NEW
Font size
WorksheetsQuiz MK Konsep Keperawatan Komunitas
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Perawat komunitas melakukan kunjungan rumah di suatu kelurahan. Perawat menemukan pada salah satukeluarga terdapat anggota keluarga yang mengalamigangguan pola tidur. Perawat kemudian memberikanlatihan autogenik untuk mengatasi masalah tidurklien tersebut.
Apakah peran perawat yang dijalankan pada kasus tersebut?
Case Manager
Case Finding
Caregiver
Konselor
Advocat
Di sebuah desa didapatkan data: penduduk lansia 30% dariseluruh penduduk, 10% lansia mengalami hipertensi, 20 % lansia keluhkan nyeri pada sendi kaki dan tangan, 5% lansia mengeluhkan nyeri tulang belakang. 10% lansiatinggal sendiri atau dengan sesama lansia yang tdkmemiliki anggota keluarga. 5% lansia rajin periksakesehatan ke Posyandu di Wilayahnya. Kader kesehatanmengatakan lansia sangat jarang bahkan hampir tidakpernah memeriksakan kesehatannya ke Fasyankes.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
Defisit Pengetahuan
Defisiensi Kesehatan Komunitas
Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan
Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan
Kesiapan untuk meningkatkan pengetahuan
Di suatu kelurahan didapatkan data: 35% pendudukberusia produktif menderita hipertensi sedang-berat. Kader kesehatan menyebutkan bahwa 5% dari penderitahipertensi terjadi stroke dan 3% stroke berulang. Masyarakat terbiasa dengan makanan yang digoreng danberlemak. 20% penderita hipertensi jarang memeriksakankesehatan. 90% penderita hipertensi terbiasa denganperilaku merokok
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Perilaku cenderung beresiko di komunitas
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
ketidakefektifan manajemen kesehatan
defisit kesehatan komunitas
defisit pengetahuan
Hasil pengkajian yang dilakukan oleh perawat puskesmas ditemukan data bahwa belum terdapat pengelolaan sampah yang benar, sampah dibakar dan dibuang di pekarangan sehingga berserakan di area pekarangan warga. Perawat bersama tokoh masyarakat membentuk kader peduli sampah yang dibentuk dari remaja karang taruna.
Apakah strategi intervensi keperawatan komunitas yang dilakukan oleh perawat?
Kerjasama
proses kelompok
Pendidikan kesehatan
kerjasama dan penkes
pemberdaayaan masyarakat
Hasil pengkajian di komunitas Desa A didapatkan masyarakat mengidap ISPA (67,1%), 5 orang menderita TB dan terdapat Riwayat Malaria dalam 6 bulan terakhir, memiliki faktor risiko terpapar penyakit yang besar akibat aktivitas di luar rumah sebagai petani/peternak, tidak memiliki sumber dana kesehatan khusus, belum ada penyuluhan tentang bertani/beternak yang sehat dan jauhakses ke Puskesmas terdekat
Apakah diagnose keperawatan pada kasus di atas?
Defisit pengetahuan
defisit kesehatan komunitas
kesiapan peningkatan pengetahuan
pemeliharaan kesehatan tdk efektif
perilaku kesehatan cenderung beresiko
Hasil pengkajian kelurahan didapatkan data: 35% pendudukberusia produktif menderita hipertensi sedang-berat. Kader kesehatan menyebutkan bahwa 10% dari penderita hipertensiterjadi stroke dan 3% stroke berulang. Masyarakat terbiasa denganmakanan yang digoreng dan berlemak. 20% penderita hipertensijarang memeriksakan kesehatan. 90% penderita hipertensimemiliki kebiasaan merokok. 30% penderita HT mengatakansudah pasrah dengan keadaannya dan kehidupannya. Tidak adakegiatan pendidikan dan penyuluhan kesehatan di wilayah tersebut.
Apakah intervensi keperawatan utama pada kasus di atas?
Mediasi sistem kesehatan bagi kelompok
berikan pendidikan kesehatan berkelompok
motivasi mengikuti pembelajaran berkelompok
berikan peningkatan kesiapan pembelajaran berkelompok
berikan dukungan dalam pengambilan keputusan mengikuti terapi
Saat dilakukan pengkajian pada keluarga ditemukan dataseorang perempuan (50 thn) riwayat masuk rumah sakitkarena hipertensi, tekanan darah saat ini 200/120 mmHg, klien mengatakan sudah terbiasa dengan keadaannya danjarang memeriksakan kesehatan, akan membawa kepuskesmas apabila penyakitnya sudah berat dan tidakdapat ditangani dirumah. Untuk mengontrol tekanandarahnya klien sering makan jus pepaya muda danmengurangi makanan asin. Klien juga sering mengeluhkakinya sering kesemutan
Apakah standar evaluasi psikomotor yang tepat untukkasus di atas?
Keluarga membawa klien ke PKM
Mempertahankan derajat kesembuhan klien secara mandiri
keluarga mengerti ttg penyebab hipertensi
mendiskusikan dengan keluarga ttg penyakitnya
keluarga tdk pernah mengeluhkan sakit yang serius
Sebuah keluarga mempunyai anak laki-laki berusia 16 tahun. Keluarga mengatakan anaknya jarang beraktifitaskeluar rumah, tidak gemar bermain dengan temansebayanya, dan tidak berminat ikut bergaul dengan anak-anak di lingkungan rumahnya. Anaknya lebih senangbermain gadget sambil tiduran saja. Perawat memberikanedukasi kesehatan pada remaja tersebut tentang bahayagadget pada remaja.
Apakah standar evaluasi afektif yang tepat untuk kasus di atas?
Remaja beraktivitas di luar rumah
remaja dapat menjelaskan manfaat bergaul dgn teman sebaya
remaja dapat menyusun rencana aktivitas harian yg bermanfaat
remaja dapat menjelaskan bahaya gadget bagi kesehatan
remaja menyatakan akan mengurangi bermain gadget dan mulai bergaul dengan teman sebaya
Di RW Damai Desa Nyaman tidak ada wadah dan pembinaan sertaidentifikasi kesehatan lansia, terdapat 125 Lansia, penyakit yangdiderita lansia antara lain: rematik 12,7%, hipertensi,11,1 %,DM 6%,dan penyakit lain 3,5 %. data lain tidak terdapatposyandu lansia, kader yang aktif hanya 2 orang
Apakah rumusan diagnosa Keperawatan pada kondisi RW Damaidesa Nyaman tersebut ?
Tingginya penyakit pada Lansia RW damai Desa Nyaman
Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan pada Lansia di RW damai desa Nyaman
Potensial terjadi penyakit cardio vaskuler di RW Damai desaNyaman
Tidak adanya pelayanan kesehatan di RW Damai desa Nyaman
a.Kurangnya penyuluhan kesehatan lansia di RW damai desaNyaman
Perawat komunitas menemukan warga di Desa B mengalami kegagalan dalam melakukan tindakan untukmengurangi keluhan kesehatan yang dialami di komunitas. Warga mengungkapkan kesulitan dalam menjalanipengobatan yang diberikan oleh petugas kesehatan di Desanya dikarenakan menurut warga program yang dianjurkan terlalu banyak dan sehingga sulit untukmenerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Manakah diagnosa keperawatan utama pada kasustersebut?
manajemen kesehatan keluarga tidak efektif
perilaku kesehatan cenderung beresiko
pemeliharaan kesehatan tidak efektif
manajemen kesehatan tidak efektif
koping keluarga tidak efektif
