wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kompetensi Polisi Pamong Praja

Total questions: 48

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

2.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

3.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

4.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

5.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

6.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

7.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

8.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

9.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

10.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

11.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

12.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

13.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

14.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

15.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

16.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

17.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

18.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

19.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

20.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

21.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

22.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

23.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

24.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

25.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

26.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

27.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

28.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

29.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

30.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

31.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

32.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

33.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

34.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

35.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

36.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

37.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

38.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

39.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

40.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

41.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

42.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.

43.

Berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Strategi pengelolaan tugas Satpol PP dalam penegakan hukum daerah tanpa mempertimbangkan situasi.

44.

Berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pengambilan keputusan berbasis data untuk mengatasi konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

45.

Berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Manajemen sumber daya manusia dalam operasi ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

46.

Berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Pendekatan berbasis nilai budaya lokal dalam penyelesaian konflik tanpa mempertimbangkan situasi.

47.

Berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Kerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan ketertiban umum tanpa mempertimbangkan situasi.

48.

Berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat, pendekatan apa yang paling efektif dilakukan oleh Satpol PP?

a)

Menggunakan pendekatan kolaboratif untuk melibatkan masyarakat.

b)

Melakukan tindakan sepihak tanpa koordinasi.

c)

Mengabaikan elemen budaya lokal dalam pelaksanaan tugas.

d)

Menyusun strategi berdasarkan Penerapan komunikasi humanis dalam menjaga ketentraman masyarakat tanpa mempertimbangkan situasi.