wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS PEDIATRI

Total questions: 45

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Perkembangan motorik kasar yang normal pada anak usia 9 bulan adalah:

a)

Menggulingkan badan

b)

Duduk tanpa bantuan

c)

Merangkak maju

d)

Berdiri dengan dukungan

2.

Pada usia berapa anak biasanya mulai berjalan tanpa bantuan?

a)

9-10 bulan

b)

10-11 bulan

c)

12-15 bulan

d)

15-18 bulan

3.

Apa yang menjadi perhatian utama fisioterapis dalam mengevaluasi perkembangan postural seorang anak?

a)

Kekakuan sendi

b)

Keterlambatan bicara

c)

Keseimbangan dan kontrol postural

d)

Hipermobilitas

4.

Seorang anak usia 5 tahun memiliki kesulitan dalam mengkoordinasikan gerakan motorik halus. Ini kemungkinan merupakan tanda keterlambatan pada:

a)

Perkembangan kognitif

b)

Perkembangan sensorimotor

c)

Refleks primitif

d)

Perkembangan sosial

5.

Pada usia berapa seorang anak diharapkan mampu duduk sendiri?

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

10 bulan

d)

15 bulan

6.

Denver Development Screening Test (DDST) dirancang untuk menilai perkembangan anak pada usia:

a)

0-1 tahun

b)

0-3 tahun

c)

0-6 tahun

d)

0-10 tahun

7.

Apa tujuan utama dari pelaksanaan Denver Development Screening Test (DDST) pada anak?

a)

Menentukan tingkat kecerdasan

b)

Mendeteksi keterlambatan perkembangan secara dini

c)

Menilai kemampuan komunikasi

d)

Mendiagnosis gangguan neurologis

8.

Aspek apa yang diukur dalam DDST untuk perkembangan motorik kasar pada anak?

a)

Kemampuan berbicara

b)

Berjalan, merangkak, dan berdiri

c)

Kemampuan menggambar

d)

Interaksi sosial

9.

Apa hasil yang disebutkan jika seorang anak gagal menyelesaikan tugas sesuai dengan usianya pada DDST?

a)

Normal

b)

Delay

c)

Caution

d)

Problematic

10.

DDST mengevaluasi empat area utama, kecuali:

a)

Motorik halus

b)

Motorik kasar

c)

Komunikasi reseptif

d)

Kemampuan sosial

11.

Bagian otak mana yang bertanggung jawab untuk koordinasi gerakan dan keseimbangan pada anak?

a)

Lobus parietal

b)

Lobus frontal

c)

Cerebellum

d)

Lobus temporal

12.

Kerusakan pada susunan saraf pusat anak dapat menyebabkan:

a)

Keterlambatan motorik

b)

Refleks hilang

c)

Hipermobilitas sendi

d)

Perkembangan kognitif meningkat

13.

Apa dampak dari cedera pada medulla spinalis pada anak dari segi fisioterapi?

a)

Gangguan motorik kasar

b)

Keterlambatan bicara

c)

Penurunan sensitivitas sensorik

d)

Kekuatan otot yang berlebihan

14.

Pada kasus neuropediatri, fisioterapis berperan dalam:

a)

Meningkatkan kemampuan komunikasi

b)

Memulihkan mobilitas dan fungsional motorik

c)

Menghambat refleks abnormal

d)

Mengoptimalkan perkembangan kognitif

15.

Fungsi apa yang paling mungkin terganggu jika ada kerusakan pada korteks motorik primer anak?

a)

Koordinasi visual

b)

Keseimbangan tubuh

c)

Gerakan volunter

d)

Sensasi nyeri

16.

Refleks apa yang muncul saat bayi disentuh pada pipi dan mereka secara otomatis memutar kepalake arah tersebut?

a)

Refleks rooting

b)

Refleks moro

c)

Refleks stepping

d)

Refleks grasping

17.

Kapan refleks moro biasanya mulai menghilang?

a)

2 bulan

b)

4 bulan

c)

6 bulan

d)

9 bulan

18.

Refleks plantar pada bayi yang tidak menghilang dapat menjadi tanda dari:

a)

Gangguan neurologis

b)

Keterlambatan motorik

c)

Kelainan tulang belakang

d)

Perkembangan normal

19.

Refleks primitif seperti ATNR (Asymmetrical Tonic Neck Reflex) seharusnya hilang pada usia:

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

9 bulan

d)

12 bulan

20.

Apabila refleks stepping tidak muncul pada bayi, fisioterapis harus mencurigai:

a)

Masalah pada perkembangan motorik kasar

b)

Kelemahan otot tungkai bawah

c)

Cedera saraf perifer

d)

Masalah koordinasi visual

21.

Cerebral palsy tipe spastik paling sering menunjukkan:

a)

Kelemahan otot

b)

Hipotonia

c)

Hipertonia

d)

Refleks berlebih

22.

Cerebral palsy (CP) diklasifikasikan berdasarkan pola tonus otot dan gerakan abnormal. Klasifikasi CP yang ditandai dengan adanya peningkatan tonus otot disebut sebagai:

a)

CP Athetoid

b)

CP Spastik

c)

CP Ataksik

d)

CP Hipotonik

e)

CP Diskinetik

23.

Apa penyebab utama kontraktur pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Kurangnya aktivitas fisik

b)

Spastisitas yang berkepanjangan

c)

Kelainan tulang

d)

Tonus otot yang rendah

24.

Tipe CP yang ditandai dengan koordinasi yang buruk dan kesulitan dalam menjaga keseimbangan saat berjalan atau melakukan aktivitas motorik halus adalah:

a)

CP Spastik

b)

CP Ataksik

c)

CP Athetoid

d)

CP Diskinetik

e)

CP Hipotonik

25.

Apa yang menjadi fokus utama fisioterapi pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Meningkatkan kekuatan otot

b)

Meningkatkan kontrol postural

c)

Memperbaiki kognisi

d)

Memperbaiki kemampuan komunikasi

26.

Salah satu prinsip utama NDT adalah:

a)

Menghambat pola gerakan abnormal

b)

Meningkatkan tonus otot

c)

Memperbaiki kontrol sensorik

d)

Melatih kekuatan otot

27.

Teknik apa yang digunakan dalam Bobath Concept untuk mengurangi spastisitas pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Stimuli taktil

b)

Latihan visual

c)

Latihan resistensi

d)

Pemberian tekanan melalui key points of control

28.

Apa tujuan utama dari penggunaan key points of control dalam terapi Bobath?

a)

Mengontrol tonus otot

b)

Meningkatkan koordinasi motorik halus

c)

Memfasilitasi gerakan fungsional

d)

Memperbaiki keseimbangan

29.

Pada teknik NDT, "inhibisi" bertujuan untuk:

a)

Mengurangi kekakuan sendi

b)

Mengurangi tonus otot yang berlebihan

c)

Meningkatkan kekuatan otot

d)

Memperbaiki kontrol motorik halus

30.

Bagaimana cara teknik Bobath mempengaruhi postur pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Memperbaiki keseimbangan dinamis

b)

Mengurangi pola gerakan abnormal

c)

Memperbaiki kekakuan sendi

d)

Meningkatkan tonus otot

31.

Salah satu ciri utama ASD yang mempengaruhi intervensi fisioterapi adalah:

a)

Keterbatasan motorik halus

b)

Gangguan pada interaksi sosial dan komunikasi

c)

Keterlambatan bicara

d)

Gangguan pada kemampuan visual

32.

Apa peranan utama fisioterapi pada anak dengan ASD?

a)

Mengembangkan kemampuan berbicara

b)

Memfasilitasi keterampilan motorik kasar

c)

Mengatasi masalah perilaku

d)

Meningkatkan kemampuan kognitif

33.

Salah satu tantangan fisioterapi pada anak dengan ASD adalah:

a)

Spastisitas yang tinggi

b)

Ketidakteraturan pola tidur

c)

Kesulitan dalam pemrosesan sensorik

d)

Hipotonus yang berlebihan

34.

Dalam intervensi fisioterapi, penting untuk melibatkan orang tua anak dengan ASD karena:

a)

Mereka harus menjalankan program latihan setiap hari di rumah

b)

Orang tua dapat menentukan terapi mana yang terbaik

c)

Orang tua dapat membantu mengatasi gangguan perilaku selama terapi

d)

Anak dengan ASD membutuhkan dukungan emosional yang konstan

35.

Terapi sensorik sering digunakan pada anak dengan ASD. Apa tujuan utama dari terapi ini?

a)

Meningkatkan kontrol motorik kasar

b)

Meningkatkan keseimbangan tubuh

c)

Mengatasi disfungsi sensorik

d)

Mengurangi spastisitas

36.

Ciri utama ADHD yang berdampak pada intervensi fisioterapi adalah:

a)

Memahami perintah

b)

Gangguan dalam mempertahankan perhatian dan hiperaktivitas

c)

Hipotonus

d)

Keterlambatan pertumbuhan & perkembangan

37.

Bagaimana fisioterapi dapat membantu anak dengan ADHD?

a)

Meningkatkan kemampuan berbicara

b)

Mengurangi hiperaktivitas melalui latihan fisik

c)

Meningkatkan IQ

d)

Mengatasi masalah kognitif

38.

Aktivitas fisik intens dapat membantu anak dengan ADHD untuk:

a)

Mengurangi spastik

b)

Memperbaiki tonus otot

c)

Meningkatkan fokus dan kontrol diri

d)

Meningkatkan kinerja akademik

39.

Program latihan yang ideal untuk anak dengan ADHD sebaiknya:

a)

Membatasi aktivitas yang melibatkan gerakan cepat

b)

Menggabungkan aktivitas fisik yang terstruktur dan konsisten

c)

Fokus pada aktivitas proprioseptif

d)

Menggunakan terapi pasif

40.

Dalam sesi fisioterapi, anak dengan ADHD sering kali membutuhkan:

a)

Latihan kekuatan otot

b)

Program rehabilitasi yang lebih pendek dan bervariasi

c)

Program rehabilitasi yang berfokus pada otot tungkai bawah

d)

Intervensi bedah

41.

Apa fokus utama fisioterapi pada anak dengan keterbelakangan mental?

a)

Mengurangi spastisitas

b)

Mengoptimalkan fungsi motorik kasar dan halus

c)

Memperbaiki cara berbicara

d)

Meningkatkan kemampuan makan dan mandi

42.

Salah satu tantangan dalam fisioterapi pada anak dengan mental retardation adalah:

a)

Perkembangan motorik yang lambat

b)

Refleks moro

c)

Kesulitan mengontrol tonus otot

d)

Kecerdasan yang terlalu tinggi

43.

Bagaimana intervensi fisioterapi dapat membantu anak dengan mental retardation mencapai kemandirian?

a)

Melalui latihan fungsional yang meningkatkan kemampuan sehari-hari

b)

Dengan meningkatkan kemampuan berbicara

c)

Dengan mengurangi kecenderungan spastisitas

d)

Melalui program terapi obat-obatan

44.

Apa yang harus diperhatikan oleh fisioterapis dalam merencanakan terapi untuk anak dengan mental retardation?

a)

Tingkat intelektual & kemampuan kognitif anak

b)

Durasi sesi terapi yang lebih panjang

c)

Kapasitas fisik untuk olahraga

d)

Kemampuan anak dalam makan & minum

45.

Anak dengan keterbelakangan mental sering kali memiliki masalah dengan:

a)

Kontrol ekspresi wajah

b)

Keseimbangan tubuh

c)

Kognitif tingkat tinggi

d)

Hipermobilitas sendi