Font size
WorksheetsPeribahasa
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 32mins
1. Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ...
a. Tiada rotan akar pun jadi
b. Bergantung pada akar lapuk
c. Bagai telur di ujung tanduk
d. Bagai pungguk merindukan bulan
2. Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ...
a. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
b. Tong kosong berbunyi nyaring
c. Bagaikan minyak dengan air
d. Air susu dibalas air tuba
3. Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Air beriak tanda tak dalam
b. Air tenang menghanyutkan
c. Habis manis sepah dibuang
d. Ada udang di balik batu
4. Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
b. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
c. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
d. Bagai pinang dibelah dua
5. Pak Iwan seorang dokter yang kaya-raya. Pak Iwan tidak pernah sombong. Selain itu, Pak Iwan sangat dermawan kepada penduduk kampung. Sekarang Pak Iwan sudah meninggal. Meskipun begitu, warga kampung tak pernah lupa akan kebaikan hati Pak Iwan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
a. Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak
b. Gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang
c. Gajah berjuang melawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah
d. Gajah mati karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya.
6. Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ....
a. Sudah jatuh tertimpa tangga
b. Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga
c. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian
d. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
7.Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Seekor kerbau menanduk sekelompok anak
b. Kerbau punya susu, sapi punya nama
c. Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya
d. Induk kerbau menanduk anak sendiri
8.Sudah lima tahun kak Neiya belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya. Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Air tenang menghanyutkan
b. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
c. Dimana bumi di pijak, di situ langit di jujung
d. Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
9. Kemaren sore ayah menyuruh Lukas membeli lem kayu di warung. Kemudian ibu Lukaspun menyuruhnya mengambil kue di rumah Bu Risti. Karena letak rumah Bu Risti lebih dekat, ia pergi kesana terlebih dahulu. Kemudian ia berbelanja lem kayu di warung. Akhirnya, kedua tugas yang harus dikerjakan Lukas dapat selesai sekaligus.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
b. Kalah jadi abu menang jadi arang
c. Berat sama di pikul, ringan sama dijinjing
d. Tong kosong nyaring bunyinya
10.Bonar duduk di kelas VI. Ia selalu ingin membeli aneka mainan di sekolahnya. Karena uangnya tidak cukup, ia sering meminjam uang kepada teman-temannya. Setiap hari ia diberi uang saku Rp. 4.000,00 oleh ibunya, sedangkan harga mainan yang ia beli Rp. 8.000,00. Peribahasa yang cocok untuk Bonar adalah . . . .
a. Seperti ayam bertelur di lumbung padi
b. Air beriak tanda tak dalam
c. Lebih besar pasak dari pada tiang
d. Sepandai-pandai tupai melompat akan jatuh juga
ungkapan yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah
gulung tikar
naik pitam
rendah hati
meja hijau
Peribahasa yang sesuai dengan gambar tersebut adalah....
Katak dalam tempurung
Kura-kura dalam perahu
Hati gatal mata digaruk
Habis manis sepah dibuah
Peribahasa yang sesuai terhadap ilustrasi tersebut adalah
serigala berbulu domba
musuh dalam selimut
air tenang menghanyutkan
jinak-jinak merpati
Meskipun sudah lama meninggal, tapi kalau melakukan kebaikan maka orang akan tetap mengingatnya.
Peribahasa yang tepat adalah....
Hancur badan dikandung tanah budi baik terkenang jua
Hasrat hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Gajah mati karena gadingnya
Gayung bersambut kata berjawab
mempersiapkan sesuatu sebelum hal yang tidak diinginkan datang
peribahasa yang tepat adalah....
Sedia payung sebelum hujan
Seperti air di dalam kolam
Sambil menyelam minum air
Seperti kayu terapung dilatu
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
Felix adalah siswa kelas 5. Sebentar lagi dia akan menghadapi UN. Semenjak semester pertama, dia bertekad untuk belajar dengan tekun. Sekarang dia selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Sesulit apa pun soal Matematika, dia terus mencoba hingga menemukan jawabannya. Kadang-kadang dia tidur larut malam untuk menyelesaikan PRnya. Usahanya tak sia-sia, akhirnya Felix lulus dengan nilai yang memuaskan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai katak dalam tempurung.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pada suatu hari, Dino jatuh dari sepeda. Rino yang melihatnya, langsung datang menolong. Rino adalah anak yang baik. Dia suka menolong siapa saja yang mengelami kesulitan. Berbeda dengan Dino, meskipun Rino pernah menolongnya, tetapi dia malah menertawakan Rino yang jatuh karena tersandung.
Peribahasa yang tepat untuk Dino adalah ...
Bagai air di daun talas.
Air susu dibalas air tuba.
Air tenang menghanyutkan.
Air beriak tanda tak dalam.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Diana adalah anak satu-satunya di keluarga Pak Dulah. Orang tuanya sangat menyayangi Diana. Karena terlalu sayang, Diana tidak bisa pergi bermain atau pun belajar ke luar rumah. Orang tuanya terlalu khawatir kepada Diana. Diana hanya bisa berdiam di kamarnya sambil melihat teman-temannya bermain dari jendela. Diana bagaikan ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi keadaan Diana adalah ...
Bagai burung dalam sangkar.
Bagai punguk merindukan bulan.
Bermain api basah, bermain api hangus.
Bagaikan kerbau dicocok hidungnya.
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Lusi dan Dewi bersahabat. Setiap hari mereka selalu bersama. Sebagai seorang sahabat maka Dewi selalu berbagi apapun yang ia punya dengan Lusi. Di depan Dewi, Lusi selalu berbuat baik. Tetapi di belakang Dewi, Lusi sering menceritakan keburukan Dewi. Ternyata Lusi hanyalah berpura-pura agar dapat menyaingi Dewi.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai makan buah simalakama
lempar batu sembunyi tangan
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah....
Keras kepala
Rendah hati
Panjang tangan
Angkat tangan
Peribahasa yang sesuai terhadap ilustrasi tersebut adalah
serigala berbulu domba
musuh dalam selimut
air tenang menghanyutkan
jinak-jinak merpati
malu bertanya membuat kita rugi karena permasalahan kita tak pernah terselesaikan
peribahasa yang tepat adalah
Malu bertanya sesat dijalan
Kura kura dalam perahu
Kacang lupa akan kulitnya
Seperti pinang dibelah dua
Makna peribahasa Ada gula ada semut adalah ....
Di mana ada kesenangan, di situ banyak orang mengunjungi.
Di mana ada gula, di situ banyak orang mendatangi.
Di mana ada gula, di situ banyak semut mendatangi.
Di mana ada kesenangan, di situ banyak semut mendatangi.
Makna peribahasa Adat dagang tawar-menawar adalah ....
Adat harus dijalankan dan ditepati.
Barang dagangan boleh ditawar.
Sesuatu itu tidak ada yang pasti.
Hendaknya sesuatu disesuaikan adat setempat.
Makna peribahasa langkas buah pepaya adalah ....
Hal yang tidak mungkin/ mustahil.
Barang dagangan boleh ditawar.
Sesuatu itu tidak ada yang pasti.
Angkuh terbawa tampan tertinggal.
Makna peribahasa bersatu kita teguh bercerai kita runtuh adalah ....
Jika kita bersatu kita tidak akan runtuh.
Jika tidak ada kecocokan jangan mudah hendak bercerai.
Sesuatu akan berhasil jika dilakukan secara bersama-sama.
Sesuatu yang sebaiknya kita lakukan bersama.
Makna peribahasa besar pasak daripada tiang adalah ....
Hal yang tidak mungkin dilakukan.
Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.
Sesuatu yang tidak berguna dan bermanfaat.
Salah perhitungan tukang bangunan.
Adi adalah seorang yang pandai. Dari kelas 1 sampai dengan kelas 5 SD dia selalu mendapatkan peringkat pertama. Walaupun pandai, dia tidak pernah sombong dan selalu rendah hati.
Air tenang menghanyutkan
Seperti padi, semakin berisi semakin menunduk
Air beriak tanda tak dalam
Seperti api dalam sekam
2. Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ...
a. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
b. Tong kosong berbunyi nyaring
c. Bagaikan minyak dengan air
d. Air susu dibalas air tuba
6. Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ....
a. Sudah jatuh tertimpa tangga
b. Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga
c. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian
d. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
7.Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Seekor kerbau menanduk sekelompok anak
b. Kerbau punya susu, sapi punya nama
c. Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya
d. Induk kerbau menanduk anak sendiri
8.Sudah lima tahun kak Neiya belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya. Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Air tenang menghanyutkan
b. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
c. Dimana bumi di pijak, di situ langit di jujung
d. Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
9. Kemaren sore ayah menyuruh Lukas membeli lem kayu di warung. Kemudian ibu Lukaspun menyuruhnya mengambil kue di rumah Bu Risti. Karena letak rumah Bu Risti lebih dekat, ia pergi kesana terlebih dahulu. Kemudian ia berbelanja lem kayu di warung. Akhirnya, kedua tugas yang harus dikerjakan Lukas dapat selesai sekaligus.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
b. Kalah jadi abu menang jadi arang
c. Berat sama di pikul, ringan sama dijinjing
d. Tong kosong nyaring bunyinya
Berikan maksud peribahasa "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing"
bekerjasama melakukan pekerjaan
Mengalami susah senang bersama-sama.
bersepatu padu dalam masyarakat.
berikan maksud peribahasa "duduk sama rendah berdiri sama tinggi"
Dua orang atau dua pihak yang sama darjat dalam adat.
dua pihak mempunyai kedudukan yang tinggi
dua pihak yang saling berebut pangkat
berikan maksud peribahasa "Tak lapuk dek hujan, tak lekang dek panas"
sesuatu yang terdedah kepada panas dan hujan
sesuatu yang tidak akan rosak walaupun ditimpa hujan.
Adat yang tidak berubah; sesuatu yang tetap utuh.
berikan maksud simpulan bahasa "lintah darat"
menjual dengan harga yang mahal
sikap penindasan orang kaya terhadap orang miskin
Peniaga yang mengambil keuntungan yang terlalu tinggi.
berikan maksud peribahasa "Masuk kandang kambing mengembek, masuk kandang kerbau menguak"
Menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan
mengikut telunjuk orang di tempat tersebut
tidak tahu arah dan tujuan kerana tidak biasa dengan tempat tersebut.
Perhatikan paragraf berikut ini!
Tom adalah seekor kucing yang cerdik. Tom tinggal di sebuah rumah bersama seekor tikus bernama Jerry. Mereka dipelihara oleh seorang majikan yang baik hati. Setiap hari Tom diberi makan oleh majikannya dengan teratur. Ketika Tom sedang makan siang, ia melihat Jerry yang sedang makan juga. Mereka bertengkar hebat berebut makanan. Pertengkaran itu bukan pertengkaran pertama. Hampir setiap hari Tom dan Jerry bertengkar dengan berbagai masalah. Mereka memang bagai ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. aur dengan tebing
B. serbuk dengan api
C. kuku dengan kulit
D. minyak dengan air
Budi memboncengkan Doni sepulang sekolah. Ia mengantarkan Doni sampai di depan rumah. Keesokan harinya, Budi minta ditraktir Doni di kantin sekolah. Ia minta dibelikan dua mangkuk bakso. Kebaikan Budi bagai ...
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi ilustrasi tersebut adalah ...
A. Air tenang menghanyutkan.
B. Ada udang di balik batu.
C. Pucuk dicinta ulam tiba
D. Pagar makan tanaman.
Bapak Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan terkenal dengan sebutan Bapak Pendidikan. Walaupun beliau sudah lama wafat namanya masih disebut-sebut sampai sekarang. Maka sesuai dengan peribahasa ....
A. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
B. Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung.
C. Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau
D. Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama
Pak Hadi orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Aryo memberi modal uang kepada Pak Hadi. Pak Hadi kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Hadi berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Hadi membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Aryo. Ia membenci Pak Aryo karena kekayaan Pak Aryo masih melebihi dirinya. Pak Hadi justru membuat kabar bahwa pak Aryo memelihara tuyul.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Hadi terhadap Pak Aryo adalah ...
A. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
B. Tong kosong berbunyi nyaring
C. Bagaikan minyak dengan air
D. Air susu dibalas air tuba
Adela anak yang malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Bibinya sangat menyayangi Adela. Segala kebutuhan Adela dipenuhinya. Suatu hari Bibi nya marah karena Adela keasyikan main game. Adela mnjadi sangat benci pada Bibinya. Padahal selama ini Bibinya sangat baik kepadanya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Adela adalah ...
A. Tiada rotan akar pun jadi
B. Bergantung pada akar lapuk
C. Bagai telur di ujung tanduk
D. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
Simpulan bahasa bagi gambar tersebut ialah.....
anak ayam
anak ibu
anak emas
anak mak
Pilih simpulan bahasa yang tepat bagi gambar di bawah.
kaki ayam
langkah kanan
langkah seribu
lari laju
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Bunga yang ahrum itu ada juga durinya.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Maksud dari peribahasa "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung" adalah ...
Kita harus menyesuaikan diri dengan adat dan keadaan tempat tinggal yang kita tempati.
Mau bekerja dengan baik jika sudah mendapat teguran.
Orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya.
Hidup dan mati tidak dapat ditentukan, jika sudah saatnya pasti kita akan mati.
Arti dari peribahasa "Bagai air di daun talas" adalah ...
Bagaikan dua orang yang sangat mirip
Perbuatan jahat yang tak tampak
Selalu berubah-ubah atau tidak tetap pendiriannya.
Bercerai berai karena kehilangan tumpuan.
Arti peribahasa "Ada Padang ada belalang, ada air ada pula ikan" adalah ...
Tak dapat dipisahkan, munculnya suatu kejadian / masalah pasti ada penyebabnya.
Dimana pun berada pasti akan tersedia rezeki buat kita.
Orang yang berilmu tidak akan banyak bicara, tetapi orang bodoh biasanya banyak bicara seolah-olah tahu banyak hal.
Dimana banyak kesenangan disitulah banyak orang datang.
Makna peribahasa "Kecil-kecil cabai rawit" adalah ...
Sombong
Setiap orang memiliki pendapat yang berbeda
Congkak
Pemberani
Makna peribahasa "Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui" adalah ...
Sekali melakukan pekerjaan, beberapa maksud tercapai.
Bagaimanapun bodohnya seseorang, jika sekali tertipu, tak akan mau tertipu lagi untuk kedua kalinya.
Sebutan untuk orang sombong dan melupakan orang lain yang telah berjasa dalam hidupnya.
Orang yang kelihatannya bodoh dan penurut tetapi sebenarnya kejam, jahat, dan curang
Siswa di kelas Pak Namrun tiba-tiba berperilaku pendiam. Biasanya mereka sangat ramai. Namun, di tengah pelajaran ternyata mereka memberi kejutan selamat Hari Guru untuk Pak Namrun.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Pagar makan tanaman
Ada udang di balik batu
Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Bagai telur di ujung tanduk
Dua orang yang berkelahi itu sama-sama rugi. Orang yang kalah akan merasakan sakit. Orang yang menang pun bisa saja kena hukuman.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Bagai mendapat durian runtuh
Bagai mentimun dengan durian
Kalah jadi abu menang jadi arang
Memancing di air yang keruh
Di Jakarta banyak sekali lapangan pekerjaan. Maka tidak heran jika banyak orang yang berbondong-bondong datang ke Jakarta.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Kuman di seberang laut tampak, gajah di depan mata tak tampak
Makan buah simalakama
Ada gula ada semut
Bagai abu di atas tanggul
Pak Guru selalu menasihati kami agar kami sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Kalau tidak sungguh-sungguh, kami akan rugi tenaga dan waktu.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
Sehari selembar benar, setahun selembar kain
Pandai berminyak air
Bagai burung dalam sangkar
Dika anak yang suka membantu. Jika ada temannya kesulitan memahami pelajaran, ia tidak segan-segan membantu menjelaskan caranya. Saat di rumah pun, Salman sering membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, seperti menyapu, mencuci, dan mengepel.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
di atas langit masih ada langit
cepat kaki ringan tangan
berat sama dijunjung, ringan sama dijinjing
ada udang di balik batu
Ujian memang masih lama. Namun, siswa SD Clp selalu mempersiapkannya dengan belajar sungguh-sungguh setiap hari dan melaksanakan beberapa latihan dan tambahan pelajaran.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Udang tidak tahu bongkoknya
Sedia payung sebelum hujan
Sambal berdiang nasi pun masak
Nasi sudah menjadi bubur
Lima tahun lalu keluarga Pak Danang memang miskin. Karena selalu berusaha, kini mereka memetik hasilnya. Usahanya berhasil. Kini keluarga Pak Danang dikenal sebagai keluarga yang kaya namun tetap rendah hati.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Cacing menjadi ular naga
Diberi hati malah minta jantung
Cacing menelan ular naga
Cacing hendak menjadi ular naga
Damar dan Darmi adalah anak kembar. Namun, mereka tidak mirip dan memiliki sifat yang berbeda. Damar banyak bicara, sedangkan Darmi anak yang pendiam.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ...
Bagai cincin dengan permata
Bagai air dengan minyak
Bagai anjing dengan kucing
Bagai langit dengan bumi
Farel anak yang pandai. Ia juga ahli di bidang olahraga. Jiwa seninya pun beragam. Ia bisa menggambar, menyanyi, memainkan alat musik, dan lain-lain. Namun, ia juga punya kelemahan juga. Tulisannya sangat jelek.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Srigala berbulu domba
Tak ada gading yang tak retak
Anak ayam kehilangan induknya
Kerbau dicocok hidungnya
Liana anak yang sangat rajin. Ia tidak pernah terlambat. Ternyata, sifatnya tersebut menurun dari ayahnya. Ayahnya juga dikenal sebagai pribadi yang rajin.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ...
Air cucuran atap jatuhnya ke perlimbahan juga
Air tenang jangan disangka tidak ada buayanya
Air tenang menghanyutkan
Air beriak tanda tak dalam
Ghani bermain bola sendiri di kelas. Ia pun tak sengaja memecahkan jam dinding di kelas. Saat semua siswa sudah masuk. Pak Guru pun menanyai siapa yang memecahkan jam dinding. Namun, tidak ada yang mengaku, termasuk Ghani.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Buruk muka cermin dibelah
Lempar batu sembunyi tangan
Satu kerbau berkubang semua kena lumpurnya
Karena nila setitik rusak susu sebelanga
Hendra tidak membawa pensil untuk mengambar tugas. Anto pun meminjamkan satu pensilnya kepada Hendra. Namun, setelah selesai, pensil itu justru dibuat mainan dan dipatahkan oleh Hendra. Ia pun mengatakan kepada Anto bahwa pensilnya itu jelek.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Serigala berbulu domba
Mencari jarum dalam tumpukan jerami
Habis manis sepah dibuang
Air susu dibalas dengan air tuba
Pangeran Diponegoro dikenang sebagai pahlawan yang gagah berani bergerilya melawan penjajah Belanda. Sementara itu, Ki Hajar Dewantara juga dikenang sebagai pahlawan di bidang pendidikan.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu
Bagai anak ayam kehilangan induknya
Sepandai-pandai tupai melompat sesekali pasti jatuh juga
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang
Anak itu sangat pendiam dan penurut. Karena sifat penurutnya, ia pun sering disuruh temannya yang agak bandel untuk mengusili teman yang lainnya, seperti menyembunyikan sepatu, tas, dan yang lainnya.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Bagai kerbau dicocok hidungnya
Bagai katak dalam tempurung
Bagai tikus mati di lumbung padi
Bagai telur di ujung tanduk
Ariyani sekolah di SMP Nusantara, sedangkan Irna sekolah di SMP Tarakanita. Setiap hari Rabu, Ariyani memakai batik, sedangkan Irna memakai merah putih. Aturan kedua sekolah itu memang berbeda.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Air jernih ikannya jinak
Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung
Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Kayla memang anak yang sopan. Setiap bertemu, ia selalu mengucapkan salam. Saat mau pulang dia juga selalu berpamitan.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Habis manis sepah dibuang
Ada asap ada api
Datang tampak muka, pulang tampak punggung
Sambil menyelam minum air
Amar disuruh ibunya menjaga toko. Saat tidak ada pembeli, ia menunggu tokonya sambil belajar dan menjaga adiknya yang masih balita.
Peribahasa yang sesuai dengan cerita ilustrasi di atas adalah ....
Hujan batu di negeri sendiri lebih baik daripada hujan emas di negeri orang
Sekali mendayung, dua sampai tiga pulau terlampaui
Kuman di seberang laut tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang
Bowo tergesa-gesa berangkat ke sekolah. la belum sempat sarapan. Bowo terlambat sampai di sekolah. Pak guru memulai pelajaran dengan menanyakan PR. Bowo terkejut karena lupa mengerjakan PR. Akhirnya ia diminta mengerjakan PR di luar kelas. Bowo seperti ….
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
Sudah banyak makan garam
Sudah jatuh tertimpa tangga
Sudah diludah dijilat lagi
Sudah menjadi abu arang
Zian terlambat mengumpulkan tugas sekolah. Ia lupa mengerjakan karena tidak pernah memperhatikan tugas-tugas yang diberikan guru. Di rumah, Zian juga sering bermain hingga larut malam. Ia menyalahkan kakaknya yang sering mengajaknya bermain. Zian bagaikan ….
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
Buruk muka cermin dibelah
Bermain air basah, bermain api terbakar
Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri
Biar lambat asal selamat
Pak Banu memiliki dua orang anak. Anak pertama sudah lama bekerja di luar kota. Anak kedua baru saja lulus SD dengan prestasi terbaik. Saat kelulusan anak kedua, istrinya baru saja sembuh dari sakit. Pak Banu mengadakan syukuran bertepatan dengan ulang tahunnya. Saat itu, anak pertamanya pulang dan membawa hadiah. Seluruh anggota keluarganya bisa berkumpul. Pak Banu bagai ….
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
Si buta baru melek
Air dengan tebing
Burung di sangkar emas
Mendapatkan durian runtuh
Siti adalah anak yang tidak pernah tetap pendirian. Ketika ditanya ibunya tentang cita-citanya, ia menjawab ingin menjadi dokter. Ketika ditanya kakaknya, dia menjawab ingin menjadi guru. Setelah melihat acara televisi tentang lomba memasak, cita-citanya berubah ingin menjadi koki.
Peribahasa yang tepat berdasarkan teks tersebut adalah ….
Seperti air di dalam kolam
Seperti air di daun talas
Seperti katak dalam tempurung
Seperti kayu terapung di laut
