WorksheetsLITERASI DALAM BAHASA INDONESIA : UNSUR INTERINSIK KARYA SASTRA
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Cermati kutipan novel di bawah ini!
Tak Berapa lama usai peristiwa tersebut, akhirnya kapal berlabuh di Pulau Nyamuk. Kali pertama aku menginjakkan di tanah Nyamuk, tak ada kata yang bisa ku ungkapkan selain kata 'istimewa'. Sebatas mata memandang hamparan pasir putih memanjang di sepanjang Pulau nyamuk. Tak hanya itu, terumbu karang dan biota laut pun begitu eksotis melengkapi keindahan Pulau nyamuk. Keistimewaan Pulau Nyamuk juga begitu sepadan dengan keramahan penduduk lokal Pulau nyamuk. (Pulau Nyamuk, Nur Anif)
Unsur Interinsik yang dominan dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
alur
tema
latar
amanat
Bacalah penggalan teks novel berikut!
Bila kalian tabah, sabar, tawakal, dan berserah diri, kalian akan mendapat Barokah, kedamaian, keindahan, dan kebahagiaan pada akhirnya nanti. Jangan menyerah. Jangan biarkan nafsu menguasai hati kalian untuk membalas sakit hati dengan menyakiti, terhadap siapapun juga, bahkan terhadap orang tua kita sendiri.
Unsur interinsik yang dominan dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
tema
alur
amanat
penokohan
Bacalah penggalan teks novel berikut!
Hujan mulai menetes turun ketika Rana sampai rumahnya. Kilat menyambar-nyambar di langit kelam. Karena merasa tubuhnya demikian berat setelah seharian bekerja di depan komputer. Pak Arya akan berangkat ke luar negeri sehingga ranah harus menyelesaikan seluruh materi presentasinya. Rumah Sunyi, belum ada tanda-tanda berpenghuni. Ia masuk dan melepas lelah di sofa. (Andrei Aksana: Cinta Penuh Air Mata)
Latar tempat yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ....
halaman
ruang tamu
kantor
lobi kantor
Bacalah penggalan teks novel berikut!
Tak seperti dulu, beberapa tahun yang lalu ketika ia pertama kali bertemu dengan hari di tempat yang sama jauh dari terminal bus. Saat itu, Ia memang benar-benar kaget karena tiba-tiba sebuah sedan Corona berhenti di dekatnya.
"Maaf, Dik, boleh saya bertanya? "
"O, tentu saja..."
"Saya hampir kehabisan bensin, sudikah adik menunjukkan tempat penjual bensin?" pemuda itu berkata seraya membuka pintu mobilnya. Wajahnya yang tajam menyorotkan kejujuran. (Penantian, Nilawati)
Alur yang terdapat dalam kutipan cerpen di atas adalah ....
maju
kilas balik
tunggal
campuran
Bacalah penggalan teks novel berikut!
Pemuda pendiam, hobi menjalankan puasa Daud, tangkas dan cepat dalam menghafal Alquran, pandai berdiskusi, ramah dan banyak senyum, hobi membaca, dipadu dengan wajah yang lumayan dan perawakan yang elok itu tidak lain adalah Mansyur.
Cara pengarang menggambarkan tokoh dalam kutipan novel di atas adalah ....
secara langsung
jalan pikiran tokoh
dialog tokoh
sikap tokoh
Bacalah teks berikut!
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan Bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah ke dunia kerja di samping kuliah. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Suatu hari Kak Ica saudara sepupu, datang menawariku untuk berbisnis penjual pakaian. Akhirnya, usaha tersebut pun menuai hasil yang gemilang.
Cara pengarang menggambarkan tokoh dalam kutipan novel di atas adalah ....
secara langsung
jalan pikiran tokoh
dialog tokoh
tingkah laku tokoh
Bacalah penggalan teks cerpen berikut!
Bising kendaraan dengan debu-debu bertebaran seakan mengoyak jiwa pemberani yang siap berjuang demi mendapatkan sesuap nasi. Walau matahari masih malu-malu menampakan diri, tidak lantas membuat manusia untuk enggan melangkah penggaris rezeki di dunia ini. Sebab, Tuhan telah melimpahkan ladang rezeki yang jika dihitung tak akan bisa kita menghitung berapa jumlahnya. (Nur Anif, Pensil Patah)
Kalimat pertama dalam kutipan cerpen tersebut mengandung majas ....
metafora
litotes
hiperbola
personifikasi
Bacalah penggalan teks cerpen berikut!
Seperti umumnya artis-artis yang sedang naik daun di negeri ini, aku pun kemudian menjadi incaran perusahaan-perusahaan untuk pembuatan iklan, diminta menjadi presenter dalam acara-acara seremonial, menjadi Host di TV, bahkan tidak jarang aku diundang untuk presentasi dalam seminar-seminar tokoh-tokoh cendekiawan. (Sang Primadona, A. Mustofa Bisri)
Kalimat pertama dalam kutipan cerpen tersebut mengandung majas ....
paralelisme
litotes
hiperbola
metafora
Bacalah penggalan teks novel berikut!
Aku melangkah pelan meninggalkan pekarangan sambil menenteng beberapa plastik kresek. Sampai di pinggir jalan langkahku kupercepat sambil menoleh ke belakang untuk kali terakhir. Mereka melambai-lambaikan tangan dari beranda, mesti kini aku berlari kecil lalu lenyap. (Andrea Hirata, Sirkus Pohon)
Majas yang dominan dalam penggalan novel di atas adalah ....
metafora
personifikasi
klimaks
antiklimaks
Bacalah penggalan novel berikut!
Dukuh Paruk masih diam meskipun beberapa jenis satwannya sudah terjaga oleh pertanda datangnya pagi. Kambing-kambing mulai gelisah dan kandangnya. Kokok ayam jantan terdengar satu-satu, makin lama makin sering. Burung sSkatan mencecet-cecet dari tempat persembunyiannya. (Ahmad Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk)
Tahapan alur dalam kutipan novel tersebut adalah ....
penggalan situasi cerita
pengungkapan peristiwa
menuju konflik
puncak konflik
Bacalah penggalan teks novel di bawah ini!
Atas dasar Semua bukti yang ada dan pengakuan Noura, akhirnya mau tidak mau Dewan Hakim memutuskan diriku tidak bersalah dan bebas dari dakwaan apapun. Takbir dan hamdalah bergemuruh di ruang pengadilan itu dilantunkan oleh semua orang yang membela dan bersimpati padaku . Seketika aku sujud syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aisha memelukku dengan tangis Bahagia dia dan terkira. (Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El shirazy)
Tahapan alur dalam kutipan novel tersebut adalah ....
pengenalan situasi peristiwa
menuju konflik
puncak konflik (klimaks)
penyelesaian
Bacalah teks berikut!
Lantai satu kapal, terisi penuh dengan kendaraan dan barang-barang milik penumpang. Lantai dua kapal pun semua kursi juga telah terisi. Aku memutuskan beranjak ke geladak kapal. Sampai di atas, aku kembali mengeringitkan keningku. Lagi-lagi Beberapa kursi di atas juga terisi penuh. Mau bagaimana lagi, akhirnya aku hanya bisa gigit jari, berdiri sambil menikmati semilir angin laut Kota Jepara. (Nur Anif, Menyapa Pulau Nyamuk)
Sudut pandang dalam penggalan teks di atas adalah ....
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga seba tahu
orang ketiga terbatas
Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pelayat sudah pulang. Sementara aku masih duduk sambil sesekali menyeka air mata. Ibu yang selama ini paling aku hormati dan sayangi tadi malam telah menghadap Sang Pencipta.
Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerita tersebut adalah ….
haru
kecewa
sedih
khawatir
(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
1
2
3
4
Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi disetiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu. Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …
pemberani
baik
sombong
egois
