Font size
WorksheetsCERPEN KELAS 9
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya, disebut ....
tema
tokoh
latar
amanat
Jon dan Con adalah anak kembar. Jon kepala regu dan aku wakilnya. Kami bersepuluh sedang memandang daerah patroli “Tiger Brigade” dengan saksama dari puncak bukit “panic”, pos kami terdepan. Con berjongkok di samping kakaknya yang sedang meneropong kampung-kampung di bawah kami dari semak-semak. Jon melambai dan aku mendekat. “Aku akan turun ke kampung di bawah itu.”
Latar tempat yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….
daerah patroli
puncak bukit
kampung
semak-semak
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
(1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengucapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.
Sumber: Nasihat Terindah, karya Irwan Ahmad Rozaki
Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
1
2
3
4
Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedongnya itu.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …
pemberani
baik
sombong
egois
Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut ....
tokoh
latar
alur
sudut pandang
Struktur yang mengarah pada klimaks yang mulai mendapatkan pemecahan sehingga mulai tampak penyelesaian disebut ....
komplikasi
orientasi
evaluasi
koda
Nilai yang berhubungan dengan tingkah laku atau perilaku manusia disebut nilai ....
pendidikan
budaya
agama
moral
Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.
(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")
Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
halte depan sekolah
terminal
depan rumah
di halte dekat rumah
Struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen terdapat dalam ...
Abstrak
Orientasi
Komplikasi
Deskripsi umum
Karakter/watak tokoh dalam cerita disebut ....
tokoh
penokohan
tema
latar
1) Malam semakin gelap dan rasanya tidak habis-habisnya mereka mengorek informasi dari pembantuku dan istriku. 2) Anak kami yang laki-laki juga ditanya. Dan akhirnya mereka pamitan. "Besok akan kita lanjutkan pencarian, sekarang sudah terlalu malam," kata kepala penyidik. 3) Malam itu kami tidak bisa tidur, istriku tidak hentinya menangis. Guru sekolah anakku yang menelpon menyampaikan simpati dan berjanji akan meminta semua orang tua teman sekelas anakku membantu mencari anak kami. Brosur dan foto anak kami sudah disebarkan. Sampai hari ketiga anak kami juga belum ketemu. 4) Polisi sudah tidak datang lagi ke rumah kami.
Latar yang terdapat dalam kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
di sekolah, siang hari, suasana gelisah
di sekolah, malam hari, suasana panik
di rumah, malam hari, suasana panik
di rumah, sore hari, suasana gelisah
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat ....
Pemberani
Baik
Egois
Sombong
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Pagi ini Ibu menyuruhku berbelanja sedikit lebih banyak. Ada warga asing yang datang. Home stay. Orang Jepang. Sebetulnya dari mana pun itu aku tak peduli. Ada atau tidaknya orang baru di sekitarku, aku tak pernah menghiraukan. Toh mereka pun tak akan merasakan keberadaanku. Hari-hariku selain membantu Ibu kuhabiskan di dalam kamar. Menatap lambaian pepohonan kelapa dari balik jendela.
Latar suasana penggalan cerpen tersebut adalah ....
Terharu
Sunyi
Sedih
Senang
Setelah sarapan dengan pakaian sebagus-bagusnya, saya pergi sembahyang hari raya ke masjid Sultan. Waktu itu, saya masih muda, jadi rupa saya belum seburuk sekarang. Tidak banyak tetapi ada juga tampang raja-raja. Saya dapati orang-orang sudah banyak di sana dengan pakaiannya yang bagus-bagus dan bau-bauan yang semerbak.
Latar dari penggalan cerpen di atas adalah ....
pagi
siang
sore
malam
"Kamu kenapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek, tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah. Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya.
Amanat penggalan cerpen di atas adalah ....
janganlah makan mangga yang masih kecil
jangan memetik mangga sembarangan
kita harus menuruti nasihat orang tua
jangan melawan orang tua
Dengan tergesa-gesa Ersa menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengar sayup suara “… penumpang bus Gemilang harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Ersa agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.
Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …
sore hari, terminal
siang hari, terminal
siang hari, perjalanan
pagi hari, rumah
Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor. (Benjolan, karya Harry Pratama)
Permasalahan yang diangkat dalam penggalan cerpen di atas adalah ….
ketakutan tokoh aku menyaksikan korban kecelakaan di rumah sakit
ketakutan tokoh aku disuntik obat bius
tokoh aku sedang menahan sakit perut
korban kecelakaan di rumah sakit
Bagian dalam teks cerita pendek di mana masalah mencapai titik puncaknya disebut dengan....
rangkaian peristiwa
orientasi
komplikasi
resolusi
Di dalam ruangan yang menyeramkan itu, dinding-dindingnya menatapku tajam.
Kalimat tersebut mengandung majas....
personifikasi
ironi
metafora
simile
Ibunya bekerja membanting tulang demi menghidupi kesepuluh anaknya.
Kalimat tersebut mengandung majas....
personifikasi
simile
ironi
metafora
Rapi sekali seragammu yang tak pernah disetrika itu, terlihat seperti kertas yang diremas-remas.
Kalimat tersebut mengandung majas....
metafora
ironi
personifikasi
simile
Difa selalu beruntung bak Dewi Fortuna menyertainya.
Kalimat tersebut mengandung majas....
ironi
metafora
simile
personifikasi
Ide yang mendasari sebuah cerita disebut ....
latar
alur
tokoh
tema
Orang yang memainkan lakon/peran dalam cerita disebut ....
tema
latar
tokoh
alur
Ide yang mendasari sebuah cerita disebut
(a)
Orang yang memainkan lakon/peran dalam cerita disebut ...
(a)
Rangkaian peristiwa/kejadian dalm cerita disebut ...
(a)
Pesan yang ingin disampaikan penulis melalui cerita disebut ...
(a)
Karakter/watak tokoh dalam cerita disebut ...
(a)
Berhubungan dengan lokasi terjadinya suatu peristiwa dalam cerita disebut latar...
(a)
