WorksheetsQuiz Akuntansi Biaya Tenaga Kerja
Total questions: 41
Worksheet time: 37mins
Apa yang dimaksud dengan biaya tenaga kerja langsung?
Biaya tenaga kerja yang berhubungan dengan pengelolaan perusahaan.
Biaya tenaga kerja yang dapat diidentifikasikan dengan suatu operasi tertentu dalam produksi.
Biaya tenaga kerja yang tidak dapat diidentifikasikan secara khusus pada operasi tertentu.
Biaya yang termasuk dalam kategori biaya overhead.
Biaya tenaga kerja yang terkait dengan proses administrasi.
Apa tujuan utama pemisahan biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung?
Meningkatkan efisiensi administrasi perusahaan.
Mempermudah proses penghitungan pajak.
Menunjukkan biaya produk yang lebih tepat dan mempermudah pengendalian biaya.
Memastikan semua pegawai mendapatkan gaji yang sama.
Membatasi anggaran produksi.
Dalam sistem biaya tenaga kerja, pencatatan waktu kehadiran digunakan untuk tujuan berikut, kecuali:
Membuat daftar gaji dan upah.
Mendistribusikan biaya tenaga kerja ke berbagai tujuan biaya.
Menentukan jumlah produksi yang dihasilkan.
Mengumpulkan data jam kerja tenaga kerja.
Menghitung biaya tenaga kerja untuk berbagai proses.
Prosedur pembuatan daftar gaji dan upah mencakup hal berikut, kecuali:
Menghitung gaji bruto dan neto.
Menyusun laporan laba rugi.
Menerima data jumlah jam kerja normal dan lembur.
Menerima data perubahan dalam pemotongan gaji.
Menyusun daftar penghasilan karyawan.
Apa yang dimaksud dengan sistem insentif?
Sistem pembayaran gaji berdasarkan jam kerja minimum.
Sistem pembayaran tambahan berdasarkan kinerja di atas standar.
Sistem pembayaran berdasarkan waktu kehadiran.
Sistem pembayaran yang menghitung seluruh biaya overhead.
Sistem pembayaran tetap tanpa memperhatikan produktivitas.
Apa syarat utama dalam sistem upah insentif?
Standar kerja ditentukan berdasarkan estimasi kasar.
Insentif dibayarkan hanya jika karyawan melebihi target dua kali lipat.
Standar kerja harus ditetapkan secara ilmiah melalui studi waktu.
Karyawan tidak perlu memahami sistem insentif sebelum bekerja.
Insentif diberikan berdasarkan senioritas.
Apa pengaruh pembayaran bonus terhadap biaya tenaga kerja?
Selalu dikategorikan sebagai biaya pemasaran.
Diklasifikasikan sebagai biaya overhead.
Bisa menjadi biaya produksi, pemasaran, atau administrasi, tergantung penerima.
Hanya memengaruhi biaya produksi.
Tidak memengaruhi anggaran biaya tenaga kerja.
Selisih antara tarif lembur dan tarif normal disebut:
Gaji pokok.
Premi lembur.
Bonus kerja.
Upah insentif.
Biaya overhead.
Apa yang dimaksud dengan sistem pembayaran Taylor differential piece rate plan?
Sistem dengan tarif tunggal untuk setiap unit yang dihasilkan.
Sistem yang memberikan tarif berbeda untuk hasil rendah dan tinggi per jam.
Sistem yang hanya membayar karyawan untuk jam kerja standar.
Sistem dengan bonus tetap tanpa memperhatikan hasil kerja.
Sistem dengan pembayaran berdasarkan jumlah hari kerja.
Biaya pensiun biasanya dikelompokkan sebagai:
Biaya tenaga kerja langsung.
Beban pemasaran.
Biaya tenaga kerja tidak langsung.
Beban administrasi atau overhead pabrik, tergantung klasifikasi pekerja.
Biaya tambahan.
Apa yang menjadi dasar dalam sistem tarif per unit produk?
Tingkat senioritas pekerja.
Jumlah jam kerja karyawan.
Hasil produksi melebihi standar yang ditetapkan.
Jumlah hari kerja per minggu.
Tarif tetap berdasarkan kesepakatan awal.
Dalam sistem bonus seratus persen, standar dihitung berdasarkan:
Waktu dan kuantitas output.
Tingkat pengalaman karyawan.
Jumlah jam lembur.
Total produksi perusahaan.
Rata-rata hasil produksi departemen.
Apa tujuan utama pembayaran bonus kepada karyawan?
Meningkatkan loyalitas pekerja terhadap perusahaan.
Menekan biaya tenaga kerja langsung.
Memotivasi karyawan untuk meningkatkan produktivitas.
Mengurangi biaya overhead pabrik.
Menggantikan pembayaran upah lembur.
Honor cuti dicatat dengan mendebit akun:
Biaya produksi.
Biaya overhead pabrik.
Beban pemasaran.
Utang gaji dan upah.
Beban tenaga kerja langsung.
Apa tujuan distribusi biaya tenaga kerja dalam sistem akuntansi?
Menentukan jumlah bonus yang akan dibayarkan.
Membagi biaya tenaga kerja secara adil ke berbagai tujuan biaya.
Menentukan pengeluaran pajak perusahaan.
Mengurangi biaya tenaga kerja tidak langsung.
Menyusun laporan laba rugi dengan lebih rinci.
Kegiatan pencatatan waktu kehadiran tidak mencakup:
Menghimpun data untuk daftar gaji.
Mendistribusikan biaya ke berbagai departemen.
Menentukan jumlah unit produk yang dihasilkan.
Mengumpulkan data jam kerja karyawan.
Memonitor jumlah jam lembur.
Metode straight piecework with a guaranteed hourly minimum plan menjamin:
Karyawan menerima insentif tanpa batas.
Upah per jam minimum meskipun standar hasil tidak tercapai.
Bonus berdasarkan tingkat kehadiran.
Pembayaran penuh untuk semua jam kerja lembur.
Tarif tetap tanpa memperhatikan kinerja.
Biaya tenaga kerja yang berhubungan langsung dengan proses produksi disebut:
Biaya tenaga kerja tidak langsung.
Biaya overhead.
Biaya tenaga kerja langsung.
Biaya tetap produksi.
Biaya variabel tidak langsung.
Dalam sistem insentif kelompok, upah insentif dihitung berdasarkan:
Hasil kerja individu.
Tingkat senioritas.
Total produksi kelompok kerja.
Jam lembur yang dilakukan oleh setiap anggota.
Total jam kerja normal kelompok.
Apa langkah pertama dalam proses pembuatan daftar gaji dan upah?
Menghitung gaji bruto dan neto.
Menerima data jumlah jam kerja harian dan bulanan.
Menyusun daftar potongan penghasilan bruto.
Menentukan standar upah lembur.
Menyusun daftar distribusi biaya.
Biaya yang timbul akibat pembayaran lembur termasuk dalam kategori:
Biaya tenaga kerja langsung.
Biaya overhead pabrik.
Beban administrasi.
Biaya variabel langsung.
Biaya tetap produksi.
Standar dalam sistem insentif tidak boleh diubah kecuali:
Ada perubahan metode kerja.
Ada bonus tambahan.
Ada karyawan baru.
Hasil produksi di bawah target.
Tarif upah berubah.
Apa yang dimaksud dengan biaya tenaga kerja tidak langsung?
Biaya tenaga kerja yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi.
Biaya yang berkaitan dengan hasil produksi per jam.
Biaya yang tidak dapat dialokasikan ke departemen tertentu.
Biaya tetap perusahaan.
Biaya lembur yang dibayarkan secara berkala.
Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang telah dibayar adalah:
Debit kas, kredit gaji dan upah.
Debit gaji dan upah, kredit kas.
Debit biaya overhead, kredit gaji dan upah.
Debit kas, kredit utang gaji.
Debit utang gaji, kredit kas.
Apa komponen utama dalam jurnal pencatatan pajak penghasilan karyawan?
Gaji dan upah, kas.
Utang PPh karyawan, kas.
Gaji bruto, bonus.
Kas, biaya administrasi.
Gaji neto, utang bonus.
Mengapa standar waktu penting dalam sistem insentif?
Untuk mengatur jumlah lembur yang harus dilakukan.
Untuk memastikan semua karyawan dibayar secara adil.
Untuk menentukan jumlah bonus yang harus dibayar.
Untuk memberikan tolok ukur produktivitas karyawan.
Untuk menentukan anggaran produksi perusahaan.
Apa pengaruh honor cuti terhadap biaya produksi?
Menurunkan biaya langsung.
Meningkatkan biaya overhead pabrik.
Mengurangi biaya pemasaran.
Meningkatkan biaya variabel.
Tidak memengaruhi biaya overhead.
Apa keuntungan utama sistem insentif kelompok?
Meningkatkan efisiensi individu.
Menurunkan biaya upah lembur.
Mendorong kerjasama antar karyawan.
Mengurangi tingkat absensi.
Meningkatkan kecepatan pembayaran.
Jurnal untuk mencatat biaya bonus yang belum dibayar adalah:
Debit kas, kredit gaji.
Debit biaya bonus, kredit utang bonus.
Debit biaya overhead, kredit kas.
Debit biaya produksi, kredit bonus.
Debit gaji bruto, kredit utang.
Apa tujuan utama sistem pencatatan distribusi biaya tenaga kerja?
Meningkatkan gaji karyawan.
Memastikan alokasi biaya tenaga kerja yang tepat.
Menurunkan biaya overhead.
Mempermudah pelaporan pajak.
Mengurangi potongan gaji karyawan.
Perusahaan X memberikan premi lembur kepada karyawan yang bekerja lebih dari 45 jam seminggu. Jika tarif upah adalah Rp 1.500 per jam, dan seorang karyawan bekerja 50 jam dalam seminggu, berapakah total upah yang diperoleh?
Rp 75.000
Rp 78.750
Rp 80.000
Rp 85.000
Rp 90.000
Jika seorang karyawan bekerja 45 jam per minggu dengan upah Rp 500 per jam, dan 10 jam adalah waktu menganggur, maka bagaimana jurnal pencatatannya?
Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung Rp 17.500; Biaya overhead pabrik Rp 5.000; Gaji dan upah Rp 22.500
Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung Rp 22.500; Biaya overhead pabrik Rp 0; Gaji dan upah Rp 22.500
Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung Rp 12.500; Biaya overhead pabrik Rp 10.000; Gaji dan upah Rp 22.500
Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung Rp 22.500; Biaya overhead pabrik Rp 5.000; Gaji dan upah Rp 27.500
Barang dalam proses - biaya tenaga kerja langsung Rp 15.000; Biaya overhead pabrik Rp 7.500; Gaji dan upah Rp 22.500
Jika jumlah keluaran standar per jam adalah 10 satuan dengan upah pokok Rp 800 per jam, dan karyawan menghasilkan 15 satuan, berapakah upah yang diperoleh?
Rp 800
Rp 1.000
Rp 1.200
Rp
Jika jumlah keluaran standar per jam adalah 10 satuan dengan upah pokok Rp 800 per jam, dan karyawan menghasilkan 15 satuan, berapakah upah yang diperoleh?
Rp 800
Rp 1.000
Rp 1.200
Rp 1.400
Rp 1.600
Suatu perusahaan memiliki karyawan dengan jam kerja mingguan 35 jam dan upah Rp 2.000 per jam. Jika 5 jam dihabiskan untuk waktu menganggur, bagaimana jurnalnya?
Barang dalam proses Rp 70.000; Biaya overhead pabrik Rp 10.000; Gaji dan upah Rp 80.000
Barang dalam proses Rp 50.000; Biaya overhead pabrik Rp 20.000; Gaji dan upah Rp 70.000
Barang dalam proses Rp 60.000; Biaya overhead pabrik Rp 10.000; Gaji dan upah Rp 70.000
Barang dalam proses Rp 70.000; Biaya overhead pabrik Rp 0; Gaji dan upah Rp 70.000
Barang dalam proses Rp 65.000; Biaya overhead pabrik Rp 5.000; Gaji dan upah Rp 70.000
Jika jumlah keluaran standar per jam adalah 6 satuan dengan upah pokok Rp 2.400 per jam, dan karyawan menghasilkan 10 satuan, berapakah upah yang diterima?
Rp 2.400
Rp 3.600
Rp 4.000
Rp 4.800
Rp 5.000
Dalam sistem premi lembur, karyawan berhak mendapatkan tambahan 50% dari tarif upah untuk jam kerja lebih dari 50 jam. Jika seorang karyawan bekerja 52 jam dengan tarif upah Rp 1.000 per jam, berapakah total upahnya?
Rp 50.000
Rp 52.000
Rp 53.000
Rp 55.000
Rp 56.000
Gunadi bekerja 44 jam dalam seminggu dengan tarif biasa Rp 12.000 per jam. Jika lembur dihitung 1,5 kali tarif biasa, berapakah total upah Gunadi?
Rp 540.000
Rp 552.000
Rp 560.000
Rp 580.000
Rp 600.000
Jika tiga karyawan bekerja dengan total waktu hadir 42 jam, dan total upah mingguan adalah Rp 163.500, bagaimana distribusi waktu kerja untuk pesanan #103 dan #108?
15 jam untuk #103, 23 jam untuk #108, sisanya menunggu.
20 jam untuk #103, 22 jam untuk #108, sisanya menunggu.
10 jam untuk #103, 20 jam untuk #108, sisanya menunggu.
18 jam untuk #103, 24 jam untuk #108, sisanya menunggu.
12 jam untuk #103, 30 jam untuk #108, sisanya menunggu.
PT Maju Terus mempekerjakan dua karyawan, dengan total upah mingguan Rp 90.000. Jika PPh yang dipotong adalah 20%, bagaimana jurnal pencatatannya?
Barang dalam proses Rp 82.500; Biaya overhead Rp 7.500; Gaji dan upah Rp 90.000
Barang dalam proses Rp 90.000; Biaya overhead Rp 0; Gaji dan upah Rp 90.000
Barang dalam proses Rp 70.000; Biaya overhead Rp 20.000; Gaji dan upah Rp 90.000
Barang dalam proses Rp 85.000; Biaya overhead Rp 5.000; Gaji dan upah Rp 90.000
Barang dalam proses Rp 75.000; Biaya overhead Rp 15.000; Gaji dan upah Rp 90.000
Jika tiga karyawan menghasilkan upah mingguan Rp 144.500 dengan PPh 20%, bagaimana jurnal atas dasar rekapitulasi gaji dan upahnya?
Barang dalam proses Rp 120.000; Biaya overhead Rp 24.500; Gaji dan upah Rp 144.500
Barang dalam proses Rp 124.500; Biaya overhead Rp 20.000; Gaji dan upah Rp 144.500
Barang dalam proses Rp 100.000; Biaya overhead Rp 44.500; Gaji dan upah Rp 144.500
Barang dalam proses Rp 140.000; Biaya overhead Rp 4.500; Gaji dan upah Rp 144.500
Barang dalam proses Rp 110.000; Biaya overhead Rp 34.500; Gaji dan upah Rp 144.500
