wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian 2 Mapel PMKR

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Tiga syarat agar engine dapat hidup, yaitu

a)
  1. Adanya campuran udara dan bahan

bakar yang sesuai dengan campuran kurus

Adanya tekanan kompresi yang

memadai (cukup)

Adanya pengapian yang tepat

b)
  1. Adanya campuran udara dan bahan

bakar yang sesuai

Adanya tekanan kompresi yang

memadai (cukup)

Adanya pengapian yang tepat

c)
  1. Adanya campuran udara dan bahan

bakar yang sesuai dengan campuran kaya

Adanya tekanan kompresi yang

memadai (cukup)

Adanya pengapian yang tepat

d)
  1. Adanya campuran udara dan bahan

bakar yang sesuai

Adanya tekanan kompresi yang

tinggi

Adanya pengapian yang tepat

e)
  1. Adanya campuran udara dan bahan

bakar yang sesuai

Adanya tekanan kompresi yang

rendah

Adanya pengapian yang tepat

2.

Klasifikasi engine berdasarkan valve mechanism, adalah

a)

OHV

OHC

Air Cooling

b)

In-line

OHC

DOHC

c)

OHV

OHC

DOHC

d)

OHV

V type

DOHC

e)

Water Cooling

Air Cooling

DOHC

3.

Pada gambar disamping adalah menisme kontruksi engine dan valve, yaitu

a)

engine 4 stroke

OHV

Gasoline Engine

b)

engine 2 stroke

DOHC

Gasoline Engine

c)

engine 2 stroke

DOHC

Diesel Engine

d)

engine 4 stroke

DOHC

Gasoline Engine

e)

engine 4 stroke

SOHC

Gasoline Engine

4.

Pada gambar di bawah adalah klasifikasi engine berdasakan susunan silinder dan pistonya yaitu

a)

Boxer Type

b)

Straight/in-line Type

c)

Radial Type

d)

Rotary Type

e)

V-Type

5.

Pada gambar di bawah adalah klasifikasi engine berdasakan susunan silinder dan pistonya yaitu

a)

Boxer Type

b)

Straight/in-line Type

c)

Radial Type

d)

Rotary Type

e)

V-Type

6.

Pada gambar di bawah adalah klasifikasi engine berdasakan susunan silinder dan pistonya yaitu

a)

Boxer Type

b)

Straight/in-line Type

c)

Radial Type

d)

Rotary Type

e)

V-Type

7.

Pada gambar di bawah adalah klasifikasi engine berdasakan susunan silinder dan pistonya yaitu

a)

Boxer Type

b)

Straight/in-line Type

c)

Radial Type

d)

Rotary Type

e)

V-Type

8.

Pada tabel disamping adalah merupakan spesifikasi dari sebuah kendaraan Compression Chamber merupakan tipe ruang bakar, di bawah ini adalah gambar Compression Chamber tipe Pent roof, adalah

a)

b)

c)

d)

e)

9.

Pada tabel disamping adalah merupakan spesifikasi dari sebuah kendaraan Compression Chamber merupakan tipe ruang bakar, di bawah ini adalah gambar Compression Chamber tipe Hemispheric, adalah

a)

b)

c)

d)

e)

10.

Pada tabel disamping adalah merupakan spesifikasi dari sebuah kendaraan Compression Chamber merupakan tipe ruang bakar, di bawah ini adalah gambar Compression Chamber tipe Wedge, adalah

a)

b)

c)

d)

e)

11.

Pada ambar di samping adalah klasifikasi engine berdasarkan ukuran diameter dan langkah piston (BORE = STROKE ) , adalah jenis

a)

DOHC

b)

VVT_I

c)

OVER SQUARE ENGINE

d)

SQUARE ENGINE

e)

LONG STROKE ENGINE

12.

Pada ambar di samping adalah klasifikasi engine berdasarkan ukuran diameter dan langkah piston (BORE < STROKE) , adalah jenis

a)

DOHC

b)

VVT_I

c)

OVER SQUARE ENGINE

d)

SQUARE ENGINE

e)

LONG STROKE ENGINE

13.

Pada ambar di samping adalah klasifikasi engine berdasarkan ukuran diameter dan langkah piston (BORE > STROKE) , adalah jenis

a)

DOHC

b)

VVT_I

c)

OVER SQUARE ENGINE

d)

SQUARE ENGINE

e)

LONG STROKE ENGINE

14.

Pada gambar di samping adalah termasuk mekanisme penggerak Valve (katup), dengan tipe

a)

VVT-I

b)

VVT-Li

c)

Doble Over Head Cam (DOHC)

d)

Over Head Camshaft (OHC)

e)

Over Head Valve (OHV)

15.

Pada gambar di samping adalah termasuk mekanisme penggerak Valve (katup), dengan tipe

a)

VVT-I

b)

VVT-Li

c)

Doble Over Head Cam (DOHC)

d)

Over Head Camshaft (OHC)

e)

Over Head Valve (OHV)

16.

Pada gambar di samping adalah termasuk mekanisme penggerak Valve (katup), dengan tipe

a)

VVT-I

b)

VVT-Li

c)

Doble Over Head Cam (DOHC)

d)

Single Over Head Camshaft (SOHC)

e)

Over Head Valve (OHV)

17.

Pembakaran yang terjadi di Carburator karena igniton timing terlalu

maju, di sebut

a)

Back fire

b)

After fire

c)

Run on

d)

Knocking

e)

Detonation

18.

Terjadinya ledakan/pembakaran di muffler karena igniton timing terlalu

lambat, di sebut

a)

Back fire

b)

After fire

c)

Run on

d)

Knocking

e)

Detonation

19.

Engine tetap hidup meskipun ignition switch telah diputa ke off biasanya

disebabkan karena engine panas, penyetelan idling terlalu tinggi dsb, di sebut

a)

Back fire

b)

After fire

c)

Run on

d)

Knocking

e)

Detonation

20.

Timbulnya suara abnormal pada engine seperti suara ketukan valve

karena pembakaran campuran udara dan bahan bakar secara spontan

dan meledak sebelum datangnya “flame front” yang menyebabkan

terjadinya pantulan tekanan gelombang ultrasonic dari dinding cylinder, di sebut

a)

Back fire

b)

After fire

c)

Run on

d)

Knocking

e)

Detonation