dampak penyakit pada tanaman

d)

meningkatkan pengeluaran petani

12.

Tujuan Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu adalah

a)

Meningkatkan keberlanjutan pertanian

b)

Melindungi kesehatan manusia dan lingkungan

c)

meningkatkan keamanan pangan

d)

benar semua

13.

Pronsip dasar Pengelolaan Penyakit Tanaman Terpadu adalah

a)

Pengobatan lebih utama daripada pencegahan

b)

Pendekatan berbasis iklim

c)

Penggunaan satu metode pengendalian terbaik

d)

Pemantauan dan deteksi dini

14.

Contoh tujuan dari penerapan Pengelolaan Penyakit Terpadu (PTT) adalah

a)

Membasmi semua jenis hama dan penyakit tanaman

b)

Menggunakan pestisida secara intensif untuk melindungi tanaman

c)

Mengurangi penggunaan pestisida kimia dan meningkatkan peran pengendalian hayati

d)

Meningkatkan produksi tanaman tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan

15.

Contoh pengendalian hayati yang efektif untuk mengendalikan penyakit tanaman adalah

a)

Menggunakan pestisida sintetis

b)

Menggunakan pupuk kimia dosis tinggi

c)

Memakai agen hayati seperti jamur Trichoderma

d)

Membakar semua tanaman yang terinfeksi

16.

Prinsip dasar PHT yang menekankan pada pemantauan secara berkala terhadap populasi hama dan penyakit adalah

a)

Pencegahan

b)

Pengamatan dan deteksi dini

c)

Pengendalian

d)

Eradikasi

17.

Apa tujuan rotasi tanaman terhadap pencegahan peningkatan kejadian penyakit tanaman ?

a)

meningkatkan keanekaragaman satwa di lahan pertanian

b)

membantu menjaga struktur tanah dan meningkatkan resiko erosi

c)

secara langsung kita meningkatkan produktivitas tanaman

d)

memutus siklus hidup hama dan penyakit tersebut, sehingga mengurangi populasi mereka

18.

Salah satu tantangan dalam pengembangan varietas tahan penyakit adalah

a)

Tingginya biaya pengembangan

b)

Kemungkinan munculnya patogen baru yang mampu mengatasi gen ketahanan

c)

Semua jawaban benar

d)

Penerimaan masyarakat terhadap tanaman transgenik

19.

Mekanisme ketahanan tanaman terhadap patogen dapat berupa..

a)

Ketahanan struktural saja

b)

Ketahanan biokimia saja

c)

Kombinasi ketahanan struktural dan biokimia

d)

Tidak ada mekanisme ketahanan pada tanaman

20.

Komponen utama dalam sistem pengendalian hama penyakit berbasis IoT adalah

a)

Sensor, aktuator, dan jaringan internet

b)

Kamera, drone, dan aplikasi mobile

c)

Semua jawaban benar

d)

Perangkat lunak analisis data, cloud computing, dan sistem pakar

21.

Sensor apa yang umumnya digunakan untuk mendeteksi serangan hama pada tanaman?

a)

Sensor pH dan konduktivitas

b)

Sensor gambar (kamera) dan sensor suara

c)

Sensor cahaya

d)

Sensor suhu dan kelembaban

22.

Bagaimana IoT dapat membantu dalam pengendalian hama penyakit secara lebih efektif?

a)

Semua jawaban benar

b)

Mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk menganalisis pola serangan hama dan penyakit

c)

Memungkinkan petani untuk melakukan tindakan pengendalian yang tepat dan cepat

d)

Dengan memberikan peringatan dini saat terjadi serangan hama

23.

Tantangan utama dalam penerapan IoT dalam pertanian adalah, kecuali

a)

Kurangnya pengetahuan petani tentang teknologi

b)

Keterbatasan infrastruktur jaringan di daerah pedesaan

c)

Biaya implementasi yang tinggi

d)

Cuaca dan iklim di daerah pedesaan

24.

Apa yang dimaksud dengan pengendalian hayati dalam pengelolaan penyakit tanaman?

a)

Penggunaan pestisida kimia untuk membunuh patogen tanaman

b)

Penggunaan organisme hidup atau produknya untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman

c)

Penggunaan varietas tanaman tahan penyakit

d)

Penggunaan teknik budidaya tanaman untuk mencegah serangan penyakit

25.

Tantangan dalam penerapan pengendalian hayati adalah

a)

Ketersediaan agen pengendali hayati yang efektif

b)

Biaya produksi yang relatif tinggi

c)

Waktu pengendalian yang lebih lama dibandingkan dengan pestisida kimia

d)

Semua jawaban benar