wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ice Breaking Literasi dan Numerasi Pemahaman Rantai Makanan

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Keong Sawah: Lebih dari Sekadar Hama

Keong sawah atau tutut (nama ilmiah: Pila ampullacea) adalah sejenis siput air tawar yang sering kita temui di sawah, parit, dan perairan tenang lainnya. Meskipun sering dianggap sebagai hama tanaman padi, keong sawah memiliki peran penting dalam ekosistem dan juga memiliki nilai ekonomis.

Ciri-ciri Keong Sawah

  • Cangkang: Cangkang keong sawah berbentuk bulat telur, keras, dan berwarna kecoklatan.

  • Tubuh: Tubuhnya lunak dan berwarna cokelat keabu-abuan.

  • Habitat: Hidup di perairan tawar yang dangkal dan berlumpur, seperti sawah, rawa, dan parit.

  • Peran Keong dalam ekosistem sawah adalah sebagai.......

a)

Produsen

b)

Konsumen Tingkat 1

(Konsumen Primer)

c)

Konsumen Tingkat 2

(Konsumen Skunder)

d)

Konsumen Tingkat 3

(Konsumen Tersier)

2.

Ciri-ciri Konsumen Tingkat Dua di Laut:

  • Karnivora: Hampir semuanya adalah karnivora, atau pemakan daging.

  • Posisi dalam Rantai Makanan: Mereka berada di tingkat trofik kedua, setelah produsen (fitoplankton) dan konsumen tingkat satu (zooplankton).

  • Peran Ekologis: Mereka membantu mengontrol populasi konsumen tingkat satu dan berperan dalam siklus nutrisi dalam ekosistem laut.

  • Contoh Konsumen tingkat 2 dalam ekosistem laut adalah.......

a)

ikan tuna

b)

rumput laut

c)

ikan paus

d)

ikan hiu

3.

Produsen Ekosistem Laut: Dasar Kehidupan di Lautan

Produsen dalam ekosistem laut adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Mereka mengubah energi matahari, air, dan karbon dioksida menjadi makanan yang dapat digunakan oleh makhluk hidup lainnya. Sederhananya, produsen adalah "pabrik makanan" di laut.

Peran Penting Produsen

  • Dasar Rantai Makanan: Produsen menjadi awal dari setiap rantai makanan di laut. Mereka adalah sumber makanan bagi konsumen tingkat pertama.

  • Produsen utama dalam ekosistem laut adalah...

a)

Ikan hiu

b)

Paus biru

c)

Fitoplankton

d)

Ubur-ubur

4.

Contoh Produsen di Laut

  • Fitoplankton: Organisme mikroskopis yang mengapung bebas di permukaan air. Mereka adalah produsen utama di laut dan menghasilkan sebagian besar oksigen di bumi.

  • Alga: Makhluk hidup sederhana yang dapat berupa uniseluler atau multiseluler. Alga hidup di berbagai kedalaman laut dan berperan penting dalam menyediakan makanan bagi hewan laut.

  • Tumbuhan Laut: Tumbuhan laut seperti lamun (seagrass) dan rumput laut (seaweed) juga termasuk produsen. Mereka tumbuh di dasar laut dan menyediakan habitat bagi berbagai jenis hewan laut.

  • Faktor yang paling mempengaruhi pertumbuhan produsen di laut adalah Salinitas, Cahaya matahari serta Kedalaman laut.

  • Peran utama produsen dalam ekosistem laut adalah...

a)

Memangsa konsumen lain

b)

Mengurai sisa-sisa organisme

c)

Menghasilkan makanan dan oksigen

d)

Menyediakan tempat tinggal bagi organisme lain

5.

Dalam sebuah ekosistem, setiap elang membutuhkan 3 ekor ular dalam seminggu untuk bertahan hidup. Jika ada 15 elang, berapa ekor ular yang dibutuhkan 2 minggu?

a)

45

b)

90

c)

135

d)

140.

6.

Dalam suatu ekosistem ada 150 tumbuhan, 120 ulat, 100 burung, dan 20 ular . Jika dalam Ekosistem tersebut terdapat 85 hewan yang mati, maka berapa sisa makhluk hidup dalam ekosistem tersebut?

a)

375

b)

390

c)

355

d)

305

7.

Dalam sebuah ekosistem, setiap kelinci memakan 25 buah wortel sehari, berapa wortel yang habis dalam 3 hari jika ada 2 kelinci?

a)

75

b)

150

c)

175

d)

200

8.

Dekomposer: Pengurai yang Tak Terlihat, Namun Sangat Penting

Dekomposer adalah organisme yang memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Mereka bertugas menguraikan sisa-sisa organisme mati, seperti tumbuhan dan hewan, menjadi zat-zat yang lebih sederhana. Zat-zat sederhana ini kemudian dapat digunakan kembali oleh produsen untuk memulai rantai makanan lagi.

Peran Dekomposer

  • Mengurai Materi Organik: Dekomposer memecah materi organik yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana, seperti karbon dioksida, air, dan mineral.

  • Mengembalikan Nutrisi ke Tanah: Zat-zat hasil penguraian dikembalikan ke tanah atau air, sehingga dapat digunakan kembali oleh tumbuhan untuk tumbuh.

  • Menjaga Keseimbangan Ekosistem: Dekomposer membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan mencegah penumpukan materi organik yang membusuk.Sebutkan contoh dekomposer dalam ekosistem adalah.......

a)

Jamur, bakteri, dan serangga pengurai.

b)

Tumbuhan hijau

c)

Ikan pemangsa

d)

Burung pemakan serangga

9.

Mengapa rantai makanan penting bagi ekosistem?

a)

Rantai makanan penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan aliran energi.

b)

Rantai makanan menyebabkan kerusakan pada lingkungan.

c)

Rantai makanan hanya penting bagi manusia.

d)

Rantai makanan tidak berpengaruh pada populasi hewan.

10.
  1. Dalam suatu ekosistem sawah, terdapat 10.000 padi. Jika setiap tikus memakan rata-rata 100 butir padi sehari, berapa tikus yang dibutuhkan untuk menghabiskan semua padi?

a)

100 tikus

b)

100 tikus

c)

150 tikus

d)

200 tikus