wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Konseling Keluarga D

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan konseling?

a)

Proses mengajar di kelas

b)

Proses bantuan profesional antara konselor dan klien untuk memecahkan masalah

c)

Diskusi kelompok tentang ilmu psikologi

d)

Penelitian tentang perilaku manusia

2.

Salah satu prinsip konseling adalah bahwa konseling harus:

a)

Hanya untuk anak-anak

b)

Fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi lembaga dan kebutuhan individu

c)

Dilakukan di tempat yang tertutup

d)

Terbatas pada pembicaraan intelektual saja

3.

Mengapa konseling harus lebih menekankan pada penghayatan emosional daripada intelektual?

a)

Karena intelektual lebih penting

b)

Penghayatan emosional lebih efektif dalam perubahan sikap dan tindakan

c)

Karena konseling bukanlah pendidikan

d)

Intelektual baik untuk pemahaman, namun dimensi emosional sering kali yang menjadi masalah klien

4.

Apa yang dimaksud dengan kerahasiaan dalam etika konseling?

a)

Informasi klien dapat dibagikan secara bebas kepada siapapun

b)

Informasi yang dibicarakan klien harus disimpan dan tidak boleh dibuka kepada pihak lain

c)

Klien tidak boleh memberi tahu konselor apapun

d)

Konselor harus selalu menyimpan semua informasi sendiri

5.

Pada tahap pertama dalam proses konseling, apa yang biasanya dilakukan oleh konselor?

a)

Memberikan solusi langsung

b)

Membangun hubungan baik dengan klien dan mengumpulkan informasi

c)

Mengabaikan masalah klien

d)

Membuat keputusan tanpa melibatkan klien

6.

Pada tahap akhir konseling, apa yang menjadi fokus utama?

a)

Merujuk klien pada expert lain yang sesuai dengan problem klien

b)

Menetapkan prioritas tindak lanjut dan menutup sesi konseling

c)

Membicarakan topik netral

d)

Konselor menyelesaikan masalah klien

7.

Attending dalam konseling bertujuan untuk:

a)

Mengabaikan klien

b)

Memusatkan perhatian kepada klien agar merasa dihargai

c)

Memarahi klien

d)

Menulis laporan tentang klien

8.

Salah satu ciri dari attending yang baik adalah:

a)

Duduk dengan kepala membungkuk

b)

Mendengarkan secara aktif

c)

Menghindari kontak mata

d)

Selalu melihat ke arah klien

9.

Apa yang dimaksud dengan teknik opening dalam konseling?

a)

Membuka pintu ruangan

b)

Membuka komunikasi awal dengan klien

c)

Mengakhiri pertemuan

d)

Menutup komunikasi

10.

Apa tujuan dari pembicaraan topik netral dalam tahap opening?

a)

Membuat klien bingung

b)

Menjaga suasana agar tidak menyinggung perasaan klien

c)

Mengalihkan perhatian klien

d)

Mengakhiri sesi dengan cepat

11.

Acceptance dalam konseling bertujuan untuk:

a)

Menolak pernyataan klien

b)

Menunjukkan minat dan pemahaman terhadap klien

c)

Mengabaikan klien

d)

Mengubah topik pembicaraan

12.

Bagaimana konselor dapat menunjukkan acceptance secara non-verbal?

a)

Melihat ke arah lain

b)

Anggukan kepala

c)

Tertawa keras

d)

Menyilangkan tangan

13.

Apa tujuan dari teknik restatement dalam konseling?

a)

Mengulang pernyataan klien dengan kata yang sama

b)

Mengabaikan pernyataan klien

c)

Mengubah pernyataan klien

d)

Memberikan opini pribadi

14.

Restatement efektif dilakukan ketika:

a)

Konselor merasa bingung dengan perilaku klien

b)

Konselor ingin memastikan bahwa ia benar-benar memahami klien

c)

Konselor ingin memastikan bahwa klien memahaminya

d)

Konselor ingin statement yang tegas dari klien

15.

Reflection of feeling digunakan untuk:

a)

Memantulkan perasaan klien kembali kepada dirinya

b)

Memberikan nasihat langsung

c)

Mengabaikan perasaan klien

d)

Menutup sesi konseling

16.

Apa yang harus dihindari saat melakukan reflection of feeling?

a)

Menunggu klien selesai bicara

b)

Menggunakan istilah akademis

c)

Menggunakan bahasa non-judgemental

d)

Melakukannya secara mindfull

17.

Clarification bertujuan untuk:

a)

Menyederhanakan atau memperjelas pernyataan klien

b)

Mengganti topik

c)

Menuduh klien

d)

Mengubah fokus pembicaraan

18.

Clarification bertujuan untuk:

a)

Memperjelas pernyataan klien

b)

Mengganti topik

c)

Mengklarifikasi tuduhan-tuduhan orang terhadap klien

d)

Cara halus konselor untuk meminta klien menggunakan bahasa yang lebih bisa dimengerti

19.

Apa tujuan utama dari paraphrasing dalam konseling?

a)

Mengecek pemahaman konselor terhadap klien

b)

Menyalahkan klien

c)

Mengabaikan pesan klien

d)

Menghentikan pembicaraan

20.

Apa persamaan antara 'reflection of feeling' dan 'restatement' dalam konseling?

a)

Keduanya bertujuan untuk memberikan saran kepada klien

b)

Keduanya melibatkan pengulangan atau pemantulan kembali apa yang disampaikan klien

c)

Keduanya digunakan untuk kembali memfokuskan percakapan pada topik-topik konseling

d)

Keduanya adalah teknik untuk menginterpretasikan maksud-maksud tersembunyi klien

21.

Apa perbedaan utama antara 'reflection of feeling' dan 'restatement'?

a)

Restatement berfokus pada perasaan klien, sedangkan reflection of feeling pada kata-kata klien

b)

Reflection of feeling berfokus pada perasaan klien, sementara restatement mengulang kata-kata klien

c)

Restatement lebih menekankan interpretasi, sementara reflection of feeling tidak

d)

Reflection of feeling dan restatement tidak memiliki perbedaan signifikan

22.

Bagaimana paraphrasing dan clarification serupa dalam konteks konseling?

a)

Keduanya digunakan untuk memperjelas pemahaman konselor tentang pernyataan klien

b)

Keduanya bertujuan untuk mengklarifikasi ketidakjelasan informasi yang disampaikan klien

c)

Keduanya hanya digunakan pada sesi terakhir konseling

d)

Keduanya bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah klien

23.

Apa perbedaan utama antara 'clarification' dan 'paraphrasing' dalam konseling?

a)

Paraphrasing menekankan pengulangan, sedangkan clarification menekankan klarifikasi

b)

Clarification fokus pada memperjelas makna, sedangkan paraphrasing menyatakan kembali pesan utama klien

c)

Clarification digunakan untuk mendengar lebih baik, sedangkan paraphrasing untuk berbicara lebih baik

d)

Paraphrasing dan clarification tidak memiliki fungsi yang berbeda

24.

Apa yang dimaksud dengan teknik 'structuring' dalam konseling?

a)

Memberikan batasan atau pembatasan dalam proses konseling

b)

Mempertahankan struktur konseling dari awal hingga akhir

c)

Mengganti topik pembicaraan secara tiba-tiba

d)

Mengingatkan klien tentang stuktur yang harus dijaga antar aklien dan konselor

25.

Apa perbedaan antara 'time limit' dan 'role limit' dalam teknik structuring?

a)

Time limit fokus pada waktu sesi, sedangkan role limit pada pembatasan peran konselor dan klien

b)

Role limit hanya berlaku untuk klien, sedangkan time limit berlaku untuk konselor

c)

Keduanya berfungsi sama dalam semua konteks

d)

Time limit berfungsi untuk mempercepat sesi, sementara role limit untuk memperpanjang sesi

26.

Apa tujuan dari teknik 'lead' dalam konseling?

a)

Mengarahkan pembicaraan klien ke topik lain secara langsung

b)

Menghentikan sesi konseling

c)

Mempersilahkan klien memulai topik konseling dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka

d)

Mengingatkan klien bahwa konselir adalah leader dalam konseling

27.

Apa persamaan antara 'lead umum' dan 'lead khusus' dalam konseling?

a)

Keduanya digunakan untuk mendorong klien merespons pembicaraan

b)

Lead umum lebih spesifik dibandingkan lead khusus

c)

Lead khusus digunakan untuk tujuan pembelajaran

d)

Keduanya tidak terkait dengan respons klien

28.

Apa fungsi dari teknik 'silence' dalam sesi konseling?

a)

Memberikan waktu kepada klien untuk berpikir atau merasakan

b)

Konselor membutuhkan waktu beberapa saat untuk mengecek hanphone

c)

Saat slience, sebenarnya konselor sedang mengolah informasi-informasi yang diberikan klien

d)

Konselor melakukan slience untuk menahan diri mengucapkan kata-kata yang tidak etis

29.

Apa fungsi dari teknik 'silence' dalam sesi konseling?

a)

Memberikan waktu kepada klien untuk berpikir atau merasakan

b)

Memberi waktu konselor dan klien untuk rehat sejenak dalam suasana hening sebelum melanjutkan sesi konseling

c)

Mengakhiri sesi dengan cepat

d)

Menghindari masalah klien

30.

Bagaimana peran 'silence' berbeda antara konselor dan klien dalam sesi konseling?

a)

Silence dari konselor bertujuan mendorong klien berbicara lebih banyak, sedangkan silence dari klien menunjukkan pemikiran internal atau resistensi

b)

Silence dapat dipraktikkan oleh konselor dan klien dengan berbagai macam tafsiran

c)

Silence dari konselor berarti konselor sedang mengabaikan klien, silence dari klien berarti klien tidak nyaman dengan konselor

d)

Tidak ada perbedaan peran antara silence konselor dan klien

31.

Apa tujuan dari 'reassurance' dalam konseling?

a)

Memberikan dukungan atau penguatan untuk membangun rasa percaya diri klien

b)

Mengkritik keputusan klien

c)

Mengabaikan perasaan klien

d)

Mengubah pernyataan klien

32.

Apa perbedaan antara 'prediction reassurance' dan 'factual reassurance'?

a)

Prediction reassurance berfokus pada masa depan, sementara factual reassurance berdasarkan fakta saat ini

b)

Factual reassurance hanya digunakan untuk klien yang sedang marah

c)

Prediction reassurance digunakan untuk masalah masa lalu

d)

Keduanya tidak berhubungan dengan rasa percaya diri klien

33.

Apa fungsi dari teknik 'rejection' dalam konseling?

a)

Mencegah klien melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri atau orang lain

b)

Membuat klien marah

c)

Mengabaikan kebutuhan klien

d)

Mengubah topik pembicaraan

34.

Bagaimana penolakan secara halus berbeda dari penolakan secara terang-terangan dalam konseling?

a)

Penolakan halus lebih diplomatis dan tidak langsung dibandingkan penolakan terang-terangan yang lebih jelas dan tegas

b)

Dlam konseling, penolakan secara halus dapat dilakukan menggunakan teknik seperti leading, silence, dan structuring

c)

Penolakan secara halus lebih efektif dalam menjaga kekhusyukan konseling

d)

Budaya Indonesia lebih menerima penolakan secara halus daripada secara terang-terangan yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan

35.

Kapan teknik 'advice' biasanya digunakan dalam konseling?

a)

Ketika klien membutuhkan panduan atau arahan yang jelas

b)

Saat konselor ingin mengabaikan klien

c)

Ketika sesi konseling akan segera berakhir

d)

Ketika konselor tidak mengetahui jawabannya

36.

Apa persamaan antara 'advice langsung' dan 'advice persuasif' dalam konseling?

a)

Keduanya memberikan arahan kepada klien berdasarkan kebutuhan klien

b)

Advice langsung dan persuasif berasal dari pikiran yang sama (dari konselor), hanya penyampaiannya saja yang beda

c)

Advice persuasif digunakan untuk klien yang tidak mendengarkan

d)

Keduanya berorientasi untuk turut menyelesaikan masalah yang dialami klien

37.

Apa tujuan dari 'summary' dalam proses konseling?

a)

Menyimpulkan pembicaraan dan membantu mengarahkan sesi konseling

b)

Mengabaikan klien

c)

Mengganti topik pembicaraan

d)

Memulai sesi baru

38.

Apa perbedaan utama antara 'summary bagian' dan 'summary keseluruhan'?

a)

Summary bagian dibuat selama sesi, sedangkan summary keseluruhan dibuat di akhir sesi

b)

Summary bagian selalu lebih panjang

c)

Summary keseluruhan hanya untuk klien tertentu

d)

Tidak ada perbedaan di antara keduanya

39.

Apa fungsi utama dari 'interpretasi' dalam konseling?

a)

Membantu klien memahami diri sendiri dengan lebih baik

b)

Sama seperti reflection of feeling dan restatement.

c)

Menyamakan persepsi antara klien dan konselor agar konseling dapat dilanjutkan

d)

Interpretasi adalah bagain inherent dari konseling yang tidak mungkin dipisahkan

40.

Apa persamaan antara 'interpretasi' dan 'konfrontasi' dalam konseling?

a)

Keduanya melibatkan pengungkapan ketidaksesuaian dalam diri klien

b)

Interpretasi hanya digunakan oleh konselor ahli

c)

Konfrontasi memerlukan keterampilan yang umum

d)

Keduanya memperlihatkan kecerdasan konselor dalam membongkar pikiran dan perasaan-perasaan tersembunyi klien