WorksheetsSoal Ujian HUT2362 Sifat Dasar Kayu
Total questions: 52
Worksheet time: 9mins
Name
Class
Date
1.
Nama :
4 lines
2.
NIM :
4 lines
3.
Kerapatan kayu adalah:
a)
Berat kayu per satuan volume dalam keadaan kering
b)
Berat kayu per satuan volume dalam keadaan basah
c)
Berat kayu setelah diolah
d)
Berat kayu per satuan panjang
4.
Berat jenis kayu berkaitan langsung dengan:
a)
Warna kayu
b)
Ketahanan kayu terhadap air
c)
Kekuatan kayu
d)
Tekstur kayu
5.
Semakin tinggi kerapatan kayu, maka:
a)
Semakin mudah menyerap air
b)
Semakin rendah kekuatannya
c)
Semakin sulit dipotong
d)
Semakin tinggi berat jenisnya
6.
Kayu dengan kerapatan tinggi umumnya memiliki sifat:
a)
Ringan dan mudah dibentuk
b)
Kuat dan tahan lama
c)
Mudah mengalami pembusukan
d)
Sulit dijadikan perabot
7.
Pengukuran kerapatan kayu dilakukan dengan metode:
a)
Sentrifugasi
b)
Uji mekanik
c)
Pengukuran volume dan massa
d)
Pengukuran panjang dan lebar
8.
Berat jenis kayu sering digunakan untuk menentukan:
a)
Estetika kayu
b)
Harga kayu
c)
Kekuatan kayu
d)
Umur pohon
9.
Kerapatan kayu dipengaruhi oleh:
a)
Jenis tanah
b)
Tingkat sinar matahari
c)
Struktur sel kayu
d)
Jenis serangga di habitat
10.
Berat jenis kayu biasanya dinyatakan dalam satuan:
a)
kg/m²
b)
g/cm³
c)
g/m²
d)
kg/m³
11.
Kayu yang memiliki berat jenis lebih tinggi biasanya lebih cocok untuk:
a)
Penggunaan struktural
b)
Kerajinan tangan
c)
Bahan bakar
d)
Dekorasi ringan
12.
Jika berat jenis kayu meningkat, maka:
a)
Kekuatannya biasanya meningkat
b)
Kelembutannya meningkat
c)
Kekuatan kayu berkurang
d)
Teksturnya menjadi lebih halus
13.
Kadar air kayu adalah:
a)
Banyaknya air yang dapat diserap kayu
b)
Rasio antara berat air dalam kayu dan berat kayu kering
c)
Jumlah air yang tersimpan dalam serat kayu
d)
Berat air dibagi volume kayu
14.
Kayu dengan kadar air tinggi cenderung:
a)
Lebih kuat
b)
Lebih berat
c)
Lebih kaku
d)
Lebih rapuh
15.
Kadar air kayu yang seimbang disebut:
a)
Titik jenuh serat
b)
Titik higroskopis
c)
Kelembaban ekuilibrium
d)
Kelembaban maksimum
16.
Titik jenuh serat pada kayu adalah kondisi di mana:
a)
Seluruh serat kayu terisi air
b)
Hanya dinding sel yang mengandung air
c)
Seluruh poripori kayu terisi air
d)
Kayu kehilangan seluruh airnya
17.
Kadar air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kayu:
a)
Lebih ringan
b)
Mengembang dan menyusut
c)
Menjadi lebih kuat
d)
Menghantarkan panas lebih baik
18.
Kayu mengalami penyusutan paling besar pada arah:
a)
Memanjang
b)
Radial
c)
Tangensial
d)
Aksonal
19.
Pengembangan dan penyusutan kayu dipengaruhi oleh:
a)
Warna kayu
b)
Kadar air
c)
Jenis serat
d)
Bentuk sel kayu
20.
Pengembangan kayu terjadi ketika:
a)
Kayu kehilangan air
b)
Kayu menyerap air
c)
Kayu dikeringkan
d)
Kayu terkena panas
21.
Penyusutan pada kayu dapat menyebabkan:
a)
Ketahanan yang meningkat
b)
Keretakan pada kayu
c)
Elastisitas kayu meningkat
d)
Kayu semakin lembut
22.
Kayu yang kering hingga kadar air yang rendah akan:
a)
Lebih stabil ukurannya
b)
Lebih mudah dibentuk
c)
Lebih mudah terurai
d)
Mengembang
23.
Sifat mekanika kayu meliputi:
a)
Kekuatan, kekakuan, dan ketahanan terhadap retak
b)
Warna, kerapatan, dan kadar air
c)
Hanya kekuatan saja
d)
Tekstur dan warna kayu
24.
Kekakuan kayu dipengaruhi oleh:
a)
Panjang serat
b)
Berat jenis kayu
c)
Ukuran poripori
d)
Bentuk kayu
25.
Modulus elastisitas kayu menunjukkan:
a)
Berat jenis kayu
b)
Tingkat kekakuan kayu
c)
Tingkat kelenturan kayu
d)
Jumlah air dalam kayu
26.
Modulus patah pada kayu adalah:
a)
Tingkat kelenturan
b)
Kekakuan kayu
c)
Batas kekuatan sebelum kayu patah
d)
Ketahanan kayu terhadap air
27.
Kayu yang memiliki modulus elastisitas tinggi biasanya:
a)
Lebih elastis
b)
Lebih kaku
c)
Lebih rapuh
d)
Lebih lembut
28.
Kekuatan lentur pada kayu bergantung pada:
a)
Kadar air
b)
Modulus patah
c)
Ketahanan terhadap air
d)
Warna kayu
29.
Sifat kekerasan kayu biasanya diuji dengan metode:
a)
Uji kekakuan
b)
Uji Janka
c)
Uji modulus patah
d)
Uji lengkung
30.
Kayu dengan kekuatan tarik tinggi cocok untuk:
a)
Lantai
b)
Atap
c)
Pintu
d)
Furniture berat
31.
Ketahanan kayu terhadap retak disebut:
a)
Modulus elastisitas
b)
Kekuatan tarik
c)
Ketangguhan
d)
Kekakuan
32.
Kayu yang digunakan untuk beban berat harus memiliki sifat:
a)
Berat jenis rendah
b)
Kadar air tinggi
c)
Modulus patah tinggi
d)
Modulus elastisitas rendah
33.
Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kerapatan kayu adalah:
a)
Intensitas cahaya matahari
b)
Kelembaban udara
c)
Polusi udara
d)
Semua jawaban benar
34.
Uji kekerasan pada kayu biasanya dilakukan dengan alat:
a)
Mikroskop
b)
Instron
c)
Janka hardness tester
d)
Sclerometer
35.
Pengujian modulus elastisitas dilakukan untuk menentukan:
a)
Kelenturan kayu
b)
Kerapatan kayu
c)
Kekuatan kayu terhadap tekukan
d)
Tekstur kayu
36.
Pengujian sifat mekanik pada kayu umumnya melibatkan:
a)
Pengukuran kadar air
b)
Tekanan, tarik, dan lentur
c)
Pengukuran berat jenis
d)
Pengujian warna
37.
Uji geser pada kayu bertujuan untuk mengetahui:
a)
Kekuatan kayu terhadap gaya tarik
b)
Ketahanan kayu terhadap gaya geser
c)
Ketahanan kayu terhadap pelapukan
d)
Kekakuan kayu
38.
Uji tarik pada kayu dapat menunjukkan:
a)
Ketahanan kayu terhadap pemuaian
b)
Kemampuan kayu menahan beban tarik sebelum patah
c)
Tingkat penyerapan air kayu
d)
Ketahanan kayu terhadap panas
39.
Uji lentur pada kayu bertujuan untuk:
a)
Menentukan elastisitas kayu
b)
Mengukur kadar air
c)
Melihat kekuatan tekan kayu
d)
Mengetahui warna kayu
40.
Uji patah atau bending test pada kayu mengukur:
a)
Ketahanan terhadap pelapukan
b)
Ketahanan kayu terhadap deformasi lentur
c)
Kemampuan kayu menyerap kelembaban
d)
Tekanan yang diterima kayu
41.
Pengujian pengembangan dan penyusutan kayu dilakukan untuk:
a)
Mengetahui kadar air
b)
Mengukur stabilitas dimensi kayu terhadap perubahan kelembaban
c)
Mengukur ketahanan terhadap panas
d)
Mengetahui kekuatan kayu
42.
Pengujian kadar air pada kayu dilakukan dengan cara:
a)
Menghitung perubahan dimensi
b)
Mengukur massa kayu kering dan basah
c)
Menghitung modulus elastisitas
d)
Menguji ketahanan kayu terhadap api
43.
Kayu yang memiliki sifat mekanik tinggi biasanya lebih baik digunakan untuk:
a)
Dekorasi
b)
Struktur bangunan
c)
Alat tulis
d)
Mainan
44.
Kayu yang memiliki kadar air tinggi cenderung:
a)
Lebih ringan
b)
Lebih mudah retak
c)
Lebih tahan lama
d)
Lebih mudah diolah
45.
Kadar air dalam kayu dapat mempengaruhi:
a)
Warna alami kayu
b)
Berat jenis kayu
c)
Ketahanan terhadap rayap
d)
Stabilitas dimensi kayu
46.
Kayu dengan kadar air yang stabil memiliki keunggulan dalam hal:
a)
Elastisitas yang tinggi
b)
Stabilitas dimensi
c)
Tekstur halus
d)
Berat rendah
47.
Pengujian kayu untuk bahan konstruksi biasanya membutuhkan:
a)
Pengujian estetika kayu
b)
Pengujian sifat mekanis dan fisik
c)
Pengujian toksisitas kayu
d)
Pengujian kelembutan kayu
48.
Pemilihan kayu dengan berat jenis tinggi cocok untuk:
a)
Pembuatan furnitur
b)
Dekorasi interior ringan
c)
Penggunaan pada bahan baku kertas
d)
Alas mainan anak
49.
Kayu yang kering dan memiliki kadar air rendah lebih cocok untuk:
a)
Konstruksi luar ruangan
b)
Pintu dan jendela
c)
Kerajinan tangan
d)
Pelapisan lantai
50.
Kayu yang memiliki kadar air lebih tinggi dari kadar air ekuilibrium cenderung:
a)
Mengembang saat udara lembap
b)
Menyusut saat udara lembap
c)
Stabil meski perubahan kelembapan
d)
Tidak terpengaruh oleh kondisi udara
51.
Pengaruh kadar air pada kayu sangat penting untuk:
a)
Peningkatan warna alami kayu
b)
Memperkuat tekstur kayu
c)
Menghindari deformasi
d)
Mengubah struktur serat kayu
52.
Pemilihan kayu untuk aplikasi struktural ditentukan oleh:
a)
Sifat mekanik dan fisik
b)
Warna dan estetika
c)
Ketahanan terhadap air
d)
Jenis serat kayu
100 %
