wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal SJT Versi 1 2024 Rajin Belajar

Total questions: 67

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan kolaborasi dalam tim pengajar?

a)

Kolaborasi dalam tim pengajar adalah persaingan antar anggota tim pengajar untuk menonjol di antara yang lain.

b)

Kolaborasi dalam tim pengajar adalah menghindari komunikasi dan kerjasama dengan anggota tim lainnya.

c)

Kolaborasi dalam tim pengajar adalah bekerja sendiri tanpa melibatkan anggota tim lainnya.

d)

Kolaborasi dalam tim pengajar adalah kerjasama antara anggota tim pengajar untuk mencapai tujuan bersama dalam proses pembelajaran.

2.

Bagaimana pemanfaatan teknologi pembelajaran dapat mendukung kolaborasi di sekolah?

a)

Dengan menghilangkan interaksi langsung antara siswa dan guru.

b)

Dengan membatasi akses siswa terhadap informasi online.

c)

Dengan menggunakan teknologi yang tidak mendukung kolaborasi.

d)

Dengan menyediakan platform online untuk interaksi, berbagi informasi, dan kolaborasi dalam proyek.

3.

Berikan contoh konkret kolaborasi dalam satuan pendidikan yang pernah Anda alami atau ketahui.

a)

Siswa dan guru bekerja sama dalam proyek kolaboratif antara pelajaran Bahasa Indonesia dan sejarah.

b)

Guru Bahasa Inggris dan guru seni bekerja sama dalam proyek kolaboratif antara pelajaran Bahasa Inggris dan seni rupa.

c)

Guru matematika dan guru olahraga bekerja sama dalam proyek kolaboratif antara pelajaran matematika dan olahraga.

d)

Kepala sekolah dan petugas kebersihan bekerja sama dalam proyek kolaboratif antara manajemen sekolah dan kebersihan.

4.

Sebutkan faktor-faktor apa saja yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan kolaborasi di sekolah.

a)

Waktu yang terlalu singkat

b)

Ketidaksinkronan jadwal

c)

Komunikasi yang efektif, kepercayaan, tujuan yang jelas, pembagian tugas yang adil, kepemimpinan yang baik

d)

Kurangnya fasilitas di sekolah

5.

Selain partisipasi aktif dari masing-masing pelaku kolaborasi, faktor-faktor apa saja yang dapat mendukung keberhasilan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan?

a)

Pengurangan jam belajar

b)

Dukungan dari pihak sekolah, partisipasi aktif orang tua, keterlibatan komunitas, pembinaan karakter siswa, penerapan kebijakan disiplin dan keamanan.

c)

Peningkatan biaya pendidikan

d)

Penurunan standar akademik

6.

Bagaimana Anda melihat peran kepala sekolah dalam memfasilitasi kolaborasi di antara tim pengajar?

a)

Memberikan hadiah kepada guru yang tidak berkolaborasi

b)

Kepala sekolah dapat memfasilitasi kolaborasi di antara tim pengajar dengan mengadakan pertemuan rutin, memberikan pelatihan kolaboratif, mendorong komunikasi terbuka, dan memberikan dukungan serta sumber daya yang diperlukan.

c)

Mengabaikan komunikasi antara tim pengajar

d)

Mengurangi waktu pertemuan tim pengajar

7.

Bagaimana cara mengatasi hambatan-hambatan yang sering muncul dalam kolaborasi di sekolah?

a)

Menyalahkan orang lain

b)

Menunda pertemuan kolaborasi

c)

Meningkatkan komunikasi, membangun kepercayaan, menetapkan tujuan bersama, membagi tugas secara adil, menyelesaikan konflik secara konstruktif

d)

Mengabaikan masalah yang muncul

8.

Apakah menurut Anda pentingnya evaluasi dan monitoring dalam menilai keberhasilan kolaborasi di sekolah?

a)

Tidak peduli, yang penting adalah bekerja sama tanpa evaluasi dan monitoring

b)

Ya, pentingnya evaluasi dan monitoring dalam menilai keberhasilan kolaborasi di sekolah sangatlah penting.

c)

Mungkin, evaluasi dan monitoring hanya membuang-buang waktu

d)

Tidak, evaluasi dan monitoring tidak berpengaruh pada keberhasilan kolaborasi di sekolah

9.

Bagaimana Anda melihat peran orang tua dalam mendukung kolaborasi di sekolah?

a)

Orang tua tidak perlu terlibat dalam kegiatan sekolah

b)

Orang tua sebaiknya tidak berkomunikasi dengan guru dan staf sekolah

c)

Orang tua dapat mendukung kolaborasi di sekolah dengan terlibat aktif dalam kegiatan sekolah, berkomunikasi secara terbuka dengan guru dan staf sekolah, serta memberikan dukungan dan dorongan kepada anak untuk bekerja sama dengan teman-temannya.

d)

Orang tua seharusnya tidak memberikan dukungan kepada anak untuk bekerja sama dengan teman-temannya

10.

Mengapa penting untuk menghargai keragaman di kelas?

a)

Menghargai keragaman di kelas tidak penting karena tidak ada manfaatnya bagi siswa

b)

Menghargai keragaman di kelas tidak penting karena semua siswa seharusnya sama

c)

Menghargai keragaman di kelas penting karena menciptakan lingkungan inklusif, menghormati perbedaan individu, mendorong pemahaman yang lebih luas, dan mempersiapkan siswa untuk kehidupan di masyarakat yang multikultural.

d)

Menghargai keragaman di kelas tidak penting karena hanya membuang waktu

11.

Apa saja strategi yang dapat digunakan untuk mengelola keragaman di kelas?

a)

Menciptakan lingkungan inklusif, memahami dan menghargai perbedaan, mendorong kolaborasi antar siswa, menggunakan beragam metode pengajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa

b)

Menggunakan satu metode pengajaran untuk semua siswa tanpa memperhatikan gaya belajar masing-masing

c)

Mengabaikan perbedaan siswa dan tidak memperhatikan kebutuhan individu

d)

Memberikan tugas yang sama kepada semua siswa tanpa memperhatikan keberagaman

12.

Bagaimana keragaman peserta didik dapat mempengaruhi proses pembelajaran?

a)

Keragaman peserta didik dapat memperkaya diskusi, memunculkan berbagai sudut pandang, serta meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran.

b)

Keragaman peserta didik dapat mengurangi motivasi belajar

c)

Keragaman peserta didik dapat mempersulit komunikasi antar siswa

d)

Keragaman peserta didik dapat menyebabkan konflik di kelas

13.

Sebutkan langkah-langkah untuk mengatasi konflik akibat perbedaan di antara peserta didik.

a)

Mendorong dialog terbuka, mengajarkan keterampilan pemecahan masalah, melibatkan pihak berwenang, membangun kesadaran akan keberagaman, menggalakkan kerjasama.

b)

Mengancam peserta didik dengan hukuman fisik

c)

Menyuruh peserta didik untuk berhenti berkomunikasi

d)

Mengabaikan konflik dan berharap akan membaik dengan sendirinya

14.

Apa yang dapat dilakukan untuk membangun lingkungan inklusif di kelas?

a)

Memberikan tugas yang sulit dan membandingkan hasilnya

b)

Menciptakan suasana yang ramah, mendorong kerjasama, menghargai keberagaman, memberikan dukungan

c)

Mengabaikan perbedaan individu di antara siswa

d)

Menyuruh siswa untuk tidak berinteraksi satu sama lain

15.

Bagaimana Anda akan merespon ketika ada siswa yang merasa tidak dihargai karena perbedaan mereka?

a)

Dengarkan siswa dengan empati, tunjukkan bahwa perbedaan adalah hal yang alami, berikan apresiasi dan dorongan kepada siswa.

b)

Biarkan siswa merasa tidak dihargai tanpa memberikan perhatian

c)

Biarkan siswa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa campur tangan

d)

Beri hukuman kepada siswa karena merasa tidak dihargai

16.

Apakah keragaman peserta didik dapat meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran? Mengapa?

a)

Ya, keragaman peserta didik dapat meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran.

b)

Tidak, kreativitas hanya dipengaruhi oleh faktor genetik

c)

Ya, keragaman peserta didik hanya membuat kekacauan dalam pembelajaran

d)

Tidak, keragaman peserta didik tidak berpengaruh terhadap kreativitas

17.

Bagaimana Anda akan mengatasi situasi di mana terjadi ketegangan antara siswa akibat perbedaan budaya?

a)

Membiarkan ketegangan berlanjut tanpa campur tangan

b)

Mengisolasi siswa yang berbeda budaya agar tidak bersentuhan

c)

Mengadakan pertandingan atau kompetisi untuk memperburuk situasi

d)

Adakan kegiatan atau program yang mempromosikan saling pengertian dan toleransi antar budaya.

18.

Mengapa penting untuk memahami latar belakang budaya dari setiap peserta didik?

a)

Penting untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.

b)

Tidak penting karena budaya tidak memengaruhi proses pembelajaran

c)

Lebih baik fokus pada materi pelajaran daripada latar belakang budaya siswa

d)

Hanya penting untuk siswa asing, bukan untuk siswa lokal

19.

Bagaimana Anda akan memastikan bahwa setiap siswa merasa diterima dan dihargai di kelas?

a)

Membiarkan beberapa siswa mendominasi percakapan kelas

b)

Menciptakan lingkungan inklusif yang menghormati perbedaan, mendorong kolaborasi, dan memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berpartisipasi.

c)

Mengabaikan perbedaan siswa dan tidak memberikan kesempatan yang sama

d)

Memberikan hadiah hanya kepada siswa yang paling pintar

20.

Apa yang dimaksud dengan inklusi pendidikan?

a)

Inklusi pendidikan adalah konsep di mana pendidikan hanya tersedia bagi individu yang memiliki kemampuan intelektual tinggi.

b)

Inklusi pendidikan adalah konsep di mana hanya individu tertentu yang memiliki akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

c)

Inklusi pendidikan adalah konsep di mana semua individu, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas.

d)

Inklusi pendidikan adalah konsep di mana individu dengan kebutuhan khusus tidak diizinkan mengikuti pendidikan.

21.

Mengapa keragaman siswa dianggap sebagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan?

a)

Karena setiap siswa memiliki kebutuhan, gaya belajar, dan latar belakang yang berbeda.

b)

Karena latar belakang siswa tidak relevan dalam pendidikan

c)

Karena keragaman siswa tidak mempengaruhi proses belajar mengajar

d)

Karena semua siswa memiliki kebutuhan yang sama

22.

Bagaimana pendidikan untuk semua dapat diimplementasikan di lingkungan sekolah?

a)

Memastikan akses pendidikan inklusif, fasilitas ramah disabilitas, program pembelajaran beragam, dan melibatkan semua pihak terkait.

b)

Mengurangi akses pendidikan, fasilitas tidak ramah disabilitas, program pembelajaran monoton, dan tidak melibatkan pihak terkait.

c)

Memperketat akses pendidikan, fasilitas tidak diperhatikan, program pembelajaran terbatas, dan hanya melibatkan pihak internal.

d)

Mengabaikan akses pendidikan inklusif, fasilitas tidak disesuaikan, program pembelajaran standar, dan hanya melibatkan pihak tertentu.

23.

Mengapa kesetaraan akses pendidikan penting dalam konteks pendidikan untuk semua?

a)

Kesetaraan akses pendidikan tidak penting karena tidak semua individu memiliki potensi yang sama

b)

Kesetaraan akses pendidikan memberikan peluang yang sama bagi semua individu untuk mengembangkan potensi mereka tanpa diskriminasi.

c)

Kesetaraan akses pendidikan tidak relevan karena pendidikan seharusnya hanya untuk golongan tertentu

d)

Kesetaraan akses pendidikan hanya penting untuk individu yang sudah memiliki keunggulan

24.

Sebutkan strategi konkret yang dapat digunakan untuk mengatasi tantangan dalam inklusi pendidikan.

a)

Pengurangan aksesibilitas, segregasi siswa, kurangnya dukungan psikologis

b)

Kurikulum eksklusif, penolakan terhadap keberagaman, ketidakpedulian terhadap kebutuhan khusus

c)

Pelatihan guru, sumber daya pendukung, kerjasama antar stakeholder, lingkungan belajar yang inklusif

d)

Ketidakadilan dalam alokasi sumber daya, kurangnya pelatihan guru, kurangnya perhatian terhadap keberagaman

25.

Bagaimana keragaman siswa dapat menjadi kekuatan dalam lingkungan pendidikan?

a)

Keragaman siswa hanya menciptakan konflik dan ketegangan di lingkungan pendidikan

b)

Keragaman siswa tidak memberikan manfaat apapun dalam pembelajaran

c)

Keragaman siswa dapat membawa beragam ide, perspektif, dan pengalaman ke dalam lingkungan pendidikan, memperkaya diskusi kelas, mempromosikan pemahaman yang lebih luas, dan mempersiapkan siswa untuk dunia yang multikultural.

d)

Keragaman siswa hanya menghambat proses belajar mengajar

26.

Apa yang dapat dilakukan oleh guru untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pendidikan yang layak?

a)

Memberikan perhatian individual kepada setiap siswa, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, menggunakan metode pengajaran yang beragam sesuai dengan gaya belajar siswa, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.

b)

Menggunakan satu metode pengajaran untuk semua siswa

c)

Mengabaikan kebutuhan individual siswa

d)

Memberikan tugas yang terlalu sulit untuk siswa

27.

Bagaimana peran komunitas dalam mendukung pendidikan untuk semua orang?

a)

Pendidikan harus hanya disokong oleh pemerintah

b)

Komunitas tidak memiliki peran dalam pendidikan

c)

Komunitas hanya mengganggu proses pendidikan

d)

Komunitas dapat memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas, program belajar, mentorship, dan sumber daya lainnya.

28.

Sebutkan beberapa hambatan umum yang dihadapi dalam mencapai kesetaraan akses pendidikan.

a)

Kurangnya minat belajar masyarakat, kebijakan pemerintah yang tidak mendukung, kurangnya fasilitas olahraga di sekolah

b)

Biaya pendidikan yang tinggi, kurangnya infrastruktur pendidikan di daerah terpencil, ketidaksetaraan gender, kurangnya akses bagi penyandang disabilitas, kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan

29.

Bagaimana pendekatan diferensiasi dapat membantu dalam mengatasi keragaman siswa di kelas?

a)

Dengan pendekatan diferensiasi, guru dapat memberikan bantuan tambahan kepada siswa yang membutuhkan, menantang siswa yang lebih mampu, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

b)

Pendekatan diferensiasi tidak memperhatikan kebutuhan individu siswa

c)

Dengan pendekatan diferensiasi, guru tidak perlu menciptakan lingkungan belajar inklusif

d)

Dengan pendekatan diferensiasi, guru harus mengabaikan siswa yang kurang mampu

30.

Apakah penting untuk memiliki kesadaran diri sebagai seorang pendidik? Mengapa?

a)

Tidak, kesadaran diri tidak penting dalam pendidikan

b)

Pendidik seharusnya tidak terlalu memperhatikan kesadaran diri

c)

Ya, penting untuk memiliki kesadaran diri sebagai seorang pendidik karena membantu dalam memahami diri sendiri dan siswa.

d)

Kesadaran diri hanya penting untuk siswa, bukan untuk pendidik

31.

Bagaimana Anda mendefinisikan gaya mengajar pribadi Anda?

a)

Tidak ramah, tidak inklusif, berorientasi pada materi

b)

Pasif, eksklusif, berorientasi pada guru

c)

Tidak interaktif, individualis, berorientasi pada diri sendiri

d)

Interaktif, inklusif, berorientasi pada siswa

32.

Mengapa penting untuk merenungkan praktik mengajar Anda secara berkala?

a)

Untuk menambahkan kebingungan pada siswa

b)

Agar siswa tidak terlalu banyak belajar

c)

Untuk mengevaluasi efektivitas metode pengajaran dan memastikan kualitas pembelajaran.

d)

Karena itu adalah kebiasaan yang baik

33.

Apa kekuatan utama Anda sebagai seorang pendidik?

a)

Kekuatan utama saya adalah kemampuan untuk membuat siswa takut pada saya

b)

Kekuatan utama saya adalah kemampuan untuk membuat siswa merasa tidak berharga

c)

Kekuatan utama saya sebagai seorang pendidik adalah kemampuan untuk memotivasi dan menginspirasi siswa untuk belajar dan berkembang.

d)

Kekuatan utama saya adalah kemampuan untuk membuat siswa tidak tertarik pada pelajaran

34.

Apa kelemahan utama Anda dalam mengajar?

a)

Recognizing and addressing my weaknesses through continuous self-reflection and professional development.

b)

Overconfidence in my teaching abilities

c)

Lack of preparation and organization

d)

Ignoring feedback and not adapting teaching methods

35.

Bagaimana Anda menetapkan tujuan pengembangan profesional sebagai seorang pendidik?

a)

Tidak membuat rencana tindakan terinci

b)

Mengikuti arah umum tanpa refleksi pribadi

c)

Menetapkan tujuan pengembangan profesional sebagai seorang pendidik melalui refleksi pribadi, penetapan tujuan spesifik, dan pembuatan rencana tindakan terinci.

d)

Menetapkan tujuan yang tidak spesifik

36.

Mengapa penting untuk memahami gaya mengajar pribadi Anda?

a)

Tidak perlu memahami gaya mengajar pribadi karena itu tidak memengaruhi pembelajaran siswa

b)

Penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan efektivitas komunikasi dengan siswa.

c)

Hanya penting untuk guru yang baru memulai karir mengajar

d)

Tidak penting karena setiap siswa akan belajar dengan cara yang sama

37.

Bagaimana Anda biasanya merefleksikan praktik mengajar Anda?

a)

Tidak perlu evaluasi diri karena sudah sempurna

b)

Mengabaikan umpan balik dari siswa

c)

Melakukan evaluasi diri, meminta umpan balik, dan terus belajar dari pengalaman.

d)

Tidak perlu belajar lagi setelah menjadi guru

38.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat kekuatan Anda sebagai seorang pendidik?

a)

Mengurangi pengetahuan dan keterampilan

b)

Tidak terlibat dalam komunitas pendidik

c)

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, terlibat dalam komunitas pendidik, refleksi terus-menerus, membangun hubungan positif.

d)

Tidak melakukan refleksi terus-menerus

39.

Bagaimana Anda mengidentifikasi kelemahan Anda dalam mengajar?

a)

Berhenti belajar dan mengembangkan keterampilan

b)

Mengabaikan umpan balik murid-murid

c)

Tidak pernah merefleksikan kinerja

d)

Meminta umpan balik dari murid-murid, merefleksikan kinerja, dan terus belajar dan mengembangkan keterampilan.

40.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kelemahan Anda dalam mengajar?

a)

Tidak perlu mengikuti pelatihan

b)

Tidak perlu meminta umpan balik

c)

Tidak perlu belajar lagi

d)

Terus belajar, ikuti pelatihan, minta umpan balik

41.

Bagaimana Anda mengevaluasi apakah tujuan pengembangan profesional Anda tercapai?

a)

Tidak memantau kemajuan

b)

Membuat rencana tanpa menetapkan kriteria keberhasilan

c)

Tidak membandingkan hasil dengan kriteria keberhasilan

d)

Membuat daftar tujuan, menetapkan kriteria keberhasilan, melacak kemajuan, dan membandingkan hasil dengan kriteria keberhasilan.

42.

Apa manfaat dari mengenali dan memahami diri sebagai seorang pendidik?

a)

Meningkatkan kualitas pengajaran, memahami kebutuhan siswa, dan membangun hubungan yang baik dengan mereka.

b)

Menyebabkan kebingungan dalam pengajaran

c)

Menyulitkan interaksi dengan siswa

d)

Membuat hubungan yang buruk dengan siswa

43.

Bagaimana Anda dapat terus meningkatkan gaya mengajar pribadi Anda?

a)

Tidak perlu meminta umpan balik dari siswa

b)

Tidak perlu mengikuti pelatihan atau kursus pendidikan

c)

Tidak perlu merefleksikan pengalaman mengajar

d)

Dengan mengikuti pelatihan dan kursus pendidikan, meminta umpan balik, mengikuti perkembangan terbaru, dan merefleksikan pengalaman mengajar secara teratur.

44.

Apakah Anda merasa puas dengan praktik mengajar Anda saat ini? Mengapa?

a)

Ya, saya merasa puas dengan praktik mengajar saya saat ini karena saya tidak peduli dengan perkembangan siswa saya.

b)

Tidak, saya tidak puas dengan praktik mengajar saya saat ini karena saya merasa terlalu banyak pekerjaan yang harus saya lakukan.

c)

Ya, saya merasa puas dengan praktik mengajar saya saat ini karena telah melihat perkembangan positif pada para siswa saya.

d)

Tidak, saya tidak puas dengan praktik mengajar saya saat ini karena saya merasa tidak ada kemajuan yang signifikan pada para siswa saya.

45.

Bagaimana Anda mengukur keberhasilan dalam mencapai tujuan pengembangan profesional Anda?

a)

Tidak menetapkan tujuan yang spesifik

b)

Mengukur kemajuan hanya sekali saja

c)

Tidak merefleksikan hasil pencapaian tujuan

d)

Dengan menetapkan tujuan yang spesifik, mengukur kemajuan secara berkala, mengevaluasi pencapaian tujuan, dan merefleksikan hasilnya.

46.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk tetap termotivasi dalam mengembangkan diri sebagai seorang pendidik?

a)

Tidak melakukan pengembangan diri sama sekali

b)

Menghindari interaksi dengan rekan seprofesi

c)

Mengikuti pelatihan dan workshop, membaca buku dan artikel terkait pendidikan, berkolaborasi dengan rekan seprofesi, dan menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

d)

Tidak menetapkan tujuan dalam pengembangan diri

47.

Bagaimana Anda merespons umpan balik dari siswa atau rekan kerja tentang praktik mengajar Anda?

a)

Saya akan merasa tersinggung dan menolak umpan balik yang diberikan.

b)

Saya akan menerima umpan balik dengan terbuka dan bersedia untuk belajar dari pengalaman saya. Saya akan mendengarkan dengan seksama, menghargai pendapat mereka, dan mencoba untuk memperbaiki praktik mengajar saya berdasarkan umpan balik yang diberikan.

c)

Saya akan mengabaikan umpan balik dan tetap pada praktik mengajar saya tanpa perubahan.

d)

Saya akan menyalahkan siswa atau rekan kerja atas ketidakpuasan mereka terhadap praktik mengajar saya.

48.

Bagaimana Anda menyesuaikan gaya mengajar Anda sesuai dengan kebutuhan siswa?

a)

Mengabaikan gaya belajar siswa

b)

Tidak memberikan umpan balik

c)

Menyesuaikan gaya mengajar dengan mengidentifikasi gaya belajar siswa, berkomunikasi efektif, menggunakan berbagai metode pengajaran, memberikan umpan balik, dan terbuka terhadap masukan siswa.

d)

Menggunakan satu metode pengajaran saja

49.

Bagaimana Anda mengevaluasi efektivitas metode pengajaran yang Anda gunakan?

a)

Tidak memperhatikan hasil belajar siswa dan hanya mengandalkan materi yang disampaikan

b)

Tidak membandingkan hasil belajar siswa dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan

c)

Mengabaikan tanggapan siswa dan hanya fokus pada materi yang diajarkan

d)

Dengan mengumpulkan umpan balik dari siswa, melihat hasil belajar mereka, dan membandingkan dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

50.

Apa yang dimaksud dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik?

a)

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik adalah pendekatan di mana proses pembelajaran difokuskan pada kebutuhan, minat, dan kemampuan peserta didik.

b)

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru

c)

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada kurikulum

d)

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada teknologi

51.

Bagaimana evaluasi pembelajaran yang berfokus pada peserta didik dapat dilakukan?

a)

Dengan mengamati kemajuan individu, mengumpulkan umpan balik dari siswa, menganalisis hasil tes dan tugas, serta melibatkan siswa dalam proses evaluasi.

b)

Tidak memberikan umpan balik kepada siswa

c)

Mengabaikan kemajuan individu siswa

d)

Tidak melibatkan siswa dalam proses evaluasi

52.

Berikan contoh pengembangan materi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik!

a)

Menggunakan materi yang tidak relevan dengan kebutuhan peserta didik

b)

Menggunakan metode ceramah tanpa melibatkan peserta didik secara aktif

c)

Mengabaikan kebutuhan peserta didik dan fokus pada materi yang sulit

d)

Pengembangan materi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik adalah dengan memahami kebutuhan, minat, dan kemampuan peserta didik, merancang materi yang relevan, melibatkan peserta didik secara interaktif, dan terus melakukan evaluasi.

53.

Apa saja langkah-langkah pengelolaan kelas yang mendukung pembelajaran berpusat pada peserta didik?

a)

Memberikan tugas yang tidak relevan dengan materi pembelajaran

b)

Menyediakan lingkungan belajar yang kompetitif

c)

Menciptakan lingkungan belajar inklusif, memberikan kebebasan berekspresi kepada siswa, mendorong kolaborasi, memberikan umpan balik konstruktif, menyediakan sumber belajar beragam

d)

Mengabaikan kebutuhan dan minat siswa

54.

Sebutkan contoh lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid di sekolah!

a)

Ruang kelas yang kotor dan berantakan

b)

Lingkungan yang berisik dan tidak teratur

c)

Fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik

d)

Ruang kelas yang bersih, teratur, nyaman, dilengkapi fasilitas yang memadai.

55.

Bagaimana guru dapat memotivasi murid dalam pembelajaran berpusat pada peserta didik?

a)

Memberikan hukuman kepada murid yang tidak mencapai target pembelajaran

b)

Menekan murid dengan memberikan tugas yang terlalu sulit

c)

Mengabaikan murid yang kurang berprestasi

d)

Dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, memberikan pujian dan pengakuan atas pencapaian murid, memberikan tantangan yang sesuai dengan kemampuan murid, dan melibatkan murid dalam proses pembelajaran.

56.

Mengapa penting bagi guru untuk memahami kebutuhan individu murid dalam pembelajaran berpusat pada peserta didik?

a)

Agar dapat menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing murid.

b)

Agar guru dapat fokus pada materi pelajaran tanpa memperhatikan kebutuhan murid

c)

Agar murid merasa tertekan dalam pembelajaran

d)

Untuk mengabaikan perbedaan individu murid

57.

Bagaimana cara mengevaluasi efektivitas pembelajaran berpusat pada peserta didik?

a)

Tidak menganalisis data pencapaian peserta didik

b)

Mengabaikan tujuan pembelajaran

c)

Menggunakan satu metode evaluasi saja

d)

Menentukan tujuan pembelajaran, menggunakan berbagai metode evaluasi, dan menganalisis data pencapaian peserta didik.

58.

Sebutkan beberapa strategi untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran berpusat pada peserta didik!

a)

Pemberian tugas tanpa arahan

b)

Pembelajaran berbasis hafalan

c)

Pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, pemberian umpan balik, penggunaan teknologi, dan kolaborasi.

d)

Penggunaan teknologi yang tidak relevan

59.

Bagaimana guru dapat menciptakan suasana belajar yang inklusif dalam pembelajaran berpusat pada peserta didik?

a)

Dengan mendengarkan dan memahami kebutuhan serta keberagaman peserta didik, memberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, menggunakan berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik, dan menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa.

b)

Membuat lingkungan yang kompetitif dan tidak mendukung kerjasama antar siswa

c)

Memberikan tugas tambahan hanya kepada siswa yang dianggap cerdas

d)

Mengabaikan keberagaman siswa dan fokus pada satu metode pembelajaran saja

60.

5. Manakah diantara pernyataan berikut yang tidak termasuk manfaat memahami kebutuhan belajar peserta didik?

a)

A. Peserta didik dapat belajar sesuai level kemampuan

b)

B. Pendidik dapat menghindari penggunaan pendekatan & pemberian materi pembelajaran satu untuk semua

c)

C. Pendekatan & pemberian materi pembelajaran disusun secara seragam untuk semua peserta didik

d)

D. Peserta didik dapat berpartisipasi aktif sesuai dengan potensi & kemampuan masing-masing.

61.

6. Manakah diantara cara-cara di bawah ini yang bukan merupakan bagian dari identifikasi peserta didik?

a)

A. Assesmen peserta didik oleh tenaga profesional

b)

B. Mengobrol ringan tentang apa yang disukai dan tidak disuka peserta didik.

c)

C. Mencatat perkembangan belajar peserta didik.

d)

D. Berdiskusi dengan orangtua peserta didik.

62.

8. Berikut yang tidak termasuk prinsip pembelajaran yang berpihak pada murid adalah?

a)

A. Mempertimbangkan capaian kebutuhan murid saat ini.

b)

B. Membangun kapasitas belajar murid menjadi pembelajar sepanjang hayat.

c)

C. Mendukung perkembangan kognitif dan karakter murid.

d)

D. Mengusahakan seluruh materi selesai diajarkan dalam satu tahun.

63.

Apa yang dimaksud dengan Panduan Pembelajaran dan Asesmen?

a)

Panduan untuk mengurus administrasi sekolah

b)

Petunjuk untuk mengikuti ujian nasional

c)

Buku teks untuk siswa tentang sejarah pendidikan di Indonesia

d)

Dokumen yang berisi prinsip, strategi, dan contoh-contoh untuk memandu guru dan satuan pendidikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dan asesmen

64.

Mengapa pembelajaran dan asesmen dianggap sebagai satu kesatuan?

a)

Karena pembelajaran tidak memerlukan asesmen

b)

Karena asesmen hanya dilakukan pada akhir pembelajaran

c)

Karena asesmen tidak penting dalam proses pembelajaran

d)

Karena asesmen memberikan informasi yang diperlukan untuk merancang pembelajaran yang sesuai

65.

Apa yang harus dilakukan pendidik pada awal pembelajaran terkait dengan asesmen?

a)

Tidak perlu merencanakan asesmen

b)

Merancang asesmen yang dilaksanakan pada akhir pembelajaran

c)

Merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal pembelajaran

d)

Mengabaikan asesmen

66.

Prinsip pembelajaran dan prinsip asesmen diharapkan dapat memandu pendidik dalam merencanakan pembelajaran yang...

a)

Tidak relevan dengan konteks peserta didik

b)

Bermakna agar peserta didik lebih kreatif, berpikir kritis, dan inovatif

c)

Tidak menarik minat peserta didik

d)

Membosankan dan monoton

67.

Asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar, menentukan keputusan tentang langkah dan sebagai dasar untuk menyusun program pembelajaran yang sesuai selanjutnya. Apa yang harus dilakukan pendidik dalam hal ini?

a)

Tidak memberikan umpan balik kepada peserta didik

b)

Memberikan asesmen hanya pada peserta didik yang dianggap cerdas

c)

Menyediakan waktu dan durasi yang cukup agar asesmen menjadi sebuah proses pembelajaran

d)

Memberikan umpan balik negatif tanpa memberikan solusi