Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kerjasama Ekonomi Internasional

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Terdapat beberapa jenis kerja sama ekonomi internasional yang berkembang di dunia, diantaranya kerja sama bilateral dengan kerja sama multilateral. Perbedaan kerja sama bilateral dengan kerja sama multilateral adalah ....

a)

Kerja sama bilateral berlaku pada bidang ekonomi saja, sedangkan kerja sama multilateral, yaitu pada bidang yang tidak terbatas

b)

Kerja sama bilateral berlaku pada jangka waktu tertentu, sedangkan kerja sama multilateral untuk jangka waktu yang tidak terbatas

c)

Kerja sama bilateral terbatas pada dua negara, sedangkan multilateral terjadi dengan banyak negara

d)

Kerja sama bilateral terbatas pada bidang tertentu, sedangkan kerja sama multilateral mencakup berbagai bidang

e)

Kerja sama bilateral terbatas pada kawasan tertentu, sedangkan kerja sama multilateral mencakup kawasan yang tidak terbatas

2.

Perhatikan pernyataan di bawah ini!

A. Dalam rangka meningkatkan kerja sama dengan Jepang, pemerintah Indonesia banyak memberi kemudahan bagi perusahaan-perusahaan Jepang untuk mendirikan cabang di wilayah Indonesia.

B. Setiap tahun ribuan tenaga kerja Indonesia bekerja di wilayah Arab Saudi sebagai salah satu hasil kesepakatan kerja sama antar kedua negara.

Dampak dari kedua kerja sama tersebut bagi Indonesia yang tepat adalah .....

a)

Dari Jepang dapat meningkatkan stabilitas harga, sedangkan dari Arab Saudi meningkatkan kualitas konsumsi

b)

Dari Jepang dapat memperoleh kesempatan kerja, sedangkan dari Arab Saudi akan meningkatkan stabilitas harga

c)

Dari Jepang dapat mempercepat alih teknologi, sedangkan dari Arab Saudi memperoleh devisa

d)

Dari Jepang dapat memperoleh devisa, sedangkan dari Arab Saudi memperluas kesempatan kerja

e)

Dari Jepang dapat meningkatkan kualitas konsumsi, sedangkan dari Arab Saudi mempercepat alih teknologi

3.

Kerja sama ekonomi yang melibatkan negara-negara dari satu kawasan dan bertujuan untuk menciptakan pasar bersama sering kali bertujuan untuk....

a)

Mendorong arus modal dan tenaga kerja bebas di dalam kawasan

b)

Mengisolasi kawasan dari dampak globalisasi

c)

Mengurangi ekspor dan impor di dalam kawasan

d)

Meningkatkan ketergantungan pada bantuan asing

e)

Meningkatkan persaingan antarnegara

4.

Jika dua negara sepakat untuk memperlonggar aturan tarif dan non-tarif hanya di antara mereka, hubungan tersebut disebut....

a)

Global

b)

Antarregional

c)

Regional

d)

Bilateral

e)

Multilateral

5.

Perbedaan utama antara kerja sama ekonomi bilateral dan multilateral terletak pada....

a)

Jumlah negara yang terlibat

b)

Jenis produk yang diperdagangkan

c)

Kebijakan fiskal yang diterapkan

d)

Fokus pada stabilitas politik

e)

Tujuan untuk mengurangi pengangguran

6.

Salah satu alasan utama negara-negara berkembang ingin bergabung dalam kerja sama ekonomi regional adalah untuk....

a)

Mengisolasi diri dari ekonomi global

b)

Mengurangi ketergantungan pada teknologi asing

c)

Meningkatkan daya saing produk di pasar internasional

d)

Meminimalkan kebutuhan impor

e)

Menutup pasar domestik untuk produk luar negeri

7.

Ketika negara-negara dari satu kawasan seperti Asia Tenggara sepakat untuk bekerja sama dalam bidang ekonomi, hal ini menunjukkan adanya kerja sama....

a)

nasional

b)

regional

c)

multilateral

d)

antar regional

e)

bilateral

8.

Dalam kerja sama ekonomi multilateral, salah satu tantangan yang sering dihadapi negara-negara anggota adalah....

a)

Terbatasnya akses ke teknologi

b)

Perbedaan kebijakan domestik yang sulit diselaraskan

c)

Kesulitan menentukan batas wilayah

d)

Ketidakmampuan melakukan investasi asing

e)

Kurangnya sumber daya manusia

9.

Kerja sama antar beberapa negara yang memiliki perbedaan wilayah geografis tetapi bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi disebut sebagai....

a)

Kerja sama bilateral

b)

Kerja sama regional

c)

Kerja sama sektoral

d)

Kerja sama unilateral

e)

Kerja sama antarregional

10.

Suatu negara memilih untuk bekerja sama dengan negara lain untuk mengekspor produk unggulannya tanpa hambatan tarif. Apa keuntungan utama dari hubungan bilateral tersebut bagi kedua negara?

a)

Meningkatkan keamanan pertahanan

b)

Memperluas akses pasar dan meningkatkan ekspor

c)

Mengurangi pengangguran dalam negeri

d)

Meningkatkan produksi dalam negeri tanpa persaingan

e)

Memperkuat ketahanan pangan

11.

UNICEF bekerja untuk kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Dalam konteks kerja sama internasional, mengapa peran UNICEF dianggap penting dalam mendukung pembangunan jangka panjang di negara berkembang?

a)

UNICEF menciptakan kebijakan fiskal baru untuk meningkatkan ekonomi negara-negara miskin

b)

Program UNICEF meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang menjadi generasi penerus ekonomi

c)

UNICEF mengurangi angka kemiskinan melalui bantuan ekonomi langsung

d)

UNICEF meningkatkan daya saing internasional produk negara-negara berkembang

e)

UNICEF mendukung pertumbuhan industri kesehatan melalui perdagangan obat-obatan

12.

Salah satu tantangan utama dalam NAFTA (North American Free Trade Agreement) adalah ketidakseimbangan ekonomi antara negara-negara anggotanya. Mengapa hal ini bisa menjadi masalah dalam kerja sama perdagangan bebas?

a)

Negara dengan ekonomi lebih lemah mungkin tidak dapat bersaing dan mengalami defisit perdagangan

b)

Kerja sama perdagangan bebas akan menyebabkan kenaikan tarif yang tinggi

c)

Negara yang lebih kuat dapat menarik diri dari perjanjian tanpa konsekuensi

d)

Negara anggota dapat dikenakan sanksi oleh negara non-anggota

e)

Negara-negara dengan ekonomi kuat dapat memaksakan kebijakan moneter pada negara lain

13.

AFTA (ASEAN Free Trade Area) dibentuk untuk menghilangkan hambatan perdagangan antar negara ASEAN. Namun, dalam jangka panjang, mengapa kerja sama ini mungkin menghadapi tantangan dari negara anggota sendiri?

a)

Kerja sama AFTA akan menyebabkan penurunan drastis dalam investasi asing

b)

Pembentukan AFTA menghambat pengembangan sumber daya alam di kawasan

c)

Integrasi ekonomi dapat mengurangi pengaruh politik negara-negara besar di ASEAN

d)

Negara-negara ASEAN mungkin lebih fokus pada perdagangan dengan negara-negara non-ASEAN

e)

Peningkatan daya saing di antara negara ASEAN dapat menyebabkan konflik kebijakan

14.

WTO berfungsi sebagai pengatur perdagangan internasional dan penyelesai sengketa. Mengapa keterlibatan WTO dianggap krusial dalam menjaga stabilitas perdagangan global?

a)

WTO memfasilitasi ekspansi ekonomi negara-negara besar

b)

WTO menghapus semua hambatan perdagangan antara negara maju dan berkembang

c)

WTO mencegah negara-negara menggunakan proteksionisme yang dapat mengganggu perdagangan global

d)

WTO memprioritaskan negara-negara berkembang dalam perdagangan internasional

e)

WTO menyediakan bantuan keuangan langsung untuk negara yang mengalami kerugian perdagangan

15.

OPEC mengatur harga dan produksi minyak di negara-negara anggotanya. Bagaimana pengaruh keputusan OPEC terhadap ekonomi global?

a)

Menjaga stabilitas harga minyak global selalu menguntungkan negara-negara pengimpor

b)

Keputusan OPEC hanya berdampak pada negara-negara anggota

c)

Pengurangan produksi minyak oleh OPEC menyebabkan penurunan permintaan energi global

d)

Negara-negara anggota OPEC dapat sepenuhnya mengendalikan harga energi di seluruh dunia

e)

Pengaturan harga minyak oleh OPEC dapat memicu ketidakstabilan ekonomi di negara-negara pengimpor

16.

ILO (International Labour Organization) berperan dalam meningkatkan standar kerja global. Mengapa penerapan standar kerja internasional dapat menjadi tantangan bagi negara berkembang?

a)

Standar kerja internasional dapat menurunkan daya saing produk negara berkembang

b)

Penerapan standar kerja memerlukan investasi besar dalam teknologi baru

c)

Negara berkembang mungkin tidak tertarik untuk mengikuti standar tersebut

d)

Negara berkembang mungkin tidak memiliki sumber daya untuk memenuhi standar tersebut

e)

Standar internasional hanya relevan di negara-negara maju

17.

IMF sering kali memberikan pinjaman kepada negara-negara yang mengalami krisis ekonomi, tetapi kebijakan ini sering kali disertai dengan syarat-syarat ketat. Bagaimana syarat-syarat tersebut dapat memengaruhi kedaulatan ekonomi negara penerima?

a)

Negara penerima mungkin harus mengurangi pengeluaran domestik yang penting seperti subsidi dan kesehatan

b)

Negara penerima diharuskan untuk mematuhi kebijakan perdagangan bebas

c)

Negara penerima diberikan kebebasan penuh untuk menggunakan dana tanpa pengawasan

d)

Negara penerima harus mengganti sistem politiknya untuk menerima pinjaman

e)

IMF secara langsung mengatur pajak negara penerima

18.

NATO adalah aliansi pertahanan yang terutama berfokus pada keamanan bersama. Bagaimana aliansi ini dapat memengaruhi stabilitas ekonomi di kawasan anggotanya?

a)

Aliansi pertahanan yang kuat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengurangan anggaran militer

b)

NATO meningkatkan pengeluaran militer yang dapat membebani ekonomi negara anggotanya

c)

Keanggotaan NATO memberikan subsidi langsung untuk industri pertahanan negara-negara anggota

d)

NATO mendorong perdagangan senjata bebas antarnegara anggota

e)

NATO meningkatkan investasi asing dengan menciptakan iklim yang stabil

19.

WHO berperan penting dalam menangani masalah kesehatan global. Bagaimana kegagalan WHO dalam menangani wabah global dapat mempengaruhi ekonomi dunia?

a)

Krisis kesehatan dapat menyebabkan peningkatan perdagangan obat-obatan

b)

Penurunan produktivitas tenaga kerja dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global

c)

Negara-negara maju akan meningkatkan ekspor produk kesehatan ke negara-negara terdampak

d)

WHO akan memberikan bantuan finansial langsung ke negara-negara yang terdampak

e)

Permintaan energi global akan meningkat selama krisis kesehatan

20.

Dalam konteks kerja sama perdagangan global, bagaimana kebijakan WTO tentang penyelesaian sengketa perdagangan internasional mendukung stabilitas ekonomi dunia?

a)

Kebijakan WTO mendorong negara-negara untuk berkompetisi secara tidak adil

b)

WTO memberikan sanksi berat kepada negara-negara yang kalah dalam sengketa

c)

Penyelesaian sengketa oleh WTO mengurangi peran hukum domestik dalam perdagangan

d)

WTO menciptakan platform netral untuk menyelesaikan sengketa sehingga perdagangan tetap berjalan lancar

e)

WTO memaksa negara-negara berkembang untuk mengikuti kebijakan negara maju