WorksheetsSAS DPK
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Dalam proses pengembangan perangkat lunak, metode Agile memiliki keunggulan utama dibandingkan dengan metode tradisional seperti Waterfall. Apa alasan utama metode Agile lebih cocok digunakan di industri teknologi saat ini?
Agile mengutamakan dokumentasi yang lengkap dibandingkan implementasi cepat
Agile memastikan seluruh proses berjalan tanpa perubahan hingga akhir proyek
Agile lebih fleksibel dalam menyesuaikan kebutuhan pelanggan secara dinamis
Agile membutuhkan waktu lebih lama untuk pengembangan karena proses bertahap
Agile berfokus pada penghematan biaya tanpa mempertimbangkan kualitas
Salah satu tren dalam industri perangkat lunak saat ini adalah Low-code/No-code Development. Apa dampak dari tren ini terhadap dunia kerja di industri perangkat lunak?
Meningkatkan kebutuhan tenaga kerja yang hanya berfokus pada desain grafis
Mengurangi kebutuhan terhadap pengembang perangkat lunak profesional
Mempercepat proses pembuatan perangkat lunak tanpa mengurangi kompleksitas
Membuat semua perangkat lunak berbasis AI secara otomatis
Menghilangkan kebutuhan perencanaan proyek secara terstruktur
Dalam pengembangan perangkat lunak, penerapan prinsip K3LH sangat penting. Apa risiko terbesar jika prinsip K3LH tidak diterapkan dalam proses kerja tim pengembang?
Penurunan produktivitas karena perbedaan budaya kerja
Munculnya konflik antar anggota tim karena ketidaksepakatan metode kerja
Tingginya potensi kecelakaan kerja dan masalah kesehatan bagi tim
Tidak terselesaikannya proyek tepat waktu karena kurangnya dokumentasi
Kerugian finansial karena biaya pelatihan K3LH yang tidak digunakan
Dalam dunia kerja industri perangkat lunak, teknologi Cloud Computing menjadi salah satu pilar utama. Apa keunggulan teknologi ini dibandingkan dengan metode penyimpanan tradisional?
Cloud Computing memerlukan perangkat keras khusus yang mahal
Cloud Computing tidak memerlukan koneksi internet yang stabil
Cloud Computing memungkinkan akses data secara fleksibel dan efisien
Cloud Computing hanya cocok untuk perusahaan besar dengan data kompleks
Cloud Computing menghilangkan kebutuhan pengamanan data
Salah satu aspek penting dalam perkembangan perangkat lunak adalah Machine Learning. Dalam konteks ini, bagaimana pengembang perangkat lunak dapat memanfaatkan Machine Learning untuk menciptakan nilai tambah dalam aplikasi bisnis?
Dengan meningkatkan ukuran aplikasi agar memiliki lebih banyak fitur
Dengan menganalisis data secara otomatis untuk mendukung pengambilan keputusan
Dengan menggantikan semua tugas manual tanpa pelatihan sebelumnya
Dengan mengurangi jumlah pengguna untuk efisiensi aplikasi
Dengan membuat semua aplikasi berbasis teks tanpa visualisasi data
Dalam model pengembangan perangkat lunak DevOps, integrasi antara tim pengembang dan tim operasional bertujuan untuk:
Memisahkan tugas pengembang dan operasional agar lebih fokus
Mempercepat waktu rilis perangkat lunak dengan meningkatkan otomatisasi
Menunda pengujian perangkat lunak sampai tahap akhir
Mengurangi biaya pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan sumber daya terbatas
Memastikan tidak ada kesalahan dalam pengembangan perangkat lunak
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan perangkat lunak untuk perangkat mobile adalah:
Menjamin keamanan perangkat keras yang digunakan
Mengoptimalkan perangkat lunak untuk berbagai ukuran layar dan resolusi
Meningkatkan penggunaan perangkat keras yang mahal
Mengurangi ketergantungan pada koneksi internet
Menciptakan aplikasi tanpa memperhatikan pengalaman pengguna
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) mempengaruhi industri perangkat lunak dengan cara:
Menurunkan biaya pengembangan perangkat lunak yang berbasis AI
Meningkatkan ketergantungan pada perangkat keras yang lebih kuat
Mengurangi kebutuhan terhadap pemrograman konvensional dalam pembuatan perangkat lunak
Membatasi penggunaan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk analisis data
Membutuhkan perangkat lunak yang lebih rumit untuk memanfaatkan teknologi AI
Pada proses pengembangan perangkat lunak dengan metode Waterfall, tahapan pengujian perangkat lunak dilakukan:
Secara bersamaan dengan pengembangan perangkat lunak
Setelah semua tahapan pengembangan selesai
Sebelum tahap perencanaan dilakukan
Secara terpisah dengan tim pengembang
Pada fase awal untuk menentukan anggaran
Apa yang dimaksud dengan Continuous Integration (CI) dalam konteks pengembangan perangkat lunak modern?
Proses pengujian perangkat lunak dilakukan pada fase akhir
Pembaruan perangkat lunak dilakukan hanya setelah pengujian selesai
Tim pengembang berkolaborasi untuk mengintegrasikan dan menguji kode secara terus-menerus
Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak diprioritaskan
Pembaruan perangkat lunak terjadi tanpa melibatkan tim pengujian
Dalam dunia kerja industri perangkat lunak, keahlian yang paling dicari oleh perusahaan di bidang pengembangan perangkat lunak saat ini adalah:
Penguasaan semua bahasa pemrograman
Keterampilan dalam mengelola proyek perangkat lunak secara manual
Kemampuan untuk bekerja dengan alat dan framework pengembangan modern
Kemampuan untuk bekerja tanpa tim pengembangan
Keahlian dalam perangkat keras untuk pengembangan perangkat lunak
Salah satu cara untuk mengurangi potensi risiko kegagalan proyek perangkat lunak adalah dengan menggunakan pendekatan Risk Management. Apa langkah pertama dalam mengelola risiko ini?
Mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi risiko yang mungkin terjadi
Membuat rencana pengembangan yang terperinci
Mengalokasikan dana lebih untuk mempercepat pengembangan
Meningkatkan jumlah anggota tim pengembang
Mengurangi fitur yang tidak penting dalam perangkat lunak
Dalam konteks perkembangan dunia kerja di industri perangkat lunak, bagaimana outsourcing dapat mempengaruhi perkembangan proyek perangkat lunak?
Mengurangi biaya dan memungkinkan perusahaan fokus pada kegiatan inti
Memastikan kontrol penuh terhadap semua tahapan pengembangan perangkat lunak
Mempercepat pengembangan perangkat lunak tanpa mempertimbangkan kualitas
Meningkatkan risiko kebocoran data dan keamanan perangkat lunak
Membatasi kolaborasi tim dalam pengembangan perangkat lunak
Salah satu fitur penting dalam pengembangan perangkat lunak berbasis cloud computing adalah:
Keamanan data yang lebih lemah dibandingkan penyimpanan lokal
Kemampuan untuk mengakses perangkat lunak dan data dari berbagai perangkat secara fleksibel
Mengurangi fleksibilitas dalam pengelolaan aplikasi dan server
Bergantung sepenuhnya pada perangkat keras lokal perusahaan
Membutuhkan pengujian yang lebih lama dibandingkan sistem tradisional
Proses Software Testing bertujuan untuk:
Memastikan perangkat lunak bebas dari kesalahan dan memenuhi kebutuhan pengguna
Mengurangi biaya pengembangan dengan menghilangkan dokumentasi
Membuat perangkat lunak lebih kompleks agar lebih sulit digunakan
Meningkatkan kecepatan perangkat lunak tanpa menguji fungsionalitas
Mengurangi jumlah fitur yang ada dalam perangkat lunak
Apa yang dimaksud dengan Big Data dalam konteks pengembangan perangkat lunak?
Penyimpanan data dalam format yang sangat sederhana
Pengolahan data dalam jumlah kecil untuk analisis
Pengumpulan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan yang bernilai
Penggunaan data dengan kapasitas terbatas untuk aplikasi spesifik
Penyimpanan data dalam perangkat keras fisik tanpa penggunaan cloud
Dalam pengembangan perangkat lunak berbasis Microservices, setiap layanan berfungsi secara independen. Apa manfaat utama dari pendekatan ini?
Meningkatkan kompleksitas dan ketergantungan antar layanan
Memungkinkan skalabilitas dan pemeliharaan yang lebih mudah dengan pembaruan terpisah
Mengurangi efisiensi dalam komunikasi antara layanan
Memperpanjang waktu pengembangan karena layanan harus digabungkan
Membatasi kemampuan layanan untuk berkomunikasi
Mengapa pengembangan perangkat lunak berbasis Open Source semakin populer di industri perangkat lunak?
Semua perangkat lunak Open Source lebih murah untuk digunakan
Pengguna dapat memodifikasi dan berkolaborasi dalam pengembangan perangkat lunak
Perangkat lunak Open Source tidak memerlukan pemeliharaan
Semua kode sumber perangkat lunak Open Source sangat aman
Pengembangan perangkat lunak Open Source hanya cocok untuk perusahaan besar
Salah satu tren yang muncul dalam pengembangan perangkat lunak adalah penggunaan Blockchain. Apa manfaat utama dari penerapan teknologi ini dalam aplikasi perangkat lunak?
Mengurangi ketergantungan pada teknologi cloud computing
Menjamin transparansi dan keamanan transaksi dalam aplikasi
Meningkatkan penggunaan perangkat keras yang mahal untuk pengolahan data
Membatasi akses data untuk meningkatkan kecepatan aplikasi
Mengurangi kebutuhan untuk pengujian perangkat lunak secara manual
Pada pengembangan perangkat lunak berbasis Agile, penting untuk mengutamakan komunikasi yang efektif antar tim. Mengapa komunikasi menjadi kunci keberhasilan dalam metode ini?
Agar tim dapat bekerja lebih cepat tanpa pengujian perangkat lunak
Agar perubahan dan penyesuaian bisa diterima dengan cepat dan diterapkan dalam pengembangan
Agar setiap anggota tim bekerja secara mandiri tanpa bergantung pada tim lain
Agar pengembang dapat menghindari penggunaan alat pengujian
Agar proyek selesai dengan lebih sedikit dokumentasi
Dalam pengembangan perangkat lunak, konsep version control digunakan untuk:
Mencatat waktu rilis setiap perangkat lunak
Menghindari penggunaan teknologi terbaru dalam pengembangan perangkat lunak
Melacak perubahan pada kode sumber untuk mempermudah kolaborasi tim
Mengurangi jumlah perangkat lunak yang dirilis setiap tahun
Memastikan kode sumber perangkat lunak tidak dapat diubah oleh pengembang
Salah satu keuntungan besar dari menggunakan Cloud Services dalam pengembangan perangkat lunak adalah:
Semua data dan aplikasi disimpan di server lokal yang lebih aman
Pengguna dapat mengakses aplikasi dan data dari mana saja dengan koneksi internet
Tidak diperlukan pengujian untuk perangkat lunak berbasis cloud
Penggunaan perangkat lunak cloud membutuhkan biaya pengembangan yang lebih tinggi
Aplikasi berbasis cloud lebih sulit untuk diintegrasikan dengan sistem lain
Dalam dunia kerja industri perangkat lunak, peran seorang Scrum Master sangat penting. Apa fungsi utama dari seorang Scrum Master dalam tim pengembangan perangkat lunak?
Menulis kode sumber perangkat lunak secara langsung
Mengelola anggaran dan waktu proyek perangkat lunak
Menghapus semua hambatan yang menghalangi tim agar bisa bekerja secara efektif
Menyusun spesifikasi teknis untuk proyek perangkat lunak
Menguji aplikasi setelah selesai pengembangan
Apa yang dimaksud dengan User Experience (UX) dalam konteks pengembangan perangkat lunak?
Proses desain antarmuka yang memprioritaskan kecepatan akses
Pengujian fungsionalitas perangkat lunak oleh pengguna akhir
Pengalaman pengguna yang meliputi kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan perangkat lunak
Pemrograman kode yang efisien untuk perangkat lunak
Proses perencanaan fitur-fitur perangkat lunak tanpa melibatkan pengguna
Salah satu dampak dari penggunaan Internet of Things (IoT) pada perangkat lunak adalah:
Mengurangi kebutuhan untuk perangkat keras dalam pengembangan perangkat lunak
Meningkatkan kompleksitas dalam pengolahan data dan integrasi perangkat
Mengurangi ketergantungan pada aplikasi berbasis cloud
Membatasi komunikasi antara perangkat dengan server
Menurunkan kualitas konektivitas perangkat keras dengan perangkat lunak
Apa yang dimaksud dengan Test-Driven Development (TDD) dalam pengembangan perangkat lunak?
Pengujian dilakukan setelah perangkat lunak selesai dikembangkan
Pengujian dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat otomatis
Pengujian dilakukan dengan menulis tes sebelum menulis kode sumber
Tes perangkat lunak hanya dilakukan pada fase terakhir pengembangan
Pengujian dilakukan dengan fokus pada pengurangan biaya
Salah satu manfaat penggunaan Chatbots dalam perangkat lunak berbasis AI adalah:
Menurunkan biaya pengembangan perangkat lunak dengan mengurangi interaksi manusia
Membatasi kemampuan perangkat lunak dalam memproses data pengguna
Mengoptimalkan pengalaman pengguna dengan menyediakan respon otomatis dan cepat
Mengurangi keterlibatan perangkat lunak dalam pelayanan pelanggan
Meningkatkan kompleksitas interaksi pengguna dengan perangkat lunak
Dalam pengembangan perangkat lunak, metodologi Lean berfokus pada:
Mengurangi biaya dengan menghilangkan pengujian perangkat lunak
Meminimalkan pemborosan dalam proses pengembangan dan fokus pada nilai tambah untuk pengguna
Mempercepat pengembangan perangkat lunak tanpa memperhatikan kualitas
Meningkatkan kompleksitas dalam setiap fitur perangkat lunak
Membatasi keterlibatan pelanggan dalam proses pengembangan
Salah satu alasan mengapa Big Data digunakan dalam pengembangan perangkat lunak adalah:
Untuk mengurangi jumlah data yang dikumpulkan oleh perangkat lunak
Untuk menganalisis data besar dan kompleks yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik
Untuk mengurangi biaya perangkat lunak dengan menyimpan data lebih sedikit
Untuk menghilangkan kebutuhan pengujian perangkat lunak secara manual
Untuk meningkatkan ketergantungan pada perangkat keras dalam pengembangan perangkat lunak
Mengapa penting untuk memahami requirements gathering dalam proses pengembangan perangkat lunak?
Untuk mengumpulkan data pengguna secara acak tanpa struktur yang jelas
Untuk memastikan bahwa fitur yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna
Untuk menentukan anggaran dan waktu yang tepat dalam pengembangan perangkat lunak
Untuk mengurangi jumlah pengguna yang dapat menggunakan perangkat lunak
Untuk membuat aplikasi lebih kompleks dengan lebih banyak fitur
Dalam perkembangan dunia kerja industri perangkat lunak, keterampilan dalam Agile Project Management sangat penting. Mengapa demikian?
Karena tim pengembangan dapat bekerja lebih cepat tanpa pembagian tugas
Karena proyek perangkat lunak dapat diselesaikan dengan pengujian yang minimal
Karena metodologi Agile mendukung kolaborasi yang lebih erat antara tim dan adaptasi terhadap perubahan yang cepat
Karena proyek perangkat lunak tidak membutuhkan komunikasi antar tim
Karena pengembangan perangkat lunak lebih fokus pada anggaran daripada kualitas
Salah satu alasan penggunaan Microservices dalam pengembangan perangkat lunak adalah untuk:
Mengurangi keterlibatan tim dalam pemeliharaan perangkat lunak
Mempermudah pemeliharaan dan skalabilitas sistem perangkat lunak secara terpisah
Meningkatkan ketergantungan antara berbagai layanan dalam aplikasi
Memperpanjang waktu pengembangan karena setiap layanan harus terhubung
Mengurangi jumlah fitur yang dapat ditambahkan ke aplikasi
Apa yang dimaksud dengan Cross-Platform Development dalam konteks pengembangan perangkat lunak?
Mengembangkan perangkat lunak yang hanya dapat berjalan di satu sistem operasi
Mengembangkan perangkat lunak yang dapat berjalan di berbagai platform atau sistem operasi
Membatasi pengembangan perangkat lunak pada perangkat keras tertentu
Membuat perangkat lunak yang hanya bisa diakses melalui browser
Menggunakan satu bahasa pemrograman untuk semua jenis aplikasi perangkat lunak
perangkat lunak memungkinkan:
Pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan digital yang sepenuhnya imersif
Pengguna untuk mengurangi penggunaan perangkat keras dalam pengembangan perangkat lunak
Pengembang untuk meningkatkan keamanan data dalam aplikasi
Pengguna untuk menghindari penggunaan perangkat lunak berbasis cloud
Pengembang untuk menciptakan perangkat lunak tanpa menguji antarmuka pengguna
Dalam perkembangan teknologi perangkat lunak, penerapan Blockchain pada aplikasi keuangan bertujuan untuk:
Meningkatkan biaya pengembangan aplikasi
Menyederhanakan proses transaksi dengan menghilangkan perantara
Menurunkan keamanan dan transparansi transaksi
Membatasi akses pengguna terhadap data transaksi
Mengurangi skalabilitas aplikasi dalam transaksi besar
Salah satu prinsip utama dalam pengembangan perangkat lunak dengan pendekatan User-Centered Design adalah:
Mengutamakan desain perangkat lunak yang sesuai dengan anggaran perusahaan
Mengutamakan pengalaman dan kebutuhan pengguna dalam merancang perangkat lunak
Fokus pada penggunaan teknologi terkini tanpa memperhatikan kebutuhan pengguna
Menurunkan kualitas perangkat lunak untuk mengurangi waktu pengembangan
Mengurangi keterlibatan pengguna dalam proses desain dan pengujian
Pada pendekatan Software as a Service (SaaS), pengguna dapat mengakses perangkat lunak melalui internet. Apa keuntungan utama dari model ini bagi perusahaan?
Perusahaan harus mengelola dan memelihara server secara mandiri
Pengguna hanya membayar untuk perangkat lunak yang mereka gunakan tanpa perlu membeli lisensi
Perusahaan tidak perlu mematuhi standar keamanan data
Pengguna tidak dapat melakukan pembaruan perangkat lunak secara mandiri
Pengguna harus menginstal perangkat lunak pada perangkat mereka
Apa yang dimaksud dengan Serverless Computing dalam pengembangan perangkat lunak?
Pengguna tidak memerlukan server untuk menjalankan perangkat lunak
Pengguna harus menyediakan server fisik untuk aplikasi mereka
Semua pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan cloud tanpa intervensi pengguna
Pengguna memiliki kontrol penuh terhadap pengelolaan server
Semua perangkat lunak harus berjalan pada server lokal perusahaan
Dalam dunia kerja industri perangkat lunak, keterampilan dalam Cybersecurity sangat dibutuhkan. Mengapa demikian?
Karena perangkat lunak harus dapat bekerja tanpa terhubung ke internet
Untuk melindungi data dan sistem perangkat lunak dari ancaman dan kebocoran informasi
Agar perangkat lunak dapat berfungsi lebih cepat
Agar perangkat lunak dapat lebih mudah dipasarkan
Agar perangkat lunak lebih mudah diakses oleh semua pengguna
Dalam pengembangan perangkat lunak, konsep Agile Manifesto menekankan pentingnya:
Menggunakan dokumentasi yang sangat rinci sebelum pengembangan dimulai
Fokus pada perubahan dan kolaborasi antara tim pengembang dan pemangku kepentingan
Menghindari perubahan setelah fase pengembangan dimulai
Pengujian perangkat lunak dilakukan hanya setelah proyek selesai
Mengurangi interaksi antar anggota tim untuk meningkatkan produktivitas
Salah satu tren terbaru dalam pengembangan perangkat lunak adalah Augmented Reality (AR). Apa manfaat utama dari penggunaan AR dalam aplikasi perangkat lunak?
Menghasilkan data dalam jumlah besar tanpa memerlukan pengolahan lebih lanjut
Menambahkan elemen digital yang interaktif ke dunia nyata untuk pengalaman yang lebih imersif
Membatasi interaksi pengguna dengan perangkat lunak
Mengurangi penggunaan sumber daya perangkat keras yang dibutuhkan
Membuat aplikasi lebih sulit diakses oleh pengguna akhir
Apa yang dimaksud dengan Continuous Delivery (CD) dalam pengembangan perangkat lunak?
Proses pengujian dilakukan hanya setelah perangkat lunak selesai dikembangkan
Pembaruan perangkat lunak dilakukan hanya satu kali dalam setahun
Proses otomatisasi untuk merilis pembaruan perangkat lunak secara terus-menerus dan cepat ke lingkungan produksi
Proses pengembangan perangkat lunak dimulai setelah pengguna mengajukan permintaan
Perangkat lunak dirilis
Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan perangkat lunak yang mengintegrasikan berbagai sistem adalah:
Meningkatkan jumlah perangkat keras yang digunakan
Memastikan kompatibilitas antara sistem yang berbeda dan meminimalkan gangguan
Mengurangi kualitas aplikasi untuk mengurangi biaya pengembangan
Membatasi penggunaan fitur-fitur baru dalam perangkat lunak
Mempercepat proses pengembangan tanpa memperhatikan integrasi sistem
Dalam pengembangan perangkat lunak, apa yang dimaksud dengan Refactoring?
Menulis kode sumber perangkat lunak dari awal
Memperbaiki dan meningkatkan struktur kode sumber tanpa mengubah fungsionalitasnya
Mengubah keseluruhan arsitektur perangkat lunak agar lebih kompleks
Menghapus kode sumber yang sudah tidak digunakan lagi
Menyusun dokumentasi teknis untuk perangkat lunak
Apa peran Product Owner dalam metodologi Scrum dalam pengembangan perangkat lunak?
Mengelola anggaran dan waktu proyek perangkat lunak
Menulis kode sumber perangkat lunak
Menentukan prioritas dan kebutuhan fitur perangkat lunak berdasarkan keinginan pengguna dan pemangku kepentingan
Melakukan pengujian perangkat lunak setelah pengembangan selesai
Menyusun dokumentasi teknis untuk perangkat lunak
Apa yang dimaksud dengan DevSecOps dalam pengembangan perangkat lunak?
Pendekatan yang memisahkan pengembangan, keamanan, dan operasi perangkat lunak dalam tim yang berbeda
Proses pengujian perangkat lunak dilakukan hanya setelah perangkat lunak selesai
Integrasi keamanan ke dalam proses pengembangan perangkat lunak secara otomatis sepanjang siklus hidup perangkat lunak
Pengelolaan proyek perangkat lunak yang tidak memerlukan keamanan tambahan
Pengujian perangkat lunak dilakukan oleh pihak ketiga setelah rilis aplikasi
Apa manfaat utama dari penggunaan Automated Testing dalam pengembangan perangkat lunak?
Mengurangi kecepatan pengembangan perangkat lunak
Memastikan perangkat lunak bebas dari bug secara otomatis tanpa campur tangan manusia
Mengurangi jumlah pengujian yang diperlukan dalam pengembangan perangkat lunak
Mengurangi keterlibatan pengembang dalam proses pengujian
Mempercepat proses pengujian dan meningkatkan konsistensi hasil pengujian
Dalam konteks pengembangan perangkat lunak berbasis AI, apa yang dimaksud dengan Training Data?
Data yang digunakan untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak
Data yang digunakan untuk melatih model AI agar dapat menghasilkan prediksi yang akurat
Data yang digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan dalam perangkat lunak
Data yang hanya digunakan untuk mengoptimalkan perangkat keras
Data yang digunakan untuk mendokumentasikan proses pengembangan perangkat lunak
Mengapa Big Data dan Machine Learning sering digunakan bersama dalam pengembangan perangkat lunak?
Karena kedua teknologi ini memerlukan perangkat keras yang sangat sederhana
Karena Big Data dapat menyediakan informasi yang digunakan untuk melatih model Machine Learning
Karena keduanya mengurangi kebutuhan pengujian perangkat lunak
Karena Machine Learning lebih efektif tanpa data besar
Karena Big Data tidak memerlukan pengolahan khusus untuk digunakan dalam Machine Learning
Dalam pengembangan perangkat lunak, penggunaan API (Application Programming Interface) bertujuan untuk:
Mengembangkan perangkat lunak yang tidak dapat diintegrasikan dengan sistem lain
Mempermudah komunikasi dan integrasi antara berbagai aplikasi dan sistem perangkat lunak
Mengurangi jumlah perangkat lunak yang perlu dikembangkan
Menyimpan data perangkat lunak di server lokal
Meningkatkan kompleksitas pengembangan perangkat lunak
